Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hasrat Liar Istri Salihah

Hasrat Liar Istri Salihah

Lima tahun membina rumah tangga, seorang istri yang dikenal salihah justru menyimpan rahasia besar yang tak terduga. Meskipun statusnya telah lama menikah, ia ternyata masih menjaga kesuciannya sebagai perawan. Apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu kamar mereka? Kisah romansa dewasa ini mengungkap gejolak hasrat terpendam dan alasan mengejutkan di balik dinginnya hubungan suami istri yang telah berjalan bertahun-tahun tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

Shakila mengerjap sedikit kaget ketika sebuah lagu mengalun dari atas nakas tempat tidur. Ia sedang menyisir rambutnya di depan kaca rias, sedangkan si empunya ponsel masih melakukan ritual mandi.

“Mas Justin, ponselmu bunyi!”

Tak ada sahutan apa pun dari arah kamar mandi. Shakila mengedikkan bahu, tidak mau ikut campur dengan urusan suaminya, tapi semakin lama bunyi dering ponsel itu semakin mengganggu. Shakila tidak tahan lagi dan meraih ponsel milik Justin yang terus-menerus berbunyi.

‘Summer’ tertulis di sana. Wow, ini pasti Nabila yang menelepon, pikir Shakila. Nama kontaknya sendiri di ponsel Justin saja tidak semanis ini.

Shakila menggeser tanda hijau di layar ponsel sebelum mendekatkannya ke telinga kiri. Terdengar suara manja begitu telepon diangkat.

“Mas Justin, kenapa lama sekali menjawabnya? Aku kangen. Kamu udah sampai di rumah?”

Shakila mengerjap dua kali ketika suara melengking seorang perempuan terdengar dari seberang sana. Begitu manja, begitu manis.

Jantung Shakila berpacu dua kali lebih cepat dari sebelumnya. Lidahnya kelu, otaknya gagal memproses informasi. Selama beberapa saat ia mematung sebelum berdehem singkat mengenyahkan sesuatu yang mengganjal di tenggorokan.

Nabila tidak mengenal Shakila, gadis itu sama sekali tidak tahu bahwa Justin sudah beristri, yang gadis itu tahu; Justin dijodohkan oleh orang tuanya, tapi dia menolak.

Sebenarnya Shakila ingin sekali melabrak perempuan itu, tapi rasanya percuma saja. Suaminya akan marah besar.

Shakila jelas tahu sesayang apa Justin pada perempuan simpanannya.

“Justin sedang mandi,” kata Shakila akhirnya diiringi nada ketus.

Bisa Shakila tebak, gadis yang sedang meneleponnya saat ini pasti terkejut setelah mendengar suaranya. Shakila tidak peduli kalau Justin akan marah karena gadis itu sudah lancang menyentuh ponselnya.

Terdengar lagi suara Nabila dari seberang sana. Sedikit gugupm “Ma-maaf, i-ini siapa, ya?”

“Saya adalah–”

Satu sentakkan kasar membuat ponsel yang menempel di telinga Shakila beralih tangan. Wanita itu terkejut saat melihat Justin berdiri di belakangnya dengan mengenakan sehelai handuk yang menutupi pinggang sampai lutut. Tetes-tetes air yang mengucur dari badannya mengindikasikan kalau ia keluar kamar mandi dengan terburu tanpa mengeringkan tubuh dengan benar.

“Maafkan aku, tadi itu bibiku.”

Shakila membulatkan mata saat Justin mengatakan hal itu pada wanita di seberang sana. Bisa-bisanya pria itu menganggapnya sebagai bibi.

Justin berbalik menatap istrinya lembut tapi menusuk. Tatapan matanya lebih dingin dari yang Shakila biasa lihat. Pria itu kesal padanya.

“Ya aku juga kangen. Aku sudah sampai rumah tadi. Oke sekarang tidurlah, kamu pasti lelah karena sudah bekerja seharian ini.”

Shakila muak sekali melihat tingkah sok perhatian Justin. Selalu, Justin selalu saja begini. Dingin pada dirinya, tapi hangat ke wanita lain, tak ingin membahas lebih lanjut. Wanita itu memilih untuk kembali duduk di kursi rias, melanjutkan kegiatannya yang tertunda.

Tak dihiraukannya suara dengkusan Justin di belakang. Tidak lama lagi mereka akan bertengkar. Shakila sudah kebal dengan teriakan Justin yang seperti orang kesetanan.

“Sha, berhenti ikut campur!”

