Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Forgive Me, I can't Stop Loving You

Forgive Me, I can't Stop Loving You

Dua tahun Nia berjuang meluluhkan hati Raka, tetangga sekaligus kakak sahabatnya yang bersikap kasar dan dingin. Harapannya hancur saat Raka mengumumkan pertunangannya di depan umum tanpa peduli pada perasaan Nia. Memilih menyerah, Nia pun menghilang tanpa jejak dari hidup lelaki itu. Enam tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Raka tertegun saat melihat Nia bersama seorang anak laki-laki yang memanggilnya Bunda dengan penuh kasih sayang.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku duduk diatas gedung sekolah menatap pemandangan kota yang sibuk dari sini. Dengan tetesan air mata yang kutahan sebisa mungkin, suap demi suap aku memakan nasi goreng yang telah ku buat. Nasi goreng dalam mulutku telah bercampur dengan air mata yang tidak berhenti menangis memikirkan kejadian pagi tadi.

"Apa yang harus aku lakukan lagi Raka agar kamu menoleh kearahku?" batinku dengan isakkan.

"Apa kesalahanku sampai sebegitunya kamu membenciku" lanjutku.

***

"Hei, dek! Boleh masuk?" Tanya Olive menolehkan sedikit kepala dari balik pintu takut mengganggunya.

"Kakak! silahkan kak, ada keperluan apa?" jawab Raka ramah mempersilahkan ku duduk.

"Sibuk?"

"Tidak terlalu."

Aku mengatur nafas mencoba merangkai kata agar tidak menyinggungnya.

"Kenapa marah-marah tadi pagi dengan Nia?, kasian loh Ka anak orang kamu buat nangis"

"Kenapa? Kakak mau bela dia sama seperti Aileen?" liriknya mengangkat alis mata.

"Kurang apa coba? Nia itu anak yang manis, cantik, oia yang paling penting dia baik."

Raka membuang nafas. "Aku nggak suka aja, dia sangat agresif sebagai wanita"

"Ka! dia seperti itu karena kamu, cintanya kepadamu yang membuat dia berubah. Setahu kakak, Nia itu anaknya pendiam, itu yang Aileen bilang ketika pertama kali dia bertemu Nia. Nah ! karena kamu dia berubah, tahu ngga? Dia rela masuk IPA hanya untuk menjadi Dokter demi kamu."

"Cinta nggak bisa dipaksa kak," jawab Raka.

"Lagipula dia masih kecil, pake cinta segala. 7 tahun kak... 7 tahun beda usia dia dengan Raka." Raka menunjukan angka 4 kearahku.

"Apa nya yang salah, banyak kok pasangan yang saat ini berbeda jauh umur mereka, why not? Sambungku mencoba membela Nia.

"Lagian kamu udah sepantasanya menikah," tambahku.

"Iya tapi bukan dengan dia," Raka memotong perkataanku cepat.

"Dicoba dulu Ka, kaka suka dengan dia. Nanti kalau dia udah bosan ngejar kamu,kamu bakalan nyesel loh," godaku.

"Kakak ada keperluan lain, kalau tidak aku mau makan siang di luar." Raka berdiri dari tempat duduknya.

Aku menggodanya lagi. "Kalau kamu nggak mau kakak kenalkan saja dia dengan teman kakak sesama dokter."

"Terserah" jawab Raka cepat.

***

Aileen mencoba menghampiri Nia di rumahnya, dari pelajaran berakir tidak ku temukan batang hidungnya. Aku juga heran apa yang dilihat Nia kepada kakakku yang sedingin es itu, ya aku akui kak Raka itu ganteng, ganteng banget malah, dengan tinggi 185cm serta bentuk badan yang sangat menggiurkan, aku jamin setiap wanita akan rela memberikan tubuhnya untuk kak Raka. Awas saja Nia termasuk salah satu wanita seperti itu, aku tidak akan rela.

Tanpa salam dan ketukan pintu, aku masuk menerobos rumah Nia dan langsung berlari ke kamarnya. Ya siapa tahu dia melakukan sesuatu yang di luar akal sehatnya, walaupun aku merasa dia tidak punya akal lagi setelah bertemu si dingin kak Raka.

"Oh syukurlah Tuhan," sorak ku berhamburan ke ranjang Nia yang ukuran Queen size.

"Kenapa? kamu pikir aku bakalan lakuin hal gila,hah? Seperti bunuh diri." tuduh Nia menyepitkan mata.

Aku mengangkat bahu merasa bersalah telah memikirkan hal konyol itu.

Nia menyandarkan tubuh mungilnya di besi tempat tidur. "Nggak bakalan kali, kalau bunuh diri! itu sama saja memberi kesempatan emas buat cewek- cewek lain buat dekatin yayangku my baby handsome in the world...BIG.... NOOOOOO" teriaknya memekakkan telingaku.

