Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dikejar Oleh Sang Miliarder

Dikejar Oleh Sang Miliarder

Kayla Herdian kembali ke masa lalu demi membalas dendam setelah dikhianati suami dan mertuanya hingga tewas mengenaskan. Dulu hidupnya hancur, namun kini ia bangkit untuk menghancurkan para musuh dan membawa bisnis keluarganya ke puncak kejayaan. Di tengah ambisinya, seorang miliarder dingin yang dulu tak terjangkau justru datang mendekat. Pria itu kini terang-terangan merayu Kayla, memohon kesempatan untuk menjadi pendamping di pernikahan keduanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Nada bicara David memerintah, seolah-olah Kayla telah melakukan pencurian.

"Kamu ada di mana? Aku sudah berjanji pada Vanessa untuk membiarkannya mengenakan kalung itu di pelelangan. Kembalikan sekarang juga!"

Sambil menyerahkan undangannya pada manajer acara di ambang pintu, Kayla menjawab, "Kalung ini adalah mas kawinku dari Keluarga Herdian. Sejak kapan orang lain boleh mengatur siapa yang memakainya? Apa Keluarga Wilarso sebegitu rendahnya sehingga mereka harus bergantung pada mas kawin istri?"

David tercengang.

Dia belum pernah mendengar Kayla, yang biasanya tunduk padanya, menjawab dengan nada menantang.

Dengan suara tegas, dia berkata, "Kayla, aku katakan padamu untuk terakhir kalinya. Kembalikan kalung itu sekarang juga atau aku kehilangan kesabaranku dan kamu akan menyesal!"

Dulu, ketika David menegur dengan nada dingin seperti itu, ini artinya pria itu sudah benar-benar kehabisan kesabaran.

Biasanya, David akan memblokir nomornya dan mengabaikannya setidaknya selama sebulan. Tidak peduli seberapa keras Kayla memohon padanya, dia tidak pernah bisa menggugah hati pria hati untuk tersenyum padanya.

Saat memikirkan kehidupan sebelumnya, di mana dia merendahkan diri seperti anjing hanya untuk mendapatkan sedikit perhatian dari David, Kayla tidak merasakan apa pun selain rasa jijik.

"Aku juga akan mengatakan ini untuk terakhir kalinya. Menggunakan mas kawin istrimu untuk mengesankan wanita lain, David, apa kamu seorang CEO atau hanya seorang gigolo?" Kemudian, dia mendengus dingin dan melanjutkan, "Jika kamu ingin marah, silakan. Aku tidak peduli."

Dengan itu, dia menutup panggilan telepon dan meninggalkan David yang marah di telepon.

David selalu menjadi orang yang menutup panggilan telepon terlebih dahulu, bukan dia.

Berdiri di samping David, Vanessa berkata dengan ragu, "Kak David, apa Kak Kayla kesal karena kamu ingin mengajakku ke acara lelang sehingga dia tidak mau meminjamkan kalung itu padaku?"

Pernyataan ini hanya menambah amarah David yang sudah membara.

Dia mendengus dan berkata, "Hmph, dia hanya sedang memainkan trik supaya aku memperhatikannya. Kami baru menikah selama setahun dan sekarang dia sudah menjadi wanita yang pencemburu dan sangat manipulatif!"

Melihat penolakan tegas Kayla untuk menyerahkan kalung itu, Vanessa merasa khawatir dan kesal, tetapi dia memasang ekspresi sedih.

"Lupakan saja, lebih baik aku tidak menghadiri acara lelang itu. Kalau Kak Kayla sekesal itu hanya karena kalung saja, bayangkan bagaimana reaksinya kalau kamu mengajakku sebagai pendampingmu!"

"Jika dia ingin menggila, biarkan saja. Bagaimanapun juga, yang malu adalah Keluarga Herdian, bukan kita," ucap David dengan marah.

Setelah melampiaskan kekesalannya, dia mengacak-acak rambut Vanessa dengan lembut sambil bergumam, "Jangan khawatir, kamu akan mengenakan kalung zamrud itu dan menjadi bintang di acara lelang tersebut."

Dengan mata berbinar, Vanessa memeluk David dan berseru, "Kamu memang yang terbaik, Kak David!"

Saat Kayla memasuki tempat lelang, seorang manajer profesional menghampirinya dan bertanya, "Nyonya Kayla, bolehkah saya bertanya barang apa yang akan Anda sumbangkan di acara lelang?"

Kayla tertegun sejenak sebelum menjawab, "Aku ingin menyumbang atas namaku sendiri, bukan atas nama Keluarga Wilarso. Apa ini memungkinkan?"

Sang manajer terkejut sejenak, tetapi dia buru-buru menjawab, "Tentu saja! Kami menghormati keinginan individu semua donatur."

Kayla mengangguk dan menyentuh kalung zamrud yang tergantung di lehernya dengan lembut dan berkata, "Aku ingin menyumbangkan kalung ini."

Sang manajer semakin tercengang. Sebagai seorang profesional di industri lelang, dia menyadari betapa besar nilai kalung tersebut.

"Nyonya Kayla, meskipun kami sangat berterima kasih atas kemurahan hati Anda, tapi yang perlu Anda ketahui, lelang ini merupakan lelang amal yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar keluarga, termasuk Keluarga Harahap, bukan berfungsi sebagai balai lelang profesional. Kalung ini dibuat dari bahan yang langka dan dibuat oleh pengrajin papan atas. Mengingat nilai sejarahnya yang begitu penting, kalung ini mungkin terlalu berharga untuk acara seperti ini. Apa Anda tidak merasa sayang jika kalung itu berakhir di sini?"

Kayla tersenyum tipis. Dia tentu saja mengetahui nilai kalung itu karena kalung itu adalah hadiah berharga dari neneknya. Awalnya, dia tidak pernah berencana untuk melelangnya.

Namun dia ingat dengan jelas bagaimana Vanessa telah melelangnya tanpa seizinnya untuk menarik perhatian.

Pada saat itu, kalung itu menarik perhatian Rini Hasibuan, tuan rumah acara tersebut, yang membelinya dengan harga tertinggi, dan menjalin kerja sama dengan Keluarga Wilarso, sehingga Keluarga Wilarso melompat dari keluarga kaya biasa menjadi konglomerat papan atas.

Sebagai pemilik sebenarnya dari kalung itu, Kayla dicap orang gila oleh David ketika dia mencoba mengambilnya kembali. Pria itu menyeretnya keluar dengan paksa dan menguncinya di dalam mobil.

Setelah itu, dia tidak pernah menghadiri acara apa pun lagi.

Sekarang, alih-alih membiarkan orang lain mengambil manfaat dari mas kawinnya, dia memutuskan untuk memegang kendali.

"Karena ini untuk amal, wajar jika seseorang menunjukkan ketulusan dan keikhlasannya, di mana ini sejalan dengan niat Ibu Rini dalam menyelenggarakan acara ini," ucap Kayla dengan sopan dan murah hati, yang disambut dengan tatapan kagum dari sang manajer.

Kayla tersenyum cerah dan melanjutkan, "Tapi, aku punya satu permintaan kecil. Aku ingin secara pribadi mempersembahkan kalung ini di atas panggung, karena tidak ada yang lebih mengenal kalung ini selain aku."

Sang manajer terkejut dengan permintaan Kayla yang tidak biasa, tetapi mengingat lelang amal ini bersifat informal dan status Kayla sebagai donatur, dia menyanggupi permintaannya selama itu tidak berlebihan.

"Tentu saja, saya akan memberi tahu Anda saat giliran Anda naik panggung."

Tanpa disadari, percakapan ini didengar oleh dua orang di sebuah ruang pribadi di lantai dua. Yang satu adalah seorang pria mengenakan setelan berwarna sampanye dengan kemeja terbuka, yang memperlihatkan dadanya yang berotot sehingga tampak begitu mencolok.

"Wah, Nyonya Kayla sungguh murah hati. Dia memberikan kalung yang sangat berharga dan bahkan memberikannya sendiri. Orang yang berhasil mendapatkannya di lelang pasti akan melihatnya dalam sudut pandang baru!"

Kemudian, pria itu menoleh ke arah pria lain, yang sedang duduk di sofa dan sebagian tubuhnya tersembunyi di balik bayangan. "Mungkinkah dia tahu bahwa nenekmu selalu menginginkan kalung itu?"

Kiran Harahap, cucu Rini, menyesap anggur dan memutar-mutar anggur itu sebelum menjawab dengan suara lirih, "Bukankah dia sudah menikah? Kenapa dia datang sendirian ke sini?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A-PD170
8.1
Winnie harus menelan pil pahit saat Jako membatalkan pertunangan mereka di depan umum, tepat ketika keluarganya jatuh miskin. Terdesak oleh keadaan, ia nekat mengaku tengah mengandung anak Dion, paman Jako yang sangat berpengaruh. Tak disangka, Dion justru menerima klaim tersebut dan mengajaknya bekerja sama. Dimulailah pernikahan kontrak yang penuh dengan intrik, perhitungan matang, serta kesalahpahaman rumit yang menjerat perasaan mereka berdua.
Sampul Novel CEO yang Penyayang Ingin Go Public
9.6
Elia dikenal publik sebagai pria sopan yang tertutup, namun aslinya dia sosok kejam yang menjerat Ashley dalam gairah. Hubungan rahasia mereka membuat Ashley aman dari gangguan siapapun. Keadaan berubah saat Ashley mual di depan umum. Elia yang biasanya dingin justru berlutut dan membelai perutnya dengan lembut. Sang CEO pun meminta Ashley untuk meresmikan hubungan mereka di depan semua orang, serta berjanji akan memberikan segalanya demi dirinya.
Sampul Novel Dia Canduku
9.5
Dalam kondisi setengah sadar, Amira dikhianati oleh suaminya sendiri yang tega menjualnya kepada Raka, seorang pengusaha yang butuh pelampiasan. Pertemuan intim yang tak terduga itu ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi Raka hingga ia terus terbayang sosok Amira. Takdir kembali mempertemukan mereka secara mengejutkan di kediaman Raka seminggu kemudian. Bagaimana kelanjutan hubungan mereka setelah rahasia kelam di malam panas itu mulai terungkap?
Sampul Novel Pelakor Kesayangan CEO
8.2
Alisya kini kembali sebagai Aleena dengan identitas baru. Status pelakor melekat padanya saat Arfa, pewaris Arhadita Company, tunduk dalam pesonanya. Aleena bertekad menghancurkan hidup Laura, istri Arfa, hingga berkeping-keping. Namun, kehamilan Laura dan munculnya sosok masa lalu mulai mengguncang keteguhan hatinya. Saat rahasia kelam perlahan terkuak, mampukah Arfa meraih kembali cinta Aleena yang penuh dendam di tengah kemelut rumah tangga mereka?
Sampul Novel Pelarian Manis Istri Pengganti
7.8
Tiga tahun Cantika menyamar sebagai Aulia demi menyelamatkan label musik keluarganya. Meski menjadi istri Kenan Adiwangsa, ia hanya dianggap pengganti yang terabaikan. Di tengah dinginnya sikap Kenan dan kelicikan Elara, Cantika bertahan meski nyawanya terancam. Saat Aulia kembali, ibunya justru mengusir Cantika tanpa belas kasih. Kini, Cantika memilih pergi dan meninggalkan luka masa lalu. Ia pun menemukan cinta sejati serta kebahagiaan bersama pria yang menghargainya.
Sampul Novel Sang Putri Asli Kembali: Aku Mewarisi Kekayaan
9.0
Dahulu ia dihina sebagai penipu dan diusir secara kejam, namun kini ia kembali sebagai putri kandung dari keluarga konglomerat yang sangat berpengaruh. Dengan kekuatan dan kekayaan luar biasa di tangannya, ia siap menuntut balas. Ia memberikan kekalahan telak yang mempermalukan mantan tunangannya serta putri palsu yang selama ini mencuri posisinya. Sebuah kisah pembalasan dendam yang elegan dan penuh kemenangan bagi sang pewaris takhta yang sebenarnya.