Sampul Novel CINTA ATAU BENCI

CINTA ATAU BENCI

8.5 / 10.0
Dalam romance novel CINTA ATAU BENCI, Ella harus menghadapi fitnah dan kekejaman Evan setelah bebas dari penjara. Meski terjebak ketakutan dan penolakan keluarga, takdir modern novel ini membawa mereka pada pilihan sulit antara dendam atau rahasia perasaan yang tersembunyi.
Ringkasan CINTA ATAU BENCI
Akibat fitnah keji, Ella harus merasakan kekejaman Evan, pria yang sangat ia cintai. Ketidakpercayaan Evan dan penolakan keras dari keluarganya membuat hidup Ella hancur hingga berujung di penjara. Setelah bebas, takdir justru menyeretnya kembali ke pelukan Evan. Meski diselimuti ketakutan luar biasa, Ella seolah tak bisa menjauh dari pria itu. Di tengah siksaan yang terus berlanjut, Ella tidak menyadari bahwa Evan sebenarnya juga menyimpan rasa cinta.
Baca Selengkapnya

CINTA ATAU BENCI Bab 1

Seorang wanita menekukan kedua lututnya, didepan pria yang sedang duduk di bangku kebesarannya dengan muka tak perduli. Dia masih sibuk dengan pekerjaannya, tak berniat melihat wanita yang sudah lebih dari 2 jam menekuk lututnya tidak bisa dibayangkan betapa sakitnya kaki wanita itu.

"Evan! Apa kamu gak percaya sama aku? Aku gak mungkin ngelakuin hal itu," ucap wanita cantik tersebut, yang berusaha membuat pria ini perduli dan mendengarkannya, tapi percuma sejak dulu Evan dari keluarga Grayson yang begitu disegani orang sebagai pengusaha Karena bisnis juga kekayaan yang begitu besar, tak pernah sekalipun perduli padanya.

Evan menutup laptopnya, mata terpejam sebenar lalu dia menatap wanita itu dengan wajah marah, wanita ini berani datang padanya walau dia sudah menyewa bodyguard untuk menghalanginya, tapi dia tetap berusaha dan memberontak.

"Keluar dari ruanganku, Ella Madelyn! Aku tidak mau melihat mukamu lagi! Dan dengarkan aku! Polisi akan datang sebentar lagi untuk menangkapmu."

"Kapan kamu akan percaya sama aku, Evan? Sumpah demi Tuhan seluruh alam, aku tidak pernah melakukan hal itu!"

Evan menatap wanita di bawahnya dengan pandangan tajam. "Ada dua hal yang membuat aku sama sekali gak pernah sama kamu! Pertama orang tuaku menolakmu dan kedua aku membencimu."

Perkataan itu bagai pisau tajam yang menghujani hatinya bertubi-tubi, air mata menetes dia bisa menerima fitnah yang sama sekali tidak dia lakukan, tapi mendengar perkataan dari pria yang dia cintai, membuat hatinya terasa begitu perih.

"Aku sama sekali tidak membunuh orang tuamu, aku dijebak, Evan!" ucap Ella yang menangis sambil memegang baju Evan, tapi percuma pria berhati sedingin es itu hanya menatap tak perduli.

Tiba-tiba pintu terbuka, memperlihatkan polisi yang datang secara bergerombol membuat Ella ketakutan dan menggeleng sambil menatapnya. "Evan, tolong percaya padaku! Aku mohon!"

Tapi lagi-lagi Evan tak perduli, orang tuanya dibunuh dan satunya saksi mengatakan bahwa hanya ada Ella disana membuat dia langsung yakin apa yang diucapkan mereka, semua bukti terus mengarah pada Ella.

Wanita itu diborgol sambil menangis, dia tidak melakukan hal ini saat itu dia diperintahkan keduanya untuk makan malam bersama, tentu saja dengan rasa bahagia, Ella menyetujui kali saja mereka akan membuka jalan baginya untuk menikahi Evan, tapi yang terjadi dia malah melihat keduanya sudah menjadi mayat, tiba-tiba semua orang melihat hal itu dan menuduhnya kalau dia pelaku pembunuhan itu.

Ella diseret matanya tak lepas dari pria yang sama sekali tak perduli menatapnya, tangisan kesedihan tak bisa dibendung, kenapa Tuhan seakan jahat sekali padanya, jika dia memang tidak bisa bersama Evan, kenapa harus seperti ini?