"Ya kupikir bakalan nyerah ngejar kak Raka yang sok jual mahal dan belagu itu."

"Leen, mungkin nggak ya aku itu kurang tinggi kalinya makanya kak Raka nggak suka," Tanya Nia sekenanya.

"Emang sih kalu berdiri dengan kak Raka kayak melihat anak ama bapak, secara Raka tingginya aduh hanya dia dan tuhan aja yang tahu, nah kamu hanya setinggi biji kecamba." aku mencoba membuat suasana lucu.

BUK

Nia menumpukkan bantal ke wajah cantikku.

"Dasar calon kakak ipar tiri! " teriakku.

"Kalau tahu bakalan nyiksa kayak gini , nggak bakalan ku restuin ama abangku yang super duper ganteng dan sok oke itu. "

"Alien...Alien." dia mendekatiku

"Sekali lagi manggil alien, aku jamin bakalan memihak kak Raka lihat aja ntar, dasar kakak ipar tiri durhaka." aku pura-pura marah.

"Iya...iya sorry deh. Bisa nggak ya tinggiku bisa nambah gitu, buat ngimbangin tingginya suami masa depanku?" Nia mengedipkan mata genit.

"huahaha.” Tawaku meledak memenuhi kamar Nia.

“Dasar kecamba, sekali kecamba nggak bakalan bisa jadi kelapa." Aku tak bisa menahan tawa dengan pertanyaan lugu Nia.

Nia merajuk. "Kan...kan...pake ngeledek, ngak kakak nggak adek sama aja bikin atit hati."

"Nah!!" sambungnya bangkit semangat 45.

"Bagaimana kalau kita ngirim kak Raka keluar angkasa? Disana kan dekat tuh ama matahari, siapa tahu bisa melumer kayak coklat?" lanjutnya tak kalah bego.

"Kamu rela, buk? Hmm… setahu ane dirimu nggak bakalan hidup kalau nggak liat tuh gunung Himalaya."

"Iya juga sih," sungut Nia.

"Atau aku implan payudara gimana? Ya siapa tahu doi lirik dikit, dikit aja juga nggak apa-apa. Apalagi kalu disentuh," lanjut Nia sok polos.

Kayaknya otak sobat gue ini udah nggak bisa ketolong lagi.

"Dasar ABG mesum! Jangan pikir kak Raka bakalan tambah cinta, yang ada dia bakalan tambah benci. Kak Raka itu sukanya yang natural aja." Aku mengingatkan.

"Sudahlah! Bisa nggak ya sehari aja nggak bicara tentang suami masa depanmu itu?"

Nia hanya geleng- geleng kepala.Ffix sahabatku gila.

Kami berdua sama-sama hening. Nia sibuk dengan pikirannya sendiri, sedangkan diriku memikirkan sesuatu sambil melihat sekeliling kamar Nia.

"Nia!" aku memecahkan keheningan.

"hmmm" jawabnya singkat.

Sebelum melanjutkan pertanyaan yang ingin ku lontarkan, telfon Nia berdering.

"Yoii my brotha" sahut Nia ceria menyapa seseorang di balik ponsel.

"........."

"udah kakakku sayang"

Oh telfon dari kakak Nia, dia sering bercerita tentang betapa perhatian dan sayangnya Abang Nia kepada dia.

"Iya,nanti kalu udah tamat sebelum masuk kuliah Nia bakalan ngunjungi kakak deh. Jangan! JangaN kakak nggak perlu hampiri Nia kesini. Nia tahu kakak sibuk"

"........."

“Beres kakakku, masih ada kok, Nia nggak boros-boros juga. ok bye...bye"

"kak Keinan?" tanya ku penasaran.

"Ya gitu deh" jawabnya singkat.

"Kayak apa sih wajah kak Kei? Perasaan nggak ada fotonya deh disini."

"Kak Kei nggak kalah jauh juga sih gantengnya ama kak Raka, tapi nggak sejudes abang ente. Kak Kei baik amat malah."

"Sekarang dia dimana? Apa pekerjaannya? Kok jarang nengokin adeknya, udah 2 tahun kamu disini nggak pernah liat tampangnya?"

"Oii...kayak polisi aja nih satu-satu dong tanyanya. Kak Kei lagi dikampung, kalau pekerjaannya mungkin gembong narkoba kali ya." jawab Nia enteng.

"What!!!!" mataku melotot pingin keluar " are you serius?"

"huahah… enak aja, Kak Kei orang nggak gitu juga kali."

"Kurang asem nih bocah,pikirku beneran loh Nia. pantas aja punya rumah kontrakan segini besarnya, biaya dari mana coba? Kak Kei kan di kampung atau jangan- jangan kaka kei raja minyak yah?" tanyaku asal.

"Iya, raja minya, minyak urut kale."

"By the way bus way, apa rencana selanjutnya buat melumerkan hati kak Raka?"

"Kalau aku perkosa kamu rela, ngga?" tanya Nia tanpa ada keraguan.

Sekali lagi Nia hampir berhasil mencopotkan kedua belah mataku yang indah ini, karena argumennya. Oh Tuhan apa yang telah Kau perbuat terhadap sahabat hamba.

BUKKK….

Kali ini aku yang menimpuknya pakai bantal.

Aku menatap tajam Nia."Awas aja macam-macam. Nia!! Aku selalu mendukungmu untuk merebut hati Kakakku. Please, jangan pernah menjatuhkan harga dirimu, jika kamu lelah, menyerahlah. Jujur Nia aku takut kamu akan kecewa."

Hanya terlihat sorot kesedihan dimata Nia, dia hanya menghembuskan nafas berat. Aku tahu betapa cintanya Nia terhadap kak Raka. Namun apa daya, kakakku yang satu itu belum luluh juga. Sudah 2 tahun ku lihat perjuangan sahabatku itu, masih adakah harapan untuk Nia?. Aku juga tidak sanggup melihat apa yang terajdi dengan Nia, jika ku beri tahu kalau Kak Raka itu sudah.

***

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GUD" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GUD
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel HIGH SCHOOL LOVE ON
8.7
Devano adalah siswa cerdas yang tertekan oleh obsesi orang tuanya. Hidupnya berubah saat bertemu Bea Miller, siswi pindahan nakal yang menjadi tetangganya. Meski berbeda kepribadian, mereka sering bertemu rahasia di malam hari untuk berbagi cerita. Namun, momen liburan ke pantai memicu amarah orang tua Devano hingga mereka dipisahkan. Bertahun-tahun kemudian, pengaruh Bea berhasil mengubah Devano menjadi fotografer ternama, sementara Bea sukses menjadi menteri luar negeri.
Sampul Novel Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat
9.1
Sepuluh tahun lumpuh demi Gunawan, aku justru dikhianati. Tunanganku berselingkuh dengan Vivian, sementara adikku, Keenan, menutupi aksi busuk itu demi uang. Mereka mengira aku tetap tak berdaya, namun faktanya aku sudah pulih dan menyaksikan semuanya. Kini, tujuh tahun setelah menghilang, aku bangkit kembali sebagai Alena Kusuma. Dengan identitas investor kaya, aku siap menghancurkan hidup para pengkhianat yang telah menghancurkan masa laluku.
Sampul Novel Keturunan Rahasia
8.5
Akibat jebakan licik pamannya, Rajendra Antariksa melakukan kesalahan fatal terhadap Amara Lucia Haidar di masa lalu. Setelah sepuluh tahun hidup dalam penyesalan mendalam, pewaris Antariksa Group ini terkejut saat mengetahui Amara mengalami trauma berat dan telah melahirkan putranya secara rahasia. Namun, upaya Rajendra untuk menebus dosa tidaklah mudah. Ia justru menghadapi penolakan keras dari Amara, orang tuanya, bahkan anak kandung yang baru diketahuinya itu.
Sampul Novel Mantan yang Tak Terlupakan
8.9
Tepat di hari jadi ketujuh, Divya menemukan rahasia menyakitkan di media sosial Liam. Ternyata, selama ini suaminya memendam cinta untuk wanita bernama Destinee. Inisial di cincin nikah mereka pun bukan untuk Divya, melainkan bukti kerinduan Liam pada sang mantan. Bahkan, tanggal pernikahan mereka dipilih hanya untuk meniru hari bahagia Destinee. Saat Liam meremehkan temuannya, Divya dengan tenang memilih mengakhiri segalanya dan meminta berpisah.
Sampul Novel Mundur Setelah Dipoligami
9.5
Hampir satu dekade membina rumah tangga, Khanza Almira harus menghadapi kenyataan pahit saat Bram Radita menduakan cintanya. Sang suami diam-diam menikahi perempuan yang jauh lebih muda tanpa izinnya. Merasa hancur melihat kemesraan mereka, Khanza memutuskan untuk mundur dan meminta cerai demi harga dirinya. Kini, setelah perpisahan terjadi, akankah takdir membawa mereka kembali bersama atau justru menjadi akhir selamanya bagi kisah mereka?
Sampul Novel Patah Hati, Pengkhianatan, dan Balas Dendam Miliaran Dolar
8.7
Setelah perjuangan bayi tabung yang berat, pengkhianatan Hardian terungkap lewat video mesra dan pencurian dana perusahaan. Di pesta kantor, selingkuhannya, Celine, mengaku hamil hingga memicu insiden yang membuatku keguguran. Hardian justru mengabaikan penderitaanku demi Celine. Di tengah kehancuran, rival bisnisku, Baskara Prayoga, datang menyelamatkan. Kini, kami menjalin aliansi rahasia untuk merebut kembali segalanya dan menghancurkan mereka yang telah mengkhianatiku.