Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Broken

Broken

Kehidupan Risa Aulia hancur setelah dikhianati oleh suaminya, Danuarta Prasetya, yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri, Karina Jelita. Di tengah duka mendalam akibat kehilangan sang ayah, Risa harus berjuang sendirian menyembuhkan luka hatinya yang terkoyak. Kehadiran sosok pemuda blasteran bernama Dio Al Gazali membawa harapan baru bagi kesembuhannya. Namun, situasi menjadi rumit saat Danu kembali dan memohon kesempatan kedua untuk memperbaiki hubungan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Mas. "Risa memanggil Danu yang sedang fokus memandangi ponselnya ketika mereka sedang sarapan bersama.

"Iya sayang. "Danu mengalihkan pandangannya ke arah Risa.

"Di panggil dari tadi, nggak ada respon. Asyik banget. "Risa sudah menduga pasti Danu sedang membaca pesan dari kekasih gelapnya.

"Maaf sayang, tadi teman kantor tulis pesan lokasi meeting. Aku cuma lihat sebentar kok. Mastiin aja." Danu berdiri dan melangkah mendekati Risa.

"Kirain baca pesan calon maduku. "Sindir Risa yang membuat elusan tangan Danu di rambut Risa terhenti.

"Kamu kenapa sih sayang, dari semalam mas pulang kerja kok ngegas mulu bawaanya."

"Terus kamu nggak suka gitu?" Risa ingin melihat sejauh mana pembelaan Danu ketika ia memojokannya.

"Duh kok malah ngelantur sih jawabannya. Kamu ada masalah apa, ngomong sama mas, biar mas bantuin mecahinnya."

'Masalahnya itu kamu, mas.' Batin Risa.

"Atau karena nggak ada jatah malam? Bagaimana kalau mas ganti dengan morning séx." Danu mulai mengecup leher Risa, Risa merinding bukan karena nafsu tapi jijik. Jijik membayangkan suaminya yang telah menggauli wanita lain di luar sana.

"Jangan mas." Risa mengontrol emosinya agar tidak meledak. Ia ingin bermain cantik ke depannya agar tidak merugikan dirinya dan masa depan bayi yang ada di kandungannya.

"Kayaknya meja makan ini asyik juga buat ngasilin keringet pagi-pagi, kita belum pernah nglakuin di sini bukan?" Danu semakin agresif.

"Mas aku lagi datang bulan." Seketika Danu melepaskan pelukannya dari pinggang ramping istrinya.

"Pantesan ngambek mulu. Rupanya lagi PMS, mas yang jadi sasaran." Danu pura-pura sedih.

'Elahhhh munafik.' Risa kembali membatin.

"Ada apa kok diam gitu?" Danu kembali bertanya setelah ia duduk kembali di samping Risa.

"Aku rindu papa, mas, aku ingin ke Jakarta nengok, papa."

"Ya udah, bulan depan mas ambil cuti. Untuk bulan ini kayaknya nggak bisa, jadwal mas untuk meninjau lapangan sangat padat. Bulan depan kita ke Jakarta nengokin, papa."

"Aku maunya sekarang, udah setengah tahun kita nggak pernah ketemu, papa. Aku merasa sangat berdosa, padahal aku nggak sibuk apa-apa. Tiap hari cuma nongkrong di rumah."

"Kok ngomongnya gitu. Kamu udah jadi istri mas, sudah seharusnya di samping, mas. Kamu di sini bukan cuma nongkrong di rumah tapi kamu disini ngerawat, mas. Bukan berarti mas melarang kamu buat berbakti kepada papa, kedepannya kita atur aja waktunya biar kita bisa sesering mungkin nengokin, papa."

'Cih, sok bijak.' Teriak Risa dalam hati.

Melihat Risa yang masih diam saja akhirnya Danu memutuskan untuk menemani Risa mengunjungi mertuanya yang berada di Jakarta. Ia sedikit kalut karena harus membatalkan janjinya dengan sang pujaan hati untuk bersenang-senang di sebuah resort pada malam minggu. Tapi untuk menjaga image di hadapan sang papa mertua, Danu memutuskan akan membujuk kekasihnya agar tidak ngambek, nanti.

"Baiklah sabtu siang sepulang mas kerja, kita langsung ke bandara. Kamu siapin keperluan kita. Sepulang dari kantor mas langsung jemput kamu, oke?"

"Tadi katanya nggak bisa, plin plan banget. Sebenarnya sibuk ninjau lapangan atau sibuk cari kesenangan?" Perkataan Risa begitu menohok Danu. Danu ternganga dengan ucapan istrinya yang mendadak pedas sejak semalam, jauh berbanding terbalik dengan Risa yang dulu di kenalnya sebagai wanita yang lemah lembut dan sopan dalam berbicara.

"Sayang kamu kok--"

"Sudahlah mas, nanti kamu terlambat ke kantor, yang ujung-ujungnya pulang telat lagi." Risa berdiri mengambil gelas dan piring bekas mereka sarapan.

"Lagi-lagi Risa menohok hati Danu dengan kata-kata pedasnya. Merasa di pojokkan oleh istrinya akhirnya Danu berangkat kerja tanpa berpamitan seperti biasa. Karena Risa meninggalkan Danu begitu saja,membawa alat makan yang kotor untuk di cuci di dapur.

***

Risa menatap sebuah rumah megah berlantai dua di kawasan perumahan elit di Jakarta Selatan. Dia sengaja mengunjungi papanya tanpa sepengetahuan suaminya. Setelah Danu pergi ke kantor, Risa bergegas menghubungi taksi online menuju ke bandara, sedangkan tiket pesawat sudah ia pesan sejak kemarin setelah mengetahui fakta bahwa suaminya berselingkuh.

"Papa." Sapa Risa ketika melihat sang papa sedang duduk di tepi kolam ikan, memandang ikan hias warna- warni yang sedang berebut pelet makanan ikan yang baru saja ditaburkan diatas kolam.

Seketika, Hendi Bagaskara berbalik dan merentangkan tangan menyambut kedatangan putri semata wayangnya.

"Papa, Risa kangen, papa." Tangis Risa pecah ketika sang papa memeluknya erat. Pelukan ternyaman dan terhangat yang Risa rasakan sangat tulus tanpa minta balasan ataupun suatu alasan.

"Papa juga, sayang." Hendi, menepuk-nepuk bahu anaknya dengan sayang. "Tumben kesini sendiri, mana suami kamu?"

"Emm … mas Danu sibuk, pa." Risa tidak ingin menceritakan kepada papanya soal masalah rumah tangganya, ia takut sang papa akan syok dan mengakibatkan tekanan darah tingginya naik.

"Sesibuk apa, sampai seorang istri di biarkan sendirian mengunjungi orang tuanya yang berada jauh dari rumahnya?" kesal Hendi yang memang dari pertama mengenal Danu sudah tidak menyukainya. Dengan terpaksa, ia menerima Danu karena putri tercintanya ngotot untuk merestui hubungan mereka.

"Sudahlah pa, jangan bahas itu. Bagaimana dengan kesehatan papa sekarang. Baik- baik saja'kan?"

"Jangan khawatir, papa baik-baik saja. Seperti yang kamu lihat."

"Syukurlah, papa harus selalu sehat buat nemenin Risa." Suara Risa sedikit tertahan.

"Memang suami kamu kenapa?" Hendi melihat ada sesuatu yang janggal, firasatnya mengatakan bahwa pernikahan putrinya sedang bermasalah.

"Nggak kenapa-napa kok, pa. Kami baik-baik aja. Papa nggak usah khawatir." Dusta Risa.

"Ya sudah kalau baik-baik saja, papa ikut senang. Oh ya, kamu kan belum punya momongan. Daripada banyak waktu luang kamu terbuang sia-sia. Gimana kalau kamu ikut kuliah online. Waktunya pasti nggak bakal mengganggu waktu kamu untuk mengurus suami kamu karena waktunya fleksibel."

"Iya pa, Risa juga kepikiran untuk ngambil kuliah online." Risa juga untuk sementara ini ingin menyembunyikan kehamilanya dari sang papa. "Teman papa yang ada di Amerika punya beberapa rekomendasi universitas yang bagus, kamu tinggal pilih saja. Nanti papa kirim ke email kamu dan sisanya biar papa yang urus, kamu fokus belajar saja untuk ujian masuk.

"Terima kasih pa, Risa sayang, papa."

"Apapun akan papa lakukan demi kebahagiaan kamu, princesnya papa." Hendi semakin mantap untuk mendorong putrinya untuk kuliah karena melihat pandangan mata putrinya yang tidak terlihat bahagia. Menurut firasatnya hanyalah Danu sang menantu sebagai biang masalah dari kesedihan putrinya.

***

"Sayang, Mas, pulang! Kemana perginya, Risa?"

Bersambung

HANI ^^

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95HUU" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95HUU
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dilahirkan Sebagai Ancaman
9.3
Zaira Callista Ramadhani tumbuh dalam kebencian ibunya sendiri. Meski sang kakek memberi nama 'Kliwon' sebagai pelindung, Zee tetap menjadi sasaran amarah dan hukuman tanpa alasan di rumahnya. Kontras dengan kakaknya, Ayla, yang dimanja, Zee justru dianggap aib masa lalu. Kelelahan batin mengubah Zee menjadi gadis dingin yang mulai memberontak. Saat sebuah rahasia besar tentang kelahirannya terungkap, ia akhirnya berani melawan takdir yang selama ini menindasnya.
Sampul Novel FINDING MOM
9.1
Demi menemukan ibu kandungnya, seorang gadis nekat merantau ke luar negeri sebagai buruh migran. Di sana, ia bertemu beberapa pria yang jatuh hati padanya, namun tak disangka salah satu dari mereka adalah kekasih sang ibu. Sementara itu, ibunya telah lama melupakan keluarga demi hidup bebas. Takdir mempertemukan mereka tepat saat sang gadis dilamar oleh pria masa lalu ibunya. Konflik batin pun memuncak dalam pencarian jati diri dan cinta ini.
Sampul Novel Istri Lima Belas Ribu
9.0
Nia terpaksa bekerja keras demi mencukupi kebutuhan harian karena sang suami, Agam, selalu membatasi uang belanja selama bertahun-tahun. Kebohongan besar ini akhirnya terungkap saat Nia menemukan buku rekening tabungan Agam yang asli. Bukannya meminta maaf, Agam malah melarikan diri ke rumah orang tuanya dengan dalih mencari rida mereka yang dianggapnya jauh lebih penting daripada menafkahi anak istri. Di tengah konflik pernikahan ini, Nia pun mulai menemukan berbagai rahasia gelap lain yang selama ini disembunyikan darinya.
Sampul Novel Luka Sang Bidadari
8.8
Kehidupan Alina Dzakiya runtuh sejak sang ayah mengkhianati ibunya demi wanita lain. Luka itu perlahan sembuh saat ia menikahi Raka, sahabat setianya. Namun, di tengah kebahagiaan menanti kelahiran anak pertama, pengkhianatan serupa justru terulang. Raka berselingkuh, menghancurkan kepercayaan yang tersisa di hati Alina. Kini ia terjebak dalam dilema besar: tetap bertahan demi rumah tangga atau menyerah pada takdir pahit yang dulu menimpa sang ibu.
Sampul Novel Menikahi Mantan Pacar Teman
9.0
Hati Mei hancur saat menyaksikan pria idaman sejak SMA justru menikahi sahabatnya sendiri. Di tengah lara resepsi tersebut, Juna yang merupakan mantan kekasih sang sahabat secara mengejutkan datang melamarnya. Meski mapan dan tampan, Mei tahu Juna pun tengah patah hati. Juna menawarkan pernikahan tanpa cinta demi mencari kebahagiaan bersama. Akankah ikatan ini menjadi pelipur lara bagi keduanya, atau justru memicu luka baru yang lebih dalam?
Sampul Novel My Possessive Sugar Daddy
9.6
Terhimpit kemiskinan dan tekanan kaum elit, Fahira terpaksa mengesampingkan prinsip hidupnya demi menjadi sugar baby milik Fatih. Meski batinnya berontak, tawaran sang CEO tampan itu menjadi satu-satunya jalan keluar dