Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

Nek Syam mengalami kepedihan mendalam setelah diusir oleh Jannah, putri kandungnya, hanya karena menginginkan gulai daun singkong. Merasa terhina di rumah sendiri, ia memilih pergi dan berlindung di kediaman putra bungsunya, Ahmad. Mengetahui perlakuan buruk sang kakak terhadap ibu mereka, Ahmad pun naik pitam. Ia langsung bertindak tegas dengan membawa bukti kepemilikan tanah dan balik mengusir Jannah dari rumah tersebut sebagai pembalasan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bab 2

Langkah kaki tanpa alas Nek Syam keluar dari rumah nya sendiri, air mata nya terus saja mengalir tanpa henti. Tanpa alas kaki, tak peduli telapak kakinya menginjak kerikil tajam, bebatuan, bahkan beberapa kali ia tersandung. 

Bukan fisiknya yang sakit, tapi hati yang hancur lah sebab ia menangis. Dalam hati ia mengutuk anak dan menantunya.

" Air susu kau balas dengan tuba, menyesal aku melahirkan anak durhaka seperti kamu janah. Sia sia aku berkorban jiwa dan raga saat mengandung sampai melahirkan mu, inilah balasanmu pada wanita yang telah membawamu lahir kedunia ini??" Batin nek Syam merutuki anak perempuan bungsunya.

Tak ada yang lebih menyakitkan dari pada di hardik dan di usir oleh anak kandung mu sendiri, bahkan seribu kali lebih menyakitkan dari sayatan belati.

Apalagi anak yang kau gadang gadang menjadi pelindung mu dihari tua, justru dialah yang menancapkan luka begitu dalam.

***

Tok..tok...tok...

Bunyi pintu rumahku diketuk, aku segera bergegas membuka pintu.

Krieeet....

"Emak..." Ucapku kaget, tiba tiba ibu mertuaku sudah berada didepan pintu.

"Murni...ijinkan emak tinggal disini ya, emak gak tahu harus kemana lagi."

" Loh...emak kenapa bicara begitu, ayok masuk Mak.." aku memapah tubuh rentanya dan momboyong nya ke kursi tamu.

"Cerita sama murni Mak, apa yang terjadi?" Pintaku penasaran pa emak mertua yang kelihatan sedih dan putus asa.

"Emak di usir dari rumah.." ucap emak sambil menutup mulut dengan dua telapak tangan keriputnya.

Aku mengusap bahunya pelan, ku coba memberinya semangat.

"Siapa yang usir emak ?" Tanyaku lagi.

"Janah sama Ramli."

"Astagfirullah.." aku kaget bukan main, bagaimana mungkin kakak iparku yang tak lain adalah anak perempuan bungsu emak mertua mengusir ibu kandungnya sendiri.

"Bagaimana bisa kak janah mengusir emak, apa yang terjadi Mak?"

"Emak hanya minta dimasakin sayur daun singkong lemak, udah lama emak kepingin. Tapi janah gak mau masakin, katanya ia sibuk jagain cucu nya. Ketika emak minta buat jagain cucunya dia malah marah marah, dan Ramli juga ikut ikutan marahin emak."

"Hanya gara gara sayur daun singkong lemaak ?? " Aku seperti tak percaya, karena kak janah adalah anak bungsu kesayangan emak mertua.

"Iya murni, bahkan kemarahan janah sampai kemana mana, mereka bahkan tega meminta ganti beras yang sudah emak makan selama ini..." Tes.. air mata emak mertua menetes sambil menceritakan keluhnya.

"Mak..kalau hanya sayur daun singkong. Murni bisa masakin buat emak, ngapain emak maksa kak janah kalau memang dia gak sempat." 

"Emak gak mau nyusahin kamu murni, kamu sudah seharian mengajar disekolah mana mungkin emak suruh kamu. Kamu juga capek kan pulang mengajar?" Bener juga kata emak, dari pagi aku  menghabiskan waktu di sekolah tempatku mengajar, hanya sore hari aku baru pulang kerumah.

"Iya sih Mak... Tapi kalau emak mau, murni bisa kok masakin sekarang." Kucoba menghibur hatinya agar emak berhenti menangis.

"Gak usah murni, emak sudah gak selera lagi. Emak sakit hati murni, emak gak nyangka dia tega mengusir emaknya sendiri."

Kembali emak mertua meneteskan air mata, entah berapa banyak air mata yang sudah ia tumpahkan, Hampir membasahi kerudung  lusuh yang ia pakai.

"Emak yang sabar ya.. mungkin kak janah laagi capek ngurus cucu nya, jadi ia gampang emosi." Aku mencoba menengahi masalahnya.

"Enggak murni, dia bukan janah anak emak lagi. Dia...Sudah menjadi orang lain semenjak menikah dengan si Ramli. Dia sudah bukan janah anak emak yang dulu. Dia sudah menjadi bayangan si Ramli, kata katanya sekarang beda dengan dulu. Dulu janah tidak begitu.."

Aku tidak tahu harus berkata apa, memang benar, kak janah sekarang suka marah marah dan berkata kasar. Entah mengapa ia sekarang berubah.

Ku rangkul tubuh ringkih emak mertua, ku dekap raga Yang sudah renta itu. Ku Elus bahu nya, ku coba menenangkan hatinya yang sedang kacau.

"Emak..sabar ya, mungkin kakak lagi khilaf. Emak gak usah khawatir, emak tinggal saja disini sama murni dan bang Ahmad. Rumah kami kan rumah emak juga." Ucapku sambil mengusap punggung emak mertua, tubuhnya kian hari makin kurus. Aku merasa terenyuh melihatnya.

"Makasih murni.. kamu menantu emak yang paling baik. Tak salah Ahmad memilihmu jadi istrinya, semoga kamu kelak mendapat menantu yang baik ya nak." Ucap emak mertua sambil mmengusap lenganku.

"Amin..." Balasku singkat.

Aku tak ingin emak mertua larut dalam kesedihan. Ku ajak emak kedapur untuk makan siang. 

"Mak..yuk kita kedapur. Tadi murni masak ikan tongkol tumis loh. Enak pokoknya Mak.." aku memapah emak menuju dapur.

"Emak enggak lapar mur.." aku tahu emak berbohong, mana mungkin sudah jam tiga sore ia tak lapar.

"Mak..nanti emak sakit perut loh kalau gak makan, nanti lambung Mak sakit gimana?"

Akhirnya emak mertua menurut dan mengikuti ajakan ku, ku papah ia untuk duduk di kursi makan. Lalu ku ambil piring dan menyendok nasi, tak lupa ku taruh ikang tongkol tumis dipiringnya.

Emak langsung melahap nasi dengan tangan polosnya, tampak ia sangat kelaparan. Ah..lagi lagi aku teriris melihat emak mertuaku. Ia kembali mengingatkanku pada almarhum ibuku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aldrich Delano And His Wound
8.0
Saat Ara mengungkap kehamilannya, Aldrich justru menyambutnya dengan senyum bahagia yang luar biasa. Ara pun tak menduga bahwa Aldrich memilih langkah besar ini demi menebus segala kesalahan di masa lalu mereka. Meski tetap setia mendukung keputusan sang pria, Ara perlahan menyadari bahwa momen ini bukanlah akhir dari penderitaan. Kehamilan tersebut justru menjadi gerbang pembuka bagi badai konflik baru yang siap menerjang kehidupan mereka berdua secara lebih hebat.
Sampul Novel Fatal Attraction: Jatuh Cinta dengan Target
9.6
Sebelum usia 26, aku adalah penipu ulung tanpa empati yang mahir memikat pria demi uang. Bagiku, mereka hanyalah mangsa hingga Dylan Hewitt muncul. Reputasiku hancur karena tipu dayaku gagal menaklukkannya. Saat aku hampir menyerah, Dylan justru menunjukkan jati diri dan perasaan yang selama ini dia sembunyikan. Terjebak dalam situasi tak terduga, aku kehilangan kendali atas permainanku sendiri. Dylan benar-benar mengubah hidup dan hatiku selamanya.
Sampul Novel FORBIDDEN INLAWS
9.1
Bagi Alexys, dicintai sepenuh hati adalah impian terbesar. Namun, ia tak menyangka bahwa sosok yang memendam perasaan mendalam padanya justru sang kakak ipar sendiri. Selama ini, Alexys mengira hidupnya akan berjalan normal setelah pernikahan kakaknya, tanpa menyadari ada sepasang mata yang terus mengawasinya. Saat rahasia terlarang ini mulai terkuak, akankah Alexys menyadarinya? Bagaimana nasib hubungan mereka jika Alexys ternyata memiliki rasa yang sama?
Sampul Novel I am Your Boss
8.2
Pasca ditinggalkan kekasih karena kondisi ekonomi yang sulit, Andra bangkit dan sukses membangun kekaisaran bisnisnya sendiri dalam enam tahun. Kini ia dikenal sebagai bos kejam dengan aturan yang sangat kaku. Namun, reputasi dinginnya mulai goyah saat seorang pelamar kerja wanita hadir di hadapannya. Pertemuan tersebut perlahan mencairkan kebekuan hati Andra dan membukanya kembali pada harapan akan cinta baru yang telah lama ia lupakan.
Sampul Novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
8.0
Axel Narendra, CEO tampan berdarah campuran, kembali ke Indonesia demi mencari gadis yang memikat hatinya dua puluh tahun lalu. Namun, misinya terhambat saat ia dikhianati dan ditawan oleh anak buahnya sendiri. Kini, Axel harus berjuang menyelamatkan diri di tengah konspirasi besar. Akankah ia berhasil membasmi pengkhianat di seluruh jaringan perusahaannya yang menggurita ke mancanegara sekaligus menemukan cinta masa kecil yang dicarinya?
Sampul Novel Pacar yang Tak Pernah Punya Waktu untukku
7.9
Elara dan Kiano terikat pernikahan karena perjodohan hingga akhirnya memilih bercerai akibat kebencian yang mendalam. Lima tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali dalam sebuah proyek kerja yang sama. Ketegangan dan sindiran masa lalu kembali muncul, namun perlahan mereka mulai melihat ketulusan yang dulu tersembunyi. Kini, benih cinta tumbuh dari sisa amarah. Mampukah mereka membuka hati atau justru kembali terjebak dalam luka lama yang belum sembuh?