Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

Gulai Daun Singkong Untuk Mertua

Nek Syam mengalami kepedihan mendalam setelah diusir oleh Jannah, putri kandungnya, hanya karena menginginkan gulai daun singkong. Merasa terhina di rumah sendiri, ia memilih pergi dan berlindung di kediaman putra bungsunya, Ahmad. Mengetahui perlakuan buruk sang kakak terhadap ibu mereka, Ahmad pun naik pitam. Ia langsung bertindak tegas dengan membawa bukti kepemilikan tanah dan balik mengusir Jannah dari rumah tersebut sebagai pembalasan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Gara gara sayur singkong

" Nah... Jannah, Emak pingin makan Gulai

daun singkong, Nak, kamu masakin ya !" Pinta Nek Syam pada anak perempuannya, Jannah.

"Alah, Mak! Makan apa yang ada di dapur lah, Janah lagi banyak kerjaan nih, lihat anak si Yati lagi rewel banget nih." Sahut Jannah sambil menggendong cucu perempuannya. 

Nek Syam sudah sangat tua, umurnya lebih dari delapan puluh tahun. Ia tinggal dengan Jannah anak perempuannya, Nek Syam memiliki lima orang anak, tiga laki laki dan dua perempuan. Ia sudah memiliki sepuluh cucu dan beberapa cicit.

Jannah adalah anak ke empat dari lima bersaudara. Yang pertama Umar, kedua Samsul, yang ketiga Saidah, ke empat Jannah dan yang terakhir Ahmad. 

Jannah adalah anak perempuan yang terakhir atau di kampung disebut anak perempuan bungsu. 

Jannah memiliki dua orang anak, Yati dan Tina. Yati dan Tina sudah menikah dan mereka masing masing sudah memiliki dua orang anak. Yati yang masih tinggal serumah dengan Jannah dan nek Syam. Sedangkan Tina sudah tinggal dirumah terpisah.

Jannah sehari hari kerjanya menjaga cucunya, yaitu anak Yati dan Tina. Apakah Yati dan Tina bekerja? Tidak. Mereka ibu rumah tangga biasa yang bertugas mengurus anak dan suaminya. 

"Tapi Mak kepengen sekali sayur singkong lemak, Janah" ujar Nek Syam dengan penuh harap.

"Mak...berapa kali sih Aku bilang, Aku lagi banyak kerjaan. Kenapa sih Emak gak makan apa yang ada didapur aja. Bikin aku pusing saja." 

Nada suara Jannah makin meninggi, ia tak menghiraukan keinginan Ibunya yang sudah tua dan sakit sakitan.

Sudah lama Nek Syam tak meminta apa apa pada anak perempuan bungsunya itu. Mungkin karena hari ini ia kurang sehat, makanya ia ingin memakan sayur singkong lemak.

"Biar emak yang jaga anaknya Yati nah..." Pinta Nek Syam pada anaknya.

"Gak usah..yang ada emak buat dia nangis lagi."

"Biar kamu bisa masak sayur singkong nah.."  raut wajah nek Syam mulai sedih.

"Emak budek ya?? Gak dengar aku bilang apa?"

Suara Jannah makin meninggi.

"Apa apa sih ini ribut ribut ??" Tiba tiba suami janah, Ramli keluar mendengar suara ribut.

"Ini emak minta sayur daun singkong lemak, udah aku bilang aku lagi sibuk jagain anak anak ini. Malah minta aku buat masak sayur lemak."  Ucap janah membela diri.

"Mak lagian kenapa sih minta ini minta itu, emangnya emak ada ngasih duit??" Kata kata Ramli membuat nek Syam kaget.

"Astagfirullah...Ramli. apa yang barusan kamu bilang, kamu tega berkata begitu pada emak?" Nek Syam benar benar kaget dan kesal mendengar kata kata menantu yang tak sopan itu.

"Emak sudah tua, sakit sakitan. Bisa bisanya kamu bilang begitu??" Nek Syam mulai terisak.

"Emang kenyataannya begitu kan Mak, Mak cuma makan tidur saja kerjaan nya. Mau apa apa tinggal minta, emak gak malu apa?" Ramli makin menjadi jadi sama mertuanya.

"Kamu yang harusnya malu Ramli. Kamu tinggal dirumah siapa? Ini rumah emak. Dan emak minta dibuatkan sayur lemak sama anak emak sendiri apa itu salah?" Nek Syam tampak mengeluarkan air matanya. Tak kuasa ia menahan haru.

"Rumah ini kan milik almarhum bapak, bapak mertua yang bekerja, emak cuma duduk saja dirumah. Dan sekarang bapak sudah meninggal berarti rummah ini jatuh pada anaknya bukan buat emak." Ucap Ramli makin melunjak.

"Benar kata bang Ramli, rumah ini kan bapak yang bangun. Karena bapak sudah tiada berarti ini rumah jadi milik kami." Janah bukan membela ibunya justru membela suaminya yang jahat itu.

"Kalian benar benar keterlaluan." Nek saym tak kuasa mehana tangis.

"Kenapa?? Emak gak terima apa yang kami bilang?? Kalau Mak gak terima silahkan Mak keluar saja dari sini, dan asal emak ingat.. emak cuma makan tidur saja disini, aku yang cari makan buat emak." Benar benar menantu keterlaluan si Ramli itu.

"Iya Mak, lebih baik Mak tinggal saja sama Abang atau kakak. Aku sudah capek ngurusin cucu cucuku ditambah harus ngurusin emak lagi."

"Kalian usir emak dari sini??" 

"Iya, dan jangan lupa emak bayar beras yang sudah emak makan karena itu aku yang cari bukan anak emak." Ucap Ramli dengan angkuhnya.

"Baiklah..Mak akan pergi. Silakan kalian usir emak. Tapi asal kalian tahu, emak gak rela kalian tinggal di rumah emak sampai kapanpun ini masih rumah emak"

Nek Syam keluar dari rumarumah itu dengan menahan sesak dihati.

Beliau tak menyangka anak dan menantunya Setega itu padanya. Padahal rumah yang mereka tempati adalah hasil jerih payah ia dan suaminya dulu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Supir Biasa
8.5
Mengambil latar keindahan Pulau Dewata, kisah ini mengikuti perjalanan hidup seorang pria perantau yang mengadu nasib sebagai pengemudi. Di tengah hiruk pikuk Bali, ia berjuang menghadapi realita hidup yang penuh liku demi bertahan di tanah orang. Diangkat dari kisah nyata seorang kawan di perantauan, narasi ini menyuguhkan sisi lain kehidupan driver yang jarang diketahui, dibalut nuansa romansa modern yang menyentuh hati dan terasa sangat nyata.
Sampul Novel Cinta Terlarang Sang Janda
8.7
Rio Darmawan adalah CEO muda sukses yang jenuh dengan tekanan perjodohan dari orang tuanya. Selama ini ia selalu menolak setiap calon pilihan keluarga karena merasa tidak ada yang serasi. Namun, pendiriannya goyah setelah bertemu Denanda Kusuma, seorang ibu tunggal yang tangguh dan memikat. Meski mendapat tentangan keras dari keluarganya, Rio bertekad memperjuangkan cintanya pada Denanda. Kini ia terjebak dalam dilema antara mengikuti kata hati atau patuh pada kewajiban keluarga.
Sampul Novel Hingga Akhir Waktu
9.0
Seorang gadis terjebak dalam dilema besar saat dipertemukan dengan dua pria yang memiliki paras identik namun sifatnya bertolak belakang. Keadaan ini memaksanya untuk menimbang perasaan di tengah situasi yang rumit. Apakah ia akan mengikuti kata hatinya demi sebuah ketulusan sejati, atau justru terpaksa mengambil jalan kompromi demi melindungi cinta yang selama ini ia perjuangkan? Sebuah kisah romansa modern tentang pilihan sulit dan pengorbanan.
Sampul Novel Istri Untuk Duda Tampan
8.2
Trauma pengkhianatan masa lalu membuat Adskhan menutup hati, hingga pesona Caliana Noushafarina mengubah segalanya. Meski Adskhan jatuh cinta pada pandangan pertama, Caliana justru menaruh benci. Baginya, atasan berstatus duda itu bukanlah pria baik-baik. Caliana gigih menolak segala perhatian yang diberikan Adskhan karena sosok duda tidak pernah masuk dalam kriteria suami impiannya. Akankah kegigihan Adskhan mampu meluluhkan benteng pertahanan Caliana?
Sampul Novel Karma Terbalut Cinta
9.5
Airin Zafira, pebisnis hotel yang berjaya, menyembunyikan rahasia masa lalu yang suram. Putrinya, Sandrina Ayu Dewi, tumbuh menjadi gadis pintar namun kurang kasih sayang karena dibesarkan sang nenek di luar negeri. Saat kembali ke tanah air, Sandrina bertemu seorang pria dewasa yang memicu bencana besar bagi kehidupan mereka. Kisah ini mengungkap bagaimana karma dan luka lama kembali menghantui hubungan ibu dan anak tersebut di tengah dunia modern.
Sampul Novel Kutemukan kebahagiaan ku
9.0
Prinsip bahwa individu baik akan dipertemukan dengan pasangan yang setara kini benar-benar menjadi nyata dalam hidupku. Setelah melewati fase penuh air mata akibat mencintai pria yang salah, Tuhan akhirnya menjawab doa-doaku. Kini, hadir sosok lelaki tulus yang senantiasa peduli dan menghujaniku dengan kasih sayang yang luar biasa. Inilah akhir dari penantian panjangku, sebuah kebahagiaan sejati bersama seseorang yang mampu menghargai keberadaanku sepenuhnya.