Sampul Novel Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku

Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku

9.4 / 10.0
Setelah bertahun-tahun mengorbankan seluruh hidupnya demi Ricardo dan putri mereka sebagai ibu rumah tangga, wanita ini harus menghadapi kenyataan pahit. Kembalinya mantan kekasih sang suami yang baru bercerai mengubah segalanya secara drastis. Sikap Ricardo mendingin, sementara sang anak justru memperlakukannya layaknya pelayan. Dengan hati yang hancur, ia memilih menandatangani surat cerai, melepas haknya, dan pergi jauh. Namun kini, setelah ia menghilang, penyesalan mendalam justru datang menghampiri mereka.

Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku Bab 1

Demi Ricardo dan putri kami, aku rela mengorbankan segalanya dan menjadi ibu rumah tangga penuh waktu. Namun, sejak kekasih lamanya resmi bercerai, semuanya pun berubah.

Suamiku mulai muak padaku. Putriku memperlakukanku bagaikan seorang pembantu. Hatiku hancur tak bersisa. Aku menandatangani surat cerai, melepaskan semua hak dan meninggalkan segalanya untuk pergi sejauh mungkin.

Namun, kenapa sekarang mereka malah menyesal?

"Bu Eva, silakan baca kembali surat perjanjian cerai ini dengan saksama. Sebulan setelah Anda menandatanganinya, hubungan pernikahan Anda akan resmi berakhir." Suara sang pengacara terdengar dari ujung telepon. Eva berdiri di kamar mandi sambil menatap kosong ke depan dan menjawab pelan, "Baik, saya mengerti. Terima kasih."

Begitu menutup panggilan, dia menatap bayangan dirinya di cermin. Di pipi kanannya ada bekas luka yang cukup mencolok dan dengan luka itu, dia selalu merasa rendah diri.

Tiba-tiba terdengar notifikasi dari ponsel. Eva membuka pesan dan mendapati foto keluarga yang dikirim oleh putrinya. Wajahnya terlihat tanpa ekspresi.

Dalam foto itu, wajah Ricardo terlihat tampan dan penuh senyum. Senyuman itu bahkan tidak pernah ditunjukkannya selama delapan tahun pernikahan mereka. Sementara Ivany, putri yang dia besarkan sepenuh hati, tampak gembira dan matanya berbinar bahagia.

Yang paling menyedihkan adalah, dalam foto yang mereka sebut sebagai foto keluarga, posisi yang seharusnya diduduki oleh sang istri bukan milik Eva, melainkan Fiona, mantan kekasih pertama Ricardo dan wanita yang selalu menjadi sosok tak tergantikan di hatinya.

Foto itu adalah hasil karya Ivany, putri mereka, yang sengaja menyindir dan mempermalukan Eva. Sejak Fiona kembali setelah perceraiannya tiga bulan lalu, Eva merasa dirinya seperti orang asing di rumahnya sendiri. Di mata ayah dan anak itu, dia hanyalah bayangan yang tak lagi diinginkan.

Hari ini adalah ulang tahun pernikahan kedelapan mereka dan juga ulang tahun Eva. Namun, alih-alih merayakan bersama, Ricardo malah marah besar padanya hanya karena masakannya dianggap tidak enak. Dia meninggalkan Eva sendirian di rumah, lalu pergi bersama Ivany.

Eva baru mengetahui dari unggahan Fiona di media sosial bahwa Ricardo dan Ivany ternyata pergi mencarinya. Ketiganya bahkan menghabiskan hari di taman laut bersama.

Beberapa video berdurasi 30 detik yang diunggah Fiona seolah-olah ditujukan khusus untuk menyakiti Eva. Namun, yang benar-benar membuat hatinya hancur adalah video terakhir. Ricardo yang selama ini sangat enggan bersentuhan dengan orang lain, malah menggendong Fiona di punggungnya, lalu menyeka sisa krim di sudut bibir wanita itu menggunakan jarinya dan memasukkannya ke mulutnya sendiri.

Saat itu, Eva merasa seperti terjatuh dalam jurang es yang sangat dalam.

Dia telah begitu banyak berkorban demi rumah tangga ini, bekerja keras setiap hari untuk menjaga keluarga tetap utuh, hanya untuk menyaksikan semuanya diberikan kepada orang lain. Betapa menyedihkannya dirinya.

Eva terduduk lemas di kursi sambil menatap kue ulang tahun rasa stroberi yang hampir meleleh di depannya. Jiwanya perlahan-lahan tenggelam dalam kekecewaan.

Waktu terus berjalan.

Pukul tiga dini hari, lampu rumah tiba-tiba menyala. Ricardo dan Ivany akhirnya pulang.

Begitu melihat Eva, sebersit rasa jijik melintas di mata mereka.

Ricardo melepas dasinya dan melemparkannya ke arah Eva. "Kamu tahu aku nggak suka jahe, tapi kenapa masakan tadi malah banyak sekali jahenya? Lain kali pakai otak sedikit!"

Setelah itu, dia melemparkan sebuah kantong kado ke arah Eva seolah-olah dia sangat bermurah hati. "Itu hadiah ulang tahunmu."

Eva melirik isi tas itu dan hanya bisa tertawa dalam hati. Hadiah itu hanyalah suvenir yang tidak bernilai, yaitu sepasang anting kecil berbentuk lebah. Sedangkan kalung kristal angsa bertatahkan berlian yang mahal itu sudah dipamerkan Fiona di media sosialnya sejak tadi sore.

Melihat Eva tetap diam dan tidak bereaksi, Ricardo langsung mengernyitkan alis dan suaranya penuh amarah.

"Aku setiap hari kerja banting tulang dari pagi sampai malam, sementara kamu enak-enakan di rumah. Sudah nggak bisa bantu apa pun, sekarang malah berani pasang wajah masam segala! Kalau aku tahu kamu bakal berubah jadi seberantakan ini dan nggak feminin sama sekali, aku pasti nggak akan pernah menikahimu!"

"Malam ini kamu tidur di halaman! Selama belum sadar diri dan tahu salahmu, jangan harap aku akan maafkan kamu!'

Usai berkata demikian, Ricardo langsung berbalik dan masuk ke kamar, tanpa menoleh sedikit pun.

Sementara itu, Ivany menatap Eva dengan pandangan jijik, lalu mengambil kue stroberi yang sudah meleleh di meja dan melemparkannya ke kepala Eva. Wajahnya tampak sangat puas saat dia berseru sombong.

"Aku dan Tante Fiona hari ini senang banget main di taman laut! Kamu itu cuma pembantu di rumah ini! Cepat cerai sama papaku dan keluar dari sini! Aku mau Tante Fiona jadi mamaku! Aku nggak mau punya Mama jelek kayak kamu!”

Eva terpaku menatap putrinya. Anak yang selama ini dia rawat dengan penuh cinta sejak kecil, kini mengucapkan kata-kata sejahat itu padanya, seolah-olah dia hanya sebuah sampah.

Hatinya benar-benar hancur. Ternyata selama ini, dia telah membesarkan seorang pengkhianat yang tidak tahu berterima kasih.

Ivany yang dulu, adalah anak yang manis, penurut, dan sangat menyayangi dirinya. Semua berubah sejak Fiona kembali tiga bulan lalu. Sejak mereka beberapa kali bertemu, sikap Ivany terhadapnya berubah total.

Eva tahu, pasti Fiona telah mengadu domba hubungan ibu dan anak itu. Dia tidak peduli dengan ucapan dari orang luar seperti Fiona.

Namun, yang membuat hatinya benar-benar dingin adalah kenyataan bahwa semua cinta dan pengorbanannya selama bertahun-tahun ... ternyata tidak mampu menandingi kehadiran Fiona selama tiga bulan saja.

Hatinya semakin dipenuhi kesedihan. Eva merasa dirinya seperti seorang yang menyedihkan dan tidak berharga. Dia dibuang oleh anak yang telah dia besarkan dan diabaikan oleh suami yang semakin hari semakin dingin dan penuh kebencian.

Bahkan Ricardo juga terang-terangan membiarkan sikap putri mereka yang tak lagi menganggapnya sebagai seorang ibu. Dengan ekspresi datar, Eva berdiri dan melangkah ke kamar mandi. Dia membersihkan krim kue yang masih menempel di kepalanya.

Saat itu juga, hatinya telah mati rasa. Dia tidak lagi menaruh harapan apa pun pada ayah dan anak itu.

Dari bawah wastafel, Eva mengeluarkan sebuah map berisi dokumen. Dia mengambil pulpen, lalu membubuhkan tanda tangannya tanpa ragu.

Beberapa hari yang lalu, setelah pertengkaran karena Fiona, Ricardo sempat melemparkan surat cerai kepadanya dengan sikap congkak. Dia sangat yakin bahwa Eva begitu mencintainya dan anak mereka, jadi mustahil Eva akan berani menceraikannya.

Dengan pemikiran itu, Ricardo merendahkan Eva dengan berbagai cara sebagai bentuk hiburan baginya.

Demi mempertahankan rumah tangga yang hampir runtuh, Eva menahan semua luka dan penghinaan, bahkan sampai rela berlutut dan memohon dengan sangat rendah hati agar Ricardo memaafkannya.

Namun hari ini, dia akhirnya benar-benar tersadar.

Hati manusia sangat kejam. Seberapa besarnya pun dia mengalah dan mengorbankan diri, semuanya tetap sia-sia. Kalau begitu, biarlah dia lepaskan semuanya.

Baik itu suami maupun putrinya, dia tidak menginginkannya lagi semuanya ....

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Menghadapi sisa hidup tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menelan pil pahit saat suaminya, David, memberikan kuota pengobatan terakhir kepada adik angkatnya, Emma. Dianggap lebih pantas hidup, ia pun dipaksa mengalah. Demi menutupi ajal yang mendekat, ia menandatangani surat cerai, menyerahkan perusahaan perhiasan, bahkan membiarkan putrinya memanggil Emma sebagai ibu. Di balik pujian keluarga yang menganggapnya kakak yang baik, sebuah misteri kematian yang tragis siap mengejutkan mereka semua.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.6
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kepergian mendadak itu membuat nenek Cherish syok hingga muntah darah dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Kecewa mendalam, Cherish langsung mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon dimaafkan dan berjanji menyerahkan segalanya demi mendapatkan kembali hati Cherish.
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun menikah rahasia dengan seorang direktur, sang istri harus menerima kenyataan pahit saat suaminya melarang putra mereka memanggilnya ayah. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretarisnya, keputusan bulat pun diambil. Surat cerai dilayangkan, dan dia pergi membawa putranya selamanya. Kepergian tiba-tiba ini meruntuhkan ketenangan sang miliarder yang seketika kehilangan kendali mencari istrinya. Namun, kali ini penantiannya akan sia-sia.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan