Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Elegant Revenge

Elegant Revenge

Dikhianati sang suami yang menjalin kasih dengan cinta pertamanya membuat Aira terpuruk dalam rasa bersalah. Namun, kehadiran sosok pendukung menyadarkannya bahwa ia hanyalah korban penipuan Awan dan Amanda. Dengan tekad bulat, Aira merancang aksi balas dendam elegan dibantu oleh mereka yang muak pada perselingkuhan tersebut. Di tengah konflik ini, Galang hadir membawa kekaguman tulus. Mampukah Galang membuktikan dirinya layak mengganti posisi Awan di hati Aira?
Bab
Bagikan

Bab 3

Denting suara sendok di dalam cangkir berisi kopi itu terdengar di dapur rumah sederhana yang ditempati Aira dan Awan. Aira melirik Awan yang seperti merasa terganggu dengan acara televisi yang menayangkan berita Gossip selebriti yang banyak di isi dengan perselingkuhan dan saling merebut pasangan.

"Jangan ditonton , Mas, kalau bikin kening kamu mengkerut kayak gitu," ucap Aira sambil duduk di sebelah suaminya yang diam tak merespon teguran istrinya.

"Gimana di kantor? Pamerannya udah selesai 'kan?" Aira mengusap lengan padat berisi suaminya yang merangkul bahu Aira. Malam minggu, mereka isi dengan di rumah saja. Malas untuk keluar rumah. Terlebih di luar sedang hujan. Tak ada respon dari Awan. Aira menoleh. "Mas Awan," panggilnya manja.

"Hm, eh, apa sayang," tanya Awan sambil menatap kedua mata Aira yang justru heran menatapnya.

"Gimana kerjaan kamu? Pameran udah selesai, 'kan?" Aira bersandar manja di dada bidang suaminya itu.

"Baik, lancar," jawab Awan lalu mengusap dan mencium puncak kepala Aira.

"Kangen, Ra," peluk erat Awan. Ia mengendus wangi Aira sambil terpejam. Aira terkekeh kegelian dengan perlakuan suaminya itu.

"Kenapa sih, Mas, kamu? Ada yang ditutupin, Ya," jeplak Aira sambil terus terkekeh.

Deg

Awan terdiam. Tapi ia justru semakin menghujani istrinya dengan kecupan-kecupan sehingga suara lain yang justru keluar dari istrinya itu. Tak hanya sampai disitu, saat Aira mencoba lepas dari pelukan dan ciuman bertubi-tubi suaminya, ia justru yang kalah. Awan selalu bisa membuatnya terlena.

***

Keesokan harinya, Kinan menatap Aira yang tak henti tersenyum. Sudah tiga hari itu temannya terus sumringah setiap berangkat ke kantor.

"Ada apa si, tiga hari ini lo happy banget kayaknya." Kinan bertanya seraya menenggak susu ibu hamil yang baru ia seduh.

"Mas Awan, dia bikin gue jatuh cinta berulang kali sama dia, Nan, bisa banget suami gue tuh bikin gue, ahhhh.. lo tau 'kan," colek Aira sambil merapihkan kunciran rambutnya supaya lebih rapih.

"Lagi ada yang ditutupin kali dari suami lo," jeplak Kinan santai.

"Ngaco. Suami gue nggak pernah nutupin apapun sama gue."

"Yakin? Handphone masih dipassword nggak sama dia?"

"Enggak," jawab Kinan.

"Bagus kalo gitu. Eh Ra, lagian ya, gue suka curiga sama suami atau istri yang suka password password HP, kayak sama siapa, gitu 'kan, Ya."

"Privasi katanya 'kan, walaupun udah suami istri, harus tetap saling jaga privasi masing-masing." Aira memasukan sisir kedalam tasnya lagi dan sudah bersiap dengan pekerjaannya.

"Rahasia? Ya kali rahasia sama pasangan, nanti yang ada tau-tau udah punya selingkuhan,hiiii ... merinding gue bayanginnya." Kinan menyalakan monitor komputernya.

Aira diam. Berpikir sejenak. Memang sempat beberapa waktu lalu Awan selalu memPassword HP nya, namun saat ia meminta supaya tidak di password lagi,Awan menurutinya tanpa protes.

"Mas Awan nggak bakal punya selingkukan, kelihatan dia cinta banget sama gue." Aira terkekeh hingga malu sendiri bisa berkata seperti itu.

"Iya. Gue yakin Mas Awan lo nggak aneh-aneh. Orang kakunya udah kaya triplek gitu, siapa juga perempuan keganjenan yang mau sama dia, elo doang yang kepincut se-cutcutcutnya," ledek Kinan.

"Gue juga nggak tau, Nan, dari awal gue tertarik banget sama Mas Awan, karena kalem dan diem kali ya, nggak petakilan, dan semakin gue jalanin pacaran empat tahun sama dia, malah semakin besar dan dalam rasa cinta gue ke suami gue itu." Aira senyum-senyum sendiri. Kinan tertawa. Ia ikut bahagia jika rekan satu kantornya sebegitu bahagia dengan kehidupan rumah tangganya. Kinan menatap ponsel yang menampilkan panggilan masuk dari suaminya.

"Ya halo calon Ayah," ledek Kinan ke suaminya itu. "Hem? Apaan? Belum, nanti aku lihat deh, ya," lanjutnya.

"Iya. Nggak mual-mual kok aku, nih, habis minum susu bumil ditemenin Aira." Kinan tersenyum ke arah Aira yang terkekeh sambil menatap layar komputernya.

"Oke, bye darling." Kinan menekan tanda merah dilayar lalu membuka pesan yang dikirim suaminya. Sebuah foto. Suaminya menulis caption.

'Ini Awan suaminya Aira kan, Nan?'

Kinan diam. Jantungnya berdebar kencang. Suaminya mengirim foto Awan sedang mencium seorang wanita di dalam mobil di parkiran showroom mobil merk P. Tatapan Kinan berganti ke arah layar lalu menatap Aira yang senyum-senyum sendiri. Kinan mengirim pesan singkat ke suaminya. ‘Fotoin lagi, Bi, jangan sampai ketahuan tapi ya, kamu ngapain di showroom itu?’ Begitu isi pesan singkat Kinan. Tak lama suaminya membalas pesan istrinya itu.

‘Aku temenin bos cek unit mobil buat urusan kantor, yaudah nanti aku kabarin kamu ya, jangan cerita ke Aira ya sayang, aku coba cari tau.’ Begitu balasnya.

Kinan mengunci layar ponselnya. Menatap Aira yang begitu polos dan tulus kepada Awan. "Aira," panggil Kinan. Aira menatap Kinan.

"Udah pernah cek isi HP Mas Awan belum?" tanya Kinan santai sambil pura-pura merapikan berkas-berkas.

"Belum, sih, males juga, kenapa?" Aira menatap Kinan curiga.

"Nggak apa-apa, wajar 'kan kalo suami istri ngecek-ngecek, kali-kali pasangan kita diem-diem fotoin kita pas tidur, lagi nganga atau ngeces," tawa Kinan pecah. Aira juga ikut tertawa.

Mereka saling melempar candaan sebelum bu bos mereka datang. Kinan mencoba merahasiakan dan menutupi keterkejutannya di depan Aira.

'Ra, suami lo selingkuh, Ra.' ucap Kinan dalam hati. Kinan beranjak dan pamit ke toilet. Ia berjalan dengan sedikit terburu-buru dan menatap layar ponsel di tangannya. Setelah ia masuk kedalam bilik toilet. Kinan membuka pesan singkat yang dikirim suaminya.

‘Dia pacarnya suami Aira, Kinan.’ Begitu isi pesan suaminya. Lalu pesan lain masuk. ‘Si cewek itu, manager pemasaran di showroom mobil di sini, dan sudah bersuami juga.’ Kinan menunduk. Ia mengatur napasnya dan rasa sedih yang tiba-tiba muncul. Aira, sebegitu besarnya mencintai seorang Awan. Justru dicurangi oleh pria yang ia cintai.

Kinan menempelkan ponsel ke telinganya. "Kamu tau dari mana, Bi?" Bisik Kinan masih di dalam bilik.

"Marketing di sini yang bilang, Gossip itu udah nyebar di kantor ini, tapi si cewek yang ada di mobil sama Awan, cuma ketawa dan minta buktinya, karena para penggossip di sini nggak punya bukti, jadinya dimentahin aja sama cewek itu. Kecuali kalau foto yang tadi aku ambil diem-diem, kita kasih tau ke mereka, baru heboh. Kaca mobil Awan bagian depan emang terang, kok nggak takut kelihatan banyak orang. Ini cewek siapa sih!’ sewot suami Kinan.

Kinan menghela napas panjang, "Ok. Kita biarin dulu dan cari bukti sampe jelas, aku juga bakal berusaha tutupin dari Aira, brengsek Awan," umpat Kinan

"Hei sayang, hati-hati bicaranya, lagi hamil kamu 'kan?" tegur suaminya.

Kinan terkekeh. Ia lalu keluar dari bilik di dalam toilet. Tubuhnya menegang saat Aira sudah berdiri di dekat pintu bilik.

"Bisik-bisik telponan sama siapa, sih, lo?" tanya Aira tak curiga. Kinan lega.

"Sama suami lah, kangen gue," ngeles Kinan.

"Idih, najong." Aira mencuci tangan dan mencolek pipi Kinan. Kini ponselnya bergetar. Aira tersenyum saat menerima foto selfie suaminya di dalam mobil dengan caption.

'I miss you so bad, Aira.' Aira senyum-senyum sambil menatap Kinan. Lalu memperlihatkan layar ponsel ke Kinan.

"Bucin gue banget Mas Awan 'kan, Nan." Aira senyum-senyum.

'Jadi tadi mereka ciuman di dalam mobil Awan, jok mobilnya sama kayak di foto tadi. Fix, Awan brengsek.' Kinan mengumpat dalam hati.

"Yuk, Bu bos udah dateng, minta kita meeting buat acara family gathering." Aira merangkul bahu Kinan. Sedangkan Kinan justru memeluk Aira.

"Bahagia selalu ya Aira," bisik Kinan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NRF" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NRF
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Absurd Boyfriend With Kianna
8.5
Kianna Augustephie yang pendiam diam-diam mengagumi Giorgio Fernandes, idola sekolah yang tampan. Ia bahkan menjadikan Gior inspirasi utama dalam novel romansa tulisannya. Tak disangka, sang primadona justru mendekatinya dengan serangkaian aksi konyol dan rayuan gombal yang tak terduga. Perubahan sikap Gior yang absurd ini membuat Kianna bingung sekaligus makin terpikat. Benarkah imajinasi cinta dalam bukunya akan segera menjadi kenyataan di dunia nyata?
Sampul Novel Aku dan "Sahabatku"
8.9
Setelah dikhianati di kehidupan sebelumnya, aku terlahir kembali dan menyetujui perjodohan dengan Aldi Noran, seorang putra konglomerat, setelah pacar kedua puluhku terbukti brengsek berkat Melinda Bosna. Namun, kedok Melinda sebagai sahabat karib belasan tahun mulai terbongkar saat ia mencoba menggoda suamiku di sebuah pesta dengan modus menguji kesetiaannya. Tidak lagi naif seperti dulu, aku langsung mempermalukan putri sopirku yang berlagak sosialita itu dan mengungkap niat busuknya yang ingin merebut Aldi dariku.
Sampul Novel Asa di Ujung Senja
7.9
Nada terpaksa menikahi cucu Ndoro Brata demi melunasi utang orang tuanya. Ia menjadi pengantin pengganti setelah calon istri Abian melarikan diri pasca kecelakaan yang membuat pemuda playboy itu buta. Abian yang dulunya urakan kini berubah menjadi sosok pemarah dan dingin kepada Nada. Di tengah sikap kasar sang suami dan tekanan besar dari keluarga konglomerat tersebut, Nada harus berjuang mempertahankan perannya dalam pernikahan yang penuh luka dan air mata ini.
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.5
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica selalu percaya pada alasan pekerjaan suaminya, Rio Aditya, setiap hari ulang tahun pernikahan mereka. Namun, sebuah rahasia kelam terungkap saat Jessica mendengar pengakuan Rio yang berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya karena kehilangan rasa cinta pasca-keguguran. Di hari yang sama, Jessica justru divonis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa dendam, ia pun memutuskan untuk pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel Hari-Hariku Jadi Ibu Susu untuk Konglomerat
9.7
Kejadian tak terduga di pesta kantor mengubah nasibku ketika bos suamiku mengetahui kondisiku dan memaksaku menjadi ibu susu di rumahnya. Di bawah tekanan kekuasaan sang konglomerat, aku tidak mampu melawan. Hubungan rahasia ini kian tak terkendali saat dia menyelinap ke kamarku di tengah malam. Terjebak dalam keintiman yang rumit, aku segera menyadari bahwa permainan sang miliarder menyimpan kenyataan yang jauh lebih gelap dari yang kuduga.
Sampul Novel Mas duda
9.5
Wika Adelia terkejut saat mengetahui tetangga barunya ternyata dosen di kampusnya sendiri. Di tengah lingkungan kampus, beredar rumor tak sedap bahwa sang dosen adalah duda yang ditinggalkan istrinya karena masalah impotensi. Hal ini memicu tanda tanya besar bagi Wika, terutama karena pria itu diketahui memiliki seorang anak. Didorong rasa penasaran, Wika nekat melakukan berbagai aksi gila demi mengungkap kebenaran di balik rahasia pribadi sang dosen tersebut.