Sampul Novel BENIH PRESDIR LUMPUH

BENIH PRESDIR LUMPUH

7.8 / 10.0
Fiona Isabella Fawzi terjebak dalam pernikahan yang tak diinginkannya sebagai pengantin pengganti bagi seorang pria lumpuh. Perbedaan usia serta kondisi fisik sang suami menjadi beban mental bagi Fiona yang masih muda. Di sisi lain, ia aktif dalam geng Trio FAM Alliance yang kerap memicu onar. Bertekad meraih kebebasan, Fiona menyusun berbagai taktik licik demi mengakhiri ikatan tersebut. Akankah rencananya berhasil atau ia justru terjerat takdir?

BENIH PRESDIR LUMPUH Bab 1

Crack! Pranggg!

Pecahan kaca berhamburan di lantai.

"Fiona, hentikan!" ucap pria paruh baya dengan nada tegas.

"Aku tidak akan menghentikan semua ini sampai Ayah menarik kembali apa yang Ayah katakan. Kau tahu, Ayah! Aku tidak suka dengan leluconmu ini!" teriak seorang gadis yang masih berusia 18 tahun. Dia terlihat sangat marah. Jelas saja, dia begitu marah ketika baru saja bangun tidur dari mimpi indahnya semalam. Namun, saat bangun, dia harus mengalami mimpi buruk.

Masa depan yang Fiona bayangkan akan begitu indah setelah lulus sekolah ternyata sia-sia. Dia harus menikah dengan seorang pria yang terpaut umur jauh lebih tua darinya. Bahkan Fiona tidak mengenal pria itu.

"Ayah tidak bisa menarik apa yang Ayah katakan sebelumnya. Kamu memang telah resmi menikah dengan Tuan William Stefanus Thene. Ayah telah menikahkan kalian berdua semalam. Sekarang, kau pergilah ke rumahnya dan tinggal di sana menjadi istrinya," ucap Fawzi Sanjaya, ayah Fiona, dengan tegas.

“Bagaimana bisa Ayah menikahkan aku dengannya tanpa persetujuanku?” teriak Fiona penuh dengan emosi.

“Ayah tidak memerlukan persetujuan darimu,” jawab Fawzi dingin, membuat raut wajah Fiona terlihat kecewa.

Fiona tidak habis pikir dengan apa yang Ayahnya katakan. Bagaimana mungkin dia bisa menikahkan dirinya tanpa persetujuan? Bahkan, Fiona pun tidak tahu kapan Ayahnya menikahkan dirinya semalam. 

Sekarang, Fiona berdiri menatap bangunan megah yang menjulang tinggi, mungkin sekitar empat atau lima tingkat, dengan luas yang tidak dapat dihitungnya.

Ini adalah kediaman Stefanus Thene.

Fiona begitu anggun berjalan, meskipun penampilannya sangat tidak pantas untuk gadis remaja sepertinya. Dia mengenakan dress merah dengan tali pengikat di belakang lehernya, memperlihatkan bagian punggungnya, serta heels merah yang dipadu dengan stocking jaring.

"Nyonya, Tuan sedang menunggu Anda di kamarnya," kata pembantu itu, mencoba menunjukkan jalan menuju kamar Tuannya. Fiona sama sekali tidak tertarik untuk menjawab.

Entah berapa banyak pembantu yang berbisik-bisik membicarakan penampilan Fiona saat ini. Namun, dia tidak peduli. Orang yang seharusnya berada di tempat ini bukanlah Fiona, melainkan Azalea Liona Fawzi. Gadis itulah yang seharusnya berada di kediaman Stefanus Thene. Namun, Azalea telah melarikan diri dengan selingkuhannya, dan sekarang Fiona yang harus menanggung semua konsekuensinya. Jika tidak, perusahaan ayahnya akan hancur begitu saja. Sudahlah! Lupakan soal itu. Sekarang Fiona akan melakukan rencana agar pria itu segera menceraikannya. Lebih cepat lebih baik, bukan?

Brak!

Fiona menendang pintu kamar yang nantinya akan ditempatinya, dengan salah satu kaki. Dengan penuh percaya diri, dia masuk ke dalam kamar tersebut.

"Ah!" Fiona terperanjat kaget melihat wajah tampan yang begitu sempurna, seperti patung yang memiliki pahatan yang begitu indah, kini berada tak jauh darinya.

"Oh... Baby, kau sangat tampan sekali. Mungkin aku akan menjadi gadis paling beruntung di dunia ini yang dinikahi olehmu, jika kau tidak lumpuh!" kata Fiona tanpa basa-basi, langsung menghina fisik William.

Walaupun Fiona tidak mengenal wajah suaminya, pembantu sebelumnya telah menyebutkan bahwa Tuannya menunggu di dalam kamar, maka pria itu adalah suaminya.

Fiona cukup terkejut melihat pria yang menjadi suaminya ternyata lumpuh. Sekarang Fiona mengetahui alasan kakaknya berselingkuh dan meninggalkan calon suaminya.

Fiona sama sekali tidak mengenal William Stefanus Thene, pria yang telah menjadi suaminya itu. Meskipun kakaknya seharusnya menikah dengan pria itu, Fiona tidak pernah melihat wajah calon kakak iparnya.

