Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta di Jalur Cepat

Cinta di Jalur Cepat

Dahulu Deddy menyelamatkan Nayla, hingga saat Deddy koma, Nayla membalas budi dengan menikahinya dan menyembuhkannya. Namun, kembalinya cinta pertama Deddy memicu perceraian. Meski diremehkan, Nayla ternyata peretas jenius, pembalap, dan dokter ahli. Saat Deddy memohon untuk kembali karena menyesal, seorang CEO tampan muncul mengklaim Nayla sebagai istrinya. Nayla pun terkejut menghadapi situasi tak terduga ini di tengah pembuktian jati dirinya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Nayla menggenggam tangan Jumira sambil tersenyum cerah, dia seolah tidak menyadari komentar kasar yang diucapkan oleh Sarah. "Sepertinya, Nenek sedang batuk. Sup buah pir dan madu akan meredakan batuk Nenek. Aku akan memberikan resepnya kepada kepala pelayan."

Jumira selalu menyukai sifat Nayla yang patuh dan penuh perhatian, dia membalas dengan hangat, "Nayla, kamu sangat baik hati. Usiaku semakin tua dan kesehatanku mulai menurun seiring dengan berjalannya waktu. Sayang, hanya kamu yang benar-benar peduli padaku."

Sarah merasa diabaikan dan wajahnya tampak pucat saat dia mengejek, "Sudahlah, Nayla. Hentikan aktingmu! Setelah menandatangani perjanjian perceraian, kamu tidak perlu berpura-pura baik. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan mendapat kekayaan Keluarga Karta jika mendapatkan dukungan ibu mertuaku?"

Sebelum Nayla bisa menjawab, Jumira menyela, "Nayla selalu memperlakukan kita dengan baik sejak dia bergabung dengan keluarga kita dua tahun yang lalu. Dia berada di sisi Deddy ketika sedang koma dan merawatnya dengan rajin. Apalagi, dia selalu memperlakukan kita berdua dengan hormat. Kenapa kamu bersikap tidak tahu terima kasih setelah semua yang dia lakukan untuk keluarga kita selama dua tahun terakhir?"

"Bu! Nayla hanyalah anak di luar nikah dari Keluarga Widian. Kenapa Ibu terus membelanya?" ucap Sarah sambil mengentakkan kakinya.

Sarah memelototi Nayla sambil mendesaknya, "Apakah aku mengatakan hal yang salah? Apakah Ibu tidak keberatan jika anak di luar nikah ini menjadi istri Deddy? Jika Ibu dan Ayah tidak memaksa Deddy menikahi Nayla, aku tidak akan pernah menyetujui pernikahan mereka. Apalagi, dia hidup menggunakan kekayaan Keluarga Karta sejak mereka menikah. Tentu saja, dia harus memperlakukan Deddy dan kita dengan hormat.

Kenapa Ibu berkata seolah-olah Nayla melakukan hal yang hebat? Dia bahkan belum hamil sejak bergabung dengan keluarga kita beberapa tahun yang lalu. Ibu sudah tidak sabar ingin menggendong cicit, bukan? Aku yakin Deddy meminta cerai karena Nayla tidak bisa punya anak."

Raut wajah Jumira berubah menjadi dingin. "Sarah, jaga perkataanmu. Kenapa kamu mengucapkan omong kosong seperti itu?"

Meski sedikit takut setelah melihat raut wajah ibu mertuanya, Sarah membantah, "Aku hanya menyampaikan fakta yang ada. Kita beruntung dia tidak hamil dan perceraian mereka berjalan dengan lancar. Aku tidak akan menerima anaknya."

Perkataan Sarah membuat Jumira tampak terganggu, tetapi dia menggenggam tangan Nayla untuk menenangkan, "Abaikan perkataannya, Nayla. Sarah memang bermulut kasar. Tolong jangan bertindak gegabah dalam masalah perceraian. Selama aku masih bernapas, aku hanya mengakuimu sebagai istri Deddy. Suamiku dan aku sangat menyukaimu. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan reaksi Deddy. Kamu hanya perlu fokus untuk menjalin hubungan baik dengan Deddy dan hidup bahagia bersamanya."

Mata Sarah dipenuhi rasa frustrasi saat bertanya, "Bu, apakah Nayla telah meracuni pikiranmu? Kenapa Ibu dan Ayah selalu membelanya? Nayla, sebaiknya kamu segera menerima kenyataan bahwa perceraian kalian akan berdampak baik bagi semua orang."

Nayla menatap Jumira dengan mata berkaca-kaca.

Jumira berusaha mempertahankan ketenangannya, lalu menegur menantunya, "Sudah cukup, Sarah. Kamu tidak berhak memberikan pendapat mengenai pernikahan Deddy. Jangan ikut campur. Aku akan melindungi Nayla selama aku masih hidup. Jika kamu tidak dapat berbicara dengan sopan, cepat pergi dari hadapanku. Sekarang juga!"

Mendengar ini, wajah Sarah berubah menjadi merah karena marah bercampur malu. Dia mengatupkan bibir dan mencoba untuk menahan emosinya.

Kemudian, Jumira mengalihkan perhatiannya pada Nayla dan bertanya, "Apa pendapatmu, Nayla?"

Nayla membalas tatapan Jumira dan air mata membasahi wajahnya saat dia mencoba untuk berbicara. "Aku ... aku sangat menghargai perhatian yang Nenek berikan selama ini. Tapi, hari ini aku menangkap basah Megan dan Deddy sedang bermesraan di atas tempat tidur kami. Selain itu, sikap tidak peduli Deddy telah membuatku menyadari bahwa tidak ada gunanya melanjutkan pernikahan ini."

Wajah keriput Jumira berubah menjadi pucat karena khawatir saat dia berkata, "Deddy telah melakukan kesalahan besar."

Jumira memegang tangan Nayla dengan erat, lalu mencoba menghiburnya, "Kamu telah menanggung banyak penderitaan selama dua tahun terakhir."

Nayla tetap diam dan suasana di ruang tamu menjadi hening.

Detik berikutnya, suara teriakan Sarah memecahkan kesunyian. "Megan sudah kembali? Bu, aku harus pergi sekarang. Aku harus membuat wanita itu membayar mahal karena telah mencelakai putraku."

Sarah dengan cepat mengambil tasnya dan berlari keluar ruang tamu.

Nayla menyeka air matanya dan tersenyum lega, lalu berkata, "Aku baik-baik saja. Aku tidak berbohong, Nek."

Jumira berkata dengan berat hati, "Baiklah, Nenek tidak akan mendesakmu. Nayla, sering-sering datang berkunjung jika kamu memiliki waktu luang. Aku sudah merasa senang jika kamu menemaniku."

Air mata Jumira mengalir deras saat dia berbicara. Jumira sangat menyayangi Nayla dan menyadari bahwa gadis itu berperan besar dalam kesembuhan Deddy.

Nayla dengan lembut menyeka air mata Jumira, seolah mengakui kebaikannya yang tulus. "Aku mengerti. Baiklah, aku akan pergi sekarang, Nek. Jangan lupa minta pelayan untuk membuatkan sup buah pir dan madu."

Nayla pergi tanpa menoleh ke belakang, sehingga tidak menyadari tatapan penuh tekad di mata Jumira.

Jumira menyeka air matanya, lalu memberi perintah kepada kepala pelayan, "Minta Deddy dan yang lain untuk kembali ke Manor Karta besok siang."

Kepala pelayan segera menjawab, "Baik."

Saat Nayla berjalan keluar dari Manor Karta, sopir keluarga itu mendekatinya. "Nyonya ingin pergi ke mana?"

Sikap sopir itu sangat sopan dan dia masih menganggap Nayla sebagai istri Deddy.

Namun setelah menandatangani perjanjian perceraian, Nayla menyadari bahwa dia telah memutuskan hubungan dengan Keluarga Karta.

Nayla melirik ponselnya dan melihat pesan baru.

Nama Yona Andaru muncul di layar ponsel. "Nayla, apakah kamu memiliki waktu luang untuk bergabung denganku di Klub Glamor malam ini? Aku dengar Megan telah kembali dan Deddy akan mengadakan pesta selamat datang untuknya. Acara ini pasti sangat menarik. Mari kita tunjukkan kehadiran kita."

Balasan Nayla cukup singkat. "Aku akan ikut."

Pesan Yona hanya berupa tanda tanya. Yona lengah karena Nayla langsung setuju.

Nayla menjawab, "Aku sudah resmi bercerai. Jadi, mulai saat ini aku lajang."

Suasana menjadi hening selama beberapa saat, lalu Yona menanggapi dengan penuh semangat sehingga menambahkan banyak tanda seru. "Nayla, kamu ada di mana? Aku akan segera menjemputmu! Beri aku waktu sepuluh detik dan aku akan pergi ke sana!"

Merasa terhibur ketika melihat antusiasme temannya, Nayla mengirimkan alamat Gedung Pendar kepada Yona, lalu berkata pada sopir, "Tolong antar aku ke Gedung Pendar."

Gedung Pendar dikenal sebagai pusat berbelanja mewah di Loha karena banyak merek papan atas dari seluruh dunia membuka toko di sana.

Begitu Nayla tiba, dia disambut dengan hangat. "Noor, senang bertemu denganmu. Apakah kamu datang ke sini untuk menyerahkan sketsa desain?"

Ruang ganti yang mewah tampak dipenuhi gaun haute couture yang menakjubkan dan masing-masing gaun dihiasi dengan berlian berkilauan yang memantulkan cahaya.

Desainer haute couture Sode, Atha Herlangga, secara dramatis mendekati Nayla, lalu meraih lengannya dan berkata, "Aku merasa sedih setiap kali melihatmu seperti ini. Kenapa kamu menyembunyikan wajah cantikmu? Kamu adalah bunga paling indah yang siap untuk mekar."

Nayla mengedipkan mata dan menjawab, "Aku setuju dengan pendapatmu, Atha. Apakah kamu bisa membantuku untuk mengubah penampilanku?"

Karena mengira Nayla akan membantah, Atha yang berniat membujuknya langsung terdiam ketika mendengar perkataan Nayla. "Tunggu sebentar. Kamu ... Noor, apakah kamu benar-benar ingin mengubah penampilan? Ya, Tuhan! Datang menemuiku adalah keputusan terbaik yang pernah kamu buat."

Atha mengesampingkan topik mengenai draf desain, lalu membimbing Nayla ke kursi rias sambil berkata, "Kamu hanya perlu duduk di sini. Aku jamin kamu akan berubah menjadi wanita menawan ketika aku membiarkan kecantikan dan pesona alamimu terpancar."

Atha mengamati pakaian Nayla yang sederhana dan rambutnya yang acak-acakan, lalu dengan penuh semangat memulai proses transformasi menggunakan kuas riasan di tangan.

Ketika Yona tiba, dia melihat Atha sedang merias wajah Nayla.

Yona cukup akrab dengan Atha. Setelah menyapa dengan ramah, dia duduk di kursi rias terdekat dan berkata, "Selamat Nayla, karena berhasil melepaskan diri dari pria berhati dingin dan kembali ke dirimu yang dulu. Sebagai penggemar setiamu, aku siap untuk mengikuti perintahmu."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NMF" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NMF
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Barunya Adalah Taipan Misterius
8.9
Ditinggalkan di altar dan dikhianati oleh tunangan serta saudari tirinya membuat Charlee hancur. Di tengah kepedihan, ia menghabiskan malam panas dengan pria asing yang misterius. Tak disangka, pria seksi itu terus hadir melindunginya dan membantu membalas dendam. Saat benih cinta mulai tumbuh, sang mantan kembali memohon kesempatan kedua. Kini, sang taipan yang selalu ada di sisinya menuntut jawaban tegas mengenai siapa pria yang akan ia pilih.
Sampul Novel DI ANTARA NODA DAN CINTA PRASASTI
8.4
Nasib malang Prasasti kian pelik saat terlibat dengan tiga putra keluarga Adisurya yang kaya raya. Cintanya pada si bungsu, Prasetya, harus kandas setelah sulung keluarga itu, Pramudya, nyaris menodainya hingga Sasti dicap buruk. Demi nama baik, Prahara sang putra kedua justru menikahinya. Namun, pernikahan ini mengundang amarah wanita lain yang nekat mencelakainya. Di tengah ancaman maut dan kembalinya Pras, mampukah Sasti bertahan dalam rumah tangganya?
Sampul Novel Dijebak Dipelaminan
8.2
Adeline Vyantara tak menyangka kehadirannya sebagai tamu justru berakhir di pelaminan. Ia terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi Alaric Mahendra, pewaris yang merasa dijebak oleh intrik keluarganya sendiri. Meski awalnya ingin membatalkan pernikahan, Alaric tertahan oleh aksi berani Adeline demi menjaga martabat keluarga. Kini mereka terjebak dalam pernikahan dingin penuh aturan ketat. Di tengah kebencian dan rahasia masa lalu, benih cinta mulai tumbuh tanpa kendali.
Sampul Novel Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!
8.3
Silvia mengorbankan segalanya demi Sienzo, bahkan ayahnya menggelontorkan investasi 20 triliun demi pernikahan mereka. Namun, malam pernikahan menjadi awal petaka mengerikan saat Sienzo menyerahkannya pada belasan temannya sebagai balas dendam atas kepergian kekasihnya, Tina. Setelah dikurung hingga tewas mengenaskan bersama bayinya, Silvia tiba-tiba terbangun di masa lalu, tepat saat Keluarga Gunawan memohon investasi. Kini, takdir berputar dan Sienzo yang akan menangis memohon ampun.
Sampul Novel Istri Rahasia CEO
9.5
Abia tak pernah menyangka nasibnya akan berubah drastis setelah merusak mobil mewah milik bosnya yang dingin. Arya, sang CEO duda beranak satu, memberikan tuntutan berat: Abia harus membayar ganti rugi selangit atau bersedia menikah dengannya. Terjepit masalah finansial, Abia terpaksa menerima tawaran gila tersebut. Kini, ia harus menghadapi tantangan besar tinggal seatap dengan pria galak yang selama ini ia hindari di kantor demi melunasi utangnya.
Sampul Novel Istriku, Jaminan Bisnis Ayahku
9.1
Elias Pradana, pengusaha sukses yang merasa terjebak dalam hampa pernikahan bersama Safira, menemukan pelipur lara pada sosok Dina. Kepolosan gadis desa itu membawa warna baru saat hubungannya dengan sang istri mendingin pasca insiden pahit. Namun, keadaan berbalik ketika Safira berusaha berubah kembali menjadi wanita yang dulu dicintai Elias. Merasa menjadi beban, Dina memilih pergi menghilang. Kini Elias terjebak di persimpangan antara masa lalu dan kebahagiaan barunya.