Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hasrat liar ayah tiri

Hasrat liar ayah tiri

Kehadiran ayah tiri awalnya dianggap sebagai pelindung bagi gadis remaja ini. Namun, tragedi berdarah mengubah segalanya hingga ia terpaksa tinggal bersama pria itu. Di balik wajah malaikatnya, sang ayah tiri justru menjerat kepolosan putri tirinya lewat rayuan dan sentuhan nakal. Masa SMA yang lugu dimanfaatkan secara perlahan untuk mengurung sang gadis dalam cengkeraman obsesi. Hubungan keluarga pun berubah menjadi skandal terlarang yang disembunyikan dari dunia.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sebenarnya Aurora sudah menolak atas tawaran yang di berikan Tristan tapi nyatanya cukup sulit karena Tristan bersih keras dan berhasil membujuk mommy nya. Dan kini di sinilah dia, berada di mobil laki-laki tersebut yang mulai menyalakan mobilnya untuk mengantar nya menuju ke sekolah.

"Eh?," Aurora terkejut saat laki-laki itu tiba-tiba saja menggeser tubuhnya, menimpanya dengan lembut dan hangat membuat Aurora langsung refleks terkejut dan memejamkan bola matanya.

"Apa yang dilakukan laki-laki itu?," dia bertanya didalam hatinya, agak takut dan gemetaran, berpikir apa yang dilakukan oleh Tristan pada dirinya.

Ssrttttttt.

Suara sesuatu memenuhi Indra pendengaran nya, bisa Aurora tebak itu adalah suara safety belt nya, lebih tepatnya itu suara sabuk pengaman milik nya.

Klikkkkk.

Aurora membuka bola matanya, menahan degub jantung yang terasa tidak baik-baik saja saat laki-laki tersebut masih ada di hadapannya, sentuhan yang dipersembahkan Tristan membuat gadis se muda diri nya gelisah, apalagi saat dia merasa lengan laki-laki tersebut mengenai area dada nya yang belum tumbuh sempurna.

"Uncle..?" Aurora bicara sedikit bergetar, menahan diri untuk tidak bergerak dari posisi nya.

"Daddy, you can call me daddy, Aurora." suara Tristan memenuhi gendang telinga nya di mana kini tatapan mata laki-laki itu menulis sejauh ke dalam mitra indah matanya.

Mereka saling memperhatikan antara satu dengan yang lainnya, tapi dalam sudut pandang Aurora dia melihat laki-laki itu sebagai sosok calon ayah tirinya, tidak sedikitpun menaruh kecurigaan jika laki-laki itu mungkin menatap nya dengan tatapan yang berbeda.

"So katakan pada ku berapa usia kamu?," Tristan menggeser posisi nya, kembali duduk di posisi nya, laki-laki tersebut membuka obrolan di mana bola matanya menatap lurus ke arah depan. Dia mulai melajukan mobilnya.

Aurora menoleh ke arah Tristan untuk beberapa waktu, memperhatikan rahang tegas tersebut dengan seksama.

laki-laki matang berusia lebih dari 30 tahun itu membuat Aurora cukup menyukainya, dia suka netramata laki-laki tersebut dalam pertemuan pertama mereka. Begitu indah dan bisa membunuh Aurora dengan tatapan tajamnya.

"14 tahun," dia menjawab dengan perasaan gelisah, menundukkan kepalanya dan berusaha memainkan jemari-jemari indah nya.

Terlalu malu untuk dia menatap lama-lama laki-laki yang kini duduk tepat di sebelah nya, di mana Tristan melirik kearah dirinya sambil mengembangkan senyuman maut nya, seolah-olah jawaban Aurora memiliki kepuasan tersendiri untuk dirinya.

"Berikan aku kartu pelajar mu," dan permintaan Tristan sedikit aneh untuk Aurora, membuat gadis itu mengernyitkan keningnya.

"Ya?," dia bertanya bingung.

Tristan terlihat cukup berkonsentrasi pada stir mobil dan jalanan, tidak sama sekali menoleh ke arah Aurora saat dia meminta hal yang aneh tersebut.

"Aku akan menyimpan foto copy nya, dibutuhkan sewaktu-waktu bukan untuk seorang ayah?," dan laki-laki itu menoleh kearah dirinya, menatap Aurora beberapa waktu padahal posisi laki-laki itu masih terus melajukan mobilnya ke depan.

"Dad, fokus ke depan." Aurora gelisah.

Tristan mengulum senyumannya, dia kembali mengarahkan pandangannya ke depan.

"Berikan pada daddy dalam 1 x 24 jam baby, ini permintaan." Ucap laki-laki itu kemudian.

Dan sebenarnya itu adalah sebuah perintah mutlak, bahasa manipulatif yang digunakan Tristan selalu mampu membuat Aurora tidak bisa menolak apapun yang diinginkan laki-laki tersebut.

"He em," dan Aurora menjawab patuh, dia pikir akan memberikan foto copy kartu pelajar nya setelah pulang sekolah.

Dan ketika dia tiba di sekolah kembali gerakan yang sama terjadi di mana laki-laki itu membuka sabuk pengaman nya dengan gerakan cepat dan begitu tenang.

"Dad, aku bisa-," dia sedikit risih dan gelisah,. ingin menyelesaikan kata-katanya tapi Tristan langsung memotong ucapan nya.

"Kamu akan terbiasa." laki-laki itu menghentikan gerakan tangan nya, sudah melepaskan safety belt Aurora.

Gadis itu diam, berpikir hendak bergerak tapi sesuatu terjadi dan mengejutkan dirinya, sebuah ciuman hangat terbit di atas keningnya, membuat Aurora membeku untuk beberapa waktu, gadis itu menggenggam rok sekolah nya dengan kedua belah telapak tangannya dengan perasaan yang tidak baik-baik saja.

Terbit berbagai macam rasa didalam hatinya mulai dari takut, gelisah, bedebar dan entahlah apa lagi.

Dan siapa sangka ciuman itu suatu hari akan berkembang dari kening, pipi, coba-coba di bibir, dada, pusar hingga berakhir di intinya.

"Dad no, akhhh berhenti." membuat Aurora berkali-kali menjerit sambil mencengkram apapun yang ada di sekitarnya.

Bibir dan lidah laki-laki itu terlalu handal dalam mempermainkan tiap inci tubuhnya termasuk di bawah sana, membuat dia basah, mengerang berkali-kali dan tenggelam dalam rasa nikmat yang begitu sulit untuk dia hindari.

"Daddy akan menjemput mu pulang nanti." bisik Tristan kemudian sambil menyentuh lembut wajah Aurora.

Lagi gadis itu menganggukan kepalanya dengan patuh, dia seolah-olah terhipnotis atas suara laki-laki tersebut yang terus bicara dengan nada hangat nya. Aurora perlahan keluar dari mobil tersebut, menundukkan kepalanya dan melambaikan tangan nya ke arah Tristan. Di mana laki-laki itu melajukan mobilnya menjauh dari nya secara perlahan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ARFESO
8.7
Seorang gadis kurang kasih sayang mendapati hidupnya kian kelam setelah dikhianati lelaki yang ia puja. Kabar kehamilan di usia muda memicu murka keluarga hingga ia dituduh sebagai wanita murahan. Meski sang lelaki menolak bertanggung jawab dan menuduhnya menjebak, ia tetap melahirkan bayi yang memiliki tatapan mirip ayahnya. Kini, di tengah keraguan antara melindungi atau mengungkap kebenaran, rahasia besar lain telah menanti di babak baru hidupnya.
Sampul Novel Gadis Bangsawan
8.6
Seorang wanita menawan bergaun mewah menghina Amore Cardozo Pienza di depan umum pada hari ulang tahunnya yang ke-17. Ia mengejek Amore sebagai anak tiri manja yang hanya bisa menggambar bebek aneh. Ayah kandung Amore dan para tamu pun tertawa terbahak-bahak melihat coretan tersebut. Namun, dengan ketenangan luar biasa, Amore membungkam semua ejekan lewat satu pernyataan tajam yang mengungkap rahasia gelap sang ibu tiri sebagai seorang psikopat berbahaya.
Sampul Novel Gairah Suami Perkasa
8.0
Marvin Rock adalah sosok lelaki yang memiliki segalanya, mulai dari kekayaan melimpah hingga kekuasaan besar. Meski dikelilingi oleh banyak wanita hebat yang memuja statusnya, Marvin tetap mengutamakan ketulusan hati di atas segalanya. Kehidupannya penuh dengan gairah dan dominasi, bahkan sang istri sendiri mengakui keperkasaan suaminya dengan penuh rasa bangga. Inilah kisah tentang kekuatan, harta, dan pesona seorang pria yang tak tertandingi di dunianya.
Sampul Novel Monster Yang Bersamaku
7.9
Rein yakin telah menghabisi suaminya, Hary, dan berniat menyerahkan diri kepada Adrian, sahabat lamanya yang berprofesi sebagai polisi. Namun, situasi berubah mencekam saat seorang pria misterius muncul dan mengaku sebagai Hary. Meski wajahnya serupa, perangainya jauh lebih lembut dan penuh kasih sayang. Jika Hary asli sudah tewas, siapakah sosok asing yang kini mendekapnya? Apakah Rein terjebak delusi atau ada rahasia gelap yang sengaja disembunyikan pria itu?
Sampul Novel Nathan & Aubree
9.3
Bagi Aubree, Nathan adalah segalanya sejak pandangan pertama. Namun, Nathan masih terjebak dalam bayang-bayang masa lalu dan duka patah hati yang mendalam. Meski cintanya terus bertepuk sebelah tangan dan sering menghadapi penolakan pahit, Aubree enggan menyerah begitu saja. Ia memilih terus berjuang demi meluluhkan hati pria tersebut. Akankah kegigihan Aubree mampu meruntuhkan benteng pertahanan Nathan atau justru ia akan terus terabaikan dalam hubungan yang rumit ini?
Sampul Novel Satu-PD155
9.7
Sam menikahi Sinta demi mengambil ginjalnya untuk Ayu, teman masa kecilnya. Sinta yang hancur setelah tahu dirinya hanya cadangan medis pun memalsukan kematiannya. Usai Ayu sembuh, Sam baru menyadari sifat asli Ayu yang egois dan rasa cintanya pada Sinta. Lima tahun berlalu, Sinta kembali sebagai wanita sukses. Meski Sam memohon ampun, segalanya sirna saat Ayu dipenjara karena jahat. Sam hidup menderita, sementara Sinta meraih bahagia tanpa bayang masa lalu.