Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bukan Wanita Kedua

Bukan Wanita Kedua

Dulu dibutakan cinta, Aulia kini hancur saat mengetahui Dimas berkhianat dengan menikah lagi. Tak hanya dikhianati, ia bahkan diusir dan dihapus dari kehidupan keluarga suaminya. Bertekad bangkit, Aulia menemui Rina untuk mencari kerja demi melupakan luka. Ia pun bekerja pada Sagas untuk membalas budi masa lalu. Meski hatinya sering goyah, dukungan sahabatnya terus menguatkan Aulia agar tidak kembali pada kekejaman Dimas. Sanggupkah ia berdiri tegak?
Bab
Bagikan

Bab 2

Rina membuatkannya segelas the hangat dan juga memberikannya beberapa roti yang sama seperti yang tadi dia makan. Dengan gayanya yang cukup tomboi, Rina duduk sambil menaikkan sebelah kakinya tersebut, dan masih tetap mengunyah roti yang ia bawa.

“Makan lah, kamu bisa mati kelaparan kalau hanya menangisi pria brengsek itu,” ucap dari Rina.

Dengan tangan gemetar, Aulia mengambil roti tersebut. Entah karena lapar atau masih karena tidak bisa menerima kenyataan yang dirinya miliki ini, membuat tangan Aulia yang mencoba membuat roti masuk ke mulutnya terus geemtar. Bahkan air mata juga menimpali dirinya pada saat itu. Rasanya masih bingung dirinya harus tersenyum atau bagaimana dengan ini semua.

Rina mengubah posisi duduknya, lalu berpindah ke sebelah Aulia. Dia menepuk berkali-kali punggung Aulia dengan pelan dan sesekali mengelus memintanya untuk tenang.

“Sudah, jangan terlalu dipikirkan, sekarang kamu sudah bisa merasa aman di sini,” ucapnya.

Aulia menelan roti bersama dengan tangisannya tersebut. Tangannya menghapus air mata yang ada di pipinya dan mencoba untuk lebih tenang lagi.

“T- Tapi…, Rina, aku sangat mencintainya…, bagaimana mungkin aku bisa jauh dari Dimas?” ungkap dari Aulia.

“Astaga ya Tuhan,” Rina sudah tidak habis pikir lagi, “setelah kamu lihat bagaimana tingkahnya kamu masih bilang cinta?” ucap Rina.

Aulia menoleh ke arah Rina yang sudah kesal setengah mampus kepada Aulia ini, “K- Kamu tahu apa yang diperbuat oleh Dimas?” Aulia mencoba memastikan, karena tampaknya Rina berbicara seolah dia sudah tahu sekali dengan apa yang terjadi antara dirinya dan juga Dimas.

“Aku memang tak tahu secara jelas, tapi, yang pasti ini berkaitan dengan wanita, kan? Kamu pasti melihat di depan mata kepalamu sendiri kalau dia bersama wanita lain, makanya kamu bisa menangis seperti ini, kan?” terka dari Rina.

Tidak meleset sama sekali, meski tidak secara detail Rina tahu. Rasanya masih sesak sekali. Kenyataan ini terlalu pahit meski dirinya tahu dari mulut Dimas langsung. Ia masih tidak mengerti kenapa ini semua justru terjadi kepada dirinya ini. benar-benar tidak habis pikir.

“Dia…, Dia menikah dengan wanita lain..,” ucap Aulia.

Rina, yang mendengarnya sangat dan amat kaget sekali. Matanya yang sudah besar itu makin membesar seolah dia tidak menyangka dengan apa yang dilakukan oleh Dimas. Mulutnya bahkan ternganga karena tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Aulia.

Dirinya masih mencobamengunyah roti yang dirinya bawa ini, dan sesekali menghapus air mata dan juga mencoba untuk menenangkan diri. Meski saat menelannya rasanya sakit sekali.

“Aku bahkan diminta untuk pergi dari rumah karena katanya dia mau tinggal di sana dengan wanita itu,” sambung Aulia dengan suara yang tersedu.

“ARGHHH,” Rina berteriak dengan sangat keras dan langsung bangun dari duduknya, “Brengsek! Dasar pria pengecut!” teriak dari Rina.

Aulia tahu bahwa Rina benar-benar kecewa dan juga marah sekaligus. Walau mereka sudah lama tidak bertemu, pastinya baginya ini adalah sebuah penghinaan yang sangat besar sekali, makanya dia bisa sangat dan amat marah sekali. Rina berbalik badan dan menuju ke arah dari Aulia.

“Kalian sudah berpisah? Sejak kapan kamu tahu?” introgasinya dengan sangat segera.

Dirinya segera menggelengkan kepala sambil menghapis air matanya, “Dimas baru mengatakannya dua hari yang lalu. Aku merasa tak bisa melepaskannya, aku benar-benar cinta padanya…, Rina,” balas Aulia.

Tentu saja ucapan dari Aulia membuat Rina makin kesal dan juga tidak senang dengan apa yang dikatakan oleh dirinya. Kepalanya langsung ditoyor. “Bodoh, kamu sudah dimadu secara tidak langsung, dan kamu masih mencintainya? Pakai otakmu! Jangan pakai hatimu saja! Pria itu tidak puas denganmu dan mungkin dia tidak akan pernah puas soal wanita,” nasihat dari Rina.

“Tapi…”

“Tapa tapi tapa tapi, memang ya, cinta itu bikin orang yang dulu jadi juara kampus dan juga juara internasional bodoh sampai ke ubun-ubun?! Memang kamu tidak lihat apa saja kesempatan yang hilang semenjak bersamanya hah?! Kamu bahkan tidak bisa keluar rumah karena tidak menghasilkan uang!” sela Rina dengan galak.

Terdiam Aulia mendengarnya. Selama ini dirinya lebih sering dikurung bak binatang di dalam rumahnya. Hanya uang bulanan yang dirinya cukupkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pribadi sembari memotong uang makannya sendiri. Aulia juga dilarang bekerja, atau bahkan hang out bersama Rina sekali pun.

‘Tapi itu pasti demi kebaikanku, kan? Dimas pasti tahu apa yang baik untukku dan juga dia melakukan itu bertujuan untuk melindungiku, kan?’ batinnya mencoba berpikir positif atas apa yang semua telah dilakukan oleh Dimas kepadanya.

Ya…, selama ini Dimas sudah sangat baik padanya, kenapa dirinya harus bertindak seolah Dimas adalah orang jahat? Bukannya harusnya dirinya merasa bersyukur karena Dimas selalu berada di sisinya?

“Bodoh kamu namanya tidak pernah curiga padanya. Seharusnya kamu berpikir dengan logikamu. Dia bisa punya wanita lain sampai dinikahi hari ini pasti karena dia tidak pernah menunjukkanmu sebagai sebagai seorang istrinya! Harusnya dari dulu kamu dengarkan aku, kalau dia hanya tidak suka ada yang lebih dari yang dia bisa.”

DEGGGHHHH. Pikiran Aulia yang tadinya termenung memikirkan betapa baiknya Dimas selama ini dan juga memikirkan arah positif kepada sang suami, mendadak saja membeku dalam pikirannya. Kalimat ketus tersebut seolah membawanya ke dalam masa lalu yang cukup cerah. Bahkan sangat cerah sampai banyak orang sudah iri kepadanya.

‘Hebat ya Aulia, nanti kerja bisa langsung di periusahaan besar.’

‘Dia kalau cari investor untuk usahanya juga pasti lancar.’

‘Aulia kalau susah juga ada saja yang akan membantu. Dia kan pintar mambuat pertemanan dengan orang-orang hebat.’

Bayang-bayang ucapan banyak orang yang selalu mengaguminya mendadak muncul di kepalanya. Air mata yang semula menunjukkan betapa terpukulnya Aulia langsung tiada sama sekali. Begitu pun sesak dadanya. Rasa sakit hatinya seolah sirna setelah sahabatnya berkata dengan cukup kasar kepadanya, menyadarkan Aulia akan kenyataan yang ada.

Apalagi, perkataan soal Dimas tersebut…., Ya.

“A.. apa katamu?” Aulia meminta diperjelas.

“Kamu tidak tahu? Dimas pasti sengaja mengurungmu selama 3 tahun tanpa membiarkanmu bekerja itu, pasti karena dia ingin membuat kamu jauh di bawahnya! Sehingga dia akan tetap dipandang sebagai orang hebat lainnya!” tegas Rina.

Seolah masih tidak bisa percaya dengan sepenuhnya, tapi akal sehatnya juga tidak bisa menolak sama sekali apa yang dikatakan oleh Rina. Selama ini Aulia tidak melakukan apa-apa, tentu saja ia jadi kekurangan pengalaman di bidang apa pun yang dirinya miliki.

Bodoh…, kenapa dirinya bisa baru menyadarinya sekarang? Kenapa tidak dari dulu saja kalau tahu akan jadi seperti ini?

“Aku bodoh!”

“Ya! Kamu bodohhhhhhhhh sekali.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 180 Days
9.4
Saat pengkhianatan suami terungkap, April tidak memilih jalan cerai seperti wanita pada umumnya. Ia justru bertekad memperjuangkan keutuhan rumah tangganya yang retak. Sebuah tantangan besar ia tetapkan bagi dirinya sendiri: menaklukkan kembali hati sang suami dalam kurun waktu 180 hari. Di tengah luka hati, April harus berjuang melawan waktu demi mengembalikan cinta yang hilang. Mampukah ia memenangkan kembali suaminya sebelum batas waktu itu berakhir?
Sampul Novel After You
9.8
Kiren terjebak dalam dilema moral saat menjalin hubungan gelap dengan Fabian, kekasih sahabatnya sendiri, Aurel. Setelah berjuang sembuh dari luka masa lalu, Kiren justru kembali merasakan kepedihan yang lebih dalam. Ia harus menutupi perselingkuhan ini rapat-rapat karena perannya hanyalah sebagai wanita simpanan. Bagi Fabian, Kiren adalah pelampiasan nafsu yang memberikan kepuasan yang tidak didapat dari Aurel, meski itu menghancurkan hati Kiren.
Sampul Novel Aku Simpanan Tante-Tante
8.2
Andra terjebak dalam kehidupan kelam sebagai simpanan dua wanita kaya yang kesepian. Namun, pertemuannya dengan seorang gadis mandiri memicu keinginan kuat untuk bertaubat. Kini ia harus berjuang melepaskan diri dari jeratan kemewahan para tantenya demi mengejar cinta sejati. Akankah masa lalunya yang kelam bisa diterima oleh gadis pujaan hatinya, atau justru menjadi penghalang besar bagi rencana masa depan mereka yang baru saja dimulai?
Sampul Novel Ditinggalkan 66 Kali, Kini Aku Pergi
9.4
Tujuh tahun berpacaran tidak menjamin kebahagiaan. Andrew, seorang dokter bedah, tega membatalkan pernikahan mereka sebanyak 66 kali demi menolong Selena, seorang yatim piatu. Dari insiden salah suntik hingga anjing sakit, Andrew selalu pergi meninggalkan pengantinnya di pelaminan, bahkan saat ibu sang kekasih terkena serangan jantung. Meski sempat memohon maaf, Andrew kembali mengulangi kesalahannya. Sadar dirinya tak pernah menjadi prioritas, sang wanita akhirnya menyerah, memilih pergi selamanya, dan bergabung dengan tim dokter lintas batas internasional.
Sampul Novel I’m Always Be Yours
8.8
Freya Angelicia, supermodel menawan berusia 23 tahun, terjebak cinta tak terbalas pada kakak angkatnya, Max Xavierano Miller. Meski dikagumi dunia, Freya justru menghadapi kebencian dari pria yang ia puja. Max, miliarder sukses yang trauma akibat dikhianati tunangannya, mendapati hidupnya penuh kejutan saat bertemu kembali dengan Freya. Namun, tepat ketika Max mulai menyadari perasaannya, muncul saingan berat yang siap merebut hati Freya darinya.
Sampul Novel Jebakan Ibu Susu Bayiku
8.6
Demi biaya pengobatan ibunya, Elara terpaksa menjadi ibu susu bagi anak Viktor Laxmere, miliarder penuh misteri. Pekerjaan yang semula dianggap penyelamat justru menjerumuskannya ke dalam pusaran manipulasi dan intrik gelap. Di tengah kekuasaan Viktor yang absolut, Elara terjebak dalam dilema antara benci dan perasaan yang mulai tumbuh. Kini ia harus mengungkap rahasia besar di balik tawaran tersebut sebelum dirinya hancur sebagai pion dalam permainan berbahaya Viktor.