Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU

DOSEN ITU SUAMIKU

Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Bab
Bagikan

Bab 3

🏵️🏵️🏵️

Saat Mas Ezza keluar dari kelas, tiba-tiba seorang mahasiswi mengekorinya dari belakang. Aku tidak ingin tetap berdiam diri di kelas. Aku pun mengikutinya.

"Maaf, Pak Ezza, saya mau ngomong sebentar." Aku mendengar suara itu memanggil nama Mas Ezza. Aku mengawasi dari balik pintu dan sesekali melihat ke arah mereka.

"Iya, mau ngomong apa?" tanya Mas Ezza, dia pun menghentikan langkahnya.

"Boleh minta nomor ponsel pribadi Bapak, nggak?" sambung mahasiswi itu.

"Saya udah kasih nomor saya di kelas. Kamu nggak catat, yah?" tanya Mas Ezza.

"Saya maunya nomor yang lain, Pak." Bibir mahasiswi itu meruncing. Dia menunjukkan tingkahnya yang sok manja.

"Maaf, nomor saya cuma satu. Yah, itu yang saya catat di papan tulis." Jawaban Mas Ezza membuatku merasa lega.

"Bapak pelit, ah." Sepertinya dia masih tetap berusaha menggoda Mas Ezza.

"Beneran cuma satu. Udah, yah ... saya buru-buru, sampai jumpa," ucap Mas Ezza, kemudian berlalu.

"Sampai jumpa, Pak." Mahasiswi itu menunjukkan gaya memuakkan. Dia melambaikan tangan kepada Mas Ezza.

Mahasiswi yang berusaha mendekati Mas Ezza adalah Cindy. Dia wanita paling genit yang pernah aku kenal. Dia berusaha mendekati Mas Ezza. Aku tidak terima dengan sikapnya yang sok manja di depan suamiku, rasanya muak dan geli melihat tingkahnya.

Mengingat semua tingkah dan gerakan genitnya, membuatku merasa mual. Aku ingin mengeluarkan nasi goreng buatan Bi Iyem tadi untuk menu sarapan. Aku kesal melihat pemandangan yang tak kuinginkan dan tidak harapkan pagi ini. Benciii!

🏵️🏵️🏵️

Walaupun pernikahanku awalnya tidak didasari cinta, tetapi terus terang ... hati ini tidak suka jika wanita lain menggoda Mas Ezza. Bagaimanapun hubungan kami, dia tetap suamiku, pendamping hidup, juga jodoh pilihan Papa dan Mama.

"Seneng banget, yah, digodain mahasiswi," celetukku saat kami menonton bersama di ruang TV.

"Emangnya siapa yang godain aku, Dek?" Aku tidak tahu apakah dia mengelak atau memang tidak ingat kejadian di kampus pagi tadi.

"Jangan pura-pura nggak tahu, deh, Mas. Senang, kan, waktu Cindy minta nomor pribadi kamu?"

"Ketahuan, nih, ngikutin aku. Hayuk ngaku."

"Nggak, kok," jawabku mengelak.

"Terus, kenapa kamu bisa tahu kalau Cindy minta nomorku?"

"Yah, tahu aja. Emang nggak boleh?"

"Yakin, dah, kamu pasti buntutin aku, nih, di kampus." Ketahuan, deh, aku mengintai dia di kampus tadi pagi.

"Kamu, nih, selalu gitu. Aku tanya apa, kamu jawabnya entah apa. Nggak nyambung banget tahu."

"Bagus, deh, kalau kamu peduli padaku. Aku suka." Dia selalu dengan kebiasaannya, memegang daguku.

"Apa, sih? Kamu selalu baperan. Malas, ah, ngomong sama kamu. Aku mau tidur." Aku menepiskan tangannya lalu berjalan menuju kamar.

"Cie, ada yang malu, nih." Aku masih mendengar suaranya sebelum masuk kamar.

Itulah Mas Ezza, selalu merasa diperhatikan dan dipedulikan. Setiap aku bertanya atau berbicara sesuatu dengannya, pasti jawabannya jauh berbeda. Aku nanya A, tetapi dia jawab B. Pokoknya paling menyebalkan kalau berbicara dengannya.

Di balik tingkahnya yang selalu bikin kesal, tetapi dia selalu menyayangiku, memperhatikan semua kebutuhan serta keinginanku, dan dirinya selalu melakukan yang terbaik. Dia pelindung, juga suamiku.

🏵️🏵️🏵️

"Hebat, yah, kamu, Mas," ucapku dalam mobil saat Mas Ezza mengantarkan aku ke kampus hari ini.

"Hebat?" Mas Ezza terlihat bingung.

"Iya, hebat. Kemarin kamu bertingkah seolah-olah tidak mengenaliku."

"Tidak mengenali? Apa maksudnya? Aku makin nggak ngerti."

"Kamu selalu aja pura-pura nggak ngerti dan tidak ingat."

"Beneran aku nggak paham maksud kamu."

"Kemarin, ngapain nanya namaku di kelas? Itu namanya apa, coba? Beneran nggak kenal?"

"Ooo, yang itu." Aku kesal melihat senyumannya.