Saat itu juga Ella dari marga Madelyn, memiliki perusahaan yang berkembang pesat di tanah air, langsung menjadi trending topik keluarganya pun seakan tak perduli lagi dan mencoreng marga yang ada dibelakang nama Ella, wanita itu semakin terpuruk saja.

.

Wanita itu didorong kedalam sel dengan kasar, hingga dia tersungkur ke lantai, Ella Madelyn yang dulunya begitu dipuja, karena sebagai anak pengusaha dia juga model terkenal, langsung dihina karena tindakannya.

Ella yang jatuh berusaha bangkit, dengar-dengar bahwa dia akan dipenjarakan selama lima tahun, membuat Ella berpikir, jika Evan memang membencinya kenapa tidak seumur hidup saja?

Tiba-tiba saat dia duduk sebuah Jambakan keras membuat kepala kebelakang sambil meringis kesakitan. "Ah aduh, Sakit mbak!"

"Oh ini yang namanya Ella Madelyn itu ya?" tanya salah satu dari mereka, didalam penjara tidak dia sendiri, ada lima orang wanita yang samanya.

Ella berusaha melepaskan Jambakan yang semakin lama, semakin sakit, dia bahkan menangis kesakitan karena hal itu. "Udah, ampun mbak! Saya salah apa sama mbak?"

"Lo gak salah apa-apa sih, cuma kita di suruh buat nyiksa Lo," ucap wanita itu yang melepaskan Jambakan dengan mendorong kepala Ella dengan kasar.

Ella kembali tersungkur kelantai, menyiksanya? "Siapa?"

"Mau tau? Tentu Tuan Grayson. Pria yang orang tuanya Lo bunuh," ucap mereka dengan senyuman jahat, tak lama setelah mereka tertawa sambil kembali menjambak kuat rambut Ella.

Karena sudah tak tahan, Ella memberontak dan berlari kerah para penjaga yang tak minat menatap kesengsaraan Ella di dalam sel. "Tolong pak! Tolong saya pak! Pak polisi!"

Mereka semua seakan tuli dan lebih mementingkan pekerjaan sendiri dari pada menolong wanita cantik itu, pada akhirnya rambut Ella kembali ditarik.

"Ampun mbak! sakit," tangisnya yang penuh pilu, seumur hidup dia baru mendapatkan perlakuan yang amat kasar dari seseorang, kemana semua orang yang dulu memujanya?

"Sakit hah? Kenapa gak ada yang nolong Lo kan? Selamat datang di neraka nona Ella! Karena selama lima tahun Lo disini, maka Lo akan terus disiksa yang lebih banyak dari ini," ucap salah satu dari mereka dengan muka puas, seakan mereka menyimpan dendam yang teramat sangat.

Dan Lima tahun itu adalah tahun-tahun terburuk yang tak pernah dia bayangkan selama ini, Evan benar-benar menjadi iblis atas kesalahan yang sama sekali tidak dia perbuat, dari pada seperti ini kenapa tidak membunuhnya saja? Ella rasa lebih baik mati.

.

.

LIMA TAHUN KEMUDIAN ...

Tubuh kurus penuh lebam itu ditarik pelan keluar dari penjara, polisi kadang kali memberikan obat untuknya tapi orang-orang terus mengusiknya hingga tubuhnya penuh dengan luka.

Tak bisa dibayangkan betapa buruknya, kehidupan Ella selama dipenjara. Ingin sekali dia mati tapi tidak bisa, mereka seakan ingin dia terus di siksa.

Ella seperti seonggok mayat yang masih bernafas, matanya lurus kedepan dengan wajah pucat.

"Kamu sekarang bebas, ini semua baju kamu dan ini Uang yang saya kasih untuk kamu!" ucap polisi wanita itu yang menatap penuh iba pada Ella, selama ini dia ingin membantunya, tapi atasan mereka mendapatkan sogokan dari seseorang hingga tidak ada yang boleh menghentikan penyiksaan Ella.

Dia memberikan uang 100 pada Ella, padahal dulu wanita itu memiliki hampir 1 miliar dari hasil kerjanya sebagai model. Tangan kurus itu mengambil uang yang diberikan polisi tersebut. "Terima kasih."

"Kamu mau kemana setelah ini?" tanya wanita itu yang masih merasa kasihan pada Ella.

Wanita termenung. "Pergi sejauh mungkin dari pria bernama Evan Grayson."

"Memang kamu ada masalah apa dengan pria itu?" tanya polisi wanita tersebut yang tidak tau apa masalahnya, dia baru setahun ini pindah bertugas, dan kabar tentang sodokan uang itu ia tahun dari yang lain.

"Hanya masalah kecil," balas Ella sambil menunduk. "Ya sudah, saya pergi ya, bu."

"Kamu ada tempat tinggal? Kamu bisa tinggal dulu sama saya?"

Ella menggeleng pelan. "Tidak, biarkan saja saya perjalanan tanpa arah, karena hidup saya sudah tidak ada harapan lagi, terimakasih atas kebaikan anda Bu polisi."

Ella menunduk saat berdiri pada wanita itu, sedangkan yang lain hanya membicarakan dari belakang, ada yang kasian ada yang tertawa dan jijik. Ella pergi meremas tali tas yang berisikan bajunya serta uang 100 rb tersebut.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi CINTA ATAU BENCI

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Belaian Cinta
9.6
Ratih harus menjalani hubungan jarak jauh setelah suaminya, Prima, bekerja di Kalimantan demi masa depan putri mereka, Chika. Meski awalnya tampak baik-baik saja, perpisahan ini memicu konsekuensi tak terduga. Pesona Ratih menarik perhatian Wira sang duda, Heru tetangga depan rumah, hingga Derry yang masih sekolah. Tanpa perlindungan suami, Ratih terjerat dalam godaan mereka hingga hamil. Kini, ia harus menghadapi kehancuran rumah tangganya dan misteri ayah janin tersebut.
Sampul Novel CRAZY FOR LOVE
9.3
Kirana yang unik dan galak dipertemukan kembali dengan Panji, sosok masa lalu yang sempat menghilang tanpa jejak. Meski Kirana sudah menjalin hubungan baru, kehadiran Panji yang temperamental namun lembut itu mengacaukan hatinya. Demi menjerat pria yang tak suka komitmen ini, Kirana nekat meminta tinggal serumah hingga ingin mengandung anaknya. Akankah taktik berani ini membuat Panji menetap, ataukah ia hanya kembali untuk mematahkan hati Kirana lagi?
Sampul Novel Dendam Putri Liar Sang CEO
9.3
Dijual oleh ayahnya sendiri kepada Fahreza Murni, seorang CEO dingin, sang putri liar mengira ia dicintai hingga pengkhianatan menyakitkan terjadi. Fahreza justru memberikan pusaka ibunya kepada Elok, wanita manipulatif yang ia bela meski telah menghina warisan tersebut. Setelah diseret ke rehabilitasi, cinta berubah menjadi dendam membara. Saat Fahreza kembali memohon maaf, ia menerimanya hanya untuk menghancurkan Murni Group dari dalam sebagai pembalasan yang setimpal.
Sampul Novel Dilarang Hamil Oleh Mertua
9.0
Kehidupan pernikahan Claudia dan Rayhan penuh cobaan karena ketidaksetujuan Ibu Eva. Sang mertua yang menginginkan menantu pilihan sendiri ini tega melarang Claudia hamil hanya karena status sosialnya yang rendah. Saat Claudia benar-benar mengandung, Eva justru mendesaknya untuk menggugurkan janin tersebut. Di tengah tekanan batin dan kebencian mertua, mampukah pasangan ini menjaga keutuhan rumah tangga serta melindungi calon buah hati mereka?
Sampul Novel Dosen muda
8.8
Chintya sangat gemar menghabiskan waktu di kafe Perpustakaan Universitas Merah Putih yang mewah. Baginya, fasilitas lengkap bukanlah daya tarik utama, melainkan meja kafe yang luas untuk menampung kertas gambar A3 miliknya. Dunia Chintya berpusat pada seni sketsa dan desain grafis, hobi yang sangat ia cintai. Meski bercita-cita mendalami bidang tersebut selepas SMA, ambisinya terhalang restu orang tua yang melarangnya mengambil jurusan seni saat kuliah.
Sampul Novel Pelakor's Hunter
8.2
Siska tewas mengenaskan setelah cairan mematikan melumpuhkan sarafnya dalam sekejap. Di samping jasadnya, pelaku bertopeng meninggalkan pesan misterius bertajuk Malaikat Maut Pelakor. Serangkaian pembunuhan serupa terus menghantui, menyasar para wanita perebut suami orang. Ranti, istri yang hancur akibat pengkhianatan, kini menjadi tersangka utama karena bukti kuat di rumahnya. Benarkah luka hati mendorongnya menjadi pembunuh, atau ada sosok lain di balik dendam buta ini?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan