Sampul Novel Pandora

Pandora

9.6 / 10.0
Aaron Elang Cyane kembali setelah tiga tahun berlatih demi melindungi para sahabatnya. Namun, ia mendapati Guinevere Abigail belum pulang dan Aurora Bernett diculik oleh organisasi Twilight Fantasy yang memburu daemon darah murni. Di tengah konflik, Elang harus menghadapi perasaan rumitnya pada Aleasha Brunella Aoi serta ancaman musuh dalam selimut. Takdirnya kini terikat pada rencana gelap layaknya kotak Pandora, memaksanya mengambil keputusan sulit demi masa depan.

Pandora Bab 1

Konegade, salah satu dari kelima kerajaan besar yang berkuasa di zaman itu. Bisa dibilang Konegade adalah negeri paling makmur di mana rakyatnya yang terdiri dari ras manusia, altergo, dan juga daemon dapat hidup berdampingan. Tidak seperti empat kerajaan lainnya yang masih sering terjadi cekcok antar ras. Pemimpin Konegade yang sekarang adalah raja ke empat yang dipilih oleh rakyat, yaitu Maeth Elgar Cyane seorang dari ras altergo yang memiliki rambut pirang dan bermata biru. Istrinya adalah seorang daemon berdarah murni yang kini betugas membantu orangtua Elgar di rumah sakit, ialah Ulucia Karina dan keturunan mereka juga merupakan daemon berdarah murni, yaitu Aaron Elang Cyane.

Jika ditelusuri lebih lanjut sebenarnya di dunia ini bukan hanya ada ras manusia, altergo, dan daemon saja, tapi ada sebuah ras yang telah ditutup informasinya dan orang-orang di zaman ini hanya menganggapnya sebagai mitos, yaitu ras nephilim. Mereka semua sama-sama manusia, hanya ras mereka saja yang berbeda. Altergo adalah seorang manusia biasa yang memiliki alter ego yang merupakan kekuatan dari manusia itu sendiri, walau kadang kala ras altergo tidak bisa mengendalikan kekuatannya sendiri dan bisa saja membahayakan orang lain. Ras daemon adalah keturunan dari iblis yang berhubungan dengan manusia, sedangkan ras nephilim adalah keturunan dari archangel; malaikat utama di surga. Konon ras nephilim bisa mengontrol kekuatan demon beast yang hanya dimiliki oleh daemon berdarah murni, tapi bukan hanya itu, seseorang yang membunuh seorang nephilim dan meminum darahnya akan mendapatkan kekuatan yang sangat besar.

Berdasar pada perkataan kuno itulah, kini seorang pria dewasa tengah berdiri angkuh di tengah sebuah ruangan. Ruangan itu begitu temaram dengan sebuah lilin kecil yang berpendar lembut di tengah-tengahnya. Sorot lembut bulan purnama ikut mengintip aktivitas dalam ruangan itu. Pria itu tidak sendiri di sana, ia tengah bersama putrinya yang masih berusia lima tahun, sang putri duduk bersimpuh di hadapannya dengan patuh.

"Kau tahu kan apa alasanku memanggilmu kemari?" tanya si pria dewasa dengan suara tegas.

"I-iya Ayahanda, a-aku paham," jawab si gadis yang tampak gugup sekaligus takut pada ayahnya sendiri.

"Kau tidak bisa menggunakan Indigo meskipun kau adalah pewaris tunggal Klan Aoi," jelas sang ayah lebih kepada dirinya sendiri. Klan Aoi merupakan satu dari tiga klan terkuat di Konegade dengan kekuatan mata yang bisa menembus letak titik-titik syaraf manusia. Kekuatan mata itu yang disebut sebagai Indigo.

"Ma-maafkan aku Ayahanda." Gadis berambut pendek itu makin mrnunduk dalam, dari usia sedini itu, ia sudah harus memikul beban menjadi pewaris tunggal yang cacat.

"Tidak, ini tidak bisa dihindari, kau sakit saat masih kecil hingga kau tidak bisa menggunakan Indigo-mu." Hidari Aoi yang merupakan Kepala Klan Aoi menghela napas lelah. "Aoi adalah klan terkuat di Konegade selain Abigail dan Cyane, dengan kau yang tidak bisa menggunakan Indigo, aku tidak ingin klan kita dianggap remeh, dan karena kau adalah pewaris tunggal, maka aku sudah melakukan segala cara agar kau mendapatkan kekuatanmu kembali."

"Su-sungguh, Ayahanda?" Mata lavender gadis kecil itu tampak berbinar senang saat menatap ayahnya yang kini mengangguk dan tersenyum ke arahnya.

"Kemarilah, Aleasha." Hidari melambai lembut pada putri kecilnya. Sang putri pun menuruti permintaan ayahnya dengan senyum yang terpasang di bibir mungilnya.

Dan dengan itu Aleasha duduk di dekat ayahnya yang berdiri. Hidari tampak merapalkan mantra sebelum menempelkan tangan kanannya pada punggung Aleasha. Rasa panas menjalari tubuh Aleasha, tapi gadis kecil itu tampak menahannya dengan menggigit bibir sampai rasa panas itu menghilang begitu tangan ayahnya tak lagi menempel di punggungnya.

