Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel GAIRAH LIAR PENGANTIN PENGGANTI

GAIRAH LIAR PENGANTIN PENGGANTI

Demi membiayai operasi sang nenek, Belia Anastasya terpaksa menerima tawaran Bianca untuk menjadi pengantin pengganti. Ia harus menikahi Arkan Devano Haditama, pewaris takhta Haditama Group, dengan syarat mutlak: dilarang jatuh cinta. Arkan yang dingin awalnya membenci perjodohan ini, namun sebuah malam intim mengubah segalanya. Belia kini terjebak dalam dilema perasaan saat identitas aslinya terancam ketika Bianca menuntut posisinya kembali.
Bab
Bagikan

Bab 1

“Semua pria sama. Brengsek!” umpat Belia. Lalu ia memaksa untuk melepaskan tangannya dari genggaman pria tersebut. Wanita bernama lengkap Belia Anastasya itu langsung bergegas masuk ke dalam lift.

Di dalam lift, Belia. cuma bisa menangis, dan meratapi kesedihannya. Ia benar-benar tak menyangka akan mendapatkan nasib sesial itu. Bahkan orang yang dia harapkan untuk menjadi suaminya, mengkhianatinya. Lebih sialnya lagi, wanita yang merebut kekasihnya itu adalah sahabatnya sendiri.

Ia lalu menyeka air mata itu, namun air mata itu terus saja mengalir seperti gletser yang mencair. Tangannya gemetar, dan mengepal mencoba menahan hatinya yang sakit saat mengingat kejadian yang baru saja terlihat.

Lift pun terbuka, ia langsung bergegas menghampiri taksi yang menunggu di depan apartemen. Ia langsung naik ke taksi dan meninggalkan tempat itu.

Di tengah lamunannya menuju ke rumah. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, sebuah panggilan dari bibinya. Ia langsung menerima panggilan tersebut. Perasaannya kini tak menentu, ia memperbaiki suaranya. Ia tak ingin terdengar sedih di depan bibinya.

“Halo, bibi. Ada apa?”

“Belia, kamu ke rumah sakit sekarang. Nenekmu masuk UGD.”

“Astagfirullah. Aku kesana sekarang, Bibi.”

“Iya. Cepetan ya. Karena dokter ingin berbicara denganmu.”

“Iya, Bibi.”

Tak lama kemudian, ia tiba di rumah sakit. Ia langsung melangkah ke ruangan neneknya setelah mendapat informasi dari bibinya. Wanita itu langsung memeluk tubuh Belia dengan deraian air mata yang belum mereda.

“Bibi, apa yang terjadi sama Nenek?” tanya Belia penasaran.

“Nanti dokter akan jelasin semuanya. Sekarang kamu temuin dokter di ruangannya,” pinta sang Bibi.

Belia langsung melangkah pergi dari tempat itu setelah beberapa saat memandang wajah neneknya yang masih belum sadarkan diri. Ia tiba di ruangan si dokter. Ia nampak penasaran dan tak sabar lagi menunggu penjelasan si dokter.

“Maaf Dok, saya keluarga Bu Indira. Apa yang terjadi dengan nenekku?” tanya Belia penasaran. Ia menatap si dokter dengan serius, seolah tak sabar lagi untuk menunggu informasi dari dokternya.

“Ibu Indira menderi kanker limfoma stadium 4.”

“Astagfirullah,” ucap Belia. membelalak dan masih belum percaya dengan apa yang dia dengar saat ini. “Apa beliau masih bisa selamat?”

“Bisa. Kita harus melakukan operasi secepatnya. Tapi ...” Si dokter menghentikan ucapannya

Belia tentu saja semakin penasaran dengan kelanjutan ucapan sang dokter.

“Ada apa, Dok?” tanya Belia semakin panasaran.

Si dokter manatap balik. Dari tatapan itu terlihat kalau si dokter merasa berat mengatakan hal itu kepadanya.

“Biaya untuk operasi sekitar lima puluh juta. Kamu harus segera menandatangani surat ini supaya kami segera melakukan operasi pada Ibu Indira,” pinta si dokter.

Belia membaca isi pernyataan tersebut. Isinya membuatnya berpikir, harus mendapatkan di mana uang sebanyak itu. Sementara ia sama sekali tak memiliki uang tabungan, bahkan gajinya di restoran pun tak akan cukup meluniasi tagihan tersebut.

“Aku harus gimana nih,” gumamnya, dalam hati.

Ia tampak dilema dan sejenak memikirkan solusi dari masalah besar yang tengah dihadapi. Ia terus melototi surat tersebut.

“Ada masalah, Bu?”

“Nggak apa-apa, Dok,” jawab wanita itu. “Kasih saya waktu untuk mencari uang 50 juta itu.”

“Baiklah. Secepatnya ya. Jangan sampai terlalu lama, itu sangat berbahaya bagi keselamatan Ibu Indira,” ungkap si dokter.

Belia hanya bisa mengangguk. Ia benar-benar tak bisa menjanjikan apa-apa pada si dokter. Ia masih terus memikirkan cara untuk mendapatkan pinjaman.

Belia lalu bergegas pergi dari ruangan tersebut. Ia menghampiri neneknya lagi di ruangan. Ia tak kuasa menahan air matanya yang kembali jatuh saat ia memandang neneknya yang masih belum sadarkan diri.

“Nek, aku akan berusaha mendapatkan uang biaya operasi Nenek. Aku janji,” ujar Belia. “Nggak mungkin aku minta bantuan pria brengsek itu. Yang ada, dia malah memanfaatkan kelemahanku. Nggak, nggak boleh,” tangkisnya, saat ia memikirkan mantan kekasihnya.

Beberapa saat kemudian, ia harus berangkat kerja. Ia tak tega meninggalkan neneknya sendirian, tetapi ia tak punya pilihan lain. Ia akan dipecat kalau sampai tak masuk kerja hari ini. Ia berniat untuk menyebrang jalan untuk menunggu angkot di seberang jalan.

Tiba-tiba mobil sport tersebut masih melaju dengan cepat ke arahnya. Belia sudah pasrah dengan apapun yang terjadi.

Ssshhhtt

Bunyi rem mobil tersebut membuat jantung Belia seolah mau copot. Ia benar-benar ketakutan. Ia bisa langsung meninggal dunia kalau sampai tertabrak mobil yang melaju sangat kencang. Napasnya berhembus dengan sangat kencang dan tak teratur.

“Aku masih hidup, iya masih,” ucapnya seraya mengatur napasnya.

Pip Pip Pip!

Bunyi klakson mobil di depannya terdengar sangat mengganggunya. Belia terkejut dan menoleh ke mobil itu.

“Cewek gila, minggir dari situ. Udah bosan hidup ya,” teriak seorang pria yang merupakan pemilik mobil tersebut.

Belia malah tak menggubrisnya, ia tetap di posisi semula. Ia seperti tak peduli dengan teriakan pria di dalam mobil tersebut.

“Woy, pergi kamu!” umpat pria itu.

Pria itu memasang wajah yang tidak menyenangkan di depannya. Lalu pria itu menghampiri Belia yang masih mematung. Ia sangat kesal dengan Belia yang belum pergi dari hadapan mobilnya.

“Heran aku, kok ada manusia kayak kamu berkeliaran di jalanan begini. Kalau mau bunuh diri, jangan ajak-ajak orang lain. Jangan-jangan kamu baru lepas dari rumah sakit jiwa ya,” tuduh pria tersebut.

“Jaga ya omonganmu. Jangan mentang-mentang kamu orang kaya, lalu seenaknya menuduhku sembarangan. Rata-rata orang kaya memang nggak punya akhlak,” ungkap Belia, kesal.

“Berani sekalu kamu ngatain aku. Mau aku laporin ke polisi karena penghinaanmu?”

“Aku nggak takut. Lagipula, kamu duluan yang ngatain aku gila, kan?” protes Belia. “Kamu itu yang gila, bawa mobil pake ngebut. Jangan-jangan kamu nggak punya SIM lagi. Iya, kan?”

“Bener-bener kamu nyari masalah sama aku ya. Untung aku lagi baik hati. Kalau nggak, aku udah masukin kamu ke penjara,” ungkap pria itu.

“Bodoh amat!”

Pria itu tampak frustasi menghadapi Belia. Ia pun memilih untuk pergi dari hadapan Belia. Namun sebelum masuk ke mobilnya, ia berhenti dan menatap Belia.

“Lain kali kalau nyari duit, nggak usah pake cara begitu. Tinggal bilang, aku akan kasih sumbangan ke kamu, dasar norak!” hina pria itu, lalu masuk ke dalam mobilnya.

Sebelum mobil itu beranjak, Belia mengambil sepatunya dan melemparkan ke mobil tersebut. Sayangnya, mobil itu terus melaju meninggalkan Belia yang sedang kesal.

“Dasar sombong. Aku doain kamu dapat sial hari ini,” gerutu Belia, lalu ia melangkah ke seberang jalan menunggu angkot.

