Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Terhalang Ukuran

Cinta Terhalang Ukuran

Dhipta Wisnu Pratama tampak memiliki segalanya sebagai pewaris kaya raya dengan wajah tampan. Namun, di balik kemewahannya, ia menyimpan kekurangan fisik yang membuatnya ragu akan ketulusan cinta. Tantangan terbesarnya muncul saat ia jatuh hati pada Anandhila Prameswary, seorang aktris dan model papan atas yang mempesona. Mampukah Dhipta memenangkan hati Dhila dan meyakinkannya untuk menikah meski ia tidak sempurna? Inilah perjuangan Dhipta mengejar cinta sejati.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Masuk!" ucapnya setelah duduk kembali di kursi kerja.

Reihan yang merupakan tangan kanan Dipta pun masuk dan duduk tepat di hadapannya.

"Saya sudah mendapatkan informasi tentang model yang Tuan inginkan," ucapnya to the point. Dipta hanya tersenyum kecil mendengar laporan dari asistennya itu.

"Nama lengkapnya Anandhila prameswary, berumur 22 tahun, ayahnya sudah meninggal 15 tahun yang lalu. Sepeninggal sang ayah bisnisnya pun bangkrut karena gaya hidup ibunya yang suka berfoya-foya. Ibunya bernama Marta. Hampir setiap malam dia pergi ke kasino untuk berjudi dan mabuk-mabukan, dia juga seorang suggar mommy yang suka bersenang-senang dengan berondong. Sekarang Dhila adalah tulang punggung keluarga sekaligus sapi perah ibunya. Menurut informasi Dhila sudah mempunyai pacar, yaitu seorang atlit basket nasional yang juga anak dari petinggi salah satu partai politik," jelas Rei panjang lebar.

Dipta tersenyum kecut mendengar penjelasan dari asistennya," Cari tau di kasino mana saja Marta sering berjudi, dan selidiki apakah dia juga pemakai obat-obatan terlarang," ucap Dipta tegas. "Mengenai pacarnya itu hal yang mudah," Dipta tersenyum.

"Lusa Nona Dhila akan mengadakan fashion show di hotel Hilton, apakah Tuan ingin hadir ke acara itu?"

"Tentu! Apa kamu bisa mendapatkan undangannya untukku?"

"Tentu Tuan, itu hal yang mudah. Tuan bahkan bisa mendapatkan undangan VVIP agar bisa melihat Nona Dhila lebih dekat."

"Tidak. Aku hanya ingin melihat dia dari kejauhan saja. Pesankan sebuah kalung berlian paling bagus dan berikan padanya sebagai hadiah setelah fashion show selesai." Ada senyum terukir di bibir Dipta tiap kali dia membayangkan Dhila.

"Baik Tuan, semua akan berjalan sesuai keinginan anda." Rei bangkit dari duduknya lalu keluar dari ruangan itu.

"Sorry Mam, aku harus melakukan sedikit permainan kotor demi mendapatkan menantu untuk Mama, karena dengan keadaanku yang seperti ini mustahil ada wanita yang benar-benar tulus mencintaiku," ucap Dipta seraya melihat foto kedua orang tuanya.

****

Hari menjelang sore dan Dhila baru saja menyelesaikan perkerjaannya, kakinya terasa kebas karena hampir seharian memakai high heels begitu juga dengan punggungnya yang harus selalu tegak saat latihan.

Dengan rasa lelah yang teramat sangat Dhila merebahkan tubuhnya pada sandaran kursi, dan tiba-tiba sepasang tangan menutup kedua matanya dari belakang, "Surprise!" Bisik seorang laki-laki pada telinga Dhila yang suaranya sangat Dhila kenal.

Dengan perasaan senang dan senyum mengembang Dhila membuka kedua tangan yang menutupi matanya dan segera berbalik menghadap ke belakang.

"Adam!" Teriak Dhila dengan wajah sumringah dan segera menghambur ke dalam pelukan laki-laki yang ternyata adalah kekasihnya itu.

Laki-laki dengan tinggi hampir 2 meter, berbadan tegap serta sixpack itu membalas pelukan Dhila dengan hangat. Dia lalu memberikan satu buket bunga mawar merah yang sangat indah, Dhila menerima rangkaian bunga itu dengan perasaan haru dan mata berkaca-kaca hingga refleks langsung memberikan sebuah kecupan panas pada bibir kekasihnya.

Bu Marta yang melihat adegan romantis anaknya itu hanya bisa berdecak kesal sambil memalingkan muka.

"Sayang, bagaimana kalau malam ini kita dinner di luar?" ajak Adam sambil mengelus kepala Dhila, Dhila yang masih dalam pelukannya hanya memberikan respon dengan mengangguk kepala.

"Hey! Setelah dari sini Dhila masih ada shooting untuk acara talk show," pekik Bu Marta dengan ekspresi kesal.

"Mam, please!" rengek Dhila.

"Kita sudah tanda tangan kontrak dan honornya pun sudah masuk rekening," ucap Bu Marta tegas dan menggelengkan kepalanya.

"Sayang bagaimana, kamu bisa nunggu'kan? Acaranya cuma 1 jam ko," tanya Dhila dengan suara manja.

"Apa sih yang nggak bisa buat ratuku. Setelah acaranya selesai langsung telephon. Aku jemput kamu ke lokasi shooting," jawab Adam sambil mencubit hidung bangir Dhila.

Bu Marta yang semakin kesal dan mual dengan adegan di depannya segera memanggil Tomi untuk membantu Dhila berganti pakaian dan membersihkan make-up, adegan romantis itu pun berakhir dan Adam pun pamit.

Mood Dhila yang buruk dari sejak pagi langsung hilang setelah kedatangan sang kekasih, bahkan sepanjang shooting acara talk show bibir Dhila tidak lepas menyuguhkan senyuman yang membuat aura Dhila sangat bersinar di dalam kamera.

Sesuai janji, Adam menjemput Dhila di lokasi shooting. Mereka pun segera pergi menuju sebuah restauran Jepang favorit Dhila. Setelah selesai makan malam mobil Adam langsung melesat menuju ke sebuah daerah di pinggiran kota dan masuk kedalam halaman sebuah vila bergaya klasik. Tidak lama nampak Dhila dan Adam keluar dari mobil dengan berpelukan.

Di mobil lain yang berada tidak jauh dari Villa, seorang laki-laki nampak mengepalkan tangan dan menggertakan giginya yang menandakan dia sedang menahan emosi, wajahnya memerah dengan sorot mata yang tajam menatap ke arah Adam dan Dhila yang kini sudah masuk ke dalam vila. Laki-laki itu tidak lain adalah Dipta yang dari tadi sudah mengikuti mobil Adam dan Dhila sejak dari restaurant.

Bught! Dipta meninju keras kursi mobil yang sedang dia duduki. "Rei, aku ingin besok pagi kamu sudah mendapatkan informasi lengkap tentang laki-laki itu," perintah Dipta dengan penuh emosi.

"Baik tuan." Reihan mengangguk.

Menyadari keadaannya Tuannya yang sedang diliputi emosi, Rei segera memajukan mobil yang mereka tumpangi dan meninggalkan vila di mana Adam dan Dhila berada sekarang.

Malam itu menjadi malam yang panas dan penuh gairah bagi Dhila dan Adam, Dhila yang lelah secara fisik dan mental kembali mendapatkan mood bosternya dalam setiap belaian dan kecupan yang diberikan oleh Adam. Begitu juga Adam yang sangat terpesona dengan kemolekan tubuh Dhila, mereka bergumul saling melepaskan gairah bahkan entah sudah berapa kali sampai di puncak kenikmatan, hingga ahirnya mereka sama-sama terkulai lemas dan bermandi keringat.

Dhila tersenyum penuh kepuasan sembari berusaha mengatur ritme nafasnya. Adam yang merupakan seorang atlit tentu memiliki fisik yang kuat sehingga mampu membuat Dhila seperti kecanduan untuk melepas gairah dengannya, terlebih dia juga seorang plamboyan yang tau benar bagaimana membuat wanita tergila-gila.

"Sayang, kenapa dari kemarin handphone kamu nggak aktif sih?" tanya Dhila dengan nafas masih sedikit terengah-engah.

