Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cintaku Berakhir di Malam Pertamaku

Cintaku Berakhir di Malam Pertamaku

Kisah dalam novel modern misteri Cintaku Berakhir di Malam Pertamaku berawal di malam bulan madu. Sang suami bersikeras meminta manajer hotel mengganti seprai mereka di tengah malam. Ternyata, manajer tersebut adalah mantan kekasihnya yang langsung histeris dan menuduhnya sengaja ingin menyakiti hatinya. Setelah menyiram sang istri dengan air panas dari teko, wanita itu pergi. Alih-alih menolong istrinya yang terluka, sang suami justru memilih mengejar mantannya dengan alasan takut gelap.
Bab
Bagikan

Bab 1

Saat bulan madu, tengah malam suamiku bersikeras meminta manajer hotel untuk datang langsung mengganti seprai kami.

Begitu gadis itu masuk ke kamar, matanya langsung berkaca-kaca dan berkata pada suamiku, "Kamu sengaja menyuruhku membersihkan bekas keintimanmu dengan istrimu hanya untuk menghancurkan hatiku?"

Suamiku menyangkal dan berkata bahwa dia tak tahu bahwa manajernya adalah mantan pacarnya.

Namun, gadis itu kehilangan kendali, mengambil teko panas dan menyiramiku, kemudian pergi.

Saat dia keluar, suamiku hanya melirikku sekilas, lalu mengejar gadis itu yang katanya takut gelap.

Tiba-tiba Jasper membuka pintu kamar, sementara aku hanya sempat buru-buru membungkus tubuhku dengan handuk.

Seorang gadis yang mengenakan kartu nama bertuliskan Cecilia masuk ke kamar dengan mata berkaca-kaca, ekspresi wajahnya terlihat sangat terluka.

Aku mengenal namanya, dia adalah mantan pacar Jasper.

AC di kamar sangat dingin, membuatku meringkuk untuk menghangatkan diri, tetapi angin dingin tetap menyergap bahu dan kakiku yang terbuka.

Cecilia menatapnya beberapa saat, lalu menyunggingkan senyuman sinis.

Seakan-akan aku yang sudah resmi menikah dengan Jasper, malah dianggap sebagai perusak hubungan mereka.

Jasper tiba-tiba menyalakan rokok.

Aku dan Cecilia sama-sama batuk karena asapnya.

Namun, Jasper tidak mematikan rokoknya. DIa malah menekan pundakku dan berkata, "Istriku sudah mau istirahat. Pelayanan hotel ini buruk sekali. Manajernya hanya bisa menangis, jadi tamu harus membereskannya sendiri?"

Sejak mengenal Jasper, aku belum pernah mendengar dia berbicara sekasar ini.

Aku mencoba menenangkannya, "Sayang, jangan begitu ... "

Dia mengabaikanku.

Tiba-tiba, air mata Cecilia terjatuh, dia berkata, "Jasper, kamu menyuruhku membersihkan bekas-bekas keintimanmu dengan istrimu? Apa harus menghancurkan hatiku sepenuhnya untuk membuatmu puas?"

Pundakku tiba-tiba terasa sakit akibat genggaman Jasper yang begitu erat.

Aku berusaha melepaskan diri.

Namun, Jasper tetap tidak mengendurkan cengkeramannya, matanya terpaku pada Cecilia.

Air mata Cecilia mengalir deras, seperti mutiara yang terjatuh. Dia melanjutkan, "Aku akui kamu berhasil. Sejak siang tadi, saat tahu kamu membawa istrimu check in, aku sudah merasa sangat hancur."

"Aku tahu apa yang kalian lakukan. Tapi begitu kamu menelepon, aku yang paling takut gelap, memaksakan diri menaiki sepuluh lantai tangga dan melewati lorong-lorong gelap untuk menemuiku."

"Aku datang, tapi kamu malah mempermalukanku. Kamu sudah menikah, jadi aku sudah nggak diizinkan untuk mencintaimu diam-diam lagi?"

Aku merasa ini sangat ironis. Menangis sambil menyatakan cinta, ini masih bisa disebut dengan diam-diam?

Aku menatap Jasper. Yang aku ingin tahu hanya satu, bagaimana reaksinya saat mendengar pengakuan penuh perasaan dari mantannya?

Jasper menundukkan kepala, jemarinya dengan santai menyisir rambut panjangku.

Jasper berkata, "Cecilia, jangan terlalu berlebihan. Kalau aku tahu manajer hotel ini adalah kamu, aku nggak akan datang ke sini untuk bulan madu.

Dia sengaja mengucapkan kata bulan madu dengan sangat menekankan.

Namun, benarkah Jasper tidak tahu? Beberapa menit sebelumnya, saat resepsionis mengatakan petugas kebersihan sedang sibuk dan perlu waktu, Jasper yang biasanya ramah, malah memaksa meminta manajer segera datang.

Seakan ingin membuktikan ucapannya barusan, Jasper tiba-tiba menarikku dan berkata, "Sayang, ayo kita pergi. Kita nggak perlu menginap hotel ini."

Namun, tubuhku yang lemas hampir terjatuh karena tarikan itu. Aku hanya bisa memegang erat handuk yang tidak terlalu kuat melilit tubuhku.

Jasper tertawa sinis, "Kamu manajer, ya? Fasilitas hotel ini terlalu buruk, istriku bahkan hampir terpeleset."

"Jasper! Cukup!" ujarku memohon padanya.

"Baiklah Jasper," isak Cecilia langsung menenggelamkan ucapanku. "Aku akan membersihkan semuanya."

Dia melangkah maju, sepatu hak tingginya menginjak gaun pernikahanku yang tergeletak di karpet. Air matanya menetes di atasnya.

Tiba-tiba, dia berjalan ke arah meja samping tempat tidur.

Aku terkejut melihat dia mengambil cincin nikahku.

"Jasper, kita sudah pernah berjanji kalau menikah, cincinnya harus berlian merah muda. Tapi kamu malah membelinya untuk wanita lain sekarang."

Kata-kata Cecilia menghancurkan seluruh bayanganku tentang Jasper.

Aku memandangnya, berharap dia mengatakan sesuatu.

Namun, Jasper hanya diam, bibirnya terkatup rapat.

Cecilia melempar cincin itu dengan marah, lalu mengambil teko air panas dan melanjutkan, "Jasper, nggak masalah kalau kamu membenciku. Tapi, aku nggak bisa menerima kamu memberikan janji kita pada orang lain."

Cecilia mengayunkan teko ke arahku.

Aku mencoba menghindar, tetapi rokok Jasper yang masih menyala malah melukai lenganku.

Teko itu melesat, tetapi air panas tumpah ke tubuhku.

Aku spontan berteriak kesakitan, "Jasper, sakit ... "

Cecilia berlari keluar kamar.

Jasper hanya melirikku sekilas, lalu berbalik dan mengejar Cecilia.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayah Dari Anakku
8.0
Dikhianati oleh orang terdekatnya, Anastasia Tillman kehilangan segalanya dalam satu malam kelam sebelum akhirnya diusir. Lima tahun berlalu, ia bangkit menjadi desainer perhiasan sukses yang mandiri bersama putra kecilnya. Namun, ketenangan hidupnya terusik saat seorang pria kaya hadir menawarkan pernikahan demi membesarkan anaknya. Meski Anastasia merasa tak butuh bantuan pria itu, kemiripan wajah sang putra dengan pria tersebut tak bisa diabaikan. Akankah ia luluh?
Sampul Novel Duda Pilihan Papa
9.6
Terjerat utang besar, Anwar Mahendra terdesak menyerahkan Ashiqa, putri tunggalnya, kepada rentenir. Demi melindungi masa depan sang anak, Anwar memohon bantuan Rama, duda kaya yang pernah berutang budi padanya, untuk menikahi Ashiqa. Meski terkejut, Ashiqa terpaksa menerima perjodohan ini. Kini, Rama harus menghadapi dilema antara menumbuhkan benih cinta dalam pernikahan mereka atau melepaskan Ashiqa demi kebahagiaan pilihan hatinya sendiri.
Sampul Novel Gairah Suamiku (Jangan Salahkan Aku Selingkuh)
8.4
Ayana tidak habis pikir mengapa Dindar, suaminya, kerap bersikap kasar dan ringan tangan hanya karena masalah sepele. Setiap kali Ayana tidak sengaja mendesah saat mereka berhubungan intim, Dindar akan langsung naik pitam dan menyakitinya secara fisik. Ayana merasa perlakuan tersebut sangat tidak wajar bagi pasangan suami istri. Namun, di balik keanehan gairah dan sikap temperamental suaminya itu, ternyata Dindar menyimpan sebuah rahasia besar yang tersembunyi.
Sampul Novel Hanya Istri Kedua
9.3
Demi menyelamatkan ayahnya dari jeratan kebangkrutan, Anyelir terpaksa mengubur mimpinya sedalam mungkin. Ia setuju menjadi istri kedua bagi Serkan Alvaro, seorang pebisnis muda berdarah dingin yang sangat populer. Di balik bantuan finansial yang diberikan, motif Serkan menikahi Anyelir masih menjadi misteri besar. Kini, Anyelir harus menghadapi kerasnya kehidupan rumah tangga yang penuh tanda tanya. Akankah pernikahan ini memberikan kebahagiaan baginya?
Sampul Novel Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
8.6
Dikhianati oleh Roy, suaminya sendiri, Shanty kehilangan hak asuh anak setelah rahimnya diangkat. Demi membalas dendam pada mantan mertua dan suaminya yang licik, ia nekat menyerahkan jiwanya kepada pewaris Halim Group yang dingin dan berbahaya. Menjadi nyonya muda di keluarga konglomerat ternyata penuh intrik mematikan. Di tengah rahasia gelap sang suami baru, mampukah Shanty merebut kembali kebahagiaannya atau justru hancur dalam permainan kekuasaan?
Sampul Novel Niat Jahat Majikanku
8.4
Melamar sebagai pengasuh, saya diuji langsung oleh Pak Jeff, sang majikan miliarder. Mengaku mengidap gangguan emosi yang hanya bisa ditenangkan dengan susu segar, ia menuntut saya menyediakan hal tersebut setiap hari untuknya dan sang bayi. Demi mempertahankan pekerjaan berharga ini, saya terpaksa menuruti kehendaknya yang intim. Namun, rutinitas rahasia ini akhirnya diketahui oleh ayah Pak Jeff. Suatu malam, ia memanggil saya ke ruang kerjanya, mengancam kelangsungan posisi saya.