Sampul Novel Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!

Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!

8.3 / 10.0
Silvia mengorbankan segalanya demi Sienzo, bahkan ayahnya menggelontorkan investasi 20 triliun demi pernikahan mereka. Namun, malam pernikahan menjadi awal petaka mengerikan saat Sienzo menyerahkannya pada belasan temannya sebagai balas dendam atas kepergian kekasihnya, Tina. Setelah dikurung hingga tewas mengenaskan bersama bayinya, Silvia tiba-tiba terbangun di masa lalu, tepat saat Keluarga Gunawan memohon investasi. Kini, takdir berputar dan Sienzo yang akan menangis memohon ampun.

Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu! Bab 1

Saat Keluarga Gunawan hampir bangkrut, pasangan suami istri dari Grup Gunawan datang meminta nikah bisnis.

Ayahku kasihan melihatku mencintai Sienzo Gunawan selama 10 tahun, jadi dia menyelamatkan Keluarga Gunawan dengan menginvestasi sebesar 20 trilun dan menikahkan aku ke sana.

Pada malam pernikahan kami, Sienzo menutup mataku dengan kain merah, lalu memaksaku bercinta berkali-kali dengan kasar.

Satu bulan kemudian, aku membawa hasil tes kehamilan dengan senang untuk menemuinya. Tapi aku malah mendengar dia sedang taruhan dengan temannya, “Silvia sudah ditiduri oleh belasan orang. Menurut kalian, siapa ayah dari anak yang dihamilinya?”

Teman-temannya pada tertawa, lalu berkata, “Tuan Sienzo, aku cuman menidurinya tiga kali. Nggak mungkin punyaku, ‘kan?”

“Menurutku, Ajahar sangat hebat. Malam itu, Silvia hampir gila dibuatnya. Aku bertaruh 200 juta! Itu pasti anaknya!”

Aku baru tahu, ternyata orang yang tidur bersamaku di malam pernikahan bukanlah Sienzo, melainkan belasan temannya.

Aku menyerbu masuk sambil mengamuk kayak orang gila, tapi Sienzo malah tampak acuh tak acuh, “Ngapain nangis? Waktu itu, kalau bukan keluargamu mengancamku dengan investasi dan membuat Tina pergi, aku nggak akan memperlakukanmu seperti ini.”

“Dengar baik-baik, aku baru akan berhenti saat Tina mau maafkan aku.”

Aku meminta cerai dengan putus asa, tapi dia malah mengancamku dengan video malam itu dan mengurungku di ruang bawah tanah, “Jangan buru-buru pergi. Kami masih lagi taruhan siapa ayah si anak haram ini.”

Delapan bulan kemudian, aku mati bersama bayi saat persalinan sulit di ruang bawah tanah.

Saat aku bangun kembali, aku hidup kembali pada hari di mana Keluarga Gunawan memohon pada ayahku untuk berinvestasi dan nikah bisnis itu.

Kali ini, Sienzo menangis pada malam pernikahanku.

Saat Keluarga Gunawan hampir bangkrut, pasangan suami istri dari Grup Gunawan datang meminta nikah bisnis.

Ayahku kasihan melihatku mencintai Sienzo Gunawan selama 10 tahun, jadi dia menyelamatkan Keluarga Gunawan dengan menginvestasi sebesar 20 trilun dan menikahkan aku ke sana.

Pada malam pernikahan kami, Sienzo menutup mataku dengan kain merah, lalu memaksaku bercinta berkali-kali dengan kasar.

Satu bulan kemudian, aku membawa hasil tes kehamilan dengan senang untuk menemuinya. Tapi aku malah mendengar dia sedang taruhan dengan temannya, “Silvia sudah ditiduri oleh belasan orang. Menurut kalian, siapa ayah dari anak yang dihamilinya?”

Teman-temannya pada tertawa, lalu berkata, “Tuan Sienzo, aku cuman menidurinya tiga kali. Nggak mungkin punyaku, ‘kan?”

“Menurutku, Ajahar sangat hebat. Malam itu, Silvia hampir gila dibuatnya. Aku bertaruh 200 juta! Itu pasti anaknya!”

Aku baru tahu, ternyata orang yang tidur bersamaku di malam pernikahan bukanlah Sienzo, melainkan belasan temannya.

Aku menyerbu masuk sambil mengamuk kayak orang gila, tapi Sienzo malah tampak acuh tak acuh, “Ngapain nangis? Waktu itu, kalau bukan keluargamu mengancamku dengan investasi dan membuat Tina pergi, aku nggak akan memperlakukanmu seperti ini.”

“Dengar baik-baik, aku baru akan berhenti saat Tina mau maafkan aku.”

Aku meminta cerai dengan putus asa, tapi dia malah mengancamku dengan video malam itu dan mengurungku di ruang bawah tanah, “Jangan buru-buru pergi. Kami masih lagi taruhan siapa ayah si anak haram ini.”

Delapan bulan kemudian, aku mati bersama bayi saat persalinan sulit di ruang bawah tanah.

Saat aku bangun kembali, aku hidup kembali pada hari di mana Keluarga Gunawan memohon pada ayahku untuk berinvestasi dan nikah bisnis itu.

Kali ini, Sienzo menangis pada malam pernikahanku.…

“Silvia, sebenarnya Sienzo juga sangat menyukaimu. Kalau kau menikah kemari, Sienzo pasti senang sekali.”

Aku tiba-tiba terbangun, lalu melihat wajah tulus pasangan suami istri Keluarga Gunawan.

Aku pun mendadak sadar bahwa aku hidup kembali.

Nyonya Salima Gunawan menggenggam tanganku dengan lembut, lalu berkata sambil tersenyum, “Tante tahu kau sudah mencintai Sienzo selama sepuluh tahun. Kalau kedua keluarga dijodohkan, …”

Aku cuman melihat kedua orang tuaku tertawa dengan canggung.

Mereka tahu, Keluarga Gunawan mau menjalin hubungan nikah bisnis karena mereka hampir bangkrut dan memerlukan bantuan dana puluhan triliun dari kami saja.

Hanya saja, orang tuaku tahu aku sangat mencintai Sienzo.

Mereka berpikir, kalau memang bisa membuatku menikah dengannya, itu juga nggak masalah.

Tapi kini, aku cuman ingin dia mati.

Aku tersadar, lalu memotong pembicaraannya, “Aku nggak mau menikah dengan Sienzo.”

Mendengar ini, pandangan semua orang tertuju padaku.

Mereka nggak nyangka bahwa aku yang biasanya dekat dengan Sienzo bisa menolak pernikahan ini.

Nyonya Salima menatapku dengan kaget dan bertanya, “Silvia, kau bertengkar sama Sienzo ya? Nanti tante marahin dia.”

Aku menggelengkan kepalaku dan berkata, “Nggak usah.”

Setelah diam sejenak, Dison berkata, “Apa itu karena Tina Jerika?”

Melihat aku nggak bersuara, Dison menghela napas dan berkata, “Tina cuman pelajar miskin yang disponsori keluarga kami. Sienzo lihat dia kasihan, makanya baik padanya.”

“Kau tenang saja. Nanti pulang, aku suruh Tina keluar. Kelak nggak bakal muncul di depan Sienzo lagi.”

Di kehidupan sebelumnya, dia juga ngomong begitu. Tapi Sienzo malah membenciku.

Sienzo menganggap akulah orang yang menyebabkan kepergian Tina.

Oleh karena itu, Sienzo membiarkan orang lain menyiksaku di malam pernikahan.

Setelah perbuatan kejinya terbongkar, dia malah langsung mengurungku di ruang bawah tanah dan memaksaku melahirkan anak itu demi mengetahui siapa ayah anak haram itu.

Saat orang tuaku merasa ada yang aneh dan datang mencariku, Sienzo malah menunjukkan video malam pernikahan itu pada mereka sambil berkata dengan kesal, “Inilah putri baik yang Keluarga Sujito besarkan. Menjijikkan!”

Kedua orang tuaku sangat sedih melihat video itu, sehingga mereka berdua pun jatuh sakit.

Sienzo bukan hanya nggak punya rasa bersalah, dia juga membawa Tina ke hadapanku dan berkata dengan sinis, “Setelah orang tuamu mati, aku akan ambil alih Grup Sujito dan memberikannya pada Tina untuk menebusnya.”

Aku putus asa dan meninggal saat persalinan sulit.

Memikirkan ini, aku emosi hingga badanku gemetaran dan berkata, “Sienzo nggak layak aku nikahi.”

Mendengar perkataanku, Dison tampak malu dan berkata, “Kondisi Keluarga Gunawan saat ini memang kurang baik. Asalkan Keluarga Sujito bersedia berinvestasi, aku jamin kalian nggak bakal rugi.”

Perkataanya memang benar.

Di kehidupan sebelumnya, setelah orang tuaku mendanai puluhan triliun dan menyelamatkan Keluarga Gunawan, bisnis Keluarga Gunawan makin baik.

Keluarga Sujito nggak berbuat apa-apa, tapi mendapatkan bonus ratusan miliar.

Untuk saat ini, mana mungkin aku menolak uang? Jadi, aku berkata dengan dingin, “Aku akan menikah ke Keluarga Gunawan, tapi bukan dengan Sienzo, melainkan Husin Gunawan.”

Suasana menjadi hening selama beberapa saat, lalu Dison berdiri dan berkata, “Maksudmu Husin?!”

“Kakinya sudah lumpuh dan bahkan nggak bisa berdiri! Kau bercanda ya?”

Ayah juga segera membujukku, “Silvia, kau jangan sembarangan!”

Aku menepuk punggung tangan ayah dan memberi isyarat padanya agar jangan panik.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
El Zibrano Elemanus memberikan tawaran gila kepada Lea untuk menyusui putranya dengan imbalan kekayaan yang tak terbatas. Lea yang masih berstatus pelajar menolak keras karena merasa permintaan itu tidak masuk akal bagi gadis seusianya. Namun, El tidak menerima penolakan dan bersikeras bahwa ia bisa mewujudkannya melalui caranya sendiri. Di bawah tekanan sang bos mafia, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam masa depan dan harga dirinya.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.1
Sepulang berwisata dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular misterius yang diyakini bisa memberikan kemudaan abadi. Syaratnya mengerikan: patung itu harus diberi sesembahan darah menstruasi gadis perawan. Ibu memaksaku memberikan darah serta memotong rambutku untuk dililitkan pada kepala ular tersebut. Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah tidak perawan sejak kuliah. Dua bulan berlalu, petaka pun tiba saat kulit ibu mulai ditumbuhi sisik biru dan dia mulai berganti kulit layaknya ular.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara memaksaku mendonorkan sumsum tulang demi tunangannya, Rania. Meski tumbuh bersama, dia kini membenciku. Rania menjebakku hingga Baskara menyiksaku dengan kejam, bahkan menculik orang tuaku akibat fitnah video asusila. Aku dipaksa menonton mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah sakit parah yang kurahasiakan, Baskara justru menyuruhku mengakhiri hidup. Tanpa ragu, aku menyanggupi permintaannya dan melompat menuju kehampaan.
Sampul Novel SCANDAL WITH PRIVATE DOCTOR
8.3
Eliza terjebak dalam pernikahan toksik dengan Karan, pria yang hanya memanfaatkannya demi pemuasan nafsu. Malam pertama yang seharusnya indah berubah menjadi trauma mendalam hingga mengganggu kesehatan mentalnya. Keadaan kian memburuk saat Karan berselingkuh dengan banyak wanita lain. Di tengah penderitaan itu, Eliza bertemu Sean, dokter tampan sekaligus teman baiknya. Kehadiran Sean tidak hanya memulihkan luka batinnya, tapi juga menjadi sosok sandaran hati yang baru.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan