Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel I Choose The Villain Crown Prince

I Choose The Villain Crown Prince

Pembunuh bayaran bereinkarnasi sebagai Athea Dominic, putri bangsawan yang dibenci karena darah Klan Api. Di kehidupan lalu, ia tewas tragis akibat cinta buta pada Pangeran Alexander. Kini, ia bangkit menjadi prajurit elite demi membalas dendam saat keluarganya dibantai. Athea kemudian bersekutu dengan Azrael, pria misterius yang ternyata Putra Mahkota Klan Api. Bersama-sama, mereka berjuang menggulingkan takhta sang pangeran jahat dan menuntut keadilan bagi klan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Loh? Hukuman? Kenapa aku harus dihukum?" Athea jelas dibuat kebingungan.

Namun, alih-alih menjawab, justru prajurit itu menarik tangan Athea secara paksa. Awalnya, Athea kecil hendak memberontak. Namun, rasa penasaran membuatnya urung dan menurut saja saat prajurit itu menggiringnya mengelilingi rumah.

Apa yang membuatnya dihukum?

Ketika dalam perjalanan itu, tepat bersamaan dengan pintu ruang utama yang dibuka. Di sana menampakkan seorang pria dan wanita dewasa dengan pakaian serba hitam khas duka cita atas kematian. Di sebelah si wanita, terdapat seorang anak laki-laki yang tampak beberapa tahun lebih tua dari Athea dan anak perempuan yang tampak mungkin seusia dengannya yang sama memakai pakaian hitam berkabung.

Ketika melihat wajah si pria dewasa, seketika ingatannya jatuh pada sosok yang dipanggil Athea dewasa sebagai ayah. Pria yang meninggalkan Athea ketika wanita itu diseret paksa ke penjara. Mendadak hati Athea bergemuruh. Rasa marah membuat dadanya mendadak sesak.

Namun, Athea kecil sadar. Ia datang untuk mengubah segalanya. Meski ingatannya masih samar, tapi bisa jadi hubungan ayah anak di antara mereka memang sedikit merenggang. Jadi, mungkin ini 'lah saatnya Athea baru mencari perhatian sang ayah.

"Ayah!" panggil Athea yang seketika membuat seluruh orang terkejut. Atensi seluruh orang yang ada di ruangan itu tertuju pada Athea. Tak terkecuali Duke Aaron Dominic, sang ayah.

Pria bertubuh kekar dengan tinggi menjulang itu tampak tak mampu menyembunyikan wajah terkejutnya. Rahang kokoh dan alis tebal mencuram, wajah dingin nan sombong itu nyatanya mampu sedikit mencair ketika tampak wajahnya sedikit mengendur.

"Kau bilang apa tadi?" tanya Duke Aaron Dominic seolah tak percaya dengan apa yang dikatakan putrinya.

Athea terdiam sejenak karena merasa aneh diperhatikan sedemikian. Namun, ia tak mau hidup tanpa beraksi. Jadi, gadis kecil itu langsung melepaskan pegangan dua prajurit di sisinya lalu berlari ke arah Duke Aaron Dominic.

Ketika ia berlari, wajahnya harus mendongak tinggi agar bisa menatap wajah sang ayah yang nyaris tidak terlihat ketika jarak semakin menipis karena tubuhnya yang menjulang. Athea kecil berlari lalu memeluk kedua kaki Duke Aaron Dominic. Meski jijik, tetapi Athea menampakkan wajah memelas seolah minta dikasihani.

"Ayah, mereka mau menghukumku. Padahal aku tidak tahu salah apa." Athea mengadu pada Duke Aaron. Gadis mungil itu lantas menenggelamkan wajahnya ke dalam kaki Duke Aaron. Bahkan, tingginya saja hanya mencapai pinggang sang ayah.

Namun, bukannya jawaban dari Duke Aaron yang ia dapatkan. Justru si anak laki-laki 'lah yang menjawab dengan ketus.

"Justru hukuman itu berasal dari Tuan Dominic karena kau nakal!" sahut si anak laki-laki yang tak lain adalah saudara tiri Athea, Aalaric Dominic.

Ucapan itu membuat perbuatan Athea terinterupsi. Ia melonggarkan pelukannya dan menatap kesal pada si anak laki-laki. Jelas sekali bahwa anak laki-laki itu sangat membencinya. Huh! Dasar saudara tiri, sialan!

"Aku salah apa?" tanya Athea masih berlagak polos.

"Kau?!" Si anak laki-laki malah tampak terperangah. "Bagaimana bisa kau melupakan kesalahanmu secepat itu?! Kesalahanmu itu sangat keterlaluan!"

Merasa bingung, Athea mendongak, menatap sang Duke. Pria itu menunduk, lalu berkata dengan tegas, "Nona Athea telah melakukan hukumannya."

Setelah berkata demikian, jelas lah wajah tak terima dari si makhluk-makhluk yang menyandang status "tiri" di samping hubungan kekeluargaan mereka. Athea tersenyum menang, menyempatkan diri untuk menjulurkan lidah ke Aalaric. Anak laki-laki itu jelas tersinggung dan balas menatap tajam Athea penuh kebencian.

Tak hanya Aalaric, si ibu tiri dan adik tiri Athea juga tampak sangat kesal pada Athea. Namun, kali ini Athea menang telak.

Satu orang yang paling penting dalam hidupnya, tetapi malah belum menampakkan diri. Athea menoleh ke sana kemari mencari sosok itu. Namun, ia tak mendapati wanita yang telah melahirkannya. Ia pun kebingungan, karena yang ia ketahui, ibu Athea masih hidup. Paling tidak sampai ia berusia tujuh tahun sebelum ibunya dibunuh dengan sadis karena ia adalah ilmuan paling berbakat yang dimiliki klan api.

Bagaimana ia tahu?

Semua ini ia ketahui karena ia baru tersadar. Nama tokoh-tokoh yang ia temui ini adalah nama tokoh antagonis dalam novel yang pernah ia baca di rumah seorang pejabat yang ia bunuh. Namun, ia malah salah masuk kamar sehingga membuatnya harus bersembunyi di kamar anaknya. Di mana anaknya ini adalah seorang penulis. Di sana, ia tak sengaja melihat laptop si pemilik kamar menyala dan tak sengaja membaca daftar nama tokoh antagonisnya.

Awalnya, Athea merasa sangat terkejut. Tapi, ya biarkan sajalah! Untung-untungan dia masih hidup. Mau jadi orang susah, sampai tokoh fiksi pun tak masalah. Apalagi, jika dia menjadi Athea, dia adalah salah satu anak bangsawan. Kurang enak apa, coba? Bukankah ini sebuah keberuntungan?

"Ayah, di mana Ibu?"

Pertanyaan itu bukannya dijawab, malah membuat Duke Aaron Dominic melepaskan tautan tangan Athea. Pria itu berjalan pergi tanpa sepatah kata. Hal itu membuat Athea kebingungan.

"Hei, Athea! Ibumu itu sudah mati. Jadi kau sudah tidak punya ibu!" ejek si bocah ingusan yang membuat Athea menyipitkan mata tajam.

"Tidak mungkin! Ibuku masih hidup. Ibuku ..."

Deg!

Kedua mata Athea terbelalak, lalu menatap semua orang dengan panik.

"Berapa usiaku? Berapa usiaku?!"

Seketika Athea panik, semua pelayan mulai bergumam membicarakannya. Sang ibu tiri memilih pergi begitu saja diikuti anak bungsunya.

"Kakak! Ayo pergi! Biarkan saja si gila itu sendirian!" teriak Alea yang berhenti sejenak mengajak kakaknya.

Aalaric menatap Athea sejenak, dingin dan acuh. "Kau pikir kami baru pulang dari mana?"

Seketika itu hati Athea semakin hancur. Meski itu bukan ibu kandung yang ia kenal di abad 21. Namun, entah mengapa ia merasa bahwa ada sebuah ikatan yang sangat kuat dalam dirinya seolah terputus dan bercerai berai begitu saja. Lubang kehampaan seolah membentang mengorek luka yang sangat menyakitkan.

"Tidak mungkin! Tidak mungkin!" teriak Athea kecil mulai menjambak rambutnya sendiri. Ia langsung terduduk dan menangis sangat keras.

"Astaga, dia mulai gila lagi," cibir Alea seraya menggandeng kakaknya untuk segera menjauh dari sana.

Tidak.

Sikap ini seolah di luar kendali tubuh Archel. Ia menangis dengan keras, bahkan sangat keras ini tanpa bisa ia tahan. Padahal, di kehidupan sebelumnya, Archel tidak pernah menangis sama sekali. Bahkan, di hari kematian seluruh anggota keluarganya hingga ia harus berakhir di camp pembunuh, tak sekali pun ia pernah merasakan kesedihan. Namun, kali ini rasanya sangat berbeda. Kesedihan yang ia rasakan begitu nyata dan sangat menyiksa.

Mengapa bisa sesakit ini?

Beberapa pelayan mendekat. Alih-alih menenangkan, mereka justru mengancam Athea.

"Nona, diamlah! Atau kami kunci Anda di kamar. Jika Anda terus seperti ini, Tuan Aaron akan semakin membenci Anda."

