Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dijual Suami Demi Pekerjaan

Dijual Suami Demi Pekerjaan

Berawal dari cemoohan kejam sang suami, nasib tragis justru membawa seorang wanita menjadi barang barter. Dia dikirim ke kediaman asing untuk menyusui anak dari keluarga kaya raya. Namun, pekerjaan ini menyeretnya ke dalam radar sang tuan rumah, seorang pria berkarisma kuat, bertubuh atletis, dan bermata tajam. Di balik sosoknya yang memikat sekaligus mengintimidasi, miliarder misterius ini menyembunyikan sebuah rahasia besar yang berpotensi mengguncang dunia.
Bab
Bagikan

Bab 1

Suamiku berkata, "ASI-mu sebanyak itu, kalau nggak dikasih ke anak, apa mau disimpan untuk diminum pria lain?"

Tak disangka, ucapannya malah menjadi kenyataan. Dia menganggapku sebagai barang untuk dibarter dan mengirimku ke rumah orang lain untuk menyusui anak mereka.

Namun, aku malah menjadi incaran tuan rumah laki-laki. Pria itu memiliki alis tegas, mata berkilat tajam, tubuh atletis, dan penuh aura maskulin. Di balik dirinya, tersembunyi sebuah rahasia besar yang menggemparkan dunia .…

Suamiku berkata, "ASI-mu sebanyak itu, kalau nggak dikasih ke anak, apa mau disimpan untuk diminum pria lain?"

Tak disangka, ucapannya malah menjadi kenyataan. Dia menganggapku sebagai barang untuk dibarter dan mengirimku ke rumah orang lain untuk menyusui anak mereka.

Namun, aku malah menjadi incaran tuan rumah laki-laki. Pria itu memiliki alis tegas, mata berkilat tajam, tubuh atletis, dan penuh aura maskulin. Di balik dirinya, tersembunyi sebuah rahasia besar yang menggemparkan dunia .…

....

Suamiku mengundang orang untuk minum-minum, sementara aku pergi ke dapur untuk menghidangkan makanan ringan.

Terdengar suara langkah kaki di belakangku. Aku berbalik dan tiba-tiba menabrak dada yang keras. Aroma pria asing bercampur bau alkohol langsung menyeruak.

"Ka ... Kak Deswan?"

Pria itu tingginya lebih dari 180 cm, memiliki alis tegas, mata tajam, tubuh atletis, dan memakai kaus hitam ketat yang menonjolkan otot-ototnya. Seluruh auranya memancarkan daya tarik maskulin yang kuat.

Tatapannya terpaku ke dadaku, penuh dengan aura agresif. Karena ASI yang mengalir, bajuku basah di bagian depan dan meninggalkan noda yang jelas terlihat. Wajahku langsung memerah. Aku buru-buru membalikkan badan untuk menghindari tatapannya.

Namun, pria itu semakin mendekat hingga memojokkanku di sudut dapur. Seluruh tubuhnya memancarkan tekanan yang membuatku sesak napas. "Kamu baru saja melahirkan? ASI-mu melimpah, ya."

Dalam sekejap, pikiranku menjadi kosong. Tanganku gemetar dan kacang tanah di piring yang kupegang berjatuhan ke lantai.

Pria itu menjilat bibirnya, sedikit membungkuk, dan perlahan mendekatiku.

"Ah ... Kak Deswan, jangan begini. Orlan lagi nunggu Kakak untuk minum bersama di ruang depan."

Aku mendorong pria itu dengan panik, lalu membawa dua piring makanan ringan dari atas meja dapur dan berlari keluar.

Setelah itu, aku kembali ke kamar tidur untuk mengganti pakaian dan bersembunyi di sana. Aku tidak keluar selama lebih dari satu jam sampai suasana di luar terasa sudah tenang.

Ketika aku akhirnya keluar, aku melihat suamiku, Orlan, wajahnya memerah karena mabuk. Dia melirikku sekilas dan berkata, "Besok kamu pergi ke rumah Kak Deswan untuk membantu menyusui anaknya."

Bukan permintaan, tapi perintah.

Aku mengerutkan kening karena merasa tidak nyaman. "Anaknya bisa minum susu formula."

Deswan adalah sopir jarak jauh yang jarang berada di desa. Namun, dia menghasilkan banyak uang, murah hati, dan sangat dihormati di desa. Beberapa hari yang lalu, dia membawa pulang seorang bayi berusia lebih dari dua bulan, katanya untuk didaftarkan dalam kartu keluarga.

"Deswan bilang, anaknya lemah dan butuh ASI. ASI-mu sebanyak itu, kalau nggak kasih ke anak, mau disimpan untuk diminum pria dewasa?"

Wajahku langsung memerah.

Melihatku terdiam, Orlan menjadi tidak sabar dan menatapku dengan marah. "Kamu nggak akan kerja gratis, Kak Deswan akan bayar! Kalau kamu nggak pergi, akan kuhabisi kamu!"

Keesokan harinya, di bawah desakan Orlan, aku terpaksa pergi ke rumah Deswan.

"Anaknya ada di kamar," katanya sambil menatapku dengan tatapan seperti predator menatap mangsanya sehingga membuatku merasa tidak nyaman. Aku hanya mengangguk dan segera melangkah cepat masuk ke kamar.

Anak itu sepertinya lapar. Dia berusaha mencari-cari ke arah dadaku. Aku buru-buru membuka kancing bajuku dan menghiburnya dengan lembut, "Jangan terburu-buru, minum pelan-pelan."

