Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel bukan Wanita SIMPANAN

bukan Wanita SIMPANAN

Cashe terjebak dalam malam penuh gairah yang tak terduga dengan seorang pria asing yang sangat menawan. Di bawah pengaruh alkohol, ia melupakan statusnya sebagai keturunan bangsawan yang terhormat. Padahal, Cashe telah dijanjikan untuk menikah dengan pria dari kalangan elit serupa. Kini, reputasi keluarganya terancam hancur akibat satu kesalahan fatal. Siapakah sosok pria misterius tersebut, dan bagaimana Cashe akan menghadapi konsekuensi dari pengkhianatan ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

Kingslei Drax, adalah seorang crazy rich yang cukup terkenal. Hanya saja, urusan pribadinya tidak tersorot media. Karena ia tidak ingin dunia luar terlalu ikut campur dalam ranah pribadinya.

Kingslei Drax, pria tampan berusia tiga puluh lima tahun. Postur tubuh tidak perlu diragukan lagi, pria yang akrab di sapa Mr. Kings ini sangat gemar berolahraga dan hal itu tentu saja membuat postur tubuhnya sangat seksi dan menggoda iman para wanita.

Sejak usia remaja, Kings sudah dipercayakan untuk belajar bisnis manajemen dan lain sebagainya. Kings sangat cerdas dan multitalent. Sehingga saat Kings beranjak dewasa, Kings sudah mulai mendirikan beberapa perusahaan yang tidak terlalu besar namun berkembang dengan sangat pesat. Ada banyak bidang bisnis yang Kings tekuni.

Akan tetapi, di usia yang sudah matang seperti ini, akankah Kings belum memiliki kekasih? Ataukah, ada hal rahasia yang tidak tersorot media bahkan orang-orang sekitarnya?

.

.

"Mansion Kediaman Kingslei Drax"

Bahkan ketika sedang berada di mansion pun, Kings masih saja berkutat dengan layar iPad miliknya. Semua perkembangan usaha bisnis tak luput dari pengawasannya. Hanya saja, akhir-akhir ini, perhatian Kings sedikit teralihkan oleh sosok Cashe, si gadis yang menjadi lawan mainnya di percintaan cinta satu malam mereka.

Huh... "Gadis kecil, sepertinya aku harus segera menemuinya,"gumam Kings.

"Permisi tuan, besok kita akan bertemu di persidangan dengan pengaca dari pihak klien." Ucap salah seorang asisten keprcayaan Kings.

Ketika Kings baru saja menerima dokumen lengkap dari identitas sang pengaca, Kings seketika tersenyum penuh makna. Akankah, ada kejutan luar biasa yang telah membuat suasana hati Kings menjadi lebih bahagia?

***

Sebagai seseorang yang super sibuk, Kings tidak memiliki banyak waktu luang untuk melakukan hal yang kurang atau bahkan tidak penting.

Apakah, Kings tipe pria baik-baik, atau sama saja dengan para pria hidung belang di luar sana?

Waktu untuk bertemu dengan pengaca dari klien bisnisnya pun tiba. Kings hadir dan siap untuk memberikan kesaksian atas kebenaran yang di alami sang klien. Hal seperti ini sudah biasa terjadi di dalam semua ranah pekerjaan. Karena ada sangat banyak para penipu maupun yang suka korupsi.

Mereka keluar dari ruang pengadilan dan hendak pergi untuk makan sore bersama. Yah, karena persidangan cukup lama, ditambah lagi perbincangan bersama para klien lainnya.

... ...

"Restourant Pusat Kota A"

Sesuatu yang tak terduga pun akan segera membuat suasana hati Kings jauh lebih bersemangat.

"Selamat sore, Tuan Kings. Terima kasih, atas segala bantuan dari Tuan. Mari, silakan duduk." Ucap klien dari Kings, beserta pengacanya dan tak lupa seorang asisten cantik nan modis pun turut serta.

"Sepertinya, ada yang berbeda dari Tuan pengacara Vizo?" ucap Kings sembari meneguk segela air mineral.

"Ah, yah. Perkenalkan, ini Nona Cashelie." Ucap Mr. Vizo, sang pengacara yang cukup ternama dan selalu berhasil dengan kasus kliennya.

Mr. Vizo

"Senang berkenalan denganmu, Nona Cashelie." Ucap Kings sembari keduanya berjabat tangan.

Yah, asisten dari pengacara ternama nan tampan itu ialah Cashe, seseorang yang selama ini Kings nantikan dengan cukup sabar. Namun ada yang aneh di sini, Cashe sepertinya tidak mengenal Kings. Mengapa seperti itu?

"Yah, tuan." balas Cashe tersenyum lembut dan kemudian mereka pun mulai menyantap hidangan utama yang telah ditunggu-tunggu.

"Gadis nakal ini, sudah menyeretku ke dalam permasalahan baru, lalu dengan mudahnya dapat melupakanku begitu saja... apakah gadis nakal ini benar-benar tidak mengingatku..." Kings terus bergumul dengan pikirannya sendiri. Menerima kenyataan ini,membuat suasana hati Kings menjadi sedikit terganggu.

