Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Getaran Hasrat Cinta

Getaran Hasrat Cinta

Clara terpaksa menjadi mucikari demi menggantikan posisi ibunya yang menua. Perubahan drastis ini bermula sejak James merenggut kesuciannya dengan bayaran tinggi. Didorong dendam, Clara bertekad menghancurkan hidup pria itu sebagai balasan atas nasibnya yang kini menjadi seorang madam dalam semalam. Namun, mampukah Clara menuntaskan misinya saat James justru muncul kembali sebagai pelanggannya? Pertarungan harga diri dan hasrat pun dimulai di dunia malam.
Bab
Bagikan

Bab 1

“James! Ayolah, kau akan bermalam lagi dengan wanita yang berbeda?” tanya seorang wanita dengan gaun merah yang terlihat begitu ketat, melekat dengan indah di tubuh sintal milik wanita itu.

“Bukan urusanmu!” jawab James ketus seraya membalik lembaran kertas yang berisi laporan bulanan pengeluaran perusahaan yang baru saja James dapatkan dari asistennya. Netranya hanya melirik singkat wanita yang beberapa jam lalu telah menghabiskan waktu bersamanya. Selera James dalam memadu kasih sangatlah tinggi. Hal itu selalu menjadi tantangan bagi setiap wanita bayaran yang James sewa untuk memuaskannya.

“James, apakah tidak ada sedikit pun ketertarikan saat kamu melihatku? Bahkan, kita sudah berhubungan intim!” Wanita itu mengeluarkan air mata.

“Keluar dari ruanganku sekarang!” titah James tak mengindahkan penuturan wanita di depannya, “kirimkan saja nomor rekening milikmu, aku akan transfer setelah kau keluar dari sini,” ujar James.

“Ja-mes ....”

“Jangan lupa untuk membersihkan tubuhmu. Terima kasih untuk hari ini. Perlu aku akui, kau memang sangat berbakat dalam memuaskan pria, Darling,” ujar James dengan mata mengerling nakal.

“Bayarannya akan melebihi ekspetasimu. Kau tenang saja.”

Wanita itu langsung berlari meninggalkan ruang kerja James. Tak lupa, wanita itu juga membereskan penampilannya yang masih sedikit acak-acakan karena kegiatan yang beberapa jam lalu dilakukan bersama dengan James.

James William—seorang CEO termuda perusahaan ternama di Los Angels—Amerika Serikat. Bukanlah hal sulit untuk mendapatkan wanita idaman agar bisa memuaskan hasratnya. Semua wanita rela mengantri panjang hanya untuk ingin merasakan bagaimana hangatnya tidur bersama dengan James walaupun hanya untuk satu malam.

Ceklek! Suara pintu terbuka. James mengira jika orang tersebut adalah wanita yang ingin memberikan gratisan kepadanya lagi. Namun, sosok yang berdiri di depan pintu adalah temannya—Dandeles.

“Bagaimana harimu? Menyenangkan?” tanya Dandeles sambil mendaratkan bokongnya ke sofa.

“Ya,” singkat James.

“Wanita tadi. Apakah dia membuat kesalahan? Kenapa dia menangis?” tanya Dandeles membuat James mendesah pelan.

“Ck! Dari mana kau mendapatkan jalang seperti dia? Menjijikkan! Bahkan setelah berhubungan, dia memintaku untuk menjadikan dia sebagai kekasihku! Apa-apaan?!”

Wajah James merah padam saat kembali mengingat permintaan tak wajar yang seharusnya tidak diucapkan setelah mereka selesai berhubungan badan. Mendengar itu Dandeles tertawa terbahak. Suara tawanya sangat terdengar nyaring hingga menggelegar di ruang kerja James.

“Bukankah itu suatu keberuntungan? Kau akan mendapatkan gratisan setiap harinya, Man! Kau tahu, wanita itu adalah wanita terfavorit di club terkenal. Walaupun dia seorang model, jangan sesekali kau meragukan pengalaman dia dalam memuaskan pria!” tutur Dandeles membuat mata James mendelik tajam.

“Ck! Pantas saja!”

“Pantas kenapa? Apakah kau juga terpuaskan oleh dia?” tanya Dandeles.

“Lupakan! Setelah menyelesaikan tugasku, aku akan pergi ke club seperti biasa. Kau siapkan ruang VIP untukku!” titah James.

