Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2

DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2

Kehamilan pertama Adiba yang menginjak usia lima bulan justru dihantui teror mencekam di rumah baru mereka. Meski tetangga memperingatkan tentang kutukan kematian saat pembangunan kolam renang, Syden tetap mengabaikannya. Di tengah tekanan mistis yang makin gencar, mental Adiba kian terguncang oleh rumor perselingkuhan suaminya. Syden dikabarkan memiliki simpanan yang juga tengah mengandung lima bulan, memicu konflik batin hebat bagi sang istri sah.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bab.2

Syden menuntunku masuk ke dalam mobil . Ponselku berbunyi , rupanya ummu telpon langsung ponsel kuberikan ke Syden.

" Ummu telpon mau bicara dengan Syden . Terimalah ".

Syden keheranan menerima ponselku .

" Kenapa kamu tidak bicara dengan ummu ?.

Langsung ponsel kuambil dari tangan Syden , kumatikan ... Masukkan ponsel ke tas

. Kubuka pintu mobil, pindah ke belakang , langsung kurebahkan tubuhku sambil mengelus-elus perutku. Syden masih keheranan memperhatikanku .

" Anakku ... Seharian ini kita berjalan - jalan ke kantor , makan di mall . Capek kaki dan pinggul ibu tapi tak apa bergeraklah terus di rahim ibu ".

Tidak kuperdulikan tatapan Syden. Aku tersenyum merasakan gerakan janin di perutku .

" Makin terasa gerakanmu di perut ibu ini. Yuk kita tidur, nak ".

Aku tersenyum membayangkan janinku bergerak - gerak di rahimku. Dengan lirih aku bersholawat sambil mengelus-elus perutku, aku dikejutkan dengan tangan lain yang ikut mengelus-elus perutku , spontan mataku terbelalak terbuka .

" Astagfirullah Al adziimmm , Syden makin suka kagetkan Adiba padahal hampir saja Adiba tertidur . Kan sudah Adiba beritahu kalau Adiba kaget langsung perut terasa ada yang menarik .. ngilu rasanya ".

Kusingkirkan tangannya, aku bangun duduk .

" Sulitnya Adiba mau tidur sebentar saja, tidak boleh ".

Pelan-pelan Syden menjawab ...

" Dari tadi aku perhatikan kamu asyik dengan perut hamilmu . Aku juga mau ikut-ikut mengelus-elus perutmu , Adiba sayang ,"

Sebetulnya kasihan juga lihat ekspresi wajah Syden tapi buat apa aku kasihan ?. Bukankah syden bisa mengelus-elus perut perempuan simpanannya yang hamil daripada perutku istri sahnya . Setelah aku melahirkan pasti aku minta cerai pada Syden .

" Jangan menatapku seperti itu . Maafkan aku sudah membuatmu tak bisa tidur , Adiba sayang ".

Aku diam menatap Syden . Selama ini aku benar-benar percaya syden selalu jujur padaku tapi nyatanya Syden menyembunyikan rahasia dariku .

" Adiba .. Adiba .. "

" Ya , Syden "

" Kalau kamu tidak bisa tidur di belakang , pindahlah duduk depan sini , Adiba sayang ".

Dengan terpaksa pindah ke depan duduk di sebelah Syden. Kubuka kaca jendela mobil , tak terasa sudah hampir jam 4 sore . Sejuknya Khimki di sore hari , kusandarkan dudukku .

" Adiba apa kamu mencintaiku ?".

Pertanyaan kamuflase , malas mulutku menjawab . Kalau benar semua kasak kusuk yang tersebar di kantor Syden , pasti aku minta cerai setelah melahirkan . Tidak ada yang namanya berselingkuh di keluargaku , rumah tangga abu Ummu , rumah tangga eama Hanifah dan eamm Hassan , rumah tangga Aisyah dan Alif.... Semuanya aman dari perselingkuhan . Aku pun tidak berselingkuh tapi kalau aku dapat bukti Syden berselingkuh pasti aku minta diceraikan . Menjadi janda bukan hal yang najis .

" Aku bertanya tapi kamu malah asyik melamun , Adiba sayang ".

" Kalau kamu sudah tahu jawabannya , tak perlu bertanya . Ok , syden ".

Syden menoleh kepadaku ..

" Nada suaramu selalu lembut dan pelan tapi kadang tajam kata-katamu , Adiba sayang ".

Kutarik tanganku dari remasan tangan Syden.

" Kalau nyetir itu dengan 2 tangan , jangan 1 tangan biar tidak tabrakan mobil , Syden ".

" Tidak apa-apa kalau tabrakan mobil , kita mati sekalian , Adiba sayang ".

" Pastinya Adiba dan si mungil yang mati , Syden tetap hidup. Ngebut saja sekalian , tabrak itu mobil di depan ".

Mobil berhenti di depan rumah , kulihat Aisyah bersama ibunya Syden dan Rowena duduk di halaman depan rumah.

" Assalam Mualaykum, semuanya ".

"Waalaykum salam , Adiba darimana saja ? . berangkat jam 8 pagi , pulang jam 4 sore . Syden apa kamu lupa kalau istrimu hamil harus istirahat ?. "

Aku diam saja mendengar bicaranya ibunya Syden .

" Adiba mandilah , sholat , istirahat . Jangan lupa minum vitamin dari dokter Laila ".

" Iya , bu ".

Aku masuk ke dalam rumah .. mandi , sholat , tidur .Seharian berpergian memang melelahkan . Terasa lapar , mau turun dari tempat tidur tapi ada tangan yang merengkuh kuat tubuhku ... Ternyata Syden tidur di sebelahku sambil merengkuh kuat tubuhku .

Pelan-pelan kulepaskan diri dari pelukan Syden, turun dari ranjang , keluar kamar langsung ke dapur. Lapar benar-benar lapar sekali , tanpa buang-buang waktu langsung kubuka kulkas. Alhamdulillah, ada makroni panggang dan fruit cake langsung saja kumasukkan ke microwave.

"Lagi-lagi kamu tinggalkan aku sendirian di ranjang, Adiba sayang".

Terkejut juga mendengar suara Syden, tanpa menoleh kujawab...

"Adiba lapar, mau makan ".

Syden mendekatiku sambil berbisik...

"Seharusnya kamu bangunkan aku biar aku yang siapkan makanan buatmu dan anak kita yang di perutkumu , Adiba sayang ".

Kubuka microwave,

"Adiba dan si mungil tidak mau merepotkan orang lain, Syden ".

Syden memelukku dari belakang..

" Aku suamimu, aku bukan orang lain, Adiba sayang ".

Yaa Alloh, romantisnya laki Russia ini selalu membuatku melambung tinggi dan bahagia sekali .. tapi sejak kudengar berita hangat yang berhembus di kantor Syden... Hilanglah bahagiaku . Apa benar Syden menghamili perempuan simpanannya ?. Kalimat pertanyaan itu yang selalu menari-nari di pikiranku. Kalau aku menanyakan kebenaran berita itu pasti Syden marah di kantornya tapi kalau aku diam tidak bertanya... Makin tenggelam aku dalam rasa curigaku.

" Kamu mau makan sambil melamun, Adiba sayang ?".

" Adiba mau makan , tolong lepaskan Adiba dari pelukanmu, Syden".

Syden masih saja memelukku erat. Aku benar-benar menahan emosiku dengan menekan nada suaraku serendah mungkin.

" Syden, sakit perut Adiba kalau Syden peluk terlalu erat. Kasihan si mungil di perut Adiba ikut tertekan kena tangan Syden".

Syden mencium pipiku sambil melepaskan pelukannya.

" Sombong , jual mahal sekali istriku yang hamil 5 bulan ini . Seharian ini menolak di peluk, di gandeng , di cium."

"Itulah resikonya kalau punya istri hamil, syden mau kopi hitam kurma dan kebab ?".

"Mau sekali , Adiba sayang ".

Aku berjalan keluar dapur membawa segelas es susu strawberry , sepiring berisi makroni panggang dan fruit cake..

" Bikin saja sendiri. Itu ada kopi hitam kurma dan kebab".

" Aku kira kamu buatkan untukku, Adiba".

Kuhentikan langkahku, menoleh ke Syden.

" Apa Syden lupa kalau Adiba hamil anak pertama ?. Adiba prioritaskan kehamilan ini daripada hal-hal yang tidak penting ".

Syden tertawa.

" Kamu benar-benar makin cantik tapi drastis judesmu, Adiba sayang. "

Tak kuhiraukan ucapan Syden, lebih baik aku fokus makan buat si mungil. Kuelus-elus perutku ...

" Lapar ya, nak. Kita makan tapi doa sebelum makan dulu ya. "

Kuucapkan doa sebelum makan sambil mengelus-elus perutku.

