
Hubungan Penuh Gairah
Bab 2
Zinx melompat ke dalam air, ia mencoba menyelamatkan Yuna. Suasana menjadi gaduh saat Zinx dan Yuna tidak terlihat, seketika jeritan Hera semakin santar terdengar.
Hera berlari ke tepi pantai mencoba menyelamatkan Yuna tapi seseorang di sana mencoba menahan Hera.
"Lepaskan aku! Aku ingin menolong Yuna,"
"Yuna! Yuna!" Pekik Hera.
Tidak lama Zinx naik ke permukaan bersama Yuna, beberapa orang berlari ke arah Zinx dan menyelamatkan keduanya.
Zinx dan Yuna sampai di tepi pantai, tapi Yuna masih tidak membuka mata. Zinx yang kuwatir memberikan nafas buatan untuk Yuna.
Seluruh orang yang berada disana merasa terkejut bahkan beberapa orang sibuk mengambil gambar ketika Zinx memberikan nafas buatan.
"Uhuk ... Uhuk ..."
Yuna tersadar berkat bantuan dari Zinx, Hera yang kuwatir sedari tadi langsung memeluk Yuna.
"Dasar gadis bodoh!" maki Hera sembari terisak tangis.
Zinx beranjak dan pergi meninggalkan Yuna, sementara Yuna kembali tidak sadar karena syok.
"Yuna ... Yuna ..."
****
Keesokan harinya
"Uhuk ... Uhuk ..."
"Panggil Ambulans, dia perlu perawatan segera!"
"Hey Nona sadarlah, Nona ... Nona sadarlah."
"Zink, apa kamu baik-baik saja?"
"Kak, aku baik-baik saja! Tolong panggilkan Ambulance nona ini kesulitan bernafas!"
"Apa itu, ini bukan laut tapi kenapa mereka memakai gaun? Bukankah aku berjalan ke laut ...?"
Terdengar suara tangisan seseorang tapi Yuna yang saat itu sedang bermimpi kesulitan untuk membuka matanya.
"Yuna ... aku tidak akan memaksa kamu untuk syuting, asalkan kamu bangun," ucap Hera sembari menangis di dekat Yuna.
"Kak Hera ..."
"Yuna, Yun ... na, syukurlah ..."
Tangisan Hera langsung pecah, saat Yuna tersadar ia memeluk Yuna sembari menangis dengan kencang.
"M---maaf, aku kalut dan tidak berpikir bahwa aku akan membuat kakak menangisiku seperti ini," ucap lirih Yuna.
Hera melepaskan pelukannya lalu dengan terisak-isak ia memarahi Yuna, bagi Hera Yuna bukan hanya sebagai aktrisnya tapi juga sudah seperti adik. Bahkan Hera adalah saksi Kemalangan Yuna selama ini.
"Dasar bodoh! Kamu tahu betapa gilanya aku saat kamu tenggelam, ini kali keduanya kamu mencekikku dengan sikap bodohmu!"
Degh
Seketika Yuna teringat akan mimpinya barusan, bahwa ia melihat Zinx yang menyelamatkan Yuna saat ia tenggelam di kolam satu tahun lalu.
"Kak, apa mungkin kejadian tahun lalu di kolam renang. Aktor Zinx ada disana?"
"Apa yang kamu bicarakan ...?"
"Apa kepalamu terbentur batu karang?" tanya Hera.
"Aku serius ... di mimpiku aku melihat senior Zink berteriak meminta tolong untuk seseorang memanggil Ambulans untukku," ucap Yuna dengan ragu.
"Saat kamu tenggelam di laut, memang Zinx yang menyelamatkan kamu. Tapi saat di kolam renang aku tidak tahu ..." jawab Hera.
Yuna membuka selimutnya dan beranjak dari tempat tidur, tapi Hera tentu saja tidak membiarkankanya pergi.
Sebenarnya ingatan Yuna terhapus dan bertita Kejadian tersebut telah di hapus oleh beberapa pihak. Saat kejadian itu, ia bahkan tidak ingat apa yang membuatnya terjun ke dalam kolam.
"Mau kemana kamu Yuna?" tanya Hera menarik tangan Yuna dan menghentikannya.
"Aku, ingin bertemu dengan Senior Zinx!"
"Apa kamu gila! Kamu baru saja sadar, lagi pula Zinx sudah pergi untuk melanjutkan syutingnya di tempat lain," ujar Hera.
"Beri tahu aku dimana tempat syutingnya," pinta Yuna yang begitu kekeh ingin bertemu dengan Zinx.
"Tidak!" tolak tegas Hera.
"Aku mohon, Kak ..." pinta Yuna memelas, jelas saja sikap Yuna membuat hati Hera luluh.
"Baiklah tapi untuk sekarang pulihkan tubuhmu, aku akan meminta produser di acara perkumpulan artis dan kru untuk merayakan keberhasilan," tutur Hera, yang luluh dengan Yuna
4 hari kemudian
20:15
Dengan bantuan Hera yang menyogok asisten sutradara akhirnya Yuna mendapatkan undangan untuk menghadiri pesta keberhasilan, tentu saja tujuan Yuna bukan ingin berpesta tapi ia ingin bertemu dengan Zinx.
Gaun selutut berwarna langit malam bertabur bintang menghiasi tubuh Yuna, meski ia sedikit risih dengan belahan dadanya membuatnya tidak nyaman. Tapi itu adalah acara orang-orang elit dari artis dan produser tingkat atas jadi Ia harus memperhatikan penampilannya.
Saat memasuki Bar ia melihat semua anggota yang hampir setengah mabuk, tapi ada yang mengusik ketenangan Yuna yaitu Max mantan kekasih Yuna.
"Hey Yuna, karena kamu di sini paling muda coba tuangkan minumannya," titah sutadara.
Max yang datang karena undangan ayah mertuanya yang menjadi peroduser di video klip yang di bintangi Yuna dan Zinx.
Tapi Yuna yang sedari tadi mencari Zinx harus tertangkap minum bersama para rekan dan kru.
Glek ... Glek ...
Satu jam berlalu, Yuna yang hampir kehilangan kesadaran wajahnya begitu merah karena mabuk tapi para anggota kru dan produser terus mengerjai Yuna sementara Max mantan kekasih Yuna hanya diam tanpa memperdulikan yang terjadi kepada Yuna.
Tiba-tiba Zinx datang di saat Yuna sudah di kuasai oleh alkohol, Zinx mengambil gelas bir yang berada di depan Yuna lalu meminumnya dengan sekaligus
"Wah satria hitam !"
Semua orang bersorak saat Zinx mencoba melindungi Yuna tapi Zinx bukanlah peminum handal ia langsung mabuk.
"Pulanglah Yuna!" titah Zinx lalu ia pergi meninggalkan tempat tersebut untuk kekamar hotel yang sudah ia pesan.
"Hey, Zinx. Kemana kamu pergi? Bukankah kamu baru saja datang?"
Zinx berlalu keluar bar begitu saja, tanpa memperdulikan produser yang terus memanggilnya.
Sementara Yuna sudah berada di batas toleransi akhol, ia ingin mengejar Zinx meski ia hampir kehilangan kesadaran. Dengan memanfaatkan kondisinya Yuna meminta izin untuk pergi ke toilet.
Setelah beberapa menit di dalam toilet ia keluar dan bertemu dengan Max yang sudah sedari tadi menunggunya.
"Apa yang sedang kamu rencanakan?" tanya Max sembari melipat kedua tanganya di depan dada dan bersandar ke tembok.
"Bukan urusanmu!" bentak Yuna, ia merapikan pakaiannya lalu melewati Max tapi saat ia hendak meninggalkan max tiba-tiba max mengucapkan sesuatu yang menyinggung perasaan Yuna.
"Apa ini caramu untuk bisa jadi populer?" tanya Max.
"Apa maksud kamu?" tanya balik Yuna dengan sinis.
"Bukankah kamu datang kesini untuk menggoda para senior dan produser?"
"Atau kamu masih berusaha mendapatkan perhatianku?"
Max yang melantur membual sesuatu jelas melukai hati Yuna, Max adalah mantan kekasih Yuna yang berkhianat.
"Apa yang kamu sombongkan?" tanya Yuna dengan memasang wajah angkuh.
"Cih ... Aku yakin apa yang kamu kenakan itu adalah pemberian dari perempuan itu, kamu memilih wanita lebih tua karena memandang kekayaannya. Jadi aku bertanya sekali lagi, apa yang sedang kamu sombongkan. Kamu yang menjadi parasit atau b4jing4n?"
Kata-kata Yuna bak belati, begitu tajam dan menyakitkan perasaan Max, tapi itu tidak sebanding dengan rasa sakit yang di terima Yuna karenanya.
Bukan hanya perselingkuhan tapi tuduhan yang kejam sehingga Yuna di kucilkan dari dunia artis.
Max yang menjadikan Yuna sebagai batu loncatan karirnya, tidak memiliki dampak dari yang ia perbuat. Sementara ia mendapatkan perhatian publik di tempat lain Yuna terpuruk karena penghiatannya.
"Akan aku buktikan bahwa aku bisa mendapatkan laki-laki lebih dari kamu!"
Max hanya terdiam terpaku, sementara Yuna tidak bisa membohongi perasaannya luka yang di akibatkan oleh Max seperti membekas di dalam hati Yuna yang bisa terasa perih kapan saja.
Air mata yang sedari tadi berusaha Yuna bendung akhirnya merembes membasahi pipi, max adalah luka yang menyakitkan untuk Yuna.
Tring
Yuna mendengar suara notifikasi dari ponsel yang ada di dalam tasnya, ia menyeka air mata lalu mengambil ponsel dan melihat notifikasi pesan.
2 pesan masuk Kak Hera
Kak Hera (Ternyata benar, orang yang menyelamatkan kamu itu Zinx)
Kak Hera ( Zinx menginap di hotel yang sedang kamu datangi, jika kamu tidak bertemu di tempat karoke coba datang ke kamar 302).
Setelah membaca pesan Yuna langsung naik ke lantai dua dan mencari kamar 302 tempat Zinx menginap.
Ia keluar dari lif dengan tatapan penuh selidik Yuna memperhatikan setiap nomer di pintu kamar.
"Tiga ratus, tiga ratus satu. Tiga ratus dua ..."
Tidak menunggu lama setelah mendapatkan kamar 302 Yuna langsung mengetuk pintu tersebut.
Tok
Tok
Sekali dua kali Yuna mengetuk pintu tapi masih tidak ada jawaban tapi saat ia hendak mengetuk pintu untuk ke tiga kalinya tiba-tiba pintu itu terbuka.
Degh
Pandangan Yuna mulai kabur tapi terlihat jelas Zinx yang hanya mengenakan celana dan bert3l4nj4ng d4d4.
Jangan lupa tinggalkan jejak Komen dan beri ulasan!!!
Anda Mungkin Juga Suka