"Dengar Aleasha, saat usiamu memasuki 17 tahun, kau harus membunuh seorang nephilim dan meminum darahnya, agar kau mendapatkan kekuatan besar untuk memimpin klan Aoi. Aku sudah memasang sebuah mantra pada tubuhmu, takdir akan menuntunmu pada nephilim yang harus kau bunuh dan jika kau tidak membunuh dan meminum darah nephilim itu, maka mantra ini yang akan menyakitimu dari dalam. Kau mengerti Aleasha?"

"A-aku mengerti Ayahanda."

"Bagus."

Hidari mengacak rambut Aleasha penuh sayang sebelum pergi meninggalkan putrinya bersama keheningan panjang yang terasa membingungkan.

***

Malam itu angin berembus aneh seperti menuturkan pertanda di malam bulan purnama. Udara terasa lebih dingin dari hari-hari biasanya. Bulan purnama turut menimbulkan kesan janggal yang tidak menyamankan. Kesunyian aneh itu seperti membangkitkan kutukan atas kematian wakil pemimpin serakah sebelum raja keempat diangkat.

Di sebuah rumah sederhana sosok bersurai cokelat panjang dengan kimono putih tampak tengah memejamkan mata. Alis lebatnya yang tertata rapi mendadak menukik tidak suka, seperti ada sesuatu yang mengganggunya. Perlahan kelopak mata berwarna putih itu membuka, menampakan sepasang mata cokelat madu miliknya. Ditelisiknya wajah bocah lima tahun yang tengah lelap dengan tidak nyaman, karena angin dingin yang terus masuk melalui celah pagar rumahnya.

"Merepotkan sekali harus menjaga bocah sepertimu sepanjang waktu." Perempuan itu mengepakkan sepasang sayap putihnya untuk kemudian memeluk bocah kecil itu. "Ibumu telah membawamu terikat pada demon beast dan juga tempat ini. Tapi jika aku boleh jujur, sebenarnya tempat ini bukanlah tempat yang aman untuk bocah lemah sepertimu."

Angin kembali berembus, membawa memori lampau tentang kematian seorang perempuan yang baru saja melahirkan bayi merah yang terlampau kecil untuk bisa dibayangkan dapat tumbuh dengan baik. Perempuan bersayap itu tersentak dari memori lamanya saat desir angin yang berembus ringan justru menguarkan perasaan yang sama, seperti lima tahun lalu saat keserakahan manusia harus merenggut salah seorang penjaga keseimbangan dunia.

"Tidak lagi, kuharap ini bukan pertanda buruk." Perempuan itu kembali menelisik wajah bocah yang ia peluk dengan sayapnya. "Dia yang sangat kuat pun tidak mampu menghalau keserakahan manusia, apalagi bocah lemah sepertimu. Jika boleh, aku ingin membawamu pergi jauh ke dunia paling aman yang bisa kuberikan untukmu."

"Itu tidak akan pernah terjadi Mikaila." Perempuan itu menoleh pada suara berat yang tiba-tiba ada di belakangnya. Suara yang sangat ia hapal di luar kepala, suara separuh dari dirinya; Nathaniel. "Aku tahu, sebagai seorang archangel, kau pasti ingin menjaga nephilim-mu dengan baik, bahkan jika harus memberikan nyawamu, itu akan kau lakukan. Tapi satu hal yang harus selalu kau ingat, sekuat apa pun archangel melindungi nephilim, nephilim tetap akan terikat takdir archangel yang membawanya pada keselarasan sembilan demon beast, dengan kata lain, takdir archangel akan selalu membawa nephilim dekat dengan bahaya."

"Aku mengerti tentang semua yang kau ucapkan, Yang Mulia Archangel. Aku akan melakukan tugasku sebaik yang kubisa."

"Bagus Archangelku Sayang, sebaiknya kau tidak macam-macam. Aku tidak ingin melenyapkanmu."

Dan kecupan Nathaniel di dahi Mikaila memulai kelindan benang kusut yang tercipta dari takdir archangel dan keserakahan manusia atas godaan iblis.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pandora

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Menikahi pria yang pernah ditolak di masa lalu membawa dilema besar dalam sebuah perjodohan. Apakah dia bertahan karena cinta yang tersisa, atau justru merencanakan balas dendam atas luka lama? Sebagai pasutri, mereka dipaksa menjalani komitmen di tengah bayang-bayang masa lalu yang kembali mengusik ketenangan. Di dunia Chronophile, di mana waktu sangat dihargai, rahasia dan konflik mulai menguji kesetiaan mereka dalam mempertahankan rumah tangga ini.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan mobil, punggungku hancur oleh luka bakar. Selama empat tahun masa komanya, aku setia merawatnya. Namun setelah sadar, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan publik. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat aku diserang preman. Baginya, aku hanyalah beban. Puncaknya, ia membuangku di jalan tol saat hari pernikahan demi Stella. Kini, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya menuju bandara.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Dikhianati oleh tunangan dan saudara angkatnya setelah kembali dari desa, Sabrina membalas dendam dengan mendekati paman sang mantan, Charles. Meski awalnya Charles menolak ikatan emosional setelah malam penuh gairah, Sabrina justru memancing harga dirinya hingga mereka terikat selamanya. Kini sebagai bibi mantan kekasihnya, Sabrina yang dianggap remeh ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan bahwa dia bukan sekadar pemburu harta, melainkan pemilik takhta sesungguhnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan