Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel HASRAT, CINTA, DAN PENGORBANAN

HASRAT, CINTA, DAN PENGORBANAN

Inara, gadis office girl di perusahaan migas milik keluarga Dhananjaya, terpaksa menjadi asisten pribadi Raka yang arogan setelah melakukan kesalahan. Saat persahabatannya hancur karena cinta segitiga dengan Bara dan Alexa, Raka hadir mengisi kekosongan hati Inara. Namun, hubungan mereka terancam oleh kembalinya mantan istri Raka dan paksaan ibu tiri. Daniel, kakak Raka yang cacat, juga mulai memanfaatkan Inara demi kepentingan pribadinya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

Untuk sesaat Raka lengah dengan pergerakan cepat Inara yang tanpa lelaki itu duga sebelumnya, tiba-tiba Inara memberontak menyerangnya sehingga gadis itu bisa terlepas dari kungkungannya. Namun, gerakan kabur gadis itu kalah cepat dari Raka, lelaki itu segera meraih pergelangan tangan Inara kemudian memeluk tubuh gadis itu dengan erat.

Inara dapat merasakan setiap hembusan napas halus Raka menerpa wajahnya, saat ini mungkin saja Raka bisa mendengar detak jantungnya yang kian berdebar-debar kencang.

"Tolong!" teriak Inara dengan sekuat tenaga.

Tidak mau semua orang mendengar teriakan Inara, Raka buru-buru membungkam bibir Inara dengan bibirnya.

Inara sekuat tenaga memberontak, kedua tangannya memukul dada Raka dengan seluruh kekuatannya, tetapi Raka malah semakin mempererat pelukannya dan memagut bibir gadis itu semakin rakus dan sangat menikmatinya.

Inara menengadahkan kepalanya sambil mendesis sakit ketika sebuah tangan menarik rambutnya, dengan gerak cepat, lidah Raka menyusup ke dalam sana, suara berdecap menyeruak indah mengekspos setiap apapun yang lidah temui. Lelaki itu semakin menuntut lebih seakan itu seperti candu untuknya tidak puas hanya sekedar ciuman bibir saja.

Bulir bening menetes membasahi pipi Inara, seketika itu hati Raka melemah, perlahan, ia meregangkan pelukannya. Ada sedikit rasa bersalah menyusup ke dalam hatinya, yang ternyata perbuatannya menyakiti wanita yang belum tentu bersalah sepenuhnya.

Begitu ada kesempatan Inara mendorong tubuh Raka agar terlepas dari kungkungan lelaki itu, detik itu juga satu tamparan keras mendarat ke pipi Raka, lelaki itu menggosok pelan pipinya yang terasa panas sambil meregangkan otot rahangnya sambil menatap jejak bayang-bayang Inara yang berlari menjauh, dan berangsur menghilang dari pandangannya sambil menaikkan sudut bibirnya.

Berani sekali wanita itu menolak!

Melihat dari gerak gerik gadis itu, seperti seorang cenayang Raka menyimpulkan bahwa Inara juga menginginkan hal yang sama yaitu sentuhan darinya seperti para wanita pada umumnya, tetapi ternyata dugaannya salah.

Inara berlari keluar dari ruangan Raka sambil menyeka bulir bening yang membasahi pipi, tanpa sengaja di luar pintu ia menabrak tubuh Keano yang tinggi.

Ia membungkukkan badannya meminta maaf, gadis itu membiarkan surai tergerai untuk menyembunyikan wajahnya yang sembab, lidahnya terasa kelu sangat sulit membuka bibirnya, dia kembali berlari menyusuri lorong yang terasa panjang. Pikirannya hanya tertuju kepada lelaki mesum yang sudah mengambil ciuman pertamanya secara paksa. Ingin sekali ia mengumpat kasar dan mencaci maki Raka, kalau perlu ia ingin sekali mencekik lehernya. Mungkin dia satu-satunya wanita yang tidak mau dicium oleh Raka, lelaki tampan yang penuh kharisma dengan segala kelebihan yang dimiliki lelaki bermata hazel tersebut.

Namun perbuatan Raka membuat Inara benar-benar membenci lelaki itu. Selain kasar, Raka juga doyan main perempuan. Masih sangat segar di ingatannya, Raka melakukan hal yang menjijikkan bersama dengan Bella sekretarisnya dan beberapa menit kemudian lelaki itu juga ingin melakukan hal yang sama bersamanya. Sungguh memalukan, ia sempat mengagumi lelaki bejat dan berotak mesum seperti Raka.

Sementara Keano menyipitkan matanya menatap jejak bayang-bayang Inara yang perlahan berangsur menghilang dari pandangannya, ia sedang menerka-nerka sambil mendesah berat, apa yang diperbuat sahabatnya sehingga membuat wanita itu menangis.

Mendadak, pintu mengayun terbuka, sesosok lelaki berperawakan tinggi dengan wajah tak kalah tampan dari Raka, tiba-tiba masuk ke dalam ruangan Raka, seolah lelaki itu sudah tahu apa yang sedang terjadi sebelumnya.

Keano Shakeel Bramantio!

Tangan kanan Raka sekaligus sahabat baiknya sedari kecil. Mereka tumbuh dalam lingkungan yang sama, tetapi memiliki sifat yang sangat bertolak belakang, bagaikan langit dan bumi.

Raka yang arogan dan sifat keras kepalanya berbanding terbalik dengan Keano yang penyabar dan bijaksana.

Untuk sesaat Keano menatap Raka dengan ekspresi tak terbaca sambil menggeleng pelan, ia merasa heran sudah hampir lima tahun berlalu, tetapi Raka tidak bisa berubah malah semakin menjadi-jadi.

Lima tahun yang lalu. Diva Bilbina, istri yang sangat dicintai Raka telah menghianatinya dengan lelaki lain, meninggalkan luka yang dalam untuknya, tetapi tidak bisa dilihat bekas lukanya secara kasat mata.

Keano tertawa terkekeh menatap Raka sambil memasukkan kedua tangannya ke saku celana. "Apa seleramu sudah berubah?"

"Sialan, siapa yang mau dengan wanita kampungan seperti dia," umpat Raka, ia tampak kesal dengan dirinya sendiri. Seharusnya ia tidak melepas Inara sebelum dia puas mempermainkan gadis itu.

"Kenapa kamu marah? Apa wanita itu menolakmu?" Keano menghempaskan tubuhnya duduk di atas sofa.

Raka perlahan berjalan mengikuti Keano duduk di sofa. Dia menatap Keano dengan menyipitkan matanya geram. "Apa maksudmu? Belum pernah ada wanita yang menolakku." Ia mengalihkan pandangannya dengan kasar.

Sesungguhnya ia merasa malu, karena ternyata memang benar tebakan sahabatnya itu.

"Raka, sudahlah jangan bermain-main lagi, lupakan wanita itu. Menikahlah, di usiamu saat ini seharusnya kamu sudah memiliki seorang istri dan anak-anak yang lucu. Kamu juga bisa menyalurkan kebutuhan biologismu kapan saja. Kamu tidak lihat wanita itu sangat ketakutan."

"Kamu anggap apa aku? Mereka yang datang padaku, lagi pula aku masih bisa mengendalikan semuanya. Aku selalu bermain aman dengan menggunakan pengaman, lagi pula hanya uang yang mereka butuhkan dariku."

"Kamu sudah gila, Ka."

"Sudahlah, jangan bahas ini lagi. Tenang saja, aku masih bisa mengendalikan diriku sepenuhnya. Apa yang ingin kamu minum?"

"Ehm, tidak perlu. Aku hanya sebentar. Maaf, Ka. Sepertinya, dalam waktu dekat aku sudah tidak bisa lagi membantumu di perusahaan, aku berencana pindah ke Bandung, dan akan menetap di sana."

"Apa! Apa kamu sudah gila? Kenapa mendadak sekali?" tanya Raka beruntun dengan ekspresi kesal.

Keano menyandarkan tubuhnya sambil tersenyum tipis. "Jujur ini keputusan yang sulit, tetapi usiaku tak selamanya muda, Ka. Tidak mungkin aku akan terus mendampingimu, sudah saatnya aku merintis karirku sendiri dan memiliki sebuah keluarga kecil yang bahagia bersama wanita yang aku cintai."

"Ck." Raka berdecak kesal. "Bullshit, apa kamu pikir segampang itu mencari seorang wanita untuk di jadikan istri? Wanita di dunia ini semuanya sama saja, mereka hanya menginginkan uang, uang dan uang."

Keano menggeleng pelan. "Kamu salah, Ka. Ah ... tapi sudahlah. Kamu tidak akan mengerti, sebagai sahabat aku hanya bisa memberimu nasihat. Jika kamu sudah menemukan wanita yang bisa menarik hatimu, ingatlah wanita itu layak untuk diperjuangkan bukan menyakitinya seperti tadi."

Raka mengerutkan kening dalam, ia mencoba mencerna kalimat yang baru saja diucapkan oleh sahabatnya tersebut.

"Ap-apa maksudmu?" tanya Raka gugup, ekspresi lelaki itu berubah pucat.

Keano tersenyum tipis, ia bangkit berdiri kemudian berjalan mendekat ke arah Raka. "Ka, aku sahabatmu dari kecil. Minta maaflah padanya." Keano menepuk punggung Raka kemudian baru melanjutkan langkah panjangnya menuju pintu keluar. Andai sahabatnya itu tahu, betapa indahnya rasanya jatuh cinta itu.