Beberapa saat kemudian, pintu yang tidak sepenuhnya tertutup itu pun terdorong terbuka dan Deswan masuk. Aku terkejut dan segera memalingkan tubuhku.

Melihat anak itu sudah kenyang dan tertidur, aku meletakkannya di tempat tidur dengan hati-hati dan segera merapikan pakaianku.

Namun, Deswan tiba-tiba menggenggam tanganku dan menarikku mendekat. Aku terhuyung beberapa langkah dan buru-buru menutupi dadaku dengan tangan.

Aku merasa terkejut dan marah. "Kak Deswan, tolong jaga sikapmu! Aku ke sini untuk menyusui anak, bukan untuk ...."

Deswan tertawa. "Aku cuma mau cek kualitasnya."

Setelah berkata demikian, dia mendekatkan wajahnya ke arahku.

"Ah!"

Rasanya berbeda dibanding saat menyusui anak. Napasku mulai tidak teratur, bibirku bergetar, dan aku mencoba melawan sekuat tenaga. "Lepaskan aku!"

Anak yang baru saja tertidur terbangun karena keributan itu dan mulai menangis keras.

Akhirnya, Deswan melepaskanku. Kemudian, dia mengangkat kepala dan menjilat bibirnya yang masih basah sambil berkata dengan mesra, "Nggak buruk, terima kasih atas kerja kerasnya."

"Kamu gila!" Aku mengenakan pakaianku dengan tergesa-gesa, lalu berlari pulang ke rumah dengan panik.

Setibanya di rumah, aku berkata kepada Orlan bahwa aku tidak ingin lagi pergi ke rumah Deswan untuk menyusui. Mendengar ucapanku, wajah Orlan langsung berubah masam.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Pelayan Biasa
8.8
Dunia Amanda Felicia runtuh saat kedua orang tuanya tewas dalam kecelakaan di hari kelulusannya. Kesedihannya kian mendalam ketika Fanny, sahabat setianya, harus pergi ke luar negeri. Di tengah keterpurukan, Amanda mencoba bangkit dengan bekerja sebagai pelayan di kediaman Alexander Mattew. Namun, pria kaya itu justru kerap menyulitkan hidupnya dan sengaja membuat Amanda tidak betah. Mampukah Amanda bertahan menghadapi sikap dingin Alex demi menyambung hidupnya?
Sampul Novel Dendam Anak Tiri
9.1
Masa kecil yang penuh kemiskinan dan hinaan mengubah Alena dari gadis lembut menjadi sosok ambisius yang haus balas dendam. Ia bertekad menghancurkan keluarga ayah kandungnya yang kaya raya karena telah menelantarkannya. Di sisi lain, adik tirinya yang manja, Alyssa, tidak menyadari bahwa kehidupan mewahnya akan segera terusik. Pertemuan mereka memicu konflik besar saat rahasia persaudaraan terungkap. Akankah misi Alena berhasil atau justru berakhir duka bagi keduanya?
Sampul Novel Gadis Simpanan
8.4
Rachel Oktaviani kehilangan segalanya saat sang paman merampas harta warisannya. Nasib tragis membawanya menjadi jaminan utang judi hingga ia nyaris tertabrak mobil mewah saat melarikan diri. Daren Beltrand, sang pengemudi, menyelamatkannya namun dengan niat terselubung. Rachel kini terperangkap bagai burung dalam sangkar emas sebagai simpanan Daren. Tanpa disadari, pria itu ternyata sudah beristri. Bagaimana hancurnya hati Rachel saat rahasia kelam Daren terungkap?
Sampul Novel Gairah Nakal Sang Billionaire
8.5
Raisa Aquila Nazara, wanita cantik berusia 25 tahun, terjerat dalam skema jahat Helena, ibu dari kekasihnya sendiri. Jebakan itu membawanya berakhir di satu kamar dengan Raka Mirza Bramantyo, CEO tampan berumur 27 tahun yang dikenal sebagai seorang player. Setelah malam tak terduga itu terjadi, Raisa harus menghadapi kenyataan pahit atas apa yang mereka lakukan. Akankah insiden memalukan ini menjadi akhir segalanya atau justru awal hubungan baru bagi mereka?
Sampul Novel Istri Rahasia Sang Miliarder
9.4
Mimpi Arabella Balqis untuk dicintai hancur saat Leonard Abraham datang membawa dendam. Leonard menyelinap ke rumahnya, namun justru memutarbalikkan fakta hingga warga memaksa mereka menikah siri akibat fitnah tersebut. Sebagai yatim piatu, Arabella terjebak dalam pernikahan tanpa cinta yang penuh penderitaan. Di tengah nasib buruk yang kian mengepung, mampukah ia bertahan menghadapi kekejaman suaminya dan menemukan kebahagiaan yang selama ini ia idamkan?
Sampul Novel Kill Me, Love Me
9.4
Fajar adalah pemilik perusahaan teknologi yang menyembunyikan rahasia besar mengenai kondisi kepribadian gandanya. Meskipun ia memiliki kekasih bernama Mariska, hanya Indira yang mengetahui kebenaran tersebut. Kedekatan yang terjalin antara Fajar dan Indira memicu benih cinta yang rumit, di mana ketiga kepribadian Fajar justru jatuh hati pada Indira. Di tengah konflik batin ini, mampukah Indira menyembuhkan Fajar? Siapa yang akhirnya akan dipilih oleh hati Fajar?