Sudah Shakila duga, Justin bersuara lantang saat panggilannya dengan Nabila berakhir.

Shakila menoleh pada Justin yang masih memaku dirinya di dekat nakas tempat tidur. Ekspresi pria itu sudah tak sedingin tadi, tapi tetap saja. Aura mengintimidasi itu masih terasa.

“Aku sudah manggil Mas sejak tadi, tapi gak ada jawaban. Cewekmu berisik banget, Mas. Lain kali bawa saja ponsel itu ke kamar mandi.”

Shakila ikut menatap Justin dengan tajam, menantang, dia menarik napas panjang ketika mendadak oksigen terasa menyusut di sekitarnya.

“Kita udah sepakat. Kamu juga bilang gak akan ikut campur, kan? Jadi jangan coba-coba memberitahu dia soal apa pun.”

“Tentu.”

Keadaan kembali hening. Shakila memilih untuk menghiraukan Justin. Sampai kapan pun, berdebat dengan pria itu tidak akan ada ujungnya. Justin tidak akan mudah mengalah secepat itu.

Biarlah Shakila yang mengalah kali ini, pria pengecut memang cocok dengan wanita murahan, begitu katanya.

“Terus, apa yang kamu lakukan tadi gak keterlaluan? Aku udah memperingatkan kamu dari awal untuk gak menyentuh ponselku.”

“Kalau begitu, bawa saja ponselmu itu ke mana-mana. Aku tidak peduli dengan perempuan yang kau namai Summer itu, aku lebih terganggu dengan suara berisik di kamar ini!”

Bagi sebagian orang, pernikahan adalah hal sakral yang keutuhannya harus dipertahankan. Jangan membiarkan orang lain masuk dengan mudah dan menghancurkan ikatan itu.

Rumah tangganya dengan Justin adalah salah satu hal yang sempurna di mata banyak orang. Terlebih di mata keluarga besarnya, semuanya selalu membanggakan mereka adalah pasangan serasi yang sudah berjodoh sejak lahir.

Mungkin begitulah yang orang lain lihat, terlihat utuh dan harmonis, tapi kenyataannya mereka hanyalah dua orang asing yang hidup satu atap selama bertahun-tahun.

*^*

Waktu mendengar suara perempuan lain di seberang sana. Ekspresi wajah Nabila langsung berubah, dia terus kepikiran sampai telepon singkat dari Justin berakhir, dia sudah menebak pasti ada yang tidak beres.

Nabila langsung mengenyahkan pikiran aneh itu. Meskipun Nabila sudah berusaha untuk berpikir positif, tetap saja dia takut kalau Justin menyembunyikan sesuatu di belakangnya. Tapi, selama ini perasaan Justin pada gadis itu cukup besar. Mustahil dia bermain-main di belakangnya.

Karena ia percaya kalau hubungannya dengan Justintama baik-baik saja. Lagipula kalaupun pria itu benar-benar punya perempuan lain di luar sana, bukankah sekarang ia harusnya sudah meninggalkan Nabila untuk perempuan itu?

Tidak, Nabila menggeleng. Ia adalah satu-satunya perempuan yang Justin cintai, dan itu adalah mutlak. Terlihat dari bagaimana Justin memperlakukannya, dia memperlakukan Nabila seperti ratu. Membelikan apa pun barang kesukaannya, sama seperti waktu mereka pacaran dulu.

“Aku menyukaimu.”

Itu adalah kalimat yang diucapkan Justin setahun yang lalu saat mereka bertemu di salah satu taman kota untuk pertama kalinya.

Waktu itu Justin sedang ada urusan bisnis ke luar kota, mereka bertemu karena suatu insiden. Justin tersesat dan justru Nabila yang menjadi penolongnya. Dia membantu pria itu dan menghantarkannya sampai ke hotel di mana Justin menginap.

Nabila pun dengan polosnya menerima setelah melihat segala ketulusan Justin. Awalnya dia tidak tahu bahwa pria yang menembaknya itu ternyata adalah sosok pria kaya raya. Berbeda dari dirinya.

Kekayaan Justin yang tinggal diumpamakan uangnya cukup untuk membeli tiga gedung, itu juga masih kembalian kayaknya. Nabila masih tidak menyangka. Bahkan untuk urusan beli saham mall besar di ibukota adalah hal kecil untuk seorang Justin.

Dia merantau ke kota ini untuk kuliah sekaligus mendapatkan pekerjaan demi membantu perekonomian keluarga. Siapa sangka Justin justru membantunya. Sempat pria itu menawari Nabila untuk bekerja di salah satu cabang perusahaan miliknya yang ada di kota kelahiran Nabila. Namun, gadis itu menolak.

Nabila diberi supir sendiri juga kartu ATM dari berbagai bank berikut black card sakti, tapi Nabila jarang memakai semua fasilitas yang diberi Justin. Dia lebih sering naik taksi online atau bus. Setiap hendak berangkat kerja maupun ke kampus. Bukannya tak menghargai, kadang dia tahu diri untuk tidak terlalu bergantung pada pria itu.

Karena itulah Nabila langsung down ketika mendengar suara wanita lain di rumah kekasihnya, meski Justin berdalih bahwa itu adalah suara bibinya. Tetap saja … Nabila jadi kepikiran.

^*^

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NHA" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NHA
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berselingkuh dengan calon suami adik ipar
9.0
Amel terjebak dalam pernikahan hambar bersama Andre, pria kasar yang tak pernah menghargainya. Di tengah rasa frustrasi, wanita 24 tahun ini justru menjalin hubungan gelap dengan Arman, calon suami dari adik iparnya, Bella. Bagi Amel, Arman adalah pelarian sempurna dari derita batin dan finansial. Meski bertahun-tahun tak terendus, rahasia mereka terancam saat Andre tiba-tiba ingin berubah. Akankah Amel memilih setia pada penebusan Andre atau tetap bersama selingkuhannya?
Sampul Novel Cinta Berubah Menjadi Dendam
7.8
Darius menyimpan dendam membara pada Sienna karena menganggap ibu gadis itu sebagai perusak rumah tangga orang tuanya. Untuk membalas luka lama, Darius nekat merenggut kesucian Sienna saat gadis itu tak sadarkan diri akibat dibius. Rencana kejam ini membuat Sienna hamil dalam kondisi hancur tanpa tahu siapa pelakunya. Di tengah kekacauan hidupnya, kebenaran pahit menanti. Bagaimana reaksi Sienna saat tahu bahwa musuh besarnya adalah ayah dari janinnya?
Sampul Novel Cinta yang Sirna Sebelum Fajar
9.3
Shasa Handoko diam-diam menghitung mundur sepuluh hari terakhir sebelum prosedur donor ginjal untuk Arya Lexim dilakukan. Sebagai sosok pengganti yang selama ini dibenci oleh Arya, Shasa telah membulatkan tekad untuk pergi dan menghilang selamanya dari kehidupan pria itu setelah operasi selesai. Di tengah sisa waktu yang kian menipis, sebuah tanya terus membayangi benaknya: saat Arya akhirnya hidup bahagia bersama wanita yang benar-benar dicintainya, akankah pria itu masih mengingat kehadirannya?
Sampul Novel Godaan Sang Mantan
8.2
Tujuh tahun berlalu, Marina masih membawa luka mendalam akibat ditinggalkan Willem Roberto setelah menyerahkan segalanya. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali hingga Marina terjebak dalam pesona sang mantan. Meski dihantui trauma masa lalu, nostalgia manis membawa mereka pada momen intim yang tak terelakkan di kamar hotel. Kini Marina bimbang antara mengikuti kerinduan hati atau bangkit demi kebahagiaannya sendiri di tengah ketidakpastian cinta mereka.
Sampul Novel Hasrat terlarang dengan ayah mantan ku
8.8
Dahulu, rencana pernikahannya hancur akibat pengkhianatan teman dekat yang menjebaknya dalam rumah tangga tanpa cinta. Kini, takdir mempertemukannya dengan seorang gadis yang sangat mirip dengan mantan kekasihnya itu. Setelah terlibat dalam skandal satu malam yang tak terduga, ia terkejut mengetahui bahwa wanita tersebut adalah putri dari masa lalunya. Akankah hubungan rumit ini mendapat restu atau justru berakhir dalam konflik yang lebih pelik?
Sampul Novel HATE BEING A RICHMAN
8.3
Tsabit adalah yatim piatu sukses di Woodela yang tetap rendah hati meski kaya raya. Namun, dunianya hancur saat rahasia kelam orang tuanya terungkap. Ia terjebak cinta terlarang dengan Shakeela yang ternyata adalah saudara sedarahnya sendiri. Kenyataan pahit ini membuat Tsabit membenci kekayaannya dan menyesali pertemuan mereka. Meski dosa masa lalu memisahkan keduanya, ikatan tulus yang telah terjalin lama membuat mereka sangat sulit untuk saling melepaskan.