Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta di Musim Semi

Cinta di Musim Semi

Kehidupan kota Amara terusik saat sebuah surat lama memaksanya kembali ke kampung halaman demi mengungkap rahasia kelam. Di sana, ia terjebak di antara Rendra, sosok dari masa lalunya, dan Daffa, fotografer misterius yang tiba-tiba hadir. Di tengah tumpukan memori dan misteri, Amara harus berjuang menghadapi luka lama serta pengkhianatan. Apakah kebenaran yang terungkap akan membawa kesembuhan bagi hatinya atau justru menghancurkan segalanya?
Bab
Bagikan

Bab 3

Suara hujan merambat perlahan di luar jendela saat Rendra duduk di seberang Amara. Ada jarak satu meja kopi di antara mereka-jarak yang sebetulnya tidak lebih jauh dari jarak yang pernah tercipta bertahun-tahun lalu. Jarak itu bukan soal tempat, tapi soal kepercayaan.

"Terima kasih sudah datang," ulang Rendra. Suaranya pelan, seolah takut memecahkan sesuatu yang rapuh di udara.

Amara tidak langsung menjawab. Ia butuh waktu untuk memastikan dirinya cukup stabil menghadapi percakapan ini. Nafasnya ditahan beberapa detik sebelum ia melepaskannya perlahan.

"Apa yang kau inginkan?" tanyanya akhirnya. "Kau kirim surat setelah bertahun-tahun. Kau membuat ayah resah. Kau membuat kami... kembali ke sesuatu yang harusnya sudah selesai."

Rendra menunduk. "Aku tahu. Dan itu salahku. Tapi aku tak bisa menghilang lagi tanpa memberitahu sesuatu sebelum semuanya terlambat."

"Terlewat apa?" Amara mendadak merasa dadanya mengencang.

Bukannya menjawab, Rendra merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan sebuah buku kecil-buku catatan dengan sampul kulit yang sudah retak. Ia meletakkannya di meja, mendorongnya ke arah Amara.

"Ini milik ibumu," katanya, matanya berkaca-kaca. "Aku menyimpannya. Dan aku... tidak berhak menyimpannya selama ini."

Amara menatap buku itu seakan benda tersebut bisa meledak. Ia menyentuhnya dengan ujung jarinya-dingin, berbeda dari kenangan tangan hangat ibunya yang dulu sering menggenggam tangannya ketika ia takut tidur sendiri. Buku ini terasa seperti hantu yang datang terlambat.

"Kenapa... ibuku memberikan ini padamu?" suara Amara melemah tanpa ia mau.

Rendra mengusap wajahnya. "Karena... hubungan kami tidak seperti yang kau kira."

Daffa, yang sebelumnya duduk jauh di sisi ruangan untuk tidak mengganggu, kini secara perlahan mematikan kamera yang masih tergantung di lehernya. Ia tidak ikut campur, tetapi kehadirannya memberi Amara kekuatan untuk tetap duduk tegak.

"Aku tidak mengerti," kata Amara.

"Sebelum kau lahir, aku dan ibumu..." Rendra berhenti. Memperbaiki posisi duduknya. "Kami saling mengenal dekat. Sangat dekat. Bahkan setelah ia menikah dengan Haryo. Bukan hubungan terlarang seperti yang kau pikirkan," ia buru-buru menambahkan, "tapi persahabatan yang intens. Dia percaya padaku untuk hal-hal yang tidak ia ceritakan pada ayahmu. Dia menulis semuanya di buku itu."

Amara merasakan lumpur ketidakpastian menelan kakinya. "Lalu kenapa kau pergi?"

"Terlalu banyak alasan," jawab Rendra dengan suara patah. "Tapi alasan terbesarnya... aku merasa aku mengganggu. Aku merasa keberadaanku membuat keluargamu tidak stabil. Dan ketika ibumu-" ia berhenti sebentar, mengatur nafas. "Ketika dia jatuh sakit, aku merasa aku harus menjauh agar keluargamu tidak tambah berat."

Keheningan merayap di antara mereka. Hanya suara hujan pelan yang menemani.

Setelah beberapa detik, Amara bertanya, "Kalau begitu kenapa kembali sekarang?"

Rendra terdiam lama. "Karena aku baru tahu satu hal," katanya akhirnya. "Hal yang seharusnya kau tahu sejak lama... dari ibumu sendiri."

Ia menunjuk buku catatan itu dengan dagu.

"Jawabannya ada di dalamnya. Semua alasan kepergianku. Semua alasan kenapa ibumu mempercayakan buku itu kepadaku. Semua tentang... yang sesungguhnya terjadi, Amara."

Jantung Amara terasa seperti meledak kecil di dadanya. Ia ingin membuka buku itu saat itu juga, tapi tangannya bergetar. Ada rasa takut yang menahan. Takut bahwa kebenaran yang ia cari sejak lama justru akan mengubah semua yang ia percayai.

Dalam keheningan itu, suara Daffa muncul-pelan, tidak memaksa.

"Kalau kau terlalu takut membukanya sekarang," katanya lembut, "kau tidak perlu memaksa diri. Kebenaran tidak lari, dan tidak akan hilang kalau kau memberi diri sedikit waktu."

Amara menoleh ke arah Daffa. Tatapannya stabil, tulus. Mata yang seolah bisa memahami apa yang ia rasakan tanpa harus bertanya terlalu banyak. Kehadiran Daffa terasa seperti lampu kecil yang menyala di ruangan yang gelap.

"Tidak," kata Amara akhirnya, menarik napas dalam. "Aku harus tahu sekarang. Aku sudah menunggu terlalu lama."

Ia membuka halaman pertama.

Tulisannya adalah tulisan ibunya-halus, miring sedikit, dengan tinta yang beberapa sudah pudar. Ada tanggal, ada kalimat, ada nama-nama yang ia kenali... dan beberapa yang tidak.

Rendra menggeser tubuhnya sedikit, menahan napas seperti ia sendiri tidak siap dengan apa yang mungkin terbuka dari halaman-halaman tua itu.

Amara membaca satu kalimat pertama, dan seluruh dunia seolah berhenti.

"Aku takut rahasia ini suatu hari ditemukan Amara... tapi lebih takut lagi jika ia tak pernah tahu kebenaran."

Amara menutup buku itu dengan cepat, matanya membesar. "Apa ini?" desisnya.

Rendra menatapnya seperti seseorang yang telah menahan beban selama puluhan tahun. Mata yang penuh sesal, tapi juga kelegaan kecil.

"Itulah," katanya pelan. "Alasan kenapa aku kembali."

Amara menatap buku itu seperti benda yang bisa mengubah siapa dirinya selama ini.

Dan dalam momen itu, ia tahu: hidupnya akan terbagi menjadi dua bagian-sebelum ia membuka buku itu, dan sesudahnya.

---

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95MRF" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95MRF
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Pengganti, Aku Istri Sahmu!
9.4
Ditinggal kabur oleh Andi di hari pernikahan membuat hidup Sarah hancur seketika. Demi menutupi aib keluarga, Bayu yang merupakan kakak Andi terpaksa maju menggantikan posisi sang adik di pelaminan. Namun, kehidupan baru Sarah penuh penderitaan karena sikap Bayu yang sangat dingin dan tak acuh. Di balik kebencian itu, tersimpan misteri besar mengenai alasan hilangnya Andi. Sarah kini terjebak dalam pernikahan tanpa cinta yang penuh dengan rahasia gelap.
Sampul Novel Asa di Ujung Senja
7.9
Nada terpaksa menikahi cucu Ndoro Brata demi melunasi utang orang tuanya. Ia menjadi pengantin pengganti setelah calon istri Abian melarikan diri pasca kecelakaan yang membuat pemuda playboy itu buta. Abian yang dulunya urakan kini berubah menjadi sosok pemarah dan dingin kepada Nada. Di tengah sikap kasar sang suami dan tekanan besar dari keluarga konglomerat tersebut, Nada harus berjuang mempertahankan perannya dalam pernikahan yang penuh luka dan air mata ini.
Sampul Novel Cinta Palsu Dalam Pernikahan Kontrak
7.8
Aruna Larasati terjebak dalam pernikahan kontrak demi menyelamatkan keluarga. Lima tahun ia berkorban, namun Gavin Nugraha hanya menganggapnya bayangan. Kehadiran Elvira, cinta masa lalu Gavin, merenggut perhatian suami dan anak yang Aruna besarkan. Di tengah pengkhianatan dan harapan yang hancur, Aruna akhirnya memilih untuk bebas. Akankah ia mampu bangkit merebut kembali hidupnya, atau justru terpuruk dalam takdir yang kejam? Sebuah kisah haru tentang harga diri.
Sampul Novel Cinta Terlarang Sang Janda
8.7
Rio Darmawan adalah CEO muda sukses yang jenuh dengan tekanan perjodohan dari orang tuanya. Selama ini ia selalu menolak setiap calon pilihan keluarga karena merasa tidak ada yang serasi. Namun, pendiriannya goyah setelah bertemu Denanda Kusuma, seorang ibu tunggal yang tangguh dan memikat. Meski mendapat tentangan keras dari keluarganya, Rio bertekad memperjuangkan cintanya pada Denanda. Kini ia terjebak dalam dilema antara mengikuti kata hati atau patuh pada kewajiban keluarga.
Sampul Novel Dari Pion Milik Pria, Menjadi Ratu Milik Wanita
9.5
Kania Halim, jurnalis pemberontak, terjebak dalam hubungan rahasia dengan CEO Elang Solehudin. Ternyata, ia hanyalah alat bagi Elang untuk melindungi Clara. Pengkhianatan Elang mencapai puncaknya saat ia membiarkan Kania dipenjara hingga membiarkannya terluka dalam kecelakaan demi menyelamatkan Clara. Sadar hanya menjadi beban yang dikorbankan, Kania bangkit dari kehancuran. Ia menghancurkan dunia Elang dan memulai hidup baru melalui pernikahan dengan miliarder lain.
Sampul Novel "Gita Cinta dari Gadjah Mada"
8.1
Gita Cinta dari Gadjah Mada menyajikan kisah asmara antara Gita, mahasiswi penuh talenta, dan Mada, pemuda yang sangat ambisius. Berlatar di lingkungan Universitas Gadjah Mada yang dinamis, hubungan mereka menghadapi berbagai dinamika kehidupan perkuliahan. Pembaca akan diajak menyelami perjuangan cinta yang emosional di tengah atmosfer kampus yang berwarna. Sebuah narasi tentang romansa masa muda yang harus bertahan melewati segala rintangan dunia akademik.