Fiona baru saja kembali dari Italia beberapa hari yang lalu, berniat menghadiri acara pernikahan kakaknya karena ibunya tidak dapat hadir. Setelah bercerai dengan Ayahnya, Ibunya memilih menetap di Italia bersama Fiona, sementara Azalea tinggal di Indonesia bersama Ayahnya. Fiona terpaksa datang karena Ayahnya menekannya untuk hadir di hari pernikahan kakaknya. Namun, malah Fiona yang sekarang harus menjadi pengantin pengganti.

Fiona sama sekali tidak menyangka bahwa dia akan menikah di usianya yang masih belasan tahun.

William menatap Fiona dengan datar, seakan tidak tertarik dengan gadis di depannya. Kata-kata yang diucapkan Fiona untuk mengejeknya tampak sudah biasa baginya.

William tidak peduli dengan tingkah laku Fiona yang tidak pantas, namun wajah cantiknya mampu menarik perhatiannya. Ada sesuatu yang menggelitik di dalam hati William saat melihat wajah cantik Fiona, berbeda dengan mantan kekasihnya, Azalea. Saat mengingat Azalea, wajah William terlihat marah, rahangnya mengeras sampai terlihat dengan jelas. 

Fiona yang melihat perubahan mimik wajah William yang terlihat marah, tersenyum senang. Dia mengira William marah dengan perkataannya.

Fiona berjalan perlahan mendekati William, tiba-tiba dia mengangkat satu kakinya yang masih menggunakan heels tinggi untuk menekannya pada dada bidang William dengan penuh percaya diri.

William hanya diam tanpa bergerak sedikit pun dari kursi rodanya, memperhatikan gerak-gerik istrinya yang mungkin sangat keterlaluan. Meskipun William sudah bisa menebak maksud dan tujuan Fiona, dia memilih untuk mengabaikannya. Tingkah dan keberanian Fiona cukup menarik perhatiannya.

Fiona tersenyum layaknya perempuan yang sedang menggoda. Bahkan William bisa melihat paha mulus Fiona yang terangkat di depannya.

"Sayang, apa kau ingin sesuatu dari dalam tubuhku, sesuatu yang akan membuat kita mencapai puncak dengan penuh kehangatan? Tetapi sepertinya aku belum siap melakukannya. Aku masih belum lulus sekolah, dan sepertinya kau tidak akan mampu melakukannya dengan kakimu yang lumpuh. Mungkin salah satu bagian tubuhmu juga akan sama seperti kakimu!" ejek Fiona pada William yang hanya memperlihatkan wajah datar.

Setelah mengucapkan kata-kata tersebut, Fiona segera pergi dari kamar yang akan ditempatinya sebagai istri William.

Fiona merasa lega saat berada di luar. "Huu… kenapa dia begitu tampan," gumam Fiona.

Fiona merasa tidak mampu menahan keinginannya untuk memuji William. Namun, yang diinginkan Fiona saat ini hanyalah perceraian. Bagaimana pun caranya, mereka berdua harus berpisah. 

"Sekarang apa yang harus aku lakukan di sini? Aku tidak bisa membiarkan pria itu menyentuhku malam ini," gumam Fiona sambil berjalan menelusuri rumah mewah milik William.

Fiona cukup khawatir William akan menyentuhnya malam ini. Sebagai pasangan pengantin baru, setiap orang pasti akan menunggu momen yang menggairahkan di malam pertama.

Fiona tampak gelisah, tidak ingin kehormatannya direnggut oleh pria lumpuh. Meskipun William adalah suaminya, pernikahannya saat ini bukan keinginannya, dan dia tidak ingin memberikan haknya pada William.

Fiona mencoba untuk tetap tenang dan berpikir lebih jernih. Sepertinya akan sulit bagi William untuk melakukan hal tersebut karena kondisinya yang lumpuh. Seulas senyum tercetak jelas di wajah Fiona. 

Fiona melanjutkan langkahnya dengan sedikit kebingungan saat mencari jalan menuju balkon di rumah William yang sangat besar. Karena ini kedatangannya pertama kali, sehingga Fiona beberapa kali tersesat dan harus berputar-putar untuk menemukan jalan yang benar menuju balkon, tanpa bantuan pembantu yang beberapa kali berpapasan dengannya.

Setelah beberapa saat, Fiona berhasil menemukan tempat yang ditujunya. 

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi BENIH PRESDIR LUMPUH

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Sampul Novel LEMBAYUNG CINTA
9.2
Rangga terjebak dalam obsesi mendalam terhadap Davina. Pria itu rela melakukan segala cara demi mencuri perhatian sang wanita impian. Setiap tindakan yang Rangga ambil dirancang khusus untuk memikat hati Davina agar mau membalas perasaannya. Di tengah ambisi tersebut, ia terus berjuang memancing simpati Davina demi mendapatkan cinta yang ia dambakan. Inilah kisah perjuangan seorang pria yang tak kenal lelah mengejar wanita pilihannya dalam balutan romansa modern.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang pria terjebak dalam kengerian Hutan Gondoriyo setelah tersesat saat menjelajah. Di tengah fenomena ghaib kendaraan yang raib, ia bertemu pasangan lansia misterius di sebuah pondok terpencil yang memberinya peringatan. Meski berhasil pulang, rasa penasaran membawanya kembali, namun hutan itu seolah lenyap. Hubungan gelap antara kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terkuak, memaksanya mempertaruhkan nyawa demi mengungkap kebenaran yang menghantui.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan