Sampul Novel Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

9.2 / 10.0
Dalam novel romantis miliarder Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati, Scarlett kehilangan bayinya setelah Devan memilih menyelamatkan wanita lain saat kecelakaan. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti perjuangan Scarlett bangkit dari pernikahan transaksi dan menuntut perceraian.
Ringkasan Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati
Pernikahan transaksi Scarlett dan Devan hancur seketika saat kecelakaan tragis terjadi. Devan memilih menyelamatkan cinta sejatinya, membiarkan Scarlett kehilangan bayi dalam kandungannya. Sadar cintanya bertepuk sebelah tangan, Scarlett memutuskan bercerai dan pergi. Tiga bulan kemudian, dia kembali sebagai wanita sukses yang bersinar di atas panggung. Saat Devan yang menyesal mencoba mengklaimnya kembali sebagai istri di depan publik, Scarlett dengan dingin menyodorkan surat cerai, memicu keputusasaan pria yang dahulu selalu bersikap dingin tersebut.
Baca Selengkapnya

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati Bab 1

Kalau kamu dan cinta sejati suamimu mengalami kecelakaan bersamaan, siapa yang akan diselamatkan suamimu?

Devan memilih menggendong cinta sejatinya pergi. Bersama darah yang mengalir, bukan hanya nyawa bayi dalam kandungan yang mati, tetapi hati Scarlett juga ikut mati.

Pernikahan mereka hanyalah sebuah transaksi. Semua orang tahu Scarlett merebut Devan dari wanita yang benar-benar dia cintai.

Namun, dia percaya seiring berjalannya waktu, dia pasti bisa menunggu hari saat Devan menoleh dan melihat dirinya.

Sampai tiba hari ketika harus mengubur anak yang sudah tiga bulan berada dalam rahimnya, Scarlett akhirnya sadar.

"Kita cerai."

Satu lembar perjanjian, dua hati yang tidak lagi terikat.

Tiga bulan kemudian, di bawah gemerlap cahaya panggung, Scarlett berdiri menerima penghargaan. Devan terpaku menatapnya selama beberapa detik, lalu berkata dengan tenang kepada semua orang, "Ya, itu istriku."

"Istri?" Scarlett tersenyum tipis, menyodorkan surat perjanjian cerai ke tangannya. "Maaf sekali, Pak Devan. Yang benar itu mantan istri."

Untuk pertama kalinya, pria yang selama ini selalu tenang dan dingin itu kehilangan kendali. Matanya memerah, suaranya bergetar. "Mantan? Aku nggak pernah menyetujui perceraian ini!"

"Pak Devan, lokasi kecelakaan masih sangat berbahaya, Bapak nggak boleh mendekat."

"Kami sudah menghubungi tim penyelamat, ambulans sebentar lagi akan datang."

"Pak Devan ...."

"Minggir! Kalau sampai terlambat dan terjadi sesuatu padanya, kalian semua akan kukirim ke alam baka untuk menemaninya!"

Di tengah suara hiruk-pikuk yang bagaikan ombak menghantam telinga, sebuah teriakan penuh amarah membuat Scarlett Permana perlahan sadar dari pingsan akibat kecelakaan.

Dengan susah payah, dia menoleh dan melihat sosok tinggi besar yang begitu familier sedang berlari cepat ke arahnya bagaikan dewa penolong.

Air mata haru langsung mengalir di wajah Scarlett. Setelah kecelakaan, dia sudah lama terjebak dalam mobil yang terbalik. Dia sempat berpikir Devan tidak akan datang.

Sebelum kecelakaan, dia bahkan masih bertengkar dengan Devan. Karena semalam mereka sudah janjian bertemu di kantor, tetapi pagi harinya Devan tiba-tiba membatalkan janji setelah menerima telepon.

Tidak peduli bagaimana dihubungi, panggilannya tak pernah diangkat. Hingga akhirnya kecelakaan itu terjadi, Scarlett segera menggunakan sisa baterai ponselnya untuk mengirimkan lokasinya kepada sekretaris Devan.

Scarlett sempat mengira, Devan akan kembali mengabaikan pesannya seperti biasanya. Tak disangka ....