" Nanti selesai makan, ibu mau membaca Al Qur'an agar dirimu nyaman di rahim ibu, anakku ".

Syden menarik kursi , duduk disebelahku sambil memiringkan badannya dan bertopang dagu melihatku.

" Menyenangkan sekali melihat istriku yang sedang hamil lagi makan. Aku mau menyuapiku, Adiba sayang ".

Kuhentikan makanku ,bangkit dari kursi dan... Kubuang semua ke keranjang sampah. Kutinggalkan syden yang melongo melihatku

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gulai Daging Ibu
9.1
Tekanan hidup yang menghimpit memaksa Parni, seorang wanita berusia empat puluh tahun, mencari cara ekstrem demi menghidupi anak-anak serta suaminya yang lumpuh. Demi memenuhi tuntutan keluarga, ia terjerumus ke dalam lembah dosa yang mengerikan dan tanpa batas. Tindakan nekat apa yang sebenarnya dilakukan Parni hingga seluruh warga desa merasa ketakutan? Sebuah kisah kelam tentang pengorbanan yang berujung pada misteri yang mencekam seluruh kampung.
Sampul Novel Kafan Hitam
9.6
Desa Ciboeh mencekam usai Mbah Atim, sang penjaga makam, ditemukan tewas tanpa kepala. Tragedi ini memicu serangkaian teror mistis yang mengusik ketenangan warga. Rojali, seorang pemuda lulusan pesantren, bertekad membongkar misteri kematian tersebut. Penyelidikannya justru menyeretnya ke rahasia kelam masa lalu tentang warga yang hilang, kelompok misterius Kalong Hideung, dan takdir hidupnya sendiri. Di tengah kegelapan, sebuah tawaran bantuan gaib datang menghampiri.
Sampul Novel Kisah Cinta di Batukarut
8.6
Lihar dipercaya memimpin perusahaan pasir di Batukarut menggantikan Pak Ajat yang menyimpan dendam. Meski dibantu Dadun dan Om Joni, tantangan berat muncul dari kecurangan pekerja hingga teror gaib garam misterius yang memicu kecelakaan beruntun. Di tengah kemelut bisnis, hubungan asmara Lihar dengan Yeti terancam oleh kehadiran Erom hingga memicu keributan warga. Meski teguh menghadapi sabotase mistis, Lihar harus tegar saat kariernya stabil namun kisah cintanya justru hancur.
Sampul Novel Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku
9.3
Sejak usia kehamilanku menginjak tujuh bulan, sikap suamiku berubah drastis menjadi sangat bergairah. Keanehan mulai terasa saat dia hanya ingin berhubungan intim dalam kegelapan total malam hari. Meski dilingkupi kebingungan, perubahan tekniknya yang luar biasa justru membangkitkan hasratku hingga suara desahan kami kerap menggema di seluruh penjuru rumah setiap larut malam. Namun, misteri kian menebal ketika matahari terbit; di siang hari, dia kembali menjadi sosok pria sopan yang bahkan tidak berani menyentuh tubuhku sama sekali.
Sampul Novel Pembalasan Dendamnya, Hidupnya yang Hancur
9.1
Dunia forensik adalah hidupku, namun saat putraku tewas, sistem justru melindungi pembunuhnya. Jaksa Budi Santoso menolak bukti pembunuhan dariku dan menyebutnya bunuh diri. Demi keadilan, aku menculik putrinya, Dinda, lalu menyiksa gadis itu secara live di depan publik. Meski Dr. Gunawan dan Amanda mencoba memanipulasi mentalku dengan surat wasiat palsu, aku menemukan kode rahasia di sana. Putraku minta tolong. Kini, dendamku takkan berhenti meski aparat mengepungku.
Sampul Novel Purwoko Family: Selipan Utara
8.8
Pasca kebangkrutan, Pak Purwoko memboyong keluarganya pulang ke kampung demi ketenangan. Namun, kenyataan pahit menanti karena dalang kehancuran bisnisnya ternyata berada di sana. Mereka terjebak dalam konflik lama terkait perebutan usaha penggilingan padi antara orang tua Purwoko dan rivalnya. Teror mencekam langsung menyambut kedatangan mereka, mengancam keselamatan seluruh anggota keluarga. Mampukah Pak Purwoko menghadapi masa lalu dan keluar dari kemelut ini?