Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hasrat Liar Istri Salihah

Hasrat Liar Istri Salihah

Lima tahun membina rumah tangga, seorang istri yang dikenal salihah justru menyimpan rahasia besar yang tak terduga. Meskipun statusnya telah lama menikah, ia ternyata masih menjaga kesuciannya sebagai perawan. Apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu kamar mereka? Kisah romansa dewasa ini mengungkap gejolak hasrat terpendam dan alasan mengejutkan di balik dinginnya hubungan suami istri yang telah berjalan bertahun-tahun tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 1

Shakila masih tetap sebagai perawan suci, padahal sudah lima tahun menikah dengan suami yang dicintainya.

Ada apa gerangan?

Apakah Shakila terlalu kuat membentengi dirinya, sehingga suaminya pun sampai tidak mampu menjembol keperawanannya di malam pertama, atau karena adanya faktor lain.

Apakah Justin sebagai suaminya terlalu lemah? Tentu saja tidak. Justin bahkan teramat perkasa untuk ukuran seorang lelaki muda yang mapan.

Tentu saja itu akan menimbulkan pertanyaan bagi banyak orang, tidak terkecuali dari keluarganya, terutama mertuanya.

Atau jangan-jangan ada pihak ketiga yang turut campur dalam pernikahan mereka?

Lantas bagaimana Shakila dan Justin bisa menjelaskan semua itu?

Inilah sebuah kisah yang akan membuatmu nyaman dalam membacanya, merenung dan mengambil keputusan bijak. Banyak hal yang terjadi akibat kesalahan pengambilan keputusan di masa lalu, berakibat fatal di masa kini. Bahkan jika keputusan itu bukan diambil oleh kita sendiri.

Bacalah dengan hati lapang, jangan tergesa-gesa dan yakinkan, kamu telah siap mental untuk menerima kenyataan jika kisah ini memang sangat berbeda dengan kisah-kisah yang lainnya.

Cerita ini tidak panjang, tapi kamu akan selalu mengenangnya, bahkan mungkin ingin berulang-ulang membacanya hingga TAMAT.

^*^

^*^

Nabila menggosok-gosokkan kedua tangan ketika dirasanya udara malam itu mulai mendingin. Lengan kemeja yang awalnya dia gulung tadi, sudah dia panjangkan kembali agar udara dingin malam itu tak masuk lebih dalam menembus kulitnya.

Mata coklatnya melirik arloji di tangan kiri. Pukul sepuluh malam. Itu berarti sudah hampir satu jam lamanya Nabila berdiri di depan kafe, menunggu seseorang datang. Tapi, sosok yang ditunggunya sejak tadi masih belum menampakkan diri.

Nabila menghela napas panjang, dia melakukannya bukan tanpa alasan. Dia rela menghabiskan waktu hampir satu jam lamanya hanya untuk menanti seorang pria yang berjanji akan menjemput dan pulang bersamanya.

“Nabila!”

Suara berat itu membuat si gadis menoleh. Dia agak menengadah dan mendapati sesosok lelaki yang sejak tadi ditunggunya keluar dari mobil dengan terburu-buru.

“Sorry, aku terlambat.”

Lelaki itu tersenyum sedikit, menciptakan dua lesung pipi di wajahnya. Dia mengenakan setelan yang sederhana, tapi entah kenapa membuat aura ketampanannya makin terasa. Hanya kemeja dibalut jas hitam, celana kain dan rambut yang sedikit berantakan.

“Ayo kita pulang, hujannya semakin deras nanti,” ajak pria itu yang langsung membuat senyuman Nabila merekah sempurna.

*^*

“Di kantor lagi sibuk, ya? Lama banget jemputnya.”

Nabila bertanya di tengah keheningan yang menyelimuti. Pria di sebelahnya langsung mengangguk, fokus menyetir. Malam ini Bandung tengah diguyur hujan lebat, untung saja Nabila pulang tepat waktu.

Mendengar tanggapan singkat lelaki itu, Nabila mengangguk mengerti. “Tidak apa-apa, aku mengerti kok.”

“Kalau begitu Mas akan sering ngajak kamu jalan.”

“Aku harus kerja, Mas.”

Pria itu terkekeh mendengar jawaban Nabila, sementara itu si gadis menatap ke luar kaca mobil. Hujan mulai turun semakin deras saja.

Sebenarnya Nabila ingin menghabiskan waktu lebih lama dengan pria itu. Namun, obrolan mereka tidak berlanjut karena suara ponsel miliknya terdengar, bersaing dengan keramaian jalan raya di jam sepuluh malam.

Nabila mengecek ponselnya lalu beralih menatap pria di sampingnya. “Papaku telepon.” Nabila memberitahu.

“Angkat saja dulu.”

Nabila langsung menjawab telepon yang masuk. “Halo, Pah? Iya, aku lagi di perjalanan pulang. Tidak kok, langsung pulang, iya … tidak apa-apa sih.”

Justin Pratama, atau biasa dipanggil Justin hanya bisa mendengarkan sekilas percakapan antara ayah dan anak tersebut. Semoga saja Nabila tidak dimarahi karena malam-malam begini dia baru bisa mengangkat telepon ayahnya.

“Baik, Pah. Nanti aku langsung pulang.”

Begitu pembicaraan mereka selesai, Justin langsung memburu dengan tanya seusai telepon pendek itu terselesaikan dalam waktu yang amat singkat.

“Apa kata papa tadi?”

“Cuma nanya sudah sampai mana. Papa suka wanti-wanti buat jangan pulang kemaleman. Padahal, ya, aku juga udah gede gitu loh? Dari mana rumusannya jam sepuluh malam tuh udah kemaleman?”

Justin terkekeh mendengar ucapan Nabila. “Namanya juga orang tua. Papa kayak gitu karena dia sayang kamu.”

Nabila merasa apa yang Justin katakan memang benar adanya. Mereka lanjut bercerita. Namanya juga perempuan, pasti selalu ingin didengarkan, meski tak selalu menggunjingkan orang lain secara negatif, ya, tetap saja kalau ngobrol, lebih banyak membicarakan orang lain. Mau itu temannya yang baru didaulat sebagai asisten bos di tempat bekerja. Sampai perkara pemotongan gaji akibat teledor menulis pesanan.

Justin menanggapinya dengan senyum. Nabila adalah wanita mandiri yang selalu bersemangat dan rajin bekerja. Mungkin itulah salah satu alasannya enggan putus, sekalipun ada wanita lain yang tengah menunggu kepulangannya di rumah.

“Kamu udah makan? Sebelum pulang mau makan dulu, gak? Mampir ke restoran apa gitu biar kamu bisa istirahat nanti lanjut pulang?”

Justin menawari Nabila mampir ke salah satu restoran untuk makan malam. Tapi, Nabila dengan cepat menolak.

“Nggak dulu, deh. Ini udah malem, kan? Aku juga butuh istirahat karena besok ada mata kuliah yang tak bisa ditinggalkan.”

“Ya udah, tapi kamu sudah makan?”

Nabila mengangguk, dia masih kenyang. Sekarang suasana di dalam mobil itu kembali hening. Entah kenapa, merasa ada secercah perasaan tidak enak yang menyusupi batinnya.

“Mas Justin, kapan mau ketemu papa? Aku pengen banget ngenalin Mas sama papaku.”

Kalimat Nabila yang tiba-tiba membuat fokus Justin mendadak ambyar. Justin sempat menoleh sekilas pada gadis itu, tapi dia buru-buru menepis keterkejutannya. Ingat, dia sedang menyetir. Jangan sampai oleng!

Kalau dipikir-pikir, setahun hubungan mereka berjalan, Justin belum pernah bertemu dengan orang tua Nabila secara langsung. Gadis itu sering sekali mengajak Justin untuk bertemu.

Kadang pria itu hanya menjawab seadanya jika Nabila melontarkan pertanyaan itu, paling tidak Justin akan menjawab belum sempat karena masih banyak pekerjaan di kantor, tapi sekarang dia bingung harus menjawab apa. Terlalu sering dirinya menjawab nanti, sekarang pun Nabila sudah pasti bosan dengan jawaban itu.

Bukannya Justin tidak peduli pada Nabila, dia hanya bingung dengan posisinya sekarang, dia juga harus memikirkan segala kemungkinan. Tapi, setelah Justin pikir lagi, selama setahun belakangan ini, dia lebih sibuk dari tahun-tahun sebelumnya. Ada banyak urusan di kantor yang mesti dibereskan, terutama karena Justin yang memegang perusahaan.

Hal itu yang membuatnya belum bisa memikirkan tentang kepastian. Dia hanya bisa meminta Nabila untuk menunggu.

