Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ena-Ena 21+

Ena-Ena 21+

Ena-Ena 21+ menyajikan antologi cerita pendek romantis yang mengeksplorasi beragam dinamika hubungan dewasa. Mulai dari romansa penuh kuasa antara CEO dan pengusaha, hingga kisah emosional yang melibatkan janda, duda, serta konflik antara mertua dan menantu. Dengan latar profesi yang luas seperti tentara, dokter, hingga satpam, setiap narasi dirancang untuk memuaskan fantasi pembaca melalui alur yang memikat. Nikmati setiap jalinan kisah cinta yang unik dan mendalam.
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam itu, suasana di rumah keluarga Tomas terasa berbeda. Tania, istri Tomas, yang selama sebulan ini seringkali berada di rumah, merubah dinamika hubungan terlarang antara Marni dan majikannya. Kemesraan antara Tomas dan Tania yang semakin intens membuat Marni merasakan cemburu yang tak terduga.

Seiring berjalannya waktu, Marni menyaksikan betapa Tania semakin sering minta dicumbu oleh Tomas. Setiap malam, kemesraan panas di antara keduanya menjadi momen yang menyulut cemburu di dalam diri Marni. Hasratnya yang tak terbendung terus membara, namun keterbatasan akibat kehadiran Tania membuat Marni merasa terkekang.

Suatu malam, ketika Tania tertidur di lantai atas, Marni nekat mencoba mengajak Tomas untuk bercinta. Marni tahu bahwa ini adalah kesempatan yang langka, dan keinginan yang telah lama terpendam membuatnya lebih berani. Dengan hati yang berdebar-debar, ia mendekati Tomas yang sedang duduk di ruang keluarga.

"Tuan Tomas," Marni menyapa dengan suara lembut.

Tomas menoleh, "Apa yang bisa saya bantu, Marni?"

"Bagaimana kalau kita mencoba sesuatu yang berbeda malam ini?" ucap Marni dengan mata yang penuh hasrat.

Tomas menatap Marni dengan heran. "Apa yang kamu maksud?"

Marni menjelaskan niatnya dengan penuh keberanian. "Malam ini, ketika Ibu Tania tertidur di atas, bagaimana kalau kita menghabiskan waktu bersama, tuan?"

Tomas terdiam sejenak, matanya memperhatikan Marni dengan seksama. Akhirnya, ia tersenyum dan mengangguk. "Kenapa tidak, Marni. Mari kita mencoba."

Malam itu, Marni dan Tomas merencanakan pertemuan terlarang mereka. Marni mengajak Tomas ke kamar mandi, tempat yang mungkin bisa memberikan sedikit privasi untuk keinginan terlarang mereka. Kamar mandi yang relatif kecil itu menjadi saksi bisu dari rahasia yang akan terbongkar.

"Kita bisa lebih bebas di sini," bisik Marni, sambil meraba-raba tubuh Tomas yang tegang.

Tomas tersenyum, merasakan ketegangan dan keinginan yang tak terucap di udara. Mereka terlibat dalam keintiman yang sesaat, mencoba memuaskan hasrat masing-masing. Marni, yang terbakar cemburu melihat kemesraan antara Tomas dan Tania, meminta agar Tomas memberikan cumbuan yang lebih ganas seperti yang biasa diberikannya pada istrinya.

"Berikan padaku, Tuan Tomas. Cumbuilah aku seperti yang kamu lakukan pada Ibu Tania," desis Marni di antara erangan kenikmatan.

Tomas memenuhi permintaan Marni, menciptakan momen keintiman yang intens di dalam kamar mandi yang sempit. Suara air pancuran yang mengalir menjadi latar belakang dari percintaan terlarang yang terjadi di antara mereka.

Namun, seiring berjalannya waktu, ketidakpastian dan rasa bersalah kembali menyelinap di dalam benak Marni. Apa yang ia lakukan seolah-olah menjadi suatu permainan berbahaya yang mungkin membawa konsekuensi yang tak terduga.

Setelah selesai, Marni dan Tomas keluar dari kamar mandi dengan tatapan yang penuh rahasia. Marni merasakan campuran antara puas dan kegelisahan. Apa yang baru saja terjadi membingungkannya, namun birahi yang membakar tetap ada di dalam dirinya.

Malam itu, di antara keterlibatan terlarang, Marni menyadari bahwa hubungannya dengan Tomas semakin rumit. Rasa cemburu yang terbakar dan hasrat yang sulit dikendalikan membuat hidupnya sebagai pembantu semakin sulit. Tania yang lebih sering berada di rumah menjadi penghalang, membuat Marni terperangkap dalam labirin emosi dan rahasia yang mungkin suatu saat akan terbongkar.

***

Pagi itu, sinar matahari menyapa tepi pantai yang tenang. Hotel mewah yang dipilih Tania untuk liburan singkat mereka menyajikan pemandangan yang menakjubkan. Tomas, Tania, dan Marni tiba di hotel tepi pantai dengan harapan untuk merayakan momen berharga bersama.

Tania, dengan senyuman manisnya, menyampaikan rencana liburan mereka. "Bagaimana kalau kita habiskan waktu dua hari ini dengan bersantai di sini, bersama-sama?"

Semua tampak setuju, namun, senyuman Marni sedikit kaku. Tania dan Tomas memilih kamar yang bersebelahan dengan kamar Marni, tanpa menyadari bahwa tindakan tersebut akan memicu cemburu dalam diri pembantu rumah tangganya.

Ketika malam tiba, suasana di kamar hotel terasa berbeda. Marni, yang ditempatkan disebelah kamar Tomas, merasa cemburu melihat keintiman yang terjadi di sebelahnya. Suara desahan dan erangan Tania dan Tomas terdengar jelas, meresahkan hati Marni. Marni merasakan kepedihan melihat kemesraan yang seakan memukulnya secara langsung.

Keesokan harinya, suasana liburan semakin intens. Tania dan Tomas, tanpa memedulikan keberadaan Marni, nekat berduaan di kolam renang pribadi di lantai atas hotel. Marni, yang secara tidak sengaja menyaksikan dari kejauhan, merasa cemburu yang semakin memuncak. Hasratnya yang terpendam semakin sulit dikendalikan.

"Tuan, kenapa Ibu Tania seperti itu? Bagaimana kalau kita juga mencoba sesuatu yang berbeda?" Marni mencoba merayu Tomas saat keduanya sedang bersantai di tepi kolam renang.

Tomas tersenyum, menyadari rasa cemburu yang terpancar dari mata Marni. "Mungkin lain kali, Marni. Kita masih di tempat umum, harus hati-hati."

Namun, pagi harinya, saat matahari baru mulai menyingsing, Tomas merencanakan kejutan yang tak terduga untuk Marni. Ketika Marni tertidur pulas di kamar hotelnya, Tomas memutuskan untuk memberikan pengalaman yang sama seperti yang dialami Tania.

Marni terbangun oleh sentuhan lembut pada bahunya. Tomas tersenyum dan berkata, "Marni, apakah kamu ingin mencoba sesuatu yang berbeda?"

Marni yang awalnya terkejut menjadi senang bukan kepalang. Ia mengikuti Tomas ke lantai atas, menuju kolam renang pribadi yang menjadi saksi bisu keintiman terlarang mereka.

"Kita bisa mencoba hal baru, Marni," ucap Tomas sambil menarik Marni ke pelukannya.

Marni merasakan getaran cinta dan kehangatan di dalam air kolam renang. Mereka terlibat dalam keintiman yang mendalam, mengabaikan segala ketidakpastian dan rasa bersalah yang mungkin muncul. Suara air kolam dan angin laut menjadi saksi dari rahasia terlarang ini.

Tomas dan Marni nekat telanjang bulat di dalam kolam renang itu dan Tomas dengan ganas menggenjot tubuh montok Marni dan sang pembantu nampak menikmati genjotan sang majikannya yang perkasa itu.

Suara desahan dan dengusan kasar menggema di kolam renang privat itu dan dua tubuh bugil itu terus saling mendekap dan saling bertemu bibir mereka dalam sebuah kecupan penuh hwa nafsu.

“Plokkk..Plokkk...Plokkk..Ahhh..Ahhh...terusss...Tuannn...Tomasss...ahhh..ahhh..enakkkk!’ teriak Marni sambil merem melek merasakan nikmatnya dientot kontol ngaceng sang majikan yang perkasa itu.

“Euhhh..Ahhh..Tubuhmu benar-benar candu Marniii...aku gak tahan lagiii..mau keluarrr....!” balas Tomas sambil menghentak berkali-kali dengan kencang tanda puncak kenikmatanya telah tiba. Marni juga merasakan klimaksnya secara berbarengan dengan sang majikan.

“Crotttt..Crotttt..Crotttt...Serrrr...Serrrr...Ahhhh..ahhhh...ngentottt...enakkk..ahhhh..ahhhh!” keduanya melenguh dan berteriak jorok hampir berbarengan untuk melepaskan cairan kenikmatan mereka di kelamin masing-masing.

Setelah selesai, tubuh telanjang Marni dan Tomas terbaring lemas di tepi kolam renang, menikmati sisa momen mereka yang luar biasa. Tomas memandang Marni dengan tatapan yang penuh arti. "Terima kasih, Marni. Ini adalah momen gila dan momen yang tak terlupakan."

Marni tersenyum, merasakan kehangatan di dalam hatinya. Namun, di balik senyumannya, ada rasa kekhawatiran tentang apa yang akan terjadi setelah liburan ini berakhir. Hubungannya dengan Tomas semakin rumit, dan ketidakpastian akan masa depannya membuat Marni berada dalam kebimbangan.

Liburan yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan, kini menjadi suatu pertarungan emosi dan hasrat yang sulit dijelaskan. Marni menyadari bahwa hatinya terjebak dalam labirin cinta yang kompleks. Bagaimana kisah terlarang ini akan berlanjut, hanya waktu yang dapat memberi jawaban.

---SELESAI---

Silakan lanjutkan membaca Novel ini di halaman berikutnya karena ada cerpen Ena-Ena 21+ lainnya yang juga sangat menarik untuk anda baca dan anda ikuti hingga tuntas. Judulnya adalah ‘Ketagihan Rudal Pak Lurah’. Selamat membaca dan selamat menikmati!

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95KPY" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95KPY
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
9.2
Airra, wanita yatim piatu, harus menelan pil pahit saat pernikahannya dengan miliarder Arief hancur akibat fitnah Garna dan Binar. Diusir tanpa kejelasan status, Airra bertahan hidup sebagai pembersih hotel demi dua anak kembarnya. Tiga tahun berselang, takdir mempertemukan mereka kembali saat kondisi Airra sangat lemah. Luka lama memicu dendam besar dalam diri Airra. Mampukah hubungan yang retak ini bertahan di tengah badai masa lalu yang belum usai?
Sampul Novel Dilema Sang Sekretaris
9.2
Grace adalah sekretaris berdedikasi yang dunianya jungkir balik saat kakak sang bos mulai mendekatinya secara intens. Meski semula bersikap acuh, satu malam tak terduga mengubah segalanya hingga ia sulit menampik pesona pria itu. Kini, Grace terjebak dalam dilema besar antara menjaga profesionalisme atau mengikuti kata hati yang membara. Di balik kemewahan hidup penuh rahasia, ia harus memilih arah masa depannya dalam pusaran cinta yang rumit.
Sampul Novel Istri Kedua Sang Billionaire
8.7
Hana terbangun dalam kondisi sangat terkejut saat menyadari ada sosok asing yang tidur di sisinya. Meskipun kesadarannya telah pulih sepenuhnya, ia merasa sangat bingung karena yakin dirinya belum pernah terikat dalam sebuah pernikahan. Kejadian tak terduga ini membuatnya mempertanyakan bagaimana orang asing tersebut bisa berada di ranjang yang sama dengannya. Sebuah misteri besar kini menghantui hidup Hana yang semula tenang dan sederhana.
Sampul Novel Jangan Hancurkan Hatiku
8.2
Evelyn Carter dianggap wanita paling beruntung saat dipersunting Victor Blake, pewaris aristokrat Beaumont yang berjanji melindunginya meski ia memiliki kekurangan fisik. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Evelyn mengungkap fakta kelam bahwa suaminya sendiri yang menyebabkan cacat pada kakinya. Merasa dikhianati oleh pria yang sangat ia percayai, Evelyn kini bertekad bangkit dari keterpurukan dan memulai lembaran hidup baru demi membalas semua kepedihannya.
Sampul Novel KECELAKAAN SEMPURNA
8.9
Demi biaya pengobatan kanker ibunya, Qarletta Averly yang berusia 21 tahun mencoba peruntungan di Heston Corporation. Ia berharap posisi fotografer di perusahaan raksasa itu menjadi solusi finansialnya. Namun, impian indahnya hancur saat bertemu sang CEO, Carl Heston. Alih-alih karier cemerlang, sebuah kesalahan fatal justru menjerat Arlett dalam skandal besar yang dirancang Carl. Kini, Arlett terjebak dalam situasi rumit dengan pria berkuasa yang mengubah hidupnya.
Sampul Novel Ngaku-ngaku Jadi Istri Konglomerat
9.5
Kejora Salsabila, wanita karier berusia 27 tahun, merasa tertekan oleh tuntutan sosial untuk memiliki pasangan. Terlalu fokus pada pekerjaan membuatnya mengabaikan sisi pribadinya hingga terjebak dalam masalah pelik. Putus asa menghadapi tekanan hidup, ia mengambil langkah nekat demi solusi instan. Kejora kini berjuang mencari sosok yang mampu membebaskannya dari keterpurukan. Di tengah pahitnya kenyataan, mampukah ia bertahan dan menemukan kembali cahaya hidupnya?