"Sayang ... masih ada harapan .... Papa sudah datang ...." Scarlett menatap darah yang terus mengalir dari tubuhnya, tetap memeluk harapan terakhir demi sang bayi.

Dia tak peduli pada rasa pusing dan mual yang mendera, ingin memanggil nama Devan. Namun, baru saja membuka mulut, dia sadar suaranya serak dan tak mampu keluar.

Tidak masalah. Toh Devan sudah menemukannya. Dia mengangkat tangannya yang lemah, mencoba melambaikan sedikit .....

Namun detik berikutnya, Devan Laksmana justru melewatinya dan terus berjalan. Scarlett tertegun, mengira dia salah mengenali orang.

Hari ini Scarlett memang tidak membawa mobil dari rumah Keluarga Laksmana. Pagi tadi mobil itu dipinjam adik iparnya. Mobil yang dia kendarai ini adalah hadiah dari ibunya, yang jarang dia gunakan. Jadi, wajar jika Devan tidak mengenalinya.

Scarlett tak sempat berpikir banyak. Dia menguatkan diri dan berteriak memanggil nama Devan. Namun, karena kehilangan banyak darah, suaranya lirih bagai dengungan nyamuk.

Devan tidak mendengar, malah semakin menjauh, hingga berhenti di depan sebuah mobil putih yang menabraknya.

Sebelum Scarlett sempat mencerna, Devan membuka pintu mobil itu, lalu mengangkat seorang wanita yang gemetar ketakutan di dalam pelukannya.

Wanita itu mengenakan mantel panjang, bertubuh ramping, berwibawa, tetapi juga tampak rapuh. Penampilannya yang seperti itu membuat siapa pun yang melihat ingin melindunginya.

Begitu melihat wajah itu, tubuh Scarlett seketika membeku bagaikan jatuh ke dalam jurang es. Itu adalah Vivian, cinta pertama Devan.

Dia sontak teringat barusan mobil itu terus berpindah jalur, bahkan tidak memberinya waktu untuk menghindar dan gila-gilaan menabrak dari belakang. Namun, sekarang mobil itu diam di pinggir jalan, seolah-olah adalah seorang anak kecil yang ketakutan.

Selain itu, pemilik mobil itu kini bersandar di pelukan suaminya.

Scarlett tidak sempat memikirkan kenapa Vivian yang seharusnya di luar negeri tiba-tiba pulang, atau kenapa kebetulan sekali dialah yang menabrak mobilnya. Yang ada di benaknya hanya satu, yaitu menyelamatkan bayinya.

"Pak Devan, di dalam mobil itu masih ada orang!"

Saat Scarlett berusaha mengangkat tangan ingin mengetuk kaca, seorang pengawal di sisi Devan sudah lebih dulu melihat ada bayangan bergerak di dalam mobil. Dia juga merasa mobil itu agak familier sehingga berseru kaget.

Mendengar itu, Devan menoleh. Wanita di dalam mobil berlumuran darah, tubuhnya terus mengalirkan darah. Meskipun tampak menyedihkan, tetap terlihat jelas wajahnya yang cantik dan bersih. Sepertinya agak familier juga.

Devan sempat terhenti sejenak, hendak berbicara sesuatu. Namun, Vivian yang berada di pelukannya malah mengerang lirih penuh kesakitan.

"Vivian terluka, segera bersihkan jalan menuju rumah sakit." Devan tidak lagi peduli pada hal lain.

"Tapi Pak Devan ...." Belum selesai pengawal berbicara, tatapan dingin Devan langsung membuatnya menelan kembali kata-katanya. "Baik, Pak."

Scarlett hanya bisa menatap suaminya yang hanya berhenti sebentar untuk melihatnya, lalu berbalik membawa Vivian masuk ke mobil.

'Devan, tolong aku! Tolong anak kita ....' Scarlett mencoba berteriak, tetapi begitu membuka mulut, darah langsung menyumbat tenggorokannya.

Tak seorang pun menghiraukannya lagi. Mobil Devan melaju kencang membawa Vivian.

Scarlett hanya bisa menatap mobil itu semakin menjauh, pandangannya perlahan mengabur. Detik berikutnya, rasa sakit yang meremukkan hati bagaikan banjir besar yang menenggelamkan segalanya.

Dia akhirnya tak sanggup bertahan lagi. Dunia di hadapannya gelap, lalu dia kembali kehilangan kesadaran.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CINTA DI BALIK CADAR
8.0
Katrina terpaksa berpisah dari Reyhan karena perbedaan keyakinan dan pindah ke Surabaya. Satu dekade kemudian, mereka bertemu kembali. Namun, Reyhan tak mengenali sosok Katrina yang kini telah mualaf dan bercadar. Meski saling mencari, takdir justru menguji mereka lewat perjodohan Katrina dengan Hardin, sahabat Reyhan. Di sisi lain, Reyhan berencana menikahi Anggia. Akankah cinta lama mereka menemukan jalan pulang atau berakhir duka di tengah rumitnya hubungan ini?
Sampul Novel Eleanor
8.0
Elena, seorang desainer busana, mendapatkan peluang besar dalam karier serta asmaranya secara bersamaan. Ia setuju menempati apartemen milik bosnya, Alva, karena mengira sang pemilik tidak akan ada di sana. Namun, tanpa Elena sadari, Alva terus mengawasi gerak-geriknya dari jauh. Ketentraman Elena terusik saat Alva tiba-tiba memutuskan pulang dan tinggal bersamanya. Kini, Elena harus menghadapi kehadiran sang bos dalam ruang pribadinya yang sangat intim.
Sampul Novel Istri yang menjadi Gundik
9.5
Kabar kehamilan yang dinanti justru menjadi awal kehancuran hidupnya. Saat mendatangi kantor sang suami untuk mengurus asuransi calon bayinya, wanita ini menemukan dokumen HRD yang mengejutkan. Lelaki yang ia cintai ternyata telah memiliki istri sah, seorang pewaris grup hotel besar bernama Vivi Wisnutama, dan sepasang anak berusia tujuh tahun. Kebenaran pahit ini mengungkap bahwa hubungan mereka selama lima tahun hanyalah kepalsuan, menjadikannya gundik dengan janin yang tidak akan diakui.
Sampul Novel KETIKA CINTA BERTASBIH
9.3
Meski ikhtiar telah maksimal, takdir tetap menjadi penentu akhir sebuah hubungan. Kisah ini menyoroti dilema cinta beda keyakinan antara dua insan yang mustahil bersatu dalam ibadah. Sebagai hamba Allah, ia tak mungkin menjadikan seseorang yang berbeda iman sebagai imamnya. Namun, rasa cinta yang telanjur mengakar kuat membuatnya sulit untuk melepaskan. Akankah perasaan ini berujung di pelaminan, atau ia harus mengikhlaskan perpisahan demi prinsipnya?
Sampul Novel Pacarku Anak Jendral
8.0
Sam melarikan diri ke kota Malang tepat saat ujian seleksi tentara dimulai demi menghindari paksaan ayahnya. Tanpa sengaja, ia terlibat perkelahian dengan komplotan pencopet dan justru berakhir menjadi pemimpin baru mereka. Di bawah kendalinya, kelompok kriminal tersebut perlahan bertransformasi ke jalan yang benar. Di tengah perubahan hidupnya, Sam bertemu seorang mahasiswi yang seketika mencuri hatinya sejak pertemuan pertama mereka di sana.
Sampul Novel Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran
9.5
Anggi Suharjo tersadar bahwa dirinya hanyalah figuran yang dikorbankan demi saudara kembarnya, Wulan. Setelah tewas mengenaskan karena diabaikan keluarganya, Anggi kembali ke masa lalu, tepat di hari pernikahannya dengan Luis Giandra yang kejam. Kali ini, ia enggan mengemis kasih sayang. Mengandalkan kecerdasan taktik militer dan kemampuan medis luar biasa, Anggi siap merebut kembali haknya. Saat keluarganya memohon ampun, Luis yang semula dingin justru enggan melepaskannya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan