Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)

Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)

Claire terpaksa menghadapi kenyataan pahit saat ditinggalkan di hari pernikahannya. Demi menjaga martabat, ia akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan saudara kembar calon suaminya. Di tengah upaya menumbuhkan benih cinta dalam rumah tangga barunya, Claire harus menghadapi berbagai ujian berat. Gangguan terus datang dari mantan calon suaminya yang berkhianat, serta kehadiran mantan kekasih sang suami yang berusaha merusak hubungan mereka berdua.
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang gadis cantik terduduk diam di tengah banyaknya tamu undangan, dengan makeup yang sempurna, gaun mewah yang dipakainya, dengan riasan di kepalanya telah membuatnya menjadi sosok ratu.

"Apa sudah siap?"

Matanya sudah memerah dan tergenang cairan bening yang siap meluncur bebas di kedua pipi mulusnya, perasaannya kacau balau, fikirannya tak karuan, tangannya mulai bergetar dan jantung yang bergemuruh hebat, dengan sisa kesabaran yang ada, gadis itu berusaha tetap mengontrol dirinya sendiri ditengah bisikan orang-orang di sekitarnya yang mulai berisik.

Claire Valencia, gadis berusia 21 tahun telah siap dengan hari pernikahannya, kini Claire tengah menunggu kedatangan calon suaminya, yang sudah terlambat selama 1 jam lamanya.

"Tolong, sabar, Pak."

Claire meminta waktu untuk menunggu sampai calon suaminya datang, tapi sepertinya Claire hanya akan mendapatkan kekecewaan.

Tamu undangan sudah mulai bosan menunggu acara yang tak kunjung dimulai, orang tua Claire juga sudah mulai kesal dengan keadaan tersebut, padahal orang tua dari calon suaminya telah datang, tapi entah kemana lelaki itu perginya karena tidak datang bersamaan dengan keluarganya.

Aneh, itulah yang dirasakan Claire sejak awal datang ke tempat acara, bukankah seharusnya calon suaminya itu datang bersama dengan keluarganya, tapi kenapa bisa lelaki itu terpisah sendiri seperti itu.

"Bagaimana ini, maaf, tapi saya masih ada panggilan di pernikahan lainnya, tidak bisa terus ada disini," ucap Penghulu.

Claire sontak menatap pemilik suara tersebut, air matanya seketika melintas di kedua pipinya, tanpa bisa ditahan lagi.

Claire merasakan sentuhan di pundaknya, Claire menoleh dan melihat sang mamah yang tersenyum padanya.

Claire mengerti, maksudnya pasti untuk menguatkan dirinya, tapi bagaimana bisa jika kenyataannya seperti itu.

"Bagaimana, Bu?" tanya Penghulu.

Claire menunduk, apa yang bisa dikatakannya sekarang, Claire tidak tahu harus bagaimana, Claire tidak ingin pernikahannya gagal.

Orang tua Ethan terlihat berusaha menghubungi putranya, tapi sepertinya tidak mendapatkan hasil, karena kegelisahan juga terlihat jelas di wajah mereka.

"Hentikan saja, Pak, saya juga tidak tahu harus seperti apa sekarang."

Claire bangkit dan berlalu meninggalkan tempatnya.

"Claire, tunggu, Sayang."

Claire tak peduli dengan panggilan mamahnya itu, Claire mengusap air matanya yang kembali melintasi pipi mulusnya, mungkin saja makeupnya telah berantakan sekarang, tapi Claire tidak peduli.

Pernikahannya juga tidak bisa terjadi, lalu untuk apa lagi kecantikan makeupnya dipertahankan.

"Berhentilah, Claire."

Langkah Claire terhenti, saat ada tangan yang menahan tangannya, Claire menoleh dan melihat Edward di sampingnya.

"Kamu mau kemana, jangan tinggalkan tempat mu begitu saja."

Claire merapatkan bibirnya, air matanya mengalir begitu saja, bukan Edward, tapi Ethan yang diinginkan Claire untuk datang.

"Ayo kembali, jangan biarkan Penghulu itu makan gaji buta."

"Pernikahan ini tidak bisa terjadi, biarkan saja."

Edward menggeleng dan menarik Claire kembali ke tempat semula, mereka menatap dua orang itu tanpa celah.

"Mana, Ethan?" tanya orang tuanya pelan.

Edward menggeleng, dan membawa Claire kembali duduk.

"Ini, mempelai laki-lakinya?" tanya Penghulu.

"Iya, Pak, mohon maaf perjalanan saya tadi terganggu," ucap Edward tanpa ragu.

"Baiklah, saya juga tidak punya banyak waktu, bisa kita mulai saja acaranya."

Edward mengangguk pasti, Claire menggeleng, apa yang dilakukan Edward adalah kesalahan, kenapa justru Edward yang menikahinya sekarang.

"Saya setuju, Pak, mulai."

Edward dan Ethan adalah saudara kembar, Ethan yang akan menjadi suami Claire, tapi kenapa justru Edward yang duduk di sampingnya sekarang.

Claire melihat tangan yang berjabatan, apa yang harus dilakukannya, Claire tidak bisa menikah dengan Edward.

"Saudara Ethan, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau, dengan Ananda Claire Valencia binti Wirya Wirawan dengan mas kawin ...."

"Berhenti, Pak."

Claire menghentikan kalimat penghulu itu, Claire menatap Edward yang juga menatapnya, semua mata semakin fokus menatap mereka berdua.

"Jangan lanjutkan pernikahan ini, ini salah."

Mendengar ucapan Claire, Edward melepaskan jabatan tangannya, dan meraih tangan Claire.

"Claire, aku minta maaf karena datang terlambat, tapi aku punya alasan untuk itu, dan alasannya bukan untuk menggagalkan pernikahan kita."

Claire menunduk, sedikit pun tidak ada yang bisa dimengerti oleh Claire, kenapa Edward mau melakukannya.

"Kita bicarakan ini nanti ya, sekarang kita harus selesaikan acaranya dulu, jangan kecewakan mereka semua."

Claire melihat mereka semua yang hadir di sana, apa yang harus difikirkannya sekarang, akan seperti apa rumah tangganya jika menikah dengan lelaki yang berbeda.

"Silahkan dilanjutkan, Pak."

Edward kembali menjabat tangan penghulu itu, Claire tak bergeming, perasaannya sangat kacau saat ini.

Kemana Ethan, kenapa tega sekali meninggalkan Claire di hari pernikahannya itu, Apa alasannya, bukankah pernikahan itu adalah kesepakatan mereka berdua.

"Bagimana saksi, Syah?" tanya penghulu.

Syah ....

Ucapan kompak dari beberapa orang di sana, mampu mengusik kesadaran Claire, Claire melirik Edward dan penghulu itu bergantian.

"Sekarang, kalian sudah menjadi suami istri, jaga dan rawat rumah tangga kalian dengan penuh kasih dan cinta," ucap Penghulu.

Claire menunduk seraya memejamkan matanya, bahkan ijab qobul pun tidak bisa di dengarnya, Claire tidak bisa berfikir apa-apa bahkan untuk sekedar fokus pun tidak bisa.

Apa arti dari pernikahannya sekarang, Ethan bukan Edward, dan Claire tidak ingin menikah dengan Edward.

Serangkaian acara, mereka ikuti sesuai keharusannya, tidak ada kalimat yang terlontar dari mulut Claire sepanjang acara.

Ekspresi Claire juga tidak menunjukan kebahagiaan sama sekali, Claire tidak bahagia dengan pernikahannya saat ini, kenapa harus seperti ini nasib hidupnya.

----

"Jangan terus menangis," ucap Edward.

Kini pengantin baru itu sudah ada di kamarnya, Claire berdiri di samping jendela kamarnya, tangisnya tak kunjung berhenti sampai saat ini.

"Claire."

Claire menoleh, tanpa ragu Edward mengusap air mata Claire, bibirnya menyunggingkan senyuman.

"Jangan seperti ini, kamu tidak boleh lemah seperti ini."

"Kemana Ethan?" tanya Claire ditengah isakannya.

"Aku tidak tahu, yang jelas, Ethan, pergi bersama dengan saudara kembar kamu, Clarha."

Claire mengernyit, apa benar seperti itu, lalu kenapa Edward tidak menahan kekasihnya saja agar tidak pergi dengan Ethan.

"Aku bertengkar dengan Clarha, dia memutuskan hubungan kita, dan pergi begitu saja dengan, Ethan."

"Tapi kita juga tidak bisa bersama disini, kita bukan suami istri, nama yang disebutkan Penghulu itu adalah Ethan, bukan kamu."

Edward mengangguk paham, biar nanti semua itu dibicarakan saja dengan keluarga mereka.

"Kita akan bicarakan ini besok, tenang saja, sekarang yang penting, kita tidak mempermalukan keluarga kita di hadapan semua tamu undangan."

Claire berpaling, itu memang benar, tapi sedikit pun tidak mampu membuat Claire tenang.

Edward menghela nafasnya, dan membawa Claire ke dalam dekapannya, tidak ada penolakan karena mungkin Claire juga membutuhkan sandaran ditengah kecewanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alena dan Andrio (Sekuel Dendam Anak Tiri)
8.9
Alena sempat meyakini bahwa membangun kehidupan rumah tangga bersama Andrio akan selalu dipenuhi kebahagiaan tanpa celah. Namun, realita pernikahan mereka ternyata jauh lebih rumit dan penuh rintangan dari yang ia duga. Meski berbagai konflik dan lika-liku tajam terus menguji kekuatan cinta mereka, Alena tetap bertekad mempertahankan sang suami. Inilah perjalanan romantis penuh haru yang membuktikan bahwa Andrio akan selalu menjadi milik Alena selamanya.
Sampul Novel Cinta Tidak Direstui
9.6
Risa Ayu Cahyaningrum adalah dokter spesialis sukses yang memiliki klinik pribadi. Meski berprestasi, ia dipandang rendah oleh ibu kekasihnya, seorang Mayor TNI, hanya karena ia putri seorang petani. Sang ibu merasa status sosial Risa tidak sepadan bagi putranya. Risa pun berjuang membuktikan bahwa ketulusan melampaui kasta. Di tengah intrik dan konflik keluarga yang pelik, kesabaran serta cintanya diuji demi meraih restu yang terhalang oleh perbedaan derajat.
Sampul Novel Cintaku Sudah Habis
8.1
Hubungan asmara antara Kaluna dan Citra terpaksa berakhir secara tragis akibat fitnah kejam yang dilancarkan oleh Rina. Di tengah kebencian mendalam yang dirasakan Citra, sebuah rahasia besar yang tersembunyi perlahan mulai terkuak ke permukaan. Kini, Kaluna harus berjuang keras menghadapi kenyataan pahit dan bertahan hidup dalam bayang-bayang kemarahan mantan kekasihnya. Akankah kebenaran mampu mengubah segalanya sebelum semuanya terlambat?
Sampul Novel Jerat Cinta Sang CEO
8.9
Terusir dari rumah oleh ayahnya sendiri membuat Emma Karina terdesak hingga akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan Ethan Marvino. Sebagai CEO penguasa bisnis di Pulau Bali, Ethan sangat protektif dan mengawasi setiap gerak-gerik Emma secara ketat. Namun, stabilitas hubungan mereka terancam saat Emma tidak sengaja mengungkap rahasia besar yang disembunyikan Ethan. Akankah ikatan mereka bertahan setelah kebenaran terungkap atau justru hancur selamanya?
Sampul Novel Mendapatkan Kembali Yang Kumiliki
9.8
Valerie mendekam lima tahun di penjara akibat cinta buta, hanya untuk menyaksikan pengkhianatan suaminya dengan saudari tirinya saat bebas. Kembali ke masa lalu secara misterius, ia kini bertekad menuntut balas tanpa belas kasihan. Menggunakan strategi cerdas, Valerie menghancurkan kerajaan bisnis mereka dan bangkit sebagai pemimpin tangguh. Di tengah kejayaannya, seorang pria masa lalu datang membawa lamaran, membuka babak baru dalam hidupnya yang kini penuh kuasa.
Sampul Novel My Funiest Husband
8.6
Galih adalah penulis muda penuh humor yang terpaksa menjalani takdir unik saat dirinya 'dikutuk' untuk menikahi seorang dokter. Garis hidup membawanya bertemu dengan Galuh, dokter cantik yang berusia enam tahun lebih senior darinya. Di tengah luka hati Galuh yang baru saja kandas dalam asmara, Galih hadir dengan segala kekocakannya. Akankah perbedaan usia dan latar belakang mereka berujung pada kebahagiaan? Ikuti perjalanan cinta yang penuh tawa ini.