Sesampainya di tempat kerja, ia langsung bergegas ke kamar kecil untuk mengganti pakaiannya dengan seragam kerja. Sesampainya di dalam kamar kecil. Ia melihat seorang wanita sedang berada di wastafel dan memandang wajahnya di cermin. Keduanya terkejut ketika mereka saling menatap satu sama lain.

Wanita itu langsung menghampiri Belia. Ia terperangah melihat wajah Belia mirip sekali dengan wajahnya. Belia juga terkejut mengetahui hal itu.

“Bagaimana bisa ini terjadi. Kamu siapa?” tanya wanita asing tersebut.

“Be-Belia,” jawab Belia, gagap.

“Aku Bianca,” sahut wanita itu dengan senyum penuh misteri. “Aku punya rencana untuk kita,” sambungnya.

“Rencana apa?”

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BENIH PRESDIR LUMPUH
7.8
Fiona Isabella Fawzi terjebak dalam pernikahan yang tak diinginkannya sebagai pengantin pengganti bagi seorang pria lumpuh. Perbedaan usia serta kondisi fisik sang suami menjadi beban mental bagi Fiona yang masih muda. Di sisi lain, ia aktif dalam geng Trio FAM Alliance yang kerap memicu onar. Bertekad meraih kebebasan, Fiona menyusun berbagai taktik licik demi mengakhiri ikatan tersebut. Akankah rencananya berhasil atau ia justru terjerat takdir?
Sampul Novel Dicerai Suami, Dipinang Sultan
9.2
Dunia Asha runtuh saat Raka, suaminya yang model terkenal, menceraikannya demi karier. Pernikahan tiga tahun itu berakhir karena Asha dianggap beban. Di tengah rasa sakit, hadir Rafael Adiwangsa, duda konglomerat sekaligus wali murid di sekolah tempat Asha mengajar. Rafael menawarkan kasih sayang yang jauh berbeda dari masa lalu Asha yang kelam. Mampukah Asha menyembuhkan luka hatinya dan menerima cinta pria berkuasa ini saat dirinya merasa tidak punya apa-apa lagi?
Sampul Novel I'am Sorry, I love You
8.6
Liu mencari Jia, cinta monyetnya yang hilang selama delapan tahun, hingga bertemu Mianhua di Universitas Tsinghua. Mianhua, yang amnesia dan menjadi kekasih Lay, ternyata adalah Jia yang menyamar. Saat ingatan Mianhua pulih lewat hipnotis, konflik batin muncul karena Liu telah bertunangan. Meski Lay berusaha mengikatnya, Mianhua memilih pergi demi kebahagiaan semua orang. Takdir mempertemukan mereka kembali di makam Chen, hingga restu ayah membawa mereka ke pelaminan.
Sampul Novel Istri Kontrak Tuan CEO
8.4
Hidup Scarlett Piers hancur saat ayah dan ibu tirinya menjebaknya untuk dijual kepada duda tua kaya. Di tengah keputusasaan, Xanders Rilley hadir menyelamatkannya. Pengusaha dingin nan misterius itu menawarkan perlindungan, namun dengan syarat pernikahan kontrak selama satu tahun. Kini Scarlett harus memilih: menerima tawaran Xanders demi membalaskan dendam pada keluarganya, atau justru terjerumus ke dalam lingkaran masalah yang jauh lebih berbahaya.
Sampul Novel Pasangan Pengganti
8.5
Alana Nefertari adalah istri sabar yang memimpikan perubahan sikap Vicky Xavier demi buah hati mereka. Sayangnya, kekejaman Vicky justru memuncak saat ia menjadikan Alana jaminan utang kepada atasannya sendiri, Bryan. Kini, sang istri terpaksa bekerja sebagai pelayan di rumah sang Direktur akibat ulah suaminya yang tak berperasaan. Mampukah Alana bertahan di tengah pengkhianatan ini, ataukah pernikahan toxic tersebut akhirnya akan hancur selamanya?
Sampul Novel Pengkhianatanmu Adalah Kesalahan Terbesarmu
9.4
Alya, anak angkat keluarga Haris, harus menanggung luka saat dikhianati Revan hingga hamil. Diusir dan diminta menggugurkan kandungannya demi reputasi, Alya memilih pergi demi membesarkan putranya, Rayan, sendirian. Bertahun-tahun kemudian, ia sukses bangkit namun takdir membawanya kembali pada Revan yang kini memohon maaf. Meski Revan berusaha menebus dosa masa lalu, luka hati Alya terlalu dalam. Akankah ia memberi kesempatan atau menutup pintu selamanya?