Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

Lima tahun menjadi istri rahasia miliarder Tritan Wirajaya, seorang mahasiswi akhirnya mundur saat cinta pertama suaminya kembali. Sadar cintanya bertepuk sebelah tangan, ia menjebak Tritan menandatangani surat cerai lewat berkas kuliah. Ia lalu pergi jauh dalam kondisi hamil. Kehilangan istri tulus dan calon pewaris membuat Tritan menyesal dan mencarinya. Namun, sang mantan istri kini telah bertransformasi menjadi wanita karier mandiri, membuat sang miliarder harus berlutut memohon cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 5

Hari keberangkatan ke Norevia, aku menulis sebuah email untuk dosen pembimbingku.

Di dalamnya, aku menceritakan soal kehamilanku.

Tak lama, balasannya pun datang.

[Astaga, Isabel! Itu kabar luar biasa. Selamat! Aku akan menyiapkan segalanya untukmu. Tempat tinggal, pemeriksaan kehamilan, bahkan seseorang yang akan menjemputmu langsung di bandara dan mengantarmu ke rumah baru.]

Mataku memanas, hampir saja meneteskan air mata.

Aku sempat khawatir kabar ini akan membuat mereka mempertimbangkan ulang jadwal penelitian, tapi ternyata yang kudapat justru dukungan penuh.

Di saat aku hampir tak punya siapa pun untuk diandalkan, email singkat itu menjadi penghiburan paling berharga.

Hari itu, aku sengaja memilih baju longgar untuk menyembunyikan perut yang mulai sedikit menonjol.

Begitu tiba di bandara, seorang pria muda melambaikan tangan.

“Isabel!”

Dia berwajah bersih dengan senyum lembut.

“Hai, aku Owen.”

Dengan sopan, dia meraih koperku sembari tersenyum ramah.

“Akhirnya kita bertemu juga. Namamu sudah sering kudengar.”

Aku hanya bisa membalas senyumnya, meski hati masih dipenuhi was-was.

Ini pertama kalinya aku bepergian ke luar negeri seorang diri. Ditambah lagi aku sedang hamil.

Namun, sikap Owen yang penuh perhatian membuatku sedikit lebih tenang.

Dia mengurus semua proses check-in hingga mengantarku ke pintu pemeriksaan.

“Jangan khawatir, Isabel. Di sana semua sudah kuatur dengan baik,” katanya sambil menepuk ringan punggung tanganku.

Aku mengangguk pelan, hatiku penuh rasa terima kasih.

Tapi tepat saat itu...

“Renata, hati-hati!”

Suara yang amat kukenal terdengar dari kejauhan.

Jantungku bergetar hebat.

Itu… suara Tritan!

Kenapa dia ada di sini?!

Refleks aku menunduk, takut dia mengenaliku. Aku tak boleh ketahuan.

Tak lama, suara manja Renata terdengar.

“Tritan, aku mau minum di kafe baru itu. Temani aku, ya?”

Tritan tampak ragu.

“Tunggu. Aku mau menelepon Isabel. Aku rasa tadi aku dengar namanya.”

Tatapannya sempat menyapu ke arahku.

Aku buru-buru menunduk lebih dalam, berpura-pura sibuk dengan koper, sementara keringat dingin mengalir di punggung.

Renata cepat-cepat menggenggam tangannya.

“Nggak usah! Pasti Isabel lagi di laboratorium. Kamu hanya akan mengganggunya. Ayo ke kafe, mitra bisnismu sebentar lagi datang. Nanti nggak ada waktu lagi.”

Tritan akhirnya mengangguk.

Keduanya pun berjalan menjauh.

Aku baru bisa bernapas lega, meski dada terasa sesak.

Ironis…

Saat menandatangani surat cerai, kalau bukan karena Renata yang menyela, Tritan takkan semudah itu menandatanganinya.

Dan kini, kalau bukan karena Renata yang mengalihkan perhatian, aku pasti sudah ketahuan.

Perpisahanku dengan Tritan… diselesaikan oleh Renata sendiri.

“Isabel, waktunya pemeriksaan.”

Suara Owen memecah lamunanku.

Aku segera menyembunyikan gejolak di hati, mengikuti langkahnya menuju pemeriksaan.

Di sana, Owen menyodorkan sebuah kartu pos padaku.

“Kirim ini ke keluargamu, biar mereka tahu kabarmu.”

Kartu pos itu bergambar gletser megah, indah dan misterius.

Aku menatapnya sejenak, lalu tersenyum tipis.

Dengan tenang, aku melemparkan kartu pos itu ke tempat sampah.

“Nggak perlu. Aku nggak punya siapa pun yang layak menerimanya.”

Aku tak ingin lagi ada ikatan dengan masa lalu.

Setelah naik pesawat, aku duduk di kursiku.

Owen memastikan semua beres. Dia menitipkan sebuah pesan padaku.

“Isabel… laboratorium sudah menyiapkan fasilitas terbaru khusus untukmu. Jadwal kerjamu pun sudah mereka sesuaikan agar kamu bisa menjaga kandungan dengan tenang. Kamu hanya perlu fokus pada dirimu sendiri… dan bayimu.”

Kata-katanya kembali membuat mataku sembab.

Semua yang dia berikan… sesuatu yang sederhana, perhatian tulus… hal yang tak pernah kudapat dari Tritan selama empat tahun pernikahan.

Aku menutup mata, menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri.

Ketika pesawat bersiap lepas landas, aku menoleh sekali lagi.

Menatap kota yang penuh kepalsuan dan kesepian.

'Tritan… mulai sekarang, kita benar-benar sudah berakhir.'

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B34473" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B34473
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Kembali Bukan Untuk Cinta
9.8
Pasca menjebak Bara di malam pengantin, Ayla diusir dan mengasingkan diri ke luar negeri. Di sana, ia memulai hidup baru yang mapan dan membesarkan buah hatinya tanpa sepengetahuan sang suami. Namun, takdir memaksa Ayla pulang untuk menghadapi pria yang seharusnya ia benci itu. Kepulangannya membawa misi rahasia yang berisiko menghancurkan reputasinya. Meski dicap sebagai wanita murahan, ia tetap maju demi tujuan yang sangat krusial bagi hidupnya.
Sampul Novel Dark Love
8.0
Albert Kenzi Erdinata terjebak dalam dendam masa lalu atas kematian tragis ibunya. Ia bertekad menghancurkan hidup Akira, putri dari wanita yang dianggapnya bertanggung jawab. Setelah menculik dan merusak kehormatan Akira, Albert menjebaknya menjadi asisten pribadi demi menyiksanya lebih jauh. Namun, kedekatan mereka justru menumbuhkan benih cinta yang tak terduga. Kini Albert harus memilih antara membalas dendam atau mengikuti kata hatinya saat rahasia masa lalu mulai terungkap.
Sampul Novel Hasrat Cahaya Bulan: Lamaran Sang CEO yang Berani
8.7
Bertha melakukan kesalahan fatal dengan meminta kiriman video dewasa kepada CEO-nya di tengah malam. Alih-alih mendapatkan apa yang ia inginkan, sang bos justru menawarkan demonstrasi nyata secara langsung. Usai menghabiskan malam penuh gairah yang tak terduga, Bertha pasrah akan nasib kariernya. Namun, kejutan besar datang saat Justin justru melamarnya untuk menikah. Di tengah kebingungan, Bertha pun mempertanyakan apakah bosnya itu sedang bercanda.
Sampul Novel HOLD ME
9.6
Alice, siswi berprestasi berusia delapan belas tahun, bermimpi menjadi desainer ternama. Namun, dunianya runtuh saat orang tuanya tiada dan Martin, kakaknya sendiri, menjualnya kepada Devan Adipati Gumilang. Devan adalah pemuda kaya raya yang dominan dan dikenal sangat brengsek di Jakarta. Kini, Alice terjebak sebagai pemuas nafsu bagi Devan yang memperlakukannya bak mainan. Mampukah ia meloloskan diri dari cengkeraman pria tampan yang berhati iblis tersebut?
Sampul Novel Istri Kedua Sang Billionaire
8.7
Hana terbangun dalam kondisi sangat terkejut saat menyadari ada sosok asing yang tidur di sisinya. Meskipun kesadarannya telah pulih sepenuhnya, ia merasa sangat bingung karena yakin dirinya belum pernah terikat dalam sebuah pernikahan. Kejadian tak terduga ini membuatnya mempertanyakan bagaimana orang asing tersebut bisa berada di ranjang yang sama dengannya. Sebuah misteri besar kini menghantui hidup Hana yang semula tenang dan sederhana.
Sampul Novel Istri kedua tuan Salman
8.5
Aisyah Sholehatun Nisa, gadis rupawan yang terjebak dalam belenggu utang orang tuanya, terpaksa menerima perjodohan rumit. Ia harus menjadi istri kedua bagi Salman Alfarizki, pria dari keluarga konglomerat yang statusnya hanyalah putra seorang selir. Di tengah pernikahan Salman yang sudah ada, mampukah benih cinta tumbuh di antara mereka? Ikuti perjuangan Aisyah menghadapi takdir dan konflik perasaan dalam dinamika rumah tangga yang penuh tekanan ini.