Raka termenung memikirkan setiap kalimat yang diucapkan sahabatnya itu, ia mengalami pergulatan batin yang hebat. Pikirannya menolak keras, tidak mungkin dia jatuh hati dengan Inara, yang notabennya seorang pegawai rendahan. Namun, tidak dengan hatinya, ingin sekali saat itu, ia bisa menyeka air mata Inara yang disebabkan olehnya, tetapi logikanya lebih berkuasa dari hatinya. Mana ada seorang pimpinan tertinggi meminta maaf kepada pegawai rendahan seperti Office girl. Tentu saja rasa gengsinya yang setinggi langit mengalahkan secuil kebaikan hatinya.

Matanya tertuju ke sisi tembok di mana ia menghimpit tubuh Inara di sana. Ia tersenyum tipis sambil menyentuh bibirnya, teringat dengan rasa bibir Inara yang manis dan ingin kembali merasakannya, bahkan ia belum puas menikmatinya. Namun, senyum di bibirnya seketika memudar ketika teringat penolakan dari wanita itu. Berani sekali Inara menamparnya. Ia bertekad akan membuat Inara menjadi miliknya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bujang Kaya Jadi Budak Cinta
9.4
Erhan adalah bujangan kaya yang ramah namun ceroboh dalam urusan asmara. Ia sering memicu konflik keluarga karena terang-terangan menggoda kekasih para sepupunya agar berpaling padanya. Namun, tantangan sesungguhnya muncul saat ia jatuh hati pada seorang wanita dingin yang sinis terhadap pernikahan dan cinta. Kini, Erhan harus berjuang keras membuktikan ketulusannya. Mampukah sang miliarder meyakinkan wanita itu bahwa ia telah menjadi budak cinta sejatinya?
Sampul Novel BUKAN SUAMI RAHASIA
8.1
Ava dan Jay terjebak dalam pernikahan paksa selama dua tahun. Sementara Jay terus berselingkuh, Ava membalasnya dengan memadu kasih bersama pria kaya dari keluarga terpandang. Meski keduanya mendambakan perpisahan, perceraian bukanlah sebuah pilihan. Jay pun akhirnya setuju membiarkan Ava menjalani hubungan tersembunyi dengan lelaki lain. Namun, mampukah rahasia besar ini bertahan selamanya tanpa terungkap ke permukaan? Akankah sandiwara mereka terus berjalan?
Sampul Novel Dream come true
8.7
Zefanya sempat merasa dicintai Andrew, hingga kesalahpahaman fatal menghancurkan segalanya. Kehormatan Zefanya direnggut secara paksa, menghancurkan impiannya untuk memiliki keluarga tulus. Sepuluh tahun berlalu, Andrew hidup menderita dalam kekayaan dan rasa bersalah yang mendalam. Saat takdir mempertemukan mereka kembali, Zefanya bukan lagi wanita yang sama. Andrew kini berjuang keras demi sebuah maaf, namun benarkah hanya itu yang ia inginkan?
Sampul Novel Hakikat cinta yang kau nodai
9.1
Hana lelah menghadapi perselingkuhan Devan yang terus berulang meski telah berkali-kali dimaafkan. Setelah delapan tahun bersabar, ia akhirnya memilih bercerai. Di tengah luka, hadir Rama, pewaris Abimana Group yang saleh, sebagai oase ketenangan. Namun, cinta mereka terhalang status Hana sebagai janda dua anak dan hierarki bisnis keluarga Rama. Akankah Rama diterima oleh anak-anak Hana, atau justru Devan kembali mengejar mantan istrinya yang dulu ia khianati?
Sampul Novel KECELAKAAN SEMPURNA
8.9
Demi biaya pengobatan kanker ibunya, Qarletta Averly yang berusia 21 tahun mencoba peruntungan di Heston Corporation. Ia berharap posisi fotografer di perusahaan raksasa itu menjadi solusi finansialnya. Namun, impian indahnya hancur saat bertemu sang CEO, Carl Heston. Alih-alih karier cemerlang, sebuah kesalahan fatal justru menjerat Arlett dalam skandal besar yang dirancang Carl. Kini, Arlett terjebak dalam situasi rumit dengan pria berkuasa yang mengubah hidupnya.
Sampul Novel Pemikat Hati: Tak Mau Apa Pun Selain Kamu
9.2
Dikhianati oleh tunangan dan sahabat hingga tewas mengenaskan, ia mendapatkan kesempatan kedua melalui reinkarnasi. Begitu terbangun, ia nyaris dicekik oleh suaminya sendiri. Setelah selamat, ia segera menandatangani surat cerai demi memulai hidup baru. Tak disangka, warisan besar dari ibunya mengubah nasibnya secara drastis. Ia pun sukses membalas dendam dan meraih kejayaan. Namun, saat karier dan asmaranya memuncak, sang mantan suami tiba-tiba muncul kembali.