...

"Nona Cashe, bisakah kita bertemu kembali. Karena ada banyak hal yang harus dibicarakan." Ucap Kings, ketika mereka akan berpisah. Ah, Kings sedang membual kali ini, Kings merasa benar-benar kikuk di hadapan Cashe, terlebih lagi Cashe tidak mengingatnya.

Cashe sedikit bingung dengan pernyataan dari Kings, namun Cashe selalu merespon dengan sikap baik dan sopan. "Ah, jika tuan membutuhkan bantuan hukum. Tuan dapat menghubungiku, karena semua jadwal dari Tuan Vizo, akulah yang menghandle segalanya." Balas Cashe.

Mendengar hal itu, tentu saja suasana hati Kings menjadi jauh lebih tenteram dan akan mulai mengejar Cashe.

Akan tetapi...

Sebuah mobil sport mewah terhenti di area loby utama dan membunyikan klakson. Seseorang pun turun dari mobil melangkah menghampiri Cashe.

"Cashe, aku sudah bicara pada supir, aku akan menjemputmu." Ucap sang pria, yang ternyata ialah tunangan dari Cashe. Tunangan yang dijodohkan dua belak keluarga mereka.

Namun, raut wajah cashe seakan menolak. "Aku akan pulang bersama Tuan Vizo, karena masih ada hal lain yang akan kami bicarakan." Balas Cashe. Penolakan itu terlihat jelas di raut wajah Cashe. Sementara Kings berpura-pura tidak memperhatikan mereka dan bahkan berbalik badan. Meskipun telinganya seakan terbuka sangat lebar untuk terus menguping.

"Cashe, aku bisa menjelaskan segalanya untukmu. Dengan begini, tidak ada pihak yang akan dirugikan." Ucap si pria yang bersama Jozhar.

"Jozhar, aku sedang tidak ingin terlihat bodoh dengan bertengkar bersamamu." Tegas Cashe yang sudah tersulut emosi.

Jozhar

Bzzzttt... tiba-tiba, getar ponsel milik Cashe mengalihkan perhatiannya, dan itu ialah ayahnya.

Mr. Craig: "Pulanglah bersama Jozhar, selesaikan permasalahan kalian dengan baik. jangan bertindak seperti seorang anak kecil." Ucap Mr. Craig menegaskan.

Cashe: "baiklah, daddy. Bye" ucap Cashe, yang tidak berkesempatan untuk membantah, karena perintah ayahnya adalah mutlak.

Mereka pun pulang berdua, dan Cashe berpamitan dengan Mr. Vizo juga Kings.

"Oh, jadi itu pria bajingan yang kau maksud, gadis kecil nakalku..." Kings hanya dapat menahan diri dan menunggu waktu yang tepat untuk berbicara.

***

"Kau bajingan! Kau pikir aku tidak tahu perbuatan tercelamu bersama para wanita di luar sana! Lalu, kau ingin playing victim denganku! Bodoh!" Cashe membentak Jozhar dan hampir memukul Jozhar.

Cashe yang ialah mantan atlit bela diri, tentu saja jiwa-jiwa kekerasannya meronta ketiak berhadapan dengan Jozhar.

"Cashe, kau pikir aku menyukai perjodohan ini? Aku pun sudah memiliki wanita yang sangat aku cintai. Hanya saja aku harus merelakan semua itu, demi kebaikan kita."

"Bodoh! Kau sungguh bodoh! Sebagai pria kau seharusnya memiliki pendirian teguh! Kau mengorbankan orang lain demi kebaikan yang menurutmu baik, tapi bagiku itu sangat konyol!"

"Cashe, katakan siapa yang bersamamu di club malam, pada malam itu?" Tanya Jozhar tiba-tiba.

Cashe terdiam, dan seakan kembali pada ingatannya yang sudah berusaha untuk ia lupakan.

"Mengapa? Kau mulai amesia sekarang? Ataukah sudah terbiasa berada di club malam, dan hal itu kau sembunyikan dari keluargamu?" ucap Jozhar mengintimidasi.

"Kau! Kau ingin mengancamku, huh!" Cashe meraih kerah leher kemeja yang sedang Jozhar kenakan.

"Kau sangat kasar Cashe, kau tidak seperti seorang putri pada umumnya,"

"Untuk apa, untukmu! Bodoh! Kau tidak perlu bersandiwara, kau hanyalah pria busuk bajingan! Sampai kapanpun, pernikahan itu tidak akan pernah terjadi!"

"Kemana Cashelie yang kukenal dulu, seorang yang sangat anggun nan lembut...hanya karena satu hal, kau menjadi beringas seperti ini padaku?" Ucap Jozhar.

"Turunkan aku di sini, atau aku akan memukulmu hingga mati di sini!" Ancam Cashe.

"Cashe, please... jangan seperti ini, kita bisa bicara baik-baik," Jozhar terus memohon. Hingga sebuah mobil tiba-tiba menghadang mereka.

"Jozhar!" Cashe berteriak nyaring, mereka hampir mengalami tabrakan.

"Hei! Keluar!" ucap beberapa pria tinggi tegap sembari menarik Jozhar keluar, sementara Cashe juga hampir terseret.

Tiba-tiba, Kings sudah ada di belakang mereka, sepertinya sejak tadi sedang menguntit.

"Lepaskan tangan kotormu dari gadis itu!"Ucap Kings dengan raut wajah penuh amarah, ketika dua pria menarik kedua pergelangan tangan Cashe, dan Cashe kesulitan dengan hal itu.

"Tuan, ini urusan kami. Pria ini harus bertanggung jawab atas kehamilan anak dari tuan kami. Namun, pria ini justru bersama wanita jalang yang baru ini!" Bentak salah seorang dari mereka.

"Jalang?" gumam Cashe.

"Jangan pernah mengatakannya jalang, atau kau akan mati!" Kings pun menghantam kedua pria tersebut, dan perkelahian pun tak dapat dihindari lagi.

Mereka berkelahi dengan cukup brutal, sementara Cashe pun tak sengaja terkenal tendangan maut dari salah seorang dari beberapa pria tersebut.

"Cashelie!" Teriak Kings juga Jozhar.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benang yang Tak akan Pernah Putus
9.2
Kaiyo Wrasasana terus berjuang melenyapkan sosok ibu yang seharusnya dicintai dari kehidupannya. Ia bertekad memutus segala ikatan yang menghubungkan mereka, meski harus menggunakan cara yang paling menyakitkan sekalipun. Namun, sekeras apa pun Yoyo mencoba, benang takdir di antara mereka tetap tak tergoyahkan. Tanpa disadari, upaya kerasnya untuk lepas justru melukai sang ibu dan meninggalkan luka yang jauh lebih dalam bagi dirinya sendiri.
Sampul Novel Cinta Terlarang: "Ayah Angkatku" yang Mencuri Hatiku
8.5
Di pesta ulang tahun Cathleen Kirby, sebuah momen manis terjadi saat ia menggenggam tangan Jerald Dobson, sahabat ayahnya. Namun, tragedi kebakaran hebat seketika memusnahkan keluarga Kirby, menyisakan Cathleen dan kakaknya, Gabriel. Saat kerabat serakah mengincar harta warisan mereka, Jerald muncul sebagai pelindung. Ia mengirim Gabriel ke luar negeri dan membesarkan Cathleen sendirian. Kini, Jerald menjadi satu-satunya pusat dunia bagi Cathleen.
Sampul Novel Gundik Suamiku
9.7
Penampilan luar yang santun tak menjamin kebaikan hati seseorang. Hal ini terbukti saat seorang wanita nekat menghancurkan pernikahan demi menjadi simpanan suamiku. Meski telah berkeluarga, ia justru meninggalkan pasangannya karena terobsesi pada masa lalu. Apa yang memicunya bertindak sejauh itu? Berbekal temuan cincin berlian yang mencurigakan, naluri istriku mulai bergerak untuk membongkar rahasia kelam serta alasan di balik penyatuan kembali hubungan mereka.
Sampul Novel KALIAN SIAPA?
8.2
Amelia adalah pewaris kaya yang kondisi mentalnya hancur akibat penghinaan dari keluarga palsu di tengah kebohongan besar. Di sisi lain, Bima mengalami keterpurukan setelah dikhianati istrinya sendiri. Pertanyaan mengenai identitas diri menghantui Amelia dalam pencarian jati diri dan cinta tulus. Akankah takdir menyatukan dua jiwa yang terluka ini untuk mengungkap kebenaran, menyembuhkan luka masa lalu, serta menjalin ikatan sakral yang sejati?
Sampul Novel Om Duda I Love You
8.5
Kharisma Baby Arganda mendesak Rega Pradipta untuk menjalin hubungan asmara meski ia masih berstatus pelajar. Bagi Baby, debaran jantungnya adalah bukti cinta sejati, namun Rega terus menolak karena perbedaan usia yang jauh dan status Baby yang masih sekolah. Rega merasa kewalahan menghadapi kepolosan adik temannya itu yang menganggap umur hanyalah angka. Akankah kegigihan Baby meluluhkan hati pria yang ia panggil Om Singa tersebut di tengah logika orang dewasa?
Sampul Novel PELUKAN UNTUK LANIA
8.4
Amara hanya ingin membahagiakan keluarganya, namun hidup justru menghadirkan luka baru. Kemunculan ayah kandung yang pernah membuangnya kembali membuka trauma masa lalu. Di tengah kepedihan itu, hadir Angkasa, pria memesona yang gigih mendekatinya hingga Amara jatuh hati. Sialnya, Angkasa justru menjadikannya orang ketiga dalam hubungannya. Terjebak sebagai perusak hubungan orang, Amara kini meragukan apakah masih ada secercah cahaya bagi masa depannya.