Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi

Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi

Tujuh tahun berpacaran tidak menjamin kebahagiaan. Andrew, seorang dokter bedah, tega membatalkan pernikahan mereka sebanyak 66 kali demi menolong Selena, seorang yatim piatu. Dari insiden salah suntik hingga anjing sakit, Andrew selalu pergi meninggalkan pengantinnya di pelaminan, bahkan saat ibu sang kekasih terkena serangan jantung. Meski sempat memohon maaf, Andrew kembali mengulangi kesalahannya. Sadar dirinya tak pernah menjadi prioritas, sang wanita akhirnya menyerah, memilih pergi selamanya, dan bergabung dengan tim dokter lintas batas internasional.
Bab
Bagikan

Bab 3

Andrew menarikku keluar dari ruang pimpinan, wajahnya penuh keluhan dan berkata, “Ivy, kamu mengambek lagi denganku? Sampai kapan kamu bisa sedikit lebih dewasa? Membatalkan pernikahan dua hari lalu juga bukan keinginanku. Selena datang sebagai tamu untuk memberi selamat pada kita, tapi dia malah alergi sampai sesak napas dan pingsan. Masa aku nggak boleh peduli sama dia?”

Aku tetap tenang dan menjawab, “Aku nggak marah, memang seharusnya kamu menjaganya.”

Andrew terdiam, menatapku sambil bergumam, “Kenapa tiba-tiba jadi pengertian begini? Kalau nggak marah, kenapa harus mengundurkan diri?”

“Karena aku sudah menemukan pekerjaan baru yang benar-benar aku suka.”

Aku belajar kedokteran bertahun-tahun demi bisa menolong orang yang kesulitan, jadi aku sangat bahagia bisa bergabung menjadi dokter lintas batas.

Namun, tiba-tiba wajah Andrew memuram, dia menambahkan, “Kamu nggak boleh mengundurkan diri sekarang. Selena baru saja alergi di hari pernikahan kita sampai membatalkan pernikahan. Kalau kamu ajukan pengunduran diri, dia pasti merasa kamu keberatan sama dia. Apalagi dia itu yatim piatu, perasaannya lebih sensitif….”

Harapanku yang semula menggebu, langsung dijatuhkan begitu saja. Hanya demi Selena tidak salah paham, dia tega memintaku melepaskan pekerjaan impianku.

Mungkin raut kecewaku terlalu jelas, sehingga nada suara Andrew jadi lebih lembut, “Bertahan sebentar saja, nanti setelah kita menikah, kamu bebas melakukan apapun yang kamu mau. Aku pasti akan mendukungmu.”

Sampai sekarang, dia masih berpikir aku akan tetap menikah dengannya.

Namun, aku sudah terlalu lelah, tak ada lagi tenaga untuk terus bertahan.

Aku diam saja dan Andrew menganggap aku menyetujuinya. Selama ini, setiap kali dia meminta sesuatu, aku memang jarang menolak.

“Sudahlah, jangan cemberut. Kita berkencan malam ini, ya?” tanya Andrew sambil meraih tanganku. Kami memang punya kesepakatan, seberat apapun pertengkaran, setiap kali berkencang harus tetap gembira.

“Iya,” jawabku,

Aku hanya ingin memberi akhir yang manis untuk hubungan ini.

Namun, tiba-tiba Selena muncul lagi dan menyela, “Andrew, tolong aku! Pasien di ranjang nomor 8 itu menatapku dengan genit terus. Bisa nggak kamu yang bantu periksa dia?”

Aku menatap dingin ke arah Selena. Dia seorang perawat, kalau ada masalah seperti ini, seharusnya dia melapor pada kepala perawat. Jelas-jelas dia hanya ingin menarik simpati Andrew.

Dulu, mungkin aku akan langsung membongkar sandiwaranya, tapi sekarang, aku sudah tak peduli lagi.

Andrew menatapku dengan ragu, seakan menunggu izinku. Padahal dulu, dia tak pernah menanyakan pendapatku.

Aku sangat pengertian dan berkata, “Selena itu yatim piatu, dia memang lebih mudah diganggu orang. Sebagai seniornya, kamu memang sudah sepantasnya banyak membantunya.”

Andrew menoleh beberapa kali padaku sebelum pergi, seperti tak percaya dengan sikapku yang berbeda.

Selena malah meraih tanganku sambil tersenyum manis, “Ivy, kamu benar-benar orang baik, bahkan rela meminjamkan tunanganmu padaku.”

Aku tidak menanggapinya.

Namun, dia terus menempel padaku dan berkata, “Eh, kok kalungmu mirip dengan punyaku? Sepertinya sepasang deh!”

Aku menoleh melihat kalung yang dia pakai, seketika dadaku terasa seperti disambar petir.

Bentuk kalungnya adalah kunci dan punyaku berbentuk gembok.

Dulu, saat aku nekat mengikuti Andrew ke kota asing ini, dia memesan khusus sepasang kalung pasangan ini.

Dia memintaku berjanji bahwa hanya dirinya yang bisa membuka pintu hatiku.

Andrew bilang akan memakai kalung itu seumur hidup, sama seperti cinta padaku yang akan bertahan seumur hidup

Namun sekarang, kalung itu malah ada di leher perempuan lain. Sungguh menyakitkan.

Aku melepas kalungku dan menyerahkannya pada Selena, “Kalau begitu, ini untukmu saja, biar jadi sepasang.”

Selesai bekerja, Andrew menjemputku untuk kencan.

Sekilas saja, dia sudah sadar aku tak memakai kalung itu. Dia langsung menggenggam tanganku dengan cemas, “Di mana kalungmu? Bukannya kita janji nggak akan pernah melepasnya seumur hidup?”

Aku menatap lehernya. Dia bahkan tak memakainya, tapi masih berani menuntutku memakainya?

Dia terlihat gugup dan menjelaskan, “Maaf, kalungku hilang.”

Aku tersenyum dan menjawab, “Kebetulan sekali, punyaku juga hilang.”

Dia seperti menghela napas lega dan berkata, “Kalau begitu, nanti aku belikan yang baru untukmu.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alena dan Andrio (Sekuel Dendam Anak Tiri)
8.9
Alena sempat meyakini bahwa membangun kehidupan rumah tangga bersama Andrio akan selalu dipenuhi kebahagiaan tanpa celah. Namun, realita pernikahan mereka ternyata jauh lebih rumit dan penuh rintangan dari yang ia duga. Meski berbagai konflik dan lika-liku tajam terus menguji kekuatan cinta mereka, Alena tetap bertekad mempertahankan sang suami. Inilah perjalanan romantis penuh haru yang membuktikan bahwa Andrio akan selalu menjadi milik Alena selamanya.
Sampul Novel BACK TOGETHER
8.1
Pernikahan paksa Belinda dan Gio dimulai dengan penuh luka. Gio sengaja menyakiti istrinya agar hubungan mereka berakhir, namun Belinda memilih bertahan demi anak yang dikandungnya. Kelahiran sang buah hati menjadi titik balik saat rahasia besar Belinda terungkap satu per satu. Di tengah ancaman pihak luar yang ingin menghancurkan mereka, pasangan ini harus belajar saling menguatkan untuk menjaga keutuhan rumah tangga yang penuh cobaan.
Sampul Novel Budak di atas Ranjang
8.3
Demi melunasi utang judi ayahnya yang nyaris membuat mereka gelandangan, Izabelle terpaksa menyerahkan kesuciannya kepada Jordan Heron. Sang bos mafia kejam itu telah menunggu untuk menghancurkan kehormatan Belle dalam sebuah transaksi haram yang penuh luka. Meski merasakan kenikmatan di balik rasa sakit, Belle harus menerima hinaan keji dari Jordan usai malam panas mereka. Terjebak dalam sandera sang bajingan, akankah Izabelle mampu bertahan menghadapi masa depan yang kelam?
Sampul Novel Bukan inginku Selingkuh
9.1
Ruela sangat menjunjung tinggi kesetiaan, namun dikhianati oleh Frans, suaminya, yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Alih-alih terpuruk, Ruela bangkit untuk membalas dendam. Tak disangka, takdir membawanya pada Felix, pemuda yang menghabiskan malam penuh gairah bersamanya. Di tengah kemelut hati dan ambisi untuk menghancurkan para pengkhianat, mampukah Ruela menuntaskan dendamnya? Sebuah kisah tentang luka, pembalasan, dan pertemuan yang tak terduga.
Sampul Novel Cinta Dan Benci
8.1
Viona Anatasya tewas tragis setelah dikhianati keluarga dan tunangannya demi mendonorkan hati secara paksa. Kini, ia terlahir kembali dengan ambisi membalas dendam dan merebut haknya yang dirampas. Namun, rencananya terusik oleh kehadiran Randy Logan, CEO angkuh nan dingin yang mendadak terobsesi padanya. Di tengah misi pembalasan, pria kaya raya itu justru mengepung Viona dengan kelembutan posesif yang membuat sang wanita merasa sangat terdesak.
Sampul Novel Di Ranjang Majikanku
8.1
Baru saja bekerja di rumah keluarga konglomerat, Binar harus menghadapi situasi pelik. Ia tidak sengaja melihat sang majikan memuaskan diri di kamar, lalu tertangkap basah menguping pertengkaran rumah tangga pria itu. Sang tuan yang murka segera mengonfrontasi Binar dengan dingin atas tindakan lancangnya. Serangkaian kebetulan yang terus terjadi setelahnya justru menjerat Binar semakin jauh ke dalam pusaran hubungan terlarang yang tak terhindarkan antara majikan dan pelayan.