"Kemarin jadwal latihan padat jadi handphone aku matikan, tapi sekarang aku udah bayar lunas kan," jawab Adam sambil kembali melumat bibir Dhila.

Dhila mendorong lembut tubuh Adam. "Sayang sudah! Aku harus pulang sekarang," ucap Dhila dan bersiap bangkit dari tempat tidur.

Adam yang kembali dibakar gairah karena melihat kemolekan tubuh Dhila langsung menarik pinggang Dhila dan merebahkan tubuhnya ketempat tidur, setelah itu Adam kembali menikmati bibir ranum Dhila diikuti tangannya yang mulai meraba setiap inci tubuh Dhila dan meremas bagian dadanya yang kenyal dan berdiri menantang.

Desahan demi desahan pun kembali menggema  memenuhi ruangan. Dua manusia yang sedang dijajah nafsu itu pun terlihat begitu liar dan haus akan setiap sentuhan. Lenguhan panjang terdengar dari mulut keduanya yang menjadi tanda jika mereka untuk kesekian kalinya sampai pada puncak kenikmatan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Dingin Pemikat Hati
9.2
Shintia berjuang memulai hidup baru pasca putus dari Arya. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali saat Arya muncul sebagai CEO di kantornya. Meski cinta Shintia bersemi lagi, Arya justru menyimpan kebencian mendalam dan sering bersikap kasar. Keadaan kian rumit akibat kesalahpahaman masa lalu dan skandal Shintia dengan Felix yang memicu kemarahan Arya. Mampukah Shintia meluluhkan hati Arya dengan mengungkap alasan tragis perpisahan mereka dua tahun lalu?
Sampul Novel Harga yang Harus Dibayar : Sugar Baby
8.0
Arina merupakan sosok gadis cerdas dan ambisius yang terjebak dalam pusaran dunia mafia setelah bertemu Alvaro. Sebagai pemimpin jaringan bisnis ilegal berpengaruh di kota, pria berusia awal 40-an tersebut terobsesi menjadikan Arina miliknya. Alvaro tidak ragu memanfaatkan kekayaan serta kekuasaannya demi mendapatkan apa yang diinginkan. Kini, kehidupan Arina berubah total saat dirinya dianggap sebagai permata berharga oleh sang penguasa gelap tersebut.
Sampul Novel Hasrat Cahaya Bulan: Lamaran Sang CEO yang Berani
8.7
Bertha melakukan kesalahan fatal dengan meminta kiriman video dewasa kepada CEO-nya di tengah malam. Alih-alih mendapatkan apa yang ia inginkan, sang bos justru menawarkan demonstrasi nyata secara langsung. Usai menghabiskan malam penuh gairah yang tak terduga, Bertha pasrah akan nasib kariernya. Namun, kejutan besar datang saat Justin justru melamarnya untuk menikah. Di tengah kebingungan, Bertha pun mempertanyakan apakah bosnya itu sedang bercanda.
Sampul Novel Istri Mudaku Meresahkan!
8.6
Demi menyelamatkan bisnis keluarga dari kebangkrutan, Yasmin yang baru berusia 20 tahun terjebak dalam pernikahan kontrak dengan duda kaya bernama Galih. Namun, konflik memuncak saat Galih memberikan pilihan sulit antara Vira, anak sambungnya, atau Anggara. Meski Yasmin sangat mencintai Vira, keraguan hatinya memicu amarah Galih. Pria itu akhirnya menjatuhkan talak dan melarang Yasmin menemui Vira selamanya, menghancurkan sisa harapan dalam rumah tangga mereka.
Sampul Novel Istri Rahasia CEO
9.5
Abia tak pernah menyangka nasibnya akan berubah drastis setelah merusak mobil mewah milik bosnya yang dingin. Arya, sang CEO duda beranak satu, memberikan tuntutan berat: Abia harus membayar ganti rugi selangit atau bersedia menikah dengannya. Terjepit masalah finansial, Abia terpaksa menerima tawaran gila tersebut. Kini, ia harus menghadapi tantangan besar tinggal seatap dengan pria galak yang selama ini ia hindari di kantor demi melunasi utangnya.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.