Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Sirna Tanpa Bekas

Cinta Sirna Tanpa Bekas

Pernikahan Melda dan Jefry Marson yang menginjak tahun ketujuh diwarnai perubahan sikap sang suami yang mendadak gemar berolahraga dan mengubah seleranya. Meski Jefry tetap bersikap manis di rumah dengan membawakan bunga serta memasak, kecurigaan Melda akhirnya terbukti. Melalui rekaman kamera dasbor mobil, Melda menyaksikan Jefry bermesraan dengan muridnya sendiri, gadis yang pernah bertamu ke rumah mereka dan menyapanya dengan sopan. Hubungan gelap ini menghancurkan kepercayaan Melda tanpa sisa.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di tahun ketujuh pernikahan kami, Jefry Marson tampak kembali jatuh cinta.

Dia daftar di tempat gym dan sangat memperhatikan bentuk tubuhnya.

Saat aku sedang mengikat dasinya, Jefry tiba-tiba ingin mengganti dasi berwarna kotak merah.

Dia bilang, "Aku tiba-tiba mulai menyukai warna yang lebih cerah."

Saat membalas pesanku, Jefry yang serius tembek mengirimiku emoji yang imut, lalu segera dihapus.

Namun, dia tetap pulang tepat waktu, membawakanku bunga dan memasak untukku setiap hari.

Aku mencela diri sendiri karena pikiran konyolku. Jefry sangat mencintaiku, mana mungkin dia selingkuh?

Kebetulan suatu hari, aku menemukan kamera dashboard.

Jefry dan muridnya sedang berpelukan dan saling bermesraan di dalam mobil.

Aku pernah bertemu gadis itu, dia pernah makan di rumah dan memanggilku Bu Melda.

Gadis itu sangat ceria. Setiap kali berbicara, dia selalu melirik Jefry dengan penuh kekaguman.

Dalam video tersebut, Jefry mengingatkannya, "Jangan sampai Melda tahu. Dia sedang promil, aku tidak mau dia sedih. Aku sangat mencintainya."

Hatiku sangat kecewa. Ternyata Jefry mencintaiku sambil menyukai yang lainnya?

...

Aku menyalin dan mengirim video tersebut ke ponselku, lalu duduk melamun di tepi jalan.

Jefry menemuiku saat pulang kerja sambil membawa bunga mawar. Dia mengenakan setelan jas dan tampak anggun seperti biasanya.

"Melda, kenapa kamu nggak pulang?"

Dia menyerahkan bunga mawar padaku, sambil tersenyum, "Lihat, hari ini aku minta bos pilihkan yang paling segar untukmu."

"Bos bilang aku sudah beli bunga lili setiap hari selama tujuh tahun, kamu pasti bosan. Dia menyuruhku mencoba sesuatu yang baru. Bagaimana? Apa kamu suka?"

Aku tertegun sejenak ketika melihat bunga mawar di tangan Jefry.

Aku memijat dahiku, "Sudah kubilang aku alergi mawar."

Jefry tiba-tiba kaget, "Maaf, Melda. Aku terlalu sibuk dengan urusan di sekolah sampai lupa."

Dia langsung membuang bunga mawar itu ke tong sampah.

"Aku janji nggak akan ulangi kesalahan bodoh ini lagi."

Dalam tujuh tahun pernikahan kami, ini pertama kalinya dia tidak ingat kalau aku alergi mawar.

Mungkin ada orang lain yang menyukai mawar, Jefry hanya salah ingat.

Aku tiba-tiba teringat Kina Yapin, gadis di video tersebut.

Suaranya merdu, tubuhnya seindah buket mawar merah ini.

Dulu aku juga selalu dibilang cantik dan menawan. Saat baru pacaran dengan Jefry, kami selalu dipuji pasangan serasi.

Namun, tujuh tahun kemudian, perutku penuh dengan bekas suntikan promil.

Aku memandangi bekas cincin kawin di tanganku dan bergumam, "Jefry, menurutmu apa kita akan bersama selamanya?"

Ekspresi Jefry agak berubah. Tiba-tiba dia menggenggam erat tanganku dan menjawab dengan sungguh-sungguh, "Melda, kita bakal langgeng sampai tua, bahkan setelah mati kita tetap akan dimakamkan bersamapun."

"Hatiku hanya akan berdetak untukmu."

Jefry berjalan pulang dengan menggandeng tanganku. Dia berganti pakaian dan mulai memasak untukku.

Jefry adalah suami yang baik. Selama tujuh tahun menikah, dia selalu mengutamakanku dan tidak pernah membiarkanku memasak.

Melihat hidangan lezat di hadapanku, tiba-tiba aku merasa sulit untuk menelannya.

"Jefry, kamu..."

Saat aku memberanikan diri untuk bertanya tentang hubungannya dengan Kina, ponselnya tiba-tiba berdering.

"Tunggu sebentar."

Jefry mengeluarkan ponselnya untuk melihat pesan. Awalnya, dia mengerutkan kening, lalu segera menggelengkan kepala sambil mengambil foto hidangan di atas meja.

Dia mengeluh, "Murid sekarang memang menyebalkan! Masa bilang aku tampak tidak bisa memasak."

Jefry tidak menyadari kalau senyuman penuh kasih sayang muncul di wajahnya saat dia berbicara.

Aku terkejut, tanpa sadar aku merasa orang itu adalah Kina.

Aku bertanya, "Apa itu Kina?"

Dia mengangguk acuh tak acuh. "Ya, gadis ini sangat iseng dan banyak bicara, ubanku bertambah banyak saat mengajarnya."

Aku merasa agak sakit hati ketika mendengar ini.

"Kalau begitu, kenapa tidak biarkan dosen lain yang mengurusnya? Kamu bisa bepergian denganku untuk sementara waktu."

"Dulu kita memang mau pergi berbulan madu, tapi kamu ada urusan mendesak di kampus, jadi tertunda. Kebetulan sudah hampir mau liburan, gimana kalau bepergian denganku?"

"Nggak," tolak Jefry sambil mengerutkan kening.

"Nggak boleh menyerahkan mahasiswa pascasarjana di tengah jalan. Aku sudah berjanji akan memeriksa makalah mereka, jadi nggak punya waktu untuk liburan."

Mungkin menyadari kalau nadanya terlalu kasar, Jefry melembutkan nadanya dan menepuk kepalaku.

"Sabar, Melda. Setelah liburan ini, aku akan cuti untuk pergi bersamamu."

Hatiku terasa seperti ditusuk, darah mengalir tak berhenti.

"Nggak usah lagi."

Aku berdiri dan kembali ke kamarku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertukar Peran Dipelaminan
8.1
Eveline terjebak dalam nasib kelam karena kemiripan wajah dengan kakaknya, Mariana. Di hari pernikahan, ia dipaksa menggantikan Mariana yang hamil akibat hubungan gelap demi menjaga nama baik keluarga. Eveline setuju menyamar hanya satu malam dengan rencana memberi obat tidur kepada Viktor, sang mempelai pria. Namun, janji Mariana untuk bertukar posisi kembali esok hari justru memicu komplikasi besar yang membongkar rahasia kelam keluarga mereka.
Sampul Novel Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami
8.8
Akibat keegoisan kakak yang membawa seluruh pengawal demi selingkuhannya, rumah kami diserang musuh lama. Ibu terluka parah demi melindungiku. Meski selamat, aku dituduh menjadi penyebab hilangnya selingkuhan kakak melalui surat fitnah. Kakak yang menyimpan dendam akhirnya membunuhku di malam syukuran setelah ayah menyerahkan takhta perusahaan kepadaku. Namun, kematian itu membawaku kembali ke masa lalu. Aku terbangun tepat saat pintu vila mulai didobrak oleh musuh yang ingin membantai kami.
Sampul Novel Fastidious
9.6
Almira, mahasiswi semester lima, terancam gagal meraih predikat cumlaude akibat nilai E di satu mata kuliah. Upaya memperbaiki nilai justru berujung salah lamar oleh keluarga dosennya, Aufa. Terjebak pernikahan beda lima belas tahun, Almira harus menghadapi sikap dingin Aufa yang terang-terangan menjaga jarak dan membandingkannya dengan wanita lain bernama Citra. Tanpa rasa takut, Almira membalas ketidakinginan suaminya dengan ketegasan yang setara.
Sampul Novel Godaan Mas Duda Posesif
8.1
Kaluna, mahasiswi tingkat akhir yang terdesak kebutuhan finansial, mendapat tawaran mengejutkan dari seorang duda kaya bernama Liam. Ia dijanjikan upah lima puluh juta per bulan hanya untuk menjadi ibu susu bagi anak pria itu. Kaluna yang pernah melahirkan di luar nikah pun menyanggupinya. Namun, pekerjaan yang awalnya ia kira sederhana justru membawanya terjebak dalam pesona dan sikap posesif Liam yang sulit untuk ia hindari di kehidupannya.
Sampul Novel Hasrat Liar Polwan
7.9
Setiap manusia memiliki kebutuhan biologis yang sangat wajar dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Terlepas dari jabatan atau profesi yang ditekuni dalam kehidupan sosial, kepuasan batin merupakan aspek yang tidak memandang status, kasta, maupun kekayaan seseorang. Kisah ini menyoroti sisi kemanusiaan yang paling mendasar, di mana hasrat dan nafsu tetap hadir di balik seragam, membuktikan bahwa kebutuhan batiniah tidak dapat dibatasi oleh hierarki duniawi.
Sampul Novel Hidden Baby Girl
9.1
Laras memutuskan pergi menjauh saat David menyuruhnya melenyapkan janin di rahimnya. Namun, pelarian itu tak lantas membawa ketenangan karena bayangan masa lalu terus mengejarnya. Bertahun-tahun berlalu, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang telah berubah total. Akankah mereka memilih bersatu demi sang buah hati, atau justru tetap pada jalan masing-masing meski benih cinta sebenarnya masih tersimpan rapat di dalam lubuk hati mereka?