“Tenang saja. Nanti akan kuatur waktu agar kami bisa bertemu.”

Justin tersenyum pada gadis itu. Mungkin ada setitik rasa kecewa di hati Nabila karena jawaban Justin masih sama, tapi pria itu benar-benar akan mengusahakan supaya Nabila tidak lagi bertanya tentang hal itu.

*^*

Kisah lain yang teramat layak untuk dibaca KETAGIHAN MAMA TEMANKU. Kisah perjuangan anak muda masa kini yang terjebak dalam permainan seks orang-orang dewasa. Dia pun berusaha mati-matian membangun kembali kehidupan keluarga orang tuanya yang sudah hancur berantakan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Derita Suami Mandul
8.2
Pernikahan Jaka dan Fatimah terancam hancur karena tak kunjung memiliki keturunan. Tekanan besar dari keluarga Fatimah mengungkap kenyataan pahit bahwa Jaka mandul. Meski sempat bertahan, Fatimah akhirnya goyah dan berselingkuh dengan mantan kekasihnya hingga hamil. Kecewa dengan pengkhianatan tersebut, Jaka memutuskan untuk menceraikan istrinya. Kini, keduanya harus menghadapi babak baru kehidupan yang penuh luka dan penyesalan setelah resmi berpisah.
Sampul Novel Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu)
8.2
Queenza Mikayla Anya terjebak dalam pernikahan balas budi yang menghancurkan keceriaannya. Setiap hari ia harus menanggung luka fisik dan mental akibat kekerasan yang ia alami. Di tengah penderitaan tersebut, sebuah insiden tak terduga membawanya bermalam dengan sang kakak ipar. Benih cinta mulai tumbuh di antara mereka, memicu dilema besar bagi Queenza. Akankah ia tetap bertahan di pernikahan beracun ini atau memilih berpaling pada kakak iparnya yang selalu ada?
Sampul Novel Istri yang Dianggap Sempurna
9.6
Keyyan Munir dua kali gagal berumah tangga karena masalah finansial, meski ia memiliki fisik menawan. Pengalaman pahit itu menyadarkannya bahwa ketampanan tak cukup untuk mempertahankan cinta. Di sisi lain, Shabilal Haq atau Shabby lahir dengan organ ganda dan memilih hidup sebagai wanita cantik meski memiliki rahasia biologis yang unik. Saat Keyyan jatuh cinta dan menikahi Shabby, ia tak tahu jati diri istrinya. Akankah cinta Keyyan bertahan saat rahasia Shabby terungkap?
Sampul Novel Love Want To Be Restored
9.4
Amilie dan Ethan terikat pernikahan demi kepentingan bisnis keluarga. Hidup Amilie terasa hampa bersama suami yang kaku, hingga kehadiran putra mereka menjadi satu-satunya penghiburan. Saat rumor perselingkuhan Ethan mencuat, Amilie memilih bertahan demi status. Namun, kabar bahwa Ethan memiliki anak lain menghancurkan segalanya. Amilie akhirnya meminta cerai, tetapi Ethan justru menolak dan mulai menunjukkan kehangatan yang selama ini tidak pernah ia berikan.
Sampul Novel Pelabuhan cinta Daffin
9.7
Zalfa, gadis desa yang anggun, memutuskan merantau ke Jakarta demi menghapus luka hati akibat cinta bertepuk sebelah tangan pada Hamid. Namun, nasib membawanya pada pernikahan tak terduga dengan Daffin Al-Aziz, putra majikannya yang sangat angkuh dan pemarah. Di balik konflik mereka, Daffin ternyata mengencani Alisa, seorang model ternama. Tanpa Daffin sadari, kekasihnya tersebut menyimpan rahasia kelam sebagai simpanan pria kaya demi mempertahankan gaya hidupnya.
Sampul Novel PERANGKAP PANAS CEO DINGIN
9.7
Demi membalas budi, Ellshora terpaksa menjerat para CEO kaya atas perintah bibinya meski ia sudah memiliki kekasih. Luke Whiston menjadi target terakhir dalam misi ini. Namun, sang CEO dingin ternyata sudah menyadari niat terselubung Ellshora. Luke justru berencana membalikkan keadaan agar Ellshora yang jatuh cinta kepadanya. Di tengah persaingan ini, siapakah yang akan benar-benar terjerat dalam perangkap gairah yang membara?