Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Enam tahun pernikahan tanpa kehangatan membuat seorang istri percaya bahwa suaminya mengidap gangguan emosi yang membuatnya tidak bisa berekspresi. Namun, kepulangan cinta masa lalu sang suami membuka kenyataan pahit. Sebuah foto di ponsel menunjukkan pria itu bisa tersenyum lebar dan memeluk anak dari wanita lain. Menghadapi pengkhianatan ini, sang putri kecil yang terluka meminta ibunya untuk pergi. Sang istri memutuskan untuk memberikan tiga kesempatan terakhir bagi suaminya sebelum mereka benar-benar melangkah pergi selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun.

Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya.

Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami.

Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah.

Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai.

Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan.

"Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."

Aku mengelus kepala putriku dengan lembut, lalu mengangguk pelan. Aku mengembalikan ponsel ke tempat semula, berpura-pura seolah tidak terjadi apa-apa. Namun tetap saja, rasa perih itu memenuhi dadaku.

Aku menarik napas dalam-dalam, kemudian membujuk putriku kembali ke kamar.

Kami sudah sepakat akan memberi tiga kesempatan terakhir untuk Darwin. Oleh karena itu, putriku masih memperlakukannya seperti seorang ayah.

Bahkan di Hari Ayah, dia membawa pulang boneka tanah liat yang dia buat di taman kanak-kanak. Dia bertanya dengan suara pelan dan ragu, "Mama, Papa bakal suka nggak ya sama hadiahku?"

Kulihat sela-sela jarinya masih kotor oleh tanah liat yang susah dibersihkan. Dengan hati-hati, aku membersihkan tangannya dan melihat luka kecil di jari-jarinya yang putih dan lembut. Aku mengusap kepalanya dan menenangkan, "Papa pasti suka, Sayang."

Mendengar ucapanku, putriku langsung tersenyum cerah.

Sebenarnya, dia sama sekali tidak pandai membuat boneka tanah liat. Namun sejak melihat sebuah boneka tanah liat di ruang kerja Darwin, dia mengira ayahnya menyukai benda seperti itu. Jadi, dia diam-diam belajar membuatnya di sekolah.

Entah sudah berapa kali dia gagal dan menghancurkan boneka buatannya, hingga akhirnya berhasil membuat satu yang cukup layak.

Malam itu, dia duduk di sofa menunggu Darwin pulang. Sampai tengah malam, Darwin belum juga datang.

Saat aku hendak menggendongnya kembali ke kamar, dia terbangun. "Itu Papa ya?" tanyanya setengah mengantuk.

Aku menggeleng, "Mama gendong kamu tidur dulu ya, nanti kalau Papa pulang, Mama bangunin."

"Nggak mau. Aku mau tunggu Papa di sini!" Dia tetap bersikeras menunggu di sofa sambil mengantuk sampai akhirnya pintu depan terbuka.

Darwin pulang.

Putriku langsung melompat turun dari sofa dan berlari kecil, lalu mengangkat boneka tanah liat buatan tangannya dengan antusias untuk diperlihatkan pada Darwin.

"Papa, selamat Hari Ayah."

Darwin tampak jelas tertegun sesaat. Lalu, dia menerima hadiah itu dari tangan putri kami dan berkata kaku, "Terima kasih."

Mata putri kami langsung berbinar, dia bertanya penuh harap, "Papa suka nggak?"

Darwin tidak menjawab. Dia hanya diam dan melangkah masuk ke ruang kerjanya.

Putriku ingin ikut masuk, tapi Darwin langsung menegur, "Sudah berapa kali Papa bilang, jangan masuk ke ruang kerja Papa?"

Putriku terkejut dan tubuhnya sedikit gemetar. Dia menjawab lirih, "Aku tahu, Papa."

Dia mendongak, berniat melihat ekspresi ayahnya, tapi yang dilihat justru membuat hatinya hancur.

Boneka tanah liat yang susah payah dia buat, diletakkan begitu saja di atas meja tanpa diperhatikan sedikit pun. Sebaliknya, Darwin mengambil seutas tali rajutan yang compang-camping dan tampak asal dibuat, lalu menggantungnya di rak bukunya seolah benda itu sangat berharga.

Mata putriku langsung memerah dan dia tanpa sadar bertanya, "Papa, itu ... itu dari Kak Candice ya?"

Gerakan Darwin terhenti. Raut wajahnya tampak sedikit canggung.

Seolah tiba-tiba mengerti semuanya, putriku buru-buru melangkah mundur keluar dari ruang kerja. "Maaf, Papa. Mulai sekarang aku janji nggak akan masuk ruang kerja Papa lagi."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Enggak Siap Dengan Perasaan Ini
8.4
Dunia Shiloh Jung runtuh saat bisnisnya hancur dan sang mantan menikah. Sang ayah lalu mengirimnya berlibur ke luar negeri demi memulihkan diri. Di sana, ia bertemu Edward Leung yang misterius. Mereka sepakat menjelajahi Rusia sebagai kekasih tanpa mengungkap identitas asli, sambil berjanji akan bersatu jika takdir mempertemukan mereka lagi. Namun, setahun kemudian Edward justru bersikap seolah tidak mengenal Shiloh. Rahasia besar apa yang sebenarnya ia simpan?
Sampul Novel BUKAN ANAK HARAM
9.2
Terinspirasi dari kisah nyata, novel ini mengikuti perjalanan pilu Kartika yang dijual ibu kandungnya ke dunia malam. Di tengah penderitaan, ia jatuh cinta hingga mengandung Dania. Kehadiran sang putri membawa perubahan besar sekaligus tantangan baru dalam hidupnya. Ikuti perjuangan dua generasi wanita ini dalam menghadapi kerasnya takdir demi menemukan kebahagiaan. Sebuah narasi menyentuh tentang keteguhan hati dr. Dania yang kini telah sukses di Singapura.
Sampul Novel I Win You
8.3
Vanilla terus menggoda Nick dengan tindakan provokatif yang memicu ketegangan intens di antara mereka. Meski Nick telah memperingatkan risiko dari permainan berbahaya ini, Vanilla justru semakin berani dalam memancing hasrat pria itu. Di tengah suasana yang semakin panas, Nick berusaha keras mengendalikan diri agar tidak kehilangan kendali. Namun, godaan Vanilla yang nakal dan penuh kemenangan membuat situasi kian tak terduga dalam hubungan dewasa yang penuh gairah ini.
Sampul Novel Jangan Hancurkan Hatiku
8.2
Evelyn Carter dianggap wanita paling beruntung saat dipersunting Victor Blake, pewaris aristokrat Beaumont yang berjanji melindunginya meski ia memiliki kekurangan fisik. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Evelyn mengungkap fakta kelam bahwa suaminya sendiri yang menyebabkan cacat pada kakinya. Merasa dikhianati oleh pria yang sangat ia percayai, Evelyn kini bertekad bangkit dari keterpurukan dan memulai lembaran hidup baru demi membalas semua kepedihannya.
Sampul Novel Kembalilah Cintaku
8.2
Pernikahan Intan dan Baskoro terjadi saat sang ayah sedang koma. Begitu tersadar, pria itu langsung menentang hubungan mereka hingga keduanya terpisah. Meski didera rasa lelah dan kecewa dalam pencarian panjang, Intan tetap bertahan menghadapi kebencian Baskoro. Rahasia besar akhirnya terungkap saat Baskoro menyadari kehadiran seorang anak yang sangat mirip dengannya. Ternyata, bocah tersebut adalah darah dagingnya sendiri yang selama ini tidak ia ketahui.
Sampul Novel Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam
8.0
Setahun lamanya Farah ditipu oleh kembaran tunangannya sendiri. Brama, sang kekasih, ternyata sudah menikahi Kirana dan berencana mencuri kornea mata Farah melalui kecelakaan palsu. Penderitaan Farah memuncak saat ia difitnah membunuh kakek Brama hingga dijebloskan ke RSJ. Namun, mereka tidak tahu bahwa Farah adalah Aurora Suryakancana, pewaris takhta bisnis raksasa. Setelah memalsukan kematian, ia bangkit dari kehancuran untuk membalas dendam dan mengambil kembali hidupnya.