Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Dalam Balutan Tasbih

Cinta Dalam Balutan Tasbih

Mencintai seseorang memang indah, namun Ikrimah harus menghadapi kenyataan pahit saat sahabatnya, Sakila, juga memuja pria yang sama. Sakila bahkan nekat menjadi mualaf demi mendapatkan hati Zaid. Meski difitnah secara keji, Ikrimah memilih bersabar dan berserah diri pada petunjuk Tuhan. Di sisi lain, Zaid terjebak dalam dilema besar untuk menentukan pilihan hatinya. Siapakah yang akan dipilih Zaid pada akhirnya, Ikrimah yang tulus atau Sakila yang penuh pengorbanan?
Bab
Bagikan

Bab 2

Setelah tanpa sadar berteriak, Ikrimah langsung menutup mulutnya. Dia menunduk malu seraya bingung mengapa ia memanggil lelaki itu.

"Na'am Teh. Ada apa ya?" Sungguh suara lembut lelaki itu membuat Ikrimah bergetar tidak karuan. Hatinya berdegup kencang dengan kegugupan yang luar biasa.

Lelaki itu ternyata menghampiri Ikrimah bahkan dari jarak yang tidak terlalu dekat itu.

"Teh?" Panggil lelaki itu lagi sambil tersenyum begitu tulus.

"A-a-anu sa-saya mau tanya!" ujar Ikrimah dengan kikuk.

Lelaki itu menundukan pandangannya dengan baik. Bahkan ia tidak berani menatap mata Ikrimah apalagi gadis itu mempunyai penampilan yang begitu tertutup.

"Ada apa Teh? Ada yang bisa saya bantu?" ujar lelaki itu dengan sopan.

"A-a-anu!" Dengan terbata bata Ikrimah memikirkan pertanyaan apa yang harus ia lontarkan. Dia sungguh membisu dengan segala kegugupannya.

"Ta-tadi yang dibahas ustadz Zaid apa ya? Duh saya tadi malah keasikan ngasih makan kucing jadi tidak mendengarkan tausiyahnya dengan baik bahkan saya harus berada di luar mesjid karena mesjid ini penuh. Sungguh saya tidak sadar juga kapan pengajiannya selesai. Sa-saya. Hmm sa-saya merasa kosong tidak mendapatkan ilmu apapun." Entah keberanian dari mana. Ikrimah bisa se-terbuka itu kepada orang lain yang bahkan kepada seorang lelaki yang tidak ia kenali.

Lelaki itu tersenyum dan tiba-tiba ada seorang lelaki lain yang datang menghampirinya. Dengan cepat ia memberi kode kepada orang yang baru datang itu agar tidak menyela ucapan Ikrimah.

Orang yang baru datang itu adalah santrinya namun lelaki berpeci hitam itu justru menghalangi santrinya untuk berbicara kepada gadis yang ada di depannya ini.

"Oh masyAllah tidak apa-apa. Sebenarnya yang dibahas ustadz tadi itu ada hubungannya juga dengan apa yang kamu lakukan," ujar lelaki itu.

Ikrimah seketika mengangkat wajahnya dengan semangat. Dia melihat ke arah lelaki yang sejak tadi ada di depannya itu.

"Benarkah? Apa yang dibahas ustadz Zaid?" tanya Ikrimah cukup antusias. Kemudian dia menundukan pandangannya lagi dengan begitu baik.

"Ustadz Zaid membahas bagaimana caranya kita berbuat baik untuk menjadi yang terbaik diantara gundukan emas. Ya caranya dengan menjadi berlian."

"Maksudnya?" tanya Ikrimah.

"Berbuat baik kepada manusia itu sudah cukup baik. Tetapi berbuat baik kepada binatang pun diperlukan. Dalam agama islam ada perintah untuk menyayangi binatang dan kamu telah melakukannya. Dalam sebuah hadits dikatakan "Takutlah kepada Allah dalam (memelihara) binatang-binatang yang tak dapat bicara ini, Tunggangilah mereka dengan baik dan berilah makanan dengan baik pula. Hadits riwayat Abu Dawud."

Lelaki itu kemudian tersenyum dan melanjutkan perkataannya.

Ada sebuah hadits juga yang mengatakan "

Sayangilah siapa yang ada di muka bumi, niscaya kamu akan disayangi oleh siapa saja yang ada di langit. Hadits Riwayat At-Tirmidzi nomor 1924," ucap lelaki berpeci hitam itu.

Ikrimah tanpa sadar tersenyum manis dibalik Cadar hitamnya. Dia memainkan jari jemarinya dengan lucu.

"Namun lain kali lagi jikalau sedang di pengajian datanglah lebih awal agar kamu bisa mendengarkan tausiyah dengan baik."

Ikrimah mengangguk dengan malu. Tidak lama setelah itu lelaki itu pun ikut tersenyum dan berpamitan untuk pergi.

"Saya permisi Teh. Senang bisa bertemu denganmu. Assalamu'alaikum," ungkap lelaki itu dengan sopan. Dia pergi bersama lelaki yang merupakan santrinya itu.

Ikrimah mengangguk sopan dan menjawab salam lelaki itu dengan sendu "wa'alaikumsalam."

Baru saja lima langkah seketika Ikrimah pun teringat dia belum mengetahui nama lelaki itu.

"Eh siapa namamu?" Sambil sedikit berteriak Ikrimah menanyakan nama lelaki berpeci hitam itu.

Mendengar gadis itu berteriak. Lelaki berpeci hitam itu seketika membalikan tubuhnya dan ia pun membenarkan peci dengan begitu gagahnya.

"Nanti kamu pasti akan tau," ujarnya dengan suara khasnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Dingin Pemikat Hati
9.2
Shintia berjuang memulai hidup baru pasca putus dari Arya. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali saat Arya muncul sebagai CEO di kantornya. Meski cinta Shintia bersemi lagi, Arya justru menyimpan kebencian mendalam dan sering bersikap kasar. Keadaan kian rumit akibat kesalahpahaman masa lalu dan skandal Shintia dengan Felix yang memicu kemarahan Arya. Mampukah Shintia meluluhkan hati Arya dengan mengungkap alasan tragis perpisahan mereka dua tahun lalu?
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Hasrat Terlarang dengan Atasan
8.8
Hidup Venina Anastasya berubah drastis setelah satu malam terlarang dengan atasannya, Erlangga Krisdiantoro. Terjebak dalam pesona pria itu, Venina mengabaikan kenyataan bahwa Erlangga telah memiliki wanita lain. Hubungan penuh gairah ini mengancamnya dengan skandal besar, namun ia tak berdaya melepaskan diri. Di sisi lain, Erlangga bimbang memilih Venina atau kekasih lamanya yang kembali. Apakah Venina hanya pelarian sementara tanpa ada cinta sejati bagi Erlangga?
Sampul Novel Kekayaan Tersembunyi: Menjadi Triliuner dalam Semalam
9.7
Setelah dihina dan diputuskan oleh kekasihnya yang berselingkuh di sekolah, Brian Tennant bersumpah untuk bangkit dari kemiskinan. Tak disangka, masa percobaan hidup sederhananya berakhir hari itu juga. Ia terkejut saat mengetahui bahwa keluarganya ternyata adalah pemilik kerajaan bisnis triliunan dolar, bukan sekadar pengusaha biasa. Kini, dengan kekayaan tanpa batas di tangannya, Brian siap membalas dendam kepada semua orang yang dulu merendahkannya.
Sampul Novel Merebut Jodoh
9.0
Vanya terjebak dalam pernikahan paksa dengan Purnomo, pria yang jauh lebih tua darinya, demi memuaskan ambisi egois orang tuanya. Hubungan tanpa cinta ini pun berada di ambang kehancuran sejak awal. Namun, harapan muncul melalui kehadiran Anthony. Pria ini telah lama memendam perasaan mendalam untuk Vanya. Dengan tekad yang membara, Anthony berjuang gigih demi merebut kembali wanita pujaannya dan menyelamatkannya dari belenggu takdir yang kelam.
Sampul Novel Perceraian dan Bersinar: Terlambat untuk Meminta Maaf
8.8
Dua tahun Caitlin bersabar menghadapi sikap dingin Isaac, namun kepulangan cinta pertama suaminya yang tengah hamil menghancurkan segalanya. Sambil merahasiakan kehamilannya sendiri, Caitlin memilih bercerai meski Isaac meremehkan keputusannya. Saat Caitlin bangkit sebagai desainer ternama yang bergelimang harta dan dikagumi banyak pria, Isaac justru didera penyesalan. Kini, sang miliarder harus memohon kesempatan kedua pada mantan istri yang dulu ia sia-siakan.