"Kenapa kamu senyum?"

"Seneng aja lihat mulut manyun istriku pagi-pagi."

"Dasar kamu, yah, selalu nyebelin."

"Lah, bukannya kamu yang minta, jangan sampai temen-temen kamu tahu kalau aku suamimu."

"Tapi nggak harus dengan cara nanya namaku juga kali."

"Entar kalau aku langsung panggil nama kamu, bukannya mereka makin curiga?"

"Malas, ah, nyebelin. Susah ngomong sama kamu." Aku makin kesal mendengar penjelasan Mas Ezza.

"Istriku yang cantik ngambek, nih, pagi-pagi. Makin suka, deh, lihat bibirnya."

"Ih! Kamu selalu bikin aku kesel." Cubitan kuat dariku mendarat di pinggangnya.

"Auh! Sakit."

"Biarin."

"Cubit lagi, dong, Istriku." Dia mengembangkan senyuman nakalnya.

"Ogah. Oh, ya ... jangan lupa, turuninnya jangan dekat-dekat kampus. Aku nggak mau kalau sampai ada orang yang lihat."

"Okeh, Cantik. Turunnya di sini aja, yah. Selamat belajar, jangan nakal, jangan lirik sana sini. Bye."

"Itu, mah, kamu. Ngomongin diri sendiri. Bye. Wek!" Aku segera turun dari mobil sambil menjulurkan lidah, kemudian memasuki kampus.

=============

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95FYN" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95FYN
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Abang Boss
9.5
Arinda Putri Samos, gadis Batak yang gigih, berjuang menghadapi kerasnya hidup di Jakarta meski sering meratapi status penganggurannya. Nasibnya berubah drastis berkat keahlian memasak yang memikat hati Eadric. Pria unik tersebut tiba-tiba mengklaim Arinda sebagai miliknya dan langsung melamar dengan penuh keseriusan. Di tengah kebingungan Arinda menghadapi sikap bosnya itu, para sahabat justru mendesaknya untuk bertindak. Ikuti kisah cinta mereka yang penuh kejutan.
Sampul Novel Diary Cinta Naelsa: Macaca Lova
8.5
Naelsa tidak sengaja menemukan kembali buku harian lamanya yang penuh kenangan. Saat membuka tiap lembarannya, ia terkejut teringat kembali pada kisah romansa masa sekolah yang manis. Tulisan itu membawanya bernostalgia tentang cinta monyet dengan seorang teman sekelas. Kenangan emosional tersebut sering disebut oleh sahabatnya, Myna, dengan istilah unik Macaca Lova. Sebuah perjalanan masa lalu yang kembali hadir membuka memori yang sempat terlupakan.
Sampul Novel Dinara - Ganti Suami
8.1
Ditinggal kabur oleh pasangannya di hari pernikahan membuat Dinara justru merasa girang, apalagi saat bertemu seorang pria yang bernasib serupa. Alih-alih meratapi kesedihan, sebuah ide gila muncul di benak Dinara demi menyelamatkan persiapan pesta yang sudah matang. Tanpa ragu, ia mengajak pria asing itu untuk menggantikan posisi mempelainya. Meski sempat terkejut, tawaran nekat Dinara menjadi satu-satunya solusi agar paket pernikahan mereka tidak terbuang sia-sia.
Sampul Novel Gadis Barbar dan Cowok Cupu
9.3
Seorang putri bos mafia yang menawan terbiasa menjalani hidup bebas tanpa kekangan aturan siapa pun. Di sekolah, ia justru menaruh hati pada teman sebangkunya sendiri. Pemuda tersebut dikenal sebagai sosok yang sangat culun dan sering kali menjadi sasaran perundungan siswa lain. Meski kepribadian mereka sangat kontras, sang gadis barbar tetap terpikat pada cowok cupu tersebut di tengah kerasnya lingkungan kehidupan dunia bawah dan sekolahnya.
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO DINGIN
8.8
Karin Arvantie merasa canggung saat wawancara kerja di Atmaja Corp karena tatapan intens sang CEO, Ryan Atmaja. Meski Ryan merasa pernah bertemu dengannya, Karin justru memberikan jawaban diplomatis. Namun, pesona pria bermata hitam itu memicu gejolak emosi yang sulit diredam. Kini, Karin terjebak dalam dilema antara menjaga profesionalisme atau terhanyut dalam ketertarikan yang membara. Mampukah hubungan mereka tetap sebatas atasan dan bawahan saja?
Sampul Novel Gairah Suamiku (Jangan Salahkan Aku Selingkuh)
8.4
Ayana tidak habis pikir mengapa Dindar, suaminya, kerap bersikap kasar dan ringan tangan hanya karena masalah sepele. Setiap kali Ayana tidak sengaja mendesah saat mereka berhubungan intim, Dindar akan langsung naik pitam dan menyakitinya secara fisik. Ayana merasa perlakuan tersebut sangat tidak wajar bagi pasangan suami istri. Namun, di balik keanehan gairah dan sikap temperamental suaminya itu, ternyata Dindar menyimpan sebuah rahasia besar yang tersembunyi.