“Ah, Tuan ‘maniak’, apa kau tidak ingin beristirahat sebentar sebelum bertempur lagi nanti malam?” tanya Dandeles menatap tak percaya wajah James yang tak terlihat sama sekali garis-garis lelah.

“Jangan lupakan untuk memeriksa lebih dulu kadar alkohol yang akan mereka sajikan untukku! Aku tidak ingin kejadian seperti jebakan para jalang untuk mendapatkan pelanggan mereka dengan cara curang! Aku tidak ingin mabuk! Kau ingat itu baik-baik!” tegas James penuh penekanan.

“Baiklah. Kalau begitu—“

Suara pintu terbuka membuat atensi James dan Dandeles teralihkan. Seorang wanita seksi dengan seragam putih transparan sehingga dapat dengan jelas memamerkan benda di balik kemeja itu yang masih dibungkus rapat oleh bahan berwarna hitam. Wanita itu tersenyum menggoda dengan langkahnya yang berirama.

“Tuan, ini berkas yang Anda pinta,” ujarnya sambil sedikit membungkuk untuk memindahkan berkas di tangannya ke sofa hingga dapat membuat dua pria yang sedang menatapnya intens tak melewati pemandangan indah yang sangat memanjakan mata.

“Ugh!” desah Dandeles tak kuasa melihat benda besar itu.

“Kau bisa pergi sekarang,” perintah James langsung mengalihkan fokusnya pada laporan yang belum James periksa keseluruhannya.

“Baik, Tuan,” jawab wanita itu. Agak sedikit kecewa, tapi tak apa. Wanita itu pasti bisa mendapatkan James di lain waktu, karena wanita itu sangat tahu kalau James adalah pria yang sangat suka berganti-ganti pasangan. Sudah tentu, James pasti akan mencari wanita lain untuk diajak bercin**, kan?

“Kau membuatku kehilangan kesempatan, Bro!” kesal Dandeles menatap sengit James.

“Kau pergilah! Segera lakukan apa yang aku perintahkan. Beberapa jam lagi sudah waktunya untuk pulang.” James melirik arloji branded yang melingkar di pergelangan tangan kekar James. James sudah tidak sabar untuk segera memanjakan matanya dengan melihat para wanita menari di panggung bar, serta suara DJ yang memekakkan telinga.

***

James keluar dari mobil sport miliknya dan segera melangkah memasuki bar mewah yang hanya bisa dimasuki oleh kalangan elit seperti diri James. Tak sembarang orang bisa masuk, karena harus memiliki kartu limited edition yang sangat mahal harganya jika ingin berlangganan. Matanya mengerjap, mencari tempat duduk yang masih kosong sebelum masuk ke ruang VIP yang telah Dandeles siapkan untuknya. James ingin mencari mangsa lebih dulu untuk malam ini.

“Hai, Babe,” sapa James pada seorang wanita bertubuh proporsional yang tengah meliukkan tubuhnya beriringan dengan suara musik.

“Hai.”

“Kamu sangat cantik,” puji James dengan indera penciuman yang sudah mengendus beberapa titik sensitif di area leher wanita di depannya.

“Selamat bersenang-senang. Aku memiliki urusan sebentar,” ucap James membuat wanita itu mendesah kecewa. James langsung menuju ruang VIP setelah Dandeles mengatakan jika temannya itu sudah mempersiapkan wanita penghibur sesuai pesanan James.

“Cepat tunjukkan bakatmu!” titah James pada sang wanita penghibur yang hanya mengenakan pakaian tipis untuk menutupi seluruh tubuhnya. Gaun malam yang sangat mini sehingga memperlihatkan dengan jelas setiap lekuk tubuh wanita tersebut. Dengan berjalan santai dan wajah menggoda, wanita itu langsung duduk di pangkuan James tanpa mendapatkan penolakan dari pria itu.

“I want you, Honey. Touch me now!” bisik wanita tersebut di telinga James hingga membuat bulu kuduk di sekitar leher James meremang. Matanya sedikit terpejam dan menikmati sedikit demi sedikit sentuhan yang wanita panggilan itu berikan untuknya.

“Jalang,” desah James dengan napas memburu. Matanya sudah memerah akibat pengaruh alkohol sekaligus semua sentuhan yang sudah James dapatkan pada setiap titik sensitif tubuhnya. Melihat respons baik yang James tunjukkan, membuat wanita panggilan itu langsung mengambil tindakan cepat.

Wanita panggilan tersebut mengecup dalam bibir James. Tanpa menunggu lama, James segera membawa wanita itu ke dalam pelukannya dan membopongnya untuk dibaringkan di tempat tidur dengan seprei berwarna ungu. Warna yang serasi, sama seperti warna gaun malam yang wanita panggilan itu kenakan.

James menekan tengkuk leher wanita yang akan menjadi santapannya dengan sangat buas, hingga terdengar suara-suara yang beralun-alun sesuai dengan irama. Bersahutan dengan begitu syahdu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Durhaka Dibutakan Nafsu
7.9
Saat ibu mertuanya kritis akibat kecelakaan, sang istri diabaikan oleh suaminya sendiri yang sibuk membantu mantan kekasihnya, Stacy. Pengacara itu bahkan menolak mengirimkan uang pengobatan dan menuduh istrinya berbohong. Setelah sang ibu meninggal, sang suami justru maju sebagai pembela Stacy di pengadilan atas kasus tabrak lari dan berhasil membebaskannya. Begitu kebenaran terungkap saat sang istri menuntut cerai, pria itu baru menyadari bahwa korban tewas yang ditabrak oleh kekasihnya adalah ibunya sendiri.
Sampul Novel Cintanya Bukan Untukku
8.2
Kematian Ethan mengungkap rahasia pahit bagi Olivia. Album foto bertajuk cinta sejati dan seluruh warisan suaminya ternyata ditujukan untuk Emma, gadis asuhan Ethan, bukan dirinya. Mengembuskan napas terakhir dalam penyesalan, Olivia tiba-tiba terbangun di masa lalu sebelum pernikahan mereka terjadi. Bertekad tidak mengulang kesalahan, ia memilih pergi mengejar impiannya sendiri. Namun, keputusan Olivia untuk hidup mandiri justru membuat Ethan kehilangan akal dan mencarinya ke berbagai belahan dunia.
Sampul Novel DANGEROUS LOVE
8.3
Jenar, gadis pendiam yang lugu, tak menyangka kehadirannya di sebuah pesta klub malam akan mengubah takdirnya. Akibat pengaruh alkohol, ia terjebak dalam satu malam panas bersama aktor ternama, Remo. Meski Jenar telah memiliki kekasih, peristiwa itu menghancurkan dunianya. Di sisi lain, Remo yang dikenal playboy dan posesif justru berjanji untuk bertanggung jawab. Akankah Jenar bertahan pada cintanya yang lama, ataukah pesona Remo mampu meluluhkan hatinya selamanya?
Sampul Novel Gadis buta Milik CEO
8.8
Dunia Laras mendadak gelap setelah insiden tragis merenggut penglihatannya. Mantan mahasiswi ceria ini kini hidup menderita akibat perundungan penggemar fanatik Damar, CEO yang dulu ia cintai. Damar sempat menjauh demi kebaikan Laras, namun keputusannya justru berujung kehancuran bagi sang gadis. Kini, Damar kembali dengan penyesalan mendalam. Ia bertekad menebus kesalahan masa lalu dan berharap Laras mampu melihat ketulusan hatinya di balik kegelapan abadi.
Sampul Novel Gairah Perempuan Bergaun Merah
8.8
Ruby adalah wanita berusia pertengahan tiga puluh tahun yang tetap menjaga bentuk tubuh indahnya dengan sempurna. Meski telah mengenyam beragam pengalaman asmara dan kehidupan ranjang, ia akhirnya terjebak dalam sebuah obsesi cinta yang membutakan nuraninya. Perasaan ini menjungkirbalikkan logika dan kewarasan Ruby karena sosok yang ia kejar adalah orang yang sangat terlarang. Ia nekat menerjang batasan tabu demi meraih cinta yang seharusnya tidak pernah ia miliki.
Sampul Novel Makin Tua Makin Binal
8.8
Kisah romansa modern ini secara khusus dihadirkan bagi pembaca yang sudah menginjak usia matang dan dewasa. Alur ceritanya mengeksplorasi sisi kehidupan yang lebih berani dan mendalam, sesuai dengan pengalaman hidup mereka yang telah lama melewati masa muda. Dengan narasi yang jujur dan blak-blakan, buku ini menyuguhkan dinamika hubungan yang penuh gairah serta intensitas emosional yang hanya bisa dipahami sepenuhnya oleh audiens yang telah dewasa.