Hei! Apakah seperti itu cara berbicara dengan anak kecil?!

Bukannya berhenti, tangisan Athea malah semakin keras. Sekali lagi, tubuh Athea ini seolah tidak sepenuhnya dikuasai Archel. Archel tak ingin menangis. Namun, semakin ia tahan, justru tangisannya semakin meledak.

Dan hal di luar dugaan terjadi ketika dua pelayan menggendong Athea dengan masing-masing memegang tangan dan kaki Athea. Jelas, Athea berusaha mengelak dan melepaskan diri, tetapi sekali lagi, seorang pelayan datang dan menyumpali mulut Athea kecil dengan kain.

Di titik ini 'lah satu tetes air mata Archel jatuh.

Bagaimana bisa seorang Athea kecil yang bahkan baru berusia tujuh tahun diperlakukan sedemikian?

Ia sangat marah!

Akan kuingat wajah kalian!

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
8.8
Meri terpaksa melakoni profesi pembunuh bayaran demi uang karena sulit mencari kerja. Mike adalah satu-satunya orang yang mengetahui rahasia kelam ini. Meski Meri mencintai sahabatnya itu, ia memilih memendam rasa demi menjaga pertemanan, apalagi Mike sudah memiliki kekasih seorang model cantik. Namun, pertemuan tak terduga dengan seorang dokter tampan di rumah sakit mulai menggoyahkan hatinya. Siapakah sebenarnya belahan jiwa yang ditakdirkan untuk Meri?
Sampul Novel Because of Mistake
9.6
Akibat kesalahpahaman fatal, Eudora terperangkap dalam penderitaan sebagai tawanan Legolas yang haus akan balas dendam. Kehidupannya hancur dalam siksaan hingga ia merasa maut lebih baik daripada bertahan hidup. Namun, kebenaran akhirnya terkuak bahwa Eudora adalah sosok penyelamat nyawa Legolas di masa lalu. Kini, rasa benci dan kekecewaan mendalam menyelimuti hati Eudora. Akankah cinta bersemi kembali atau mereka justru terjebak menjadi musuh abadi?
Sampul Novel BURONAN
9.5
Sammy, mantan perwira militer yang difitnah dan disiksa di penjara, berhasil melarikan diri sebagai buronan Interpol demi mencari adik angkatnya. Untuk bertahan hidup dalam pelarian, ia beralih profesi menjadi pembunuh bayaran yang dingin. Namun, hidupnya berubah saat ia jatuh cinta pada gadis jelita bernama Rheyna. Konflik batin memuncak ketika Sammy menyadari bahwa target pembunuhan berikutnya adalah orang terdekat dari wanita yang sangat ia cintai itu.
Sampul Novel KEMBALINYA RATU MAFIA
9.3
Pasca wafatnya Aderald Ibrahim, Diandra Safaluna mewarisi seluruh kekayaannya. Namun, ketiga anak Aderald yang murka berusaha melenyapkan Luna demi harta tersebut. Beruntung, Luna diselamatkan oleh rival mafianya. Kini ia kembali dengan identitas baru sebagai Diana, seorang ART di rumah suaminya sendiri. Sambil menyembunyikan cintanya yang mendalam, Luna memulai misi balas dendam. Akankah Sayudha menyadari bahwa sang istri berada di dekatnya?
Sampul Novel Membongkar Kedok Tunangan Mafiakuku
8.0
Tunanganku, seorang bos mafia, menyiksaku dan mencuri desain kasinoku demi jabatan. Ia berencana menikahiku hanya untuk membungkamku lewat sumpah keluarga, sementara selingkuhannya, Olivia, mengambil alih karyaku. Lebih kejam lagi, mereka sengaja menggugurkan bayiku. Setelah dipermalukan di depan umum, cintaku berubah jadi dendam. Aku mengirim bukti kejahatannya sebagai kado pernikahan, lalu kabur ke Singapura untuk bersekutu dengan musuh terbesarnya. Perang baru saja dimulai.
Sampul Novel Menantu Dewa Perang
8.5
Selama ini ia hanyalah menantu yang dipandang sebelah mata dan dianggap tidak berguna. Namun, di balik identitas rendahnya, ia sebenarnya adalah sosok Dewa Perang yang sangat disegani di kancah dunia. Tepat pada hari perayaan ulang tahun pernikahan mereka yang ketiga, sebuah kenyataan pahit menghantamnya. Ia menyaksikan dengan mata kepala sendiri istri yang sangat ia cintai mengkhianati komitmen mereka dan berselingkuh tepat di hadapannya.