Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

Nek Syam mengalami kepedihan mendalam setelah diusir oleh Jannah, putri kandungnya, hanya karena menginginkan gulai daun singkong. Merasa terhina di rumah sendiri, ia memilih pergi dan berlindung di kediaman putra bungsunya, Ahmad. Mengetahui perlakuan buruk sang kakak terhadap ibu mereka, Ahmad pun naik pitam. Ia langsung bertindak tegas dengan membawa bukti kepemilikan tanah dan balik mengusir Jannah dari rumah tersebut sebagai pembalasan.
Bab
Bagikan

Bab 3

GULAI DAUN SINGKONG UNTUK MERTUA

Bab 3

Setelah selesai makan siang, Emak hendak shalat zhuhur. Tak lupa Kuberikan mukena dan sajadah untuk emak shalat.

"Mak. Shalat nya di kamar Putri saja ya, dia kan lagi Mondok, jadi kamarnya kosong." Kebetulan putri anak perempuan sulungku sedang mondok.

"Iya Murni, makasih ya."

"Murni tinggal dulu ya Mak.. Kalau ada apa apa panggil saja"

"Iya Nak"

Aku berlalu meninggalkan emak di kamar putri.

Aku memeiliki tiga anak, dua laki laki dan satu perempuan. Yang sulung Namanya Fahmy, ia sedang kuliah semester enam, yang kedua namanya Randa ia baru saja lulus SMA, dia tak mau kuliah katanya pengen kerja saja. Tapi sudah hampir setahun dia tak juga menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya.

Yang bungsu, anak Perempuanku satu satunya. Namanya putri ia sekaarang kelas satu SMP. Sudah beberapa bulan dia mondok di pesantren modern. Aku ingin anak gadisku satu satunya tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah, makanya aku menyekolahkannya di pesantren.

Awalnya putriku menolak, karena dia masih terlalu kecil untuk hidup berpisah dari keluarga. Baru lulus SD, bahkan haid pun ia belum dapat. Tapi demi masa depan nya aku harus rela putriku sekolah dipesantren.

Aku ingin ia menjadi penyelamatku di akhirat, apalagi dia perempuan satu satunya, aku tak ingin dia mengikuti pergaulan anak sekarang yang banyak menyimpang.

***

Pukul empat sore, Mas Ahmad, suamiku pulang kerja. Sehari hari ia bekerja sebagai kuli bangunan, pekerjaan yang berat dan melelahkan. Tapi suamiku tak pernah mengeluh, asalkan itu halal untuk keluarganya.

Tok..tok..tok...

Suara pintu diketuk, aku langsung membukanya.

"Assalamualaikum Mah." ucap suamiku yang berdiri di ambang pintu.

"Waalaikum salam, Pah.." jawabku sambil mencium tangan suamiku.

Mas Ahmad langsung masuk dan mengganti pakaiannya. Kusiapkan air hangat untuk ia mandi.

"Pah.. Air nya sudah Mamah siapkan."

"Iya Mah... makasih ya"

Setelah selesai mandi, Mas Ahmad selalu minta dibuatkan kopi. Aku tak pernah lupa akan kebiasaannya itu.

Pukul 17.00 saat hari sudah senja, Mas Ahmad duduk di teras rumah sambil menyeruput kopi buatanku.

"Pah..." Panggilku pelan.

"Iya Mah... ada apa?"

"Emak ada dikamar Putri." aku ingin bercerita yang sebenarnya, tapi aku takut Mas Ahmad akan marah.

"Loh... kapan Emak datang? Kok aku gak tau?" Tanya suamiku kaget.

"Tadi siang... Mak akan tinggal sama kita Mas"

"Iya gak apa apa Mah, mungkin Emak lagi kangen sama cucu cucunya." Pikirnya emak hanya kangen sama cucunya.

Aku ingin sekali cerita apa yang sudah terjadi pada emak mertuaku. Tapi, aku tak ingin mas Ahmad menganggap aku menjelekkan kakak kandungnya.

Tiba tiba emak mertua datang menghampiri kami.

"Kamu sudah pulang Nak?" Tanya emak mertua.

"Ehh.. Emak. sini Mak duduk , Mak mau kopi?"

"Enggak usah nak" ucap emak sambil duduk disamping mas Ahmad.

"Mak... kok gak bilang bilang mau kesini, kan bisa Ahmad jemput." Ucap suamiku tak tahu kalau emaknya di usir.

"Ahmad.. Emak akan tinggal selamanya disini boleh gak?" Tiba tiba emak bertanya sambil berurai air mata.

"Loh...Emak kok ngomong begitu? Kapan aja Mak mau tinggal Ahmad gak akan larang kok, rumah Ahmad kan rumah emak juga. Biar murni ada kawannya juga disini ya kan mah?" Tanya suamiku padaku, aku hanya tersenyum simpul

"Mad, emak boleh minta tolong?"

"Boleh. minta tolong apa Mak?"

"Tolong ambil baju baju emak dirumah janah, dan juga surat surat penting emak di dalam lemari."

"Kenapa Mak, apa Mak mau jual tanah?" Tanya mas Ahmad penasaran.

"Ahmad...hiikksss..." Tiba tiba benteng pertahanan Emak rapuh, Emak tak kuasa menahan tangis.

"Loh .mak kenapa nangis?" Tanya suamiku heran.

"Mad... Emak di usir sama Jannah." akhirnya Emak mengatakan yang sebenarnya.

"Apa Mak?" Tanya suamiku dengan wajah kagetnya.

"Iya Ahmad, emak di usir dari rumah emak sendiri, Mak hanya minta hulu singkong smma kakakmu, tapi dia marah marah sama emak. Suaminya pun ikut maarahin emak, mereka bilang emak hanya bisa minta ini itu tanpa bekerja... Hikkkssss..." Tutur emak sambil berurai air mata.

"Keterlaluan sekali mereka , gak sadar apa mereka numpang dirumah emak?" Amarah mas Ahmad mulai keluar.

Aku hanya diam mematung, tak ingin ikut campur masalah ibu dan anak.

"Biar Ahmad kesana, mau kasih pelajaran buat mereka."

"Jangan mad, jangan, jangan buat emak jadi makin sedih." Emak melarang Mas Ahmad yang hendak memarahi kakak dan Abang iparnya itu.

"Tapi Mak, mereka sudah keterlaluan sekali."

"Mungkin Janah sedang khilaf Ahmad, jangan bertengkar gara gara Emak"

"Ahmad gak terima Mak kalau emak di usir dari rumah sendiri. Dimana hati nurani mereka?"

"Mak hanya minta surat surat Emak yang ada dilemari Ahmad, Emak gak mau mereka mengambilnya"

"Ya sudah... Yok kita kerumah itu, kita ambil surat surat emak."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95FTC" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95FTC
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aldrich Delano And His Wound
8.0
Saat Ara mengungkap kehamilannya, Aldrich justru menyambutnya dengan senyum bahagia yang luar biasa. Ara pun tak menduga bahwa Aldrich memilih langkah besar ini demi menebus segala kesalahan di masa lalu mereka. Meski tetap setia mendukung keputusan sang pria, Ara perlahan menyadari bahwa momen ini bukanlah akhir dari penderitaan. Kehamilan tersebut justru menjadi gerbang pembuka bagi badai konflik baru yang siap menerjang kehidupan mereka berdua secara lebih hebat.
Sampul Novel Fatal Attraction: Jatuh Cinta dengan Target
9.6
Sebelum usia 26, aku adalah penipu ulung tanpa empati yang mahir memikat pria demi uang. Bagiku, mereka hanyalah mangsa hingga Dylan Hewitt muncul. Reputasiku hancur karena tipu dayaku gagal menaklukkannya. Saat aku hampir menyerah, Dylan justru menunjukkan jati diri dan perasaan yang selama ini dia sembunyikan. Terjebak dalam situasi tak terduga, aku kehilangan kendali atas permainanku sendiri. Dylan benar-benar mengubah hidup dan hatiku selamanya.
Sampul Novel FORBIDDEN INLAWS
9.1
Bagi Alexys, dicintai sepenuh hati adalah impian terbesar. Namun, ia tak menyangka bahwa sosok yang memendam perasaan mendalam padanya justru sang kakak ipar sendiri. Selama ini, Alexys mengira hidupnya akan berjalan normal setelah pernikahan kakaknya, tanpa menyadari ada sepasang mata yang terus mengawasinya. Saat rahasia terlarang ini mulai terkuak, akankah Alexys menyadarinya? Bagaimana nasib hubungan mereka jika Alexys ternyata memiliki rasa yang sama?
Sampul Novel I am Your Boss
8.2
Pasca ditinggalkan kekasih karena kondisi ekonomi yang sulit, Andra bangkit dan sukses membangun kekaisaran bisnisnya sendiri dalam enam tahun. Kini ia dikenal sebagai bos kejam dengan aturan yang sangat kaku. Namun, reputasi dinginnya mulai goyah saat seorang pelamar kerja wanita hadir di hadapannya. Pertemuan tersebut perlahan mencairkan kebekuan hati Andra dan membukanya kembali pada harapan akan cinta baru yang telah lama ia lupakan.
Sampul Novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
8.0
Axel Narendra, CEO tampan berdarah campuran, kembali ke Indonesia demi mencari gadis yang memikat hatinya dua puluh tahun lalu. Namun, misinya terhambat saat ia dikhianati dan ditawan oleh anak buahnya sendiri. Kini, Axel harus berjuang menyelamatkan diri di tengah konspirasi besar. Akankah ia berhasil membasmi pengkhianat di seluruh jaringan perusahaannya yang menggurita ke mancanegara sekaligus menemukan cinta masa kecil yang dicarinya?
Sampul Novel Pacar yang Tak Pernah Punya Waktu untukku
7.9
Elara dan Kiano terikat pernikahan karena perjodohan hingga akhirnya memilih bercerai akibat kebencian yang mendalam. Lima tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali dalam sebuah proyek kerja yang sama. Ketegangan dan sindiran masa lalu kembali muncul, namun perlahan mereka mulai melihat ketulusan yang dulu tersembunyi. Kini, benih cinta tumbuh dari sisa amarah. Mampukah mereka membuka hati atau justru kembali terjebak dalam luka lama yang belum sembuh?