Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ditinggal Kekasih Mafia

Ditinggal Kekasih Mafia

Dante Alvarado, gembong mafia kejam, menutup hati akibat pengkhianatan mantan kekasih yang menikah dengan pria lain. Kebenciannya pada wanita terusik saat seorang gadis misterius tiba-tiba mengklaim sebagai calon istrinya di depan publik. Situasi kian rumit ketika sang mantan kembali muncul dan menyatakan perasaan. Dante pun tersulut amarah besar. Akankah ini menjadi kehancuran prinsipnya atau justru awal dari sebuah permainan maut yang jauh lebih berbahaya?
Bab
Bagikan

Bab 1

Dante Alvarado duduk di meja kerjanya yang besar, matanya merenung kosong menatap keluar jendela kaca yang memisahkannya dari dunia luar. Dunia yang penuh dengan kegilaan, kekuasaan, dan permainan tak terduga. Di luar sana, hujan turun dengan deras, seperti mencerminkan badai yang tak kunjung reda dalam hatinya.

Dante adalah sosok yang tak terbantahkan dalam dunia gelap. Nama Alvarado adalah kata yang paling ditakuti, lebih dari apapun. Semua orang yang mendengar namanya tahu bahwa dia adalah mafia yang kejam, tak peduli apapun-termasuk perasaan manusia. Namun di balik topeng kebengisannya, ada luka yang tak kunjung sembuh. Luka yang bernama Valentina.

Valentina-nama itu masih menghantui setiap langkah Dante. Mereka pernah bersama, saling mencintai dengan segenap hati, sampai hari yang paling kelam dalam hidupnya. Ketika Valentina, wanita yang ia percayai, memilih untuk menikahi pria lain. Dan sejak saat itu, Dante menutup hatinya rapat-rapat, tidak ada ruang untuk wanita, tidak ada tempat untuk cinta.

Namun takdir, dengan cara yang begitu licik, mempertemukannya dengan sosok yang sama sekali tak ia inginkan-seorang gadis muda bernama Seraphina. Ia pertama kali bertemu dengan Seraphina di sebuah acara malam yang diadakan oleh salah satu sekutunya. Gadis itu tiba-tiba muncul di depannya, dengan wajah polos dan mata yang penuh keyakinan, menyebut dirinya sebagai calon istri Dante.

"Anda tak ingat saya?" tanya Seraphina dengan nada ringan, seperti itu adalah sebuah lelucon. "Kita sudah dijodohkan, Dante."

Seketika itu juga, Dante merasa sesuatu dalam dirinya terguncang. Entah apa yang salah dengan dunia ini, tetapi dia merasa seperti terperangkap dalam sebuah permainan yang tidak pernah dia pilih. Gadis ini, yang belum pernah ia lihat sebelumnya, dengan entengnya mengklaim dirinya sebagai calon istrinya. Bahkan di depan banyak orang yang mengenalnya.

"Jodoh?" Dante mengerutkan kening, wajahnya yang biasanya dingin dan tak terbaca kali ini menunjukkan ketidaksabaran. "Apa maksudmu?"

Seraphina hanya tersenyum manis, seolah dia tidak tahu bahwa kata-kata itu dapat membuat Dante merasa seperti sedang dipojokkan. "Keluarga kita sudah sepakat. Kita akan menikah, Dante. Itu sudah diatur."

Dante hanya bisa menatapnya dengan tatapan kosong. Sungguh, tidak ada yang bisa membuatnya lebih marah daripada ini. Gadis ini, siapa dia? Apa yang diinginkannya darinya? Kenapa dia harus muncul dengan klaim seperti itu? Di tengah kebingungannya, suara tawa yang familiar membuat hatinya tersentak.

Dante menoleh dan mendapati Valentina, mantan kekasihnya, berdiri tak jauh dari situ, mata mereka bertemu. Valentina tampak lebih dewasa, lebih anggun, namun ada sesuatu yang tidak berubah. Di matanya, Dante masih melihat secercah rasa cinta yang terpendam, sebuah perasaan yang tak pernah dia harapkan untuk dilihat lagi.

"Valentina," gumam Dante, dengan suara yang hampir tak terdengar. "Apa maksud semua ini? Apa kau... masih mencintaiku?"

Valentina tidak langsung menjawab, malah menundukkan kepalanya. Hatinya dipenuhi dengan rasa bersalah, namun juga rasa yang masih ada. "Dante, aku... aku tak tahu bagaimana cara mengungkapkan ini. Aku tak pernah berhenti mencintaimu, tapi... aku tak bisa kembali."

Dante merasa seperti seluruh dunia runtuh di hadapannya. Kata-kata itu-sebuah pengakuan yang terlambat-membuat amarahnya membuncah. Mengapa semuanya selalu datang terlambat? Mengapa Valentina, yang telah meninggalkannya, baru sekarang menyatakan perasaannya?

Namun, sebelum dia bisa mengatakan apapun, Seraphina menyela. "Jangan biarkan perasaan lama itu menghalangimu, Dante. Kita sudah dijodohkan. Ini sudah takdir kita."

Dante merasakan darahnya mendidih. Dia bisa merasakan seluruh dunia berputar semakin cepat di sekitarnya. Pengkhianatan, kebingungannya, dan amarahnya semuanya bercampur menjadi satu perasaan yang membuatnya hampir kehilangan kendali.

"Jodoh? Takdir?" Dante mendekatkan wajahnya ke Seraphina dengan tatapan tajam, membuat gadis itu terdiam. "Kau tak tahu apa-apa tentang aku. Jangan pernah sebut kata takdir di hadapanku."

Namun, sebelum suasana semakin memanas, Dante berbalik dan berjalan keluar dari ruangan itu. Hujan semakin deras di luar, tetapi itu tidak bisa menghapus kemarahan yang bergelora di dalam dirinya.

Dante tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Semua yang terjadi terasa seperti permainan kotor yang tak pernah ia inginkan. Gadis itu, Seraphina, dengan pengakuannya yang tak masuk akal, Valentina yang kembali dengan perasaannya yang terlambat, dan dunia yang seolah sedang mengguncangnya tanpa ampun.

Apa yang sebenarnya mereka inginkan darinya? Apa yang harus dia pilih? Cinta yang dulu? Atau perasaan yang baru saja muncul, meskipun terasa begitu memaksakan?

Dante menghela napas panjang, berusaha menenangkan pikirannya yang kacau. Hanya satu yang pasti-apapun yang terjadi, dia tidak akan membiarkan siapa pun mengatur hidupnya. Tak ada yang bisa menentukan takdirnya selain dirinya sendiri.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asa di Ujung Senja
7.9
Nada terpaksa menikahi cucu Ndoro Brata demi melunasi utang orang tuanya. Ia menjadi pengantin pengganti setelah calon istri Abian melarikan diri pasca kecelakaan yang membuat pemuda playboy itu buta. Abian yang dulunya urakan kini berubah menjadi sosok pemarah dan dingin kepada Nada. Di tengah sikap kasar sang suami dan tekanan besar dari keluarga konglomerat tersebut, Nada harus berjuang mempertahankan perannya dalam pernikahan yang penuh luka dan air mata ini.
Sampul Novel Collateral Fate
9.5
Letnan Arya Pradipta dari pasukan khusus mengemban misi berisiko tinggi demi menyelamatkan Alana Weston, relawan yang diculik teroris internasional. Namun, operasi rahasia ini berubah menjadi perjuangan hidup mati saat mereka terjebak di zona musuh yang berbahaya. Arya segera menyadari bahwa penculikan Alana bukan sekadar aksi kriminal biasa, melainkan bagian dari konspirasi politik besar yang mengancam keselamatan mereka di tengah pelarian.
Sampul Novel Gadis Yang Terjamah
8.7
Marlina kehilangan segalanya demi ambisi pendidikan, termasuk kehormatan dan status sosialnya. Terbuang dari masyarakat, ia terjerumus ke dunia gelap narkoba di kota besar sebagai pengedar cantik yang diperebutkan para bandar. Meski berniat tobat dan berhijrah, jebakan rival mengirimnya ke penjara. Setelah mendalami agama di balik jeruji, Marlina justru kembali menghadapi penolakan keras saat bebas. Kini ia harus memilih: kembali ke jalan haram atau teguh berhijrah.
Sampul Novel I'm Not a Gangster
9.8
Seorang pemuda desa terpaksa merantau ke kota besar demi menyambung hidup. Dengan tekad sederhana, ia bercita-cita menjadi seorang pengawal profesional. Namun, takdir justru menyeretnya ke dalam gelapnya dunia kriminal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Tanpa disadari, ucapan masa lalunya menjadi kenyataan pahit yang menuntunnya menjadi sosok gangster. Kini ia terjebak dalam pusaran konflik bawah tanah yang menguji prinsip serta keberaniannya.
Sampul Novel Pembalasan Dendam Istri TKI
8.6
Mutia terpaksa memendam amarah saat bekerja di negeri orang, mengetahui suaminya berkhianat dengan menikah lagi. Penderitaannya kian memuncak ketika putri tercintanya menjadi korban penganiayaan di rumah. Sekembalinya ke tanah air, Mutia tidak lagi tinggal diam. Dengan tekad yang membara, ia merancang strategi untuk menuntut keadilan. Kini, saatnya bagi Mutia membalaskan semua rasa sakit dan pengkhianatan yang telah menghancurkan hidup keluarganya.
Sampul Novel Pendekar Pedang Terhebat
9.1
Zero, bocah yatim piatu berusia sepuluh tahun, kerap dirundung karena ambisinya menjadi pendekar pedang hebat meski kemampuannya sangat buruk. Statusnya yang misterius di bawah asuhan Master Pedang juga memicu rasa iri kawan-kawannya. Namun, semangatnya terbakar hebat setelah mengetahui bahwa sang ayah ternyata adalah salah satu pendekar legendaris. Kini, Zero harus membuktikan kekuatannya melewati berbagai rintangan demi meraih gelar tertinggi tersebut.