Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Memang Begitu

Cinta Memang Begitu

Kematian tragis mengakhiri hidupku yang penuh persaingan sia-sia melawan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuaku yang bahkan menerima donor retinaku dan menikahi kakak kandungku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terlahir kembali di masa lalu, aku memutuskan untuk tidak lagi memedulikan mereka atau memperebutkan kasih sayang yang tak pernah jadi milikku. Fokus pada diri sendiri justru membuka jalan menuju babak baru yang penuh kebahagiaan tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah aku meninggal, orang tuaku menandatangani surat persetujuan donor organ dan memberikan retina mataku kepada anak angkat kesayangan mereka, Emma Moore.

Emma pun menikah dengan kakak kandungku. Mereka hidup bahagia sebagai keluarga yang utuh.

Seumur hidup, aku selalu bersaing dengannya, tetapi ujung-ujungnya aku kehilangan segalanya dan berakhir tragis.

Setelah terlahir kembali, aku memilih menjalani hidup tanpa memikirkan siapa pun dan justru itulah awal dari kebahagiaan yang tak pernah kuduga.

Aku terlahir kembali, tepat di hari saat Emma datang ke rumahku.

Andai aku bereinkarnasi sedikit lebih awal, mungkin aku bisa mencegah kematian orang tua kandung Emma atau setidaknya memaksa orang tuaku agar tidak mengadopsinya.

Sekarang, dia sudah ada di rumah, mau bagaimanapun juga, semuanya sudah terlambat.

Emma adalah putri dari guru yang sangat dihormati ayahku, seorang pelukis terkenal yang baru punya anak di usia tua. Sejak kecil, Emma selalu dimanja seperti putri raja. Emma punya bakat luar biasa dalam melukis, tetapi menderita penyakit mata misterius, penglihatannya kadang membaik kadang memburuk, bahkan bisa buta kapan saja.

Karena itu, kedua orang tua Emma membawa Emma berobat ke sana-sini, tetapi sebuah kecelakaan merenggut nyawa mereka berdua, meninggalkan Emma yang masih kecil seorang diri.

Masa kecil Emma sangat menyedihkan. Jadi, begitu orang tuaku melihatnya, mereka langsung memutuskan untuk menganggapnya seperti anak sendiri, bahkan menganggapnya lebih penting daripada aku, anak kandung mereka.

"Aubrey, bukannya kamu selalu ingin punya kakak perempuan? Mulai sekarang, Emma akan jadi kakak kandungmu. Kamu senang, 'kan?" Ayah dan ibu memandangku dengan penuh kasih sayang, berharap aku benar-benar mau menerima kakak angkat ini.

Di kehidupan sebelumnya, aku yang baru berusia tujuh tahun memang sangat senang. Aku pikir aku punya anggota keluarga baru yang hangat dan rela membagi kasih sayangku pada kakak yang terlihat lembut itu. Namun, tak terpikirkan olehku kalau Emma itu serakah. Dia tak pernah berniat untuk berbagi, melainkan merebut semuanya untuk dirinya sendiri.

"Aubrey, Ayah tahu kamu anak yang pengertian. Kak Emma kesehatannya kurang baik. Meskipun kamu adalah adiknya, kamu harus bantu Ayah dan Ibu merawatnya. Bisa, 'kan?"

Sebelum aku sempat menjawab, mata Emma sudah berkaca-kaca.

"Aku tahu Aubrey pasti sulit menerimaku. Siapa sih yang mau berbagi kasih orang tua dengan orang lain? Aubrey, jangan cemas, aku akan kembali ke panti asuhan."

Kadang aku curiga kalau Emma juga sudah bereinkarnasi. Mana ada anak delapan tahun yang begitu licik? Aku bahkan belum sempat menolak, dia sudah lebih dulu menudingku pencemburu.

Ibuku langsung mengusap air mata Emma dengan penuh rasa iba.

"Emma, jangan menangis. Itu nggak baik buat matamu."

"Kenapa masih memanggil kami Paman dan Bibi? Sudah kubilang, mulai sekarang kami adalah orang tuamu."

Emma mendongakkan wajah mungilnya. Air matanya yang bening masih menggantung di bulu matanya. Dia tampak begitu terkejut sekaligus bahagia, membuat siapa pun yang melihatnya pasti akan merasa iba.

"Huhu. Sekarang aku punya orang tua!"

Seketika itu juga, mereka bertiga berpelukan sambil menangis. Tak seorang pun mengingat untuk bertanya padaku. Emma memang selalu bisa menarik hati semua orang.

Malam itu, orang tuaku memintaku tidur sekamar dengan Emma. Aku berbaring diam, tak bisa tidur. Otakku terus memikirkan cara agar bisa segera mandiri dan meninggalkan rumah ini.

Pengalamanku di kehidupan sebelumnya membuatku sadar bahwa sejak Emma masuk ke keluarga ini, seluruh perhatian ayah, ibu, dan kakak hanya tertuju padanya.

Menjelang tengah malam, Emma diam-diam bangkit dari tempat tidur. Aku pura-pura tidur dan diam-diam mengintip saat dia berjalan menuju kamar orang tuaku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 1001 hari tanpa mani
9.6
Berada di tengah kegelapan pekat bukanlah bukti bahwa seseorang memikul dosa yang tak terampuni. Kisah ini mengajak kita untuk memperluas sudut pandang dalam melihat realitas yang ada. Terkadang, kebenaran tersembunyi di balik bayangan yang kita takuti. Hanya dengan membuka mata lebih lebar, Anda dapat menyadari keberagaman fenomena serta spektrum warna yang sebenarnya terpampang nyata di hadapan Anda, menyingkap misteri yang selama ini terkunci.
Sampul Novel Hasrat Dunia Lain
8.8
Jelajahi sebuah dimensi fantasi yang menjanjikan kepuasan mendalam bagi siapa pun yang berani memasukinya. Kisah ini membawa pembaca melampaui batas realitas untuk menemukan berbagai sensasi luar biasa yang tak terbayangkan sebelumnya. Dikemas dengan narasi romansa yang intens dan menggugah, karya ini secara eksklusif ditujukan bagi pembaca dewasa yang mencari pelarian penuh gairah di dunia lain yang misterius namun memikat hati.
Sampul Novel Istri ke 96 Sang Raja Muda
9.4
Di Kerajaan Khorasan, Fatima El Sayeed hidup terasing karena fisiknya yang dianggap kurang menarik dan latar belakang ibunya. Meski dikucilkan ayahnya, ia memiliki daya imajinasi luar biasa. Suatu hari, seorang raja kejam yang gemar membunuh pasangannya memilih Fatima sebagai istri ke-96. Terinspirasi dari kisah 1001 malam, Fatima kini harus berjuang bertahan hidup melalui kemampuan bercerita demi meredam amarah sang raja gila dan menyelamatkan nyawanya sendiri.
Sampul Novel Pembalasan Dendamku terhadap Suami Pengkhianat
9.0
Setelah dikhianati hingga tewas oleh suaminya dan selingkuhannya yang berprofesi sebagai dokter, seorang ibu mendapatkan kesempatan kedua untuk kembali ke masa lalu. Ia terbangun tepat pada hari penandatanganan dokumen donor organ putrinya. Menyadari bahwa vonis mati otak sang putri hanyalah manipulasi kejam demi memberikan jantung anaknya kepada putri selingkuhan suaminya, ia bersumpah tidak akan tertipu lagi. Di kehidupan baru ini, ia siap melancarkan aksi pembalasan dendam yang dingin demi menyelamatkan putri tercintanya dan menghancurkan para pengkhianat.
Sampul Novel Pendewaan
8.8
Zen Luo, seorang bangsawan yang jatuh kasta, kini terhina sebagai budak sekaligus sasaran latihan fisik sepupunya. Namun, sebuah kecelakaan mengubah tubuhnya menjadi senjata mistis yang tak terpatahkan. Di tengah kekacauan dunia akibat persaingan antar klan, Zen bangkit membawa misi balas dendam dan ambisi besar. Dengan fisik sekuat pusaka, ia menantang para pendekar kuat demi meraih keabadian. Mampukah ia menaklukkan takdir dan menjadi legenda?
Sampul Novel Tawanan Pria Setengah Dewa
9.6
Pasca dijual oleh ibu tirinya dalam pelelangan mahal, Pandora kini terikat pada sosok pria misterius bermata spektrum. Hidupnya terjebak dalam kontrak hitam di atas putih yang penuh rahasia. Keajaiban aneh muncul saat sentuhan pria itu terasa seperti dekapan sayap lembut yang nyata. Di balik pengabdian ini, sang pria menuntut hal mustahil: Pandora harus mengandung benihnya meski ia masih perawan. Sebuah takdir rumit yang menjeratnya dalam dunia mistis.