Sampul Novel Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)

Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)

8.0 / 10.0
Dalam novel modern Bukan Salah Jodoh (Si Kembar), Claire terpaksa menikahi saudara kembar mantan calon suaminya demi kesepakatan. Ia harus berjuang membangun cinta di tengah gangguan masa lalu. Baca romance novel ini untuk melihat bagaimana Claire menentukan takdirnya di webnovel.
Ringkasan Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)
Claire terpaksa menghadapi kenyataan pahit saat ditinggalkan di hari pernikahannya. Demi menjaga martabat, ia akhirnya menyetujui pernikahan kontrak dengan saudara kembar calon suaminya. Di tengah upaya menumbuhkan benih cinta dalam rumah tangga barunya, Claire harus menghadapi berbagai ujian berat. Gangguan terus datang dari mantan calon suaminya yang berkhianat, serta kehadiran mantan kekasih sang suami yang berusaha merusak hubungan mereka berdua.
Baca Selengkapnya

Bukan Salah Jodoh (Si Kembar) Bab 1

Seorang gadis cantik terduduk diam di tengah banyaknya tamu undangan, dengan makeup yang sempurna, gaun mewah yang dipakainya, dengan riasan di kepalanya telah membuatnya menjadi sosok ratu.

"Apa sudah siap?"

Matanya sudah memerah dan tergenang cairan bening yang siap meluncur bebas di kedua pipi mulusnya, perasaannya kacau balau, fikirannya tak karuan, tangannya mulai bergetar dan jantung yang bergemuruh hebat, dengan sisa kesabaran yang ada, gadis itu berusaha tetap mengontrol dirinya sendiri ditengah bisikan orang-orang di sekitarnya yang mulai berisik.

Claire Valencia, gadis berusia 21 tahun telah siap dengan hari pernikahannya, kini Claire tengah menunggu kedatangan calon suaminya, yang sudah terlambat selama 1 jam lamanya.

"Tolong, sabar, Pak."

Claire meminta waktu untuk menunggu sampai calon suaminya datang, tapi sepertinya Claire hanya akan mendapatkan kekecewaan.

Tamu undangan sudah mulai bosan menunggu acara yang tak kunjung dimulai, orang tua Claire juga sudah mulai kesal dengan keadaan tersebut, padahal orang tua dari calon suaminya telah datang, tapi entah kemana lelaki itu perginya karena tidak datang bersamaan dengan keluarganya.

Aneh, itulah yang dirasakan Claire sejak awal datang ke tempat acara, bukankah seharusnya calon suaminya itu datang bersama dengan keluarganya, tapi kenapa bisa lelaki itu terpisah sendiri seperti itu.

"Bagaimana ini, maaf, tapi saya masih ada panggilan di pernikahan lainnya, tidak bisa terus ada disini," ucap Penghulu.

Claire sontak menatap pemilik suara tersebut, air matanya seketika melintas di kedua pipinya, tanpa bisa ditahan lagi.

Claire merasakan sentuhan di pundaknya, Claire menoleh dan melihat sang mamah yang tersenyum padanya.

Claire mengerti, maksudnya pasti untuk menguatkan dirinya, tapi bagaimana bisa jika kenyataannya seperti itu.

"Bagaimana, Bu?" tanya Penghulu.

Claire menunduk, apa yang bisa dikatakannya sekarang, Claire tidak tahu harus bagaimana, Claire tidak ingin pernikahannya gagal.

Orang tua Ethan terlihat berusaha menghubungi putranya, tapi sepertinya tidak mendapatkan hasil, karena kegelisahan juga terlihat jelas di wajah mereka.

"Hentikan saja, Pak, saya juga tidak tahu harus seperti apa sekarang."

Claire bangkit dan berlalu meninggalkan tempatnya.

"Claire, tunggu, Sayang."

Claire tak peduli dengan panggilan mamahnya itu, Claire mengusap air matanya yang kembali melintasi pipi mulusnya, mungkin saja makeupnya telah berantakan sekarang, tapi Claire tidak peduli.

Pernikahannya juga tidak bisa terjadi, lalu untuk apa lagi kecantikan makeupnya dipertahankan.

"Berhentilah, Claire."

Langkah Claire terhenti, saat ada tangan yang menahan tangannya, Claire menoleh dan melihat Edward di sampingnya.

"Kamu mau kemana, jangan tinggalkan tempat mu begitu saja."

Claire merapatkan bibirnya, air matanya mengalir begitu saja, bukan Edward, tapi Ethan yang diinginkan Claire untuk datang.

"Ayo kembali, jangan biarkan Penghulu itu makan gaji buta."

"Pernikahan ini tidak bisa terjadi, biarkan saja."

Edward menggeleng dan menarik Claire kembali ke tempat semula, mereka menatap dua orang itu tanpa celah.

"Mana, Ethan?" tanya orang tuanya pelan.

Edward menggeleng, dan membawa Claire kembali duduk.

"Ini, mempelai laki-lakinya?" tanya Penghulu.

"Iya, Pak, mohon maaf perjalanan saya tadi terganggu," ucap Edward tanpa ragu.

"Baiklah, saya juga tidak punya banyak waktu, bisa kita mulai saja acaranya."

Edward mengangguk pasti, Claire menggeleng, apa yang dilakukan Edward adalah kesalahan, kenapa justru Edward yang menikahinya sekarang.

"Saya setuju, Pak, mulai."

Edward dan Ethan adalah saudara kembar, Ethan yang akan menjadi suami Claire, tapi kenapa justru Edward yang duduk di sampingnya sekarang.

Claire melihat tangan yang berjabatan, apa yang harus dilakukannya, Claire tidak bisa menikah dengan Edward.

"Saudara Ethan, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau, dengan Ananda Claire Valencia binti Wirya Wirawan dengan mas kawin ...."

"Berhenti, Pak."

Claire menghentikan kalimat penghulu itu, Claire menatap Edward yang juga menatapnya, semua mata semakin fokus menatap mereka berdua.

"Jangan lanjutkan pernikahan ini, ini salah."

Mendengar ucapan Claire, Edward melepaskan jabatan tangannya, dan meraih tangan Claire.

"Claire, aku minta maaf karena datang terlambat, tapi aku punya alasan untuk itu, dan alasannya bukan untuk menggagalkan pernikahan kita."

Claire menunduk, sedikit pun tidak ada yang bisa dimengerti oleh Claire, kenapa Edward mau melakukannya.

"Kita bicarakan ini nanti ya, sekarang kita harus selesaikan acaranya dulu, jangan kecewakan mereka semua."

Claire melihat mereka semua yang hadir di sana, apa yang harus difikirkannya sekarang, akan seperti apa rumah tangganya jika menikah dengan lelaki yang berbeda.

"Silahkan dilanjutkan, Pak."

Edward kembali menjabat tangan penghulu itu, Claire tak bergeming, perasaannya sangat kacau saat ini.

Kemana Ethan, kenapa tega sekali meninggalkan Claire di hari pernikahannya itu, Apa alasannya, bukankah pernikahan itu adalah kesepakatan mereka berdua.

"Bagimana saksi, Syah?" tanya penghulu.

Syah ....

Ucapan kompak dari beberapa orang di sana, mampu mengusik kesadaran Claire, Claire melirik Edward dan penghulu itu bergantian.

"Sekarang, kalian sudah menjadi suami istri, jaga dan rawat rumah tangga kalian dengan penuh kasih dan cinta," ucap Penghulu.

Claire menunduk seraya memejamkan matanya, bahkan ijab qobul pun tidak bisa di dengarnya, Claire tidak bisa berfikir apa-apa bahkan untuk sekedar fokus pun tidak bisa.

Apa arti dari pernikahannya sekarang, Ethan bukan Edward, dan Claire tidak ingin menikah dengan Edward.

Serangkaian acara, mereka ikuti sesuai keharusannya, tidak ada kalimat yang terlontar dari mulut Claire sepanjang acara.

Ekspresi Claire juga tidak menunjukan kebahagiaan sama sekali, Claire tidak bahagia dengan pernikahannya saat ini, kenapa harus seperti ini nasib hidupnya.

----

"Jangan terus menangis," ucap Edward.

Kini pengantin baru itu sudah ada di kamarnya, Claire berdiri di samping jendela kamarnya, tangisnya tak kunjung berhenti sampai saat ini.

"Claire."

Claire menoleh, tanpa ragu Edward mengusap air mata Claire, bibirnya menyunggingkan senyuman.

"Jangan seperti ini, kamu tidak boleh lemah seperti ini."

"Kemana Ethan?" tanya Claire ditengah isakannya.

"Aku tidak tahu, yang jelas, Ethan, pergi bersama dengan saudara kembar kamu, Clarha."

Claire mengernyit, apa benar seperti itu, lalu kenapa Edward tidak menahan kekasihnya saja agar tidak pergi dengan Ethan.

"Aku bertengkar dengan Clarha, dia memutuskan hubungan kita, dan pergi begitu saja dengan, Ethan."

"Tapi kita juga tidak bisa bersama disini, kita bukan suami istri, nama yang disebutkan Penghulu itu adalah Ethan, bukan kamu."

Edward mengangguk paham, biar nanti semua itu dibicarakan saja dengan keluarga mereka.

"Kita akan bicarakan ini besok, tenang saja, sekarang yang penting, kita tidak mempermalukan keluarga kita di hadapan semua tamu undangan."

Claire berpaling, itu memang benar, tapi sedikit pun tidak mampu membuat Claire tenang.

Edward menghela nafasnya, dan membawa Claire ke dalam dekapannya, tidak ada penolakan karena mungkin Claire juga membutuhkan sandaran ditengah kecewanya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Ketika Mertua Ikut Campur
8.0
Kehidupan pernikahan Salwa dan Lutfan kini di ambang kehancuran akibat campur tangan ibu mertuanya yang berlebihan. Situasi semakin memanas saat sang mertua sengaja membawa seorang asisten rumah tangga baru ke kediaman mereka. Namun, Salwa merasakan adanya niat terselubung di balik kehadiran wanita tersebut. Misteri besar mulai terungkap saat rencana rahasia mereka dijalankan. Sanggupkah cinta Salwa dan Lutfan bertahan menghadapi konspirasi ini?
Sampul Novel Ketika Suami Membagi Cinta
7.9
Enam tahun menikah, Arunika Selvara harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, Davin Albrecht, mencintai wanita lain bernama Selina. Pernikahan yang bermula dari kesalahan masa lalu ini kian retak, bahkan putri mereka, Mireya, mulai berpaling pada Selina. Meski hatinya untuk wanita lain, Davin enggan bercerai. Di tengah luka yang membisu, Arunika memilih diam dan menyerah. Namun saat Arunika menjauh, Davin justru tersadar bahwa ia tak sanggup kehilangan istrinya.
Sampul Novel Kisah Heroik Sang Menantu
8.2
Baru sehari menikah, sang protagonis menyaksikan kekejaman di kediaman Keluarga Kuncoro saat ayah mertuanya menyiksa sang ibu mertua hanya karena persoalan makanan. Upayanya untuk melerai justru berujung pada makian, di mana ia dianggap tidak sopan dan diberi tahu bahwa kekerasan adalah cara keluarga tersebut menundukkan orang lain. Namun, saat suaminya sendiri mencoba melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya, ia justru merasa gembira karena akhirnya bisa menunjukkan kekuatan supernya.
Sampul Novel Salah Melamar
9.7
Apa yang akan Anda lakukan saat menyadari bahwa pria yang melamar ternyata menginginkan adik Anda? Akibat kesalahan fatal orang tuanya dalam proses lamaran, Anda terjebak dalam ikatan pernikahan yang sama sekali tidak diinginkan. Kisah ini mengikuti perjalanan pahit seorang wanita yang harus menghadapi kenyataan bahwa suaminya mencintai orang lain. Di tengah kekecewaan dan luka hati, ia terpaksa menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh dengan ketidakpastian.
Sampul Novel Suami Dari Alam Lain
8.5
Indri dan kedua sahabatnya terjebak dalam dilema asmara setelah jatuh hati pada sosok pria rupawan dari Uwentira. Sebagai kota gaib terbesar di Indonesia, tempat itu menawarkan pesona mistis yang sulit ditolak. Kini, mereka harus menghadapi pilihan sulit yang akan mengubah hidup selamanya. Haruskah mereka tetap tinggal di dunia manusia yang nyata, atau memilih menetap selamanya di alam lain demi cinta? Sebuah kisah fantasi penuh misteri.
Sampul Novel ULANG TAHUN IBU MERTUA
8.1
Madina sering dihina oleh mertuanya, Tuti, karena latar belakangnya yang sederhana. Di hari ulang tahun Tuti, ia justru diperlakukan layaknya pembantu. Kondisi ini diperparah oleh skema keluarga Alka yang ingin menjodohkannya dengan Ratna demi kekayaan. Akibat fitnah keji, Madina dan Alka pun berpisah. Namun, di tengah kesendirian, Madina sukses menjadi penulis novel terkenal. Akankah keberhasilan ini menyatukan mereka kembali atau justru mereka memilih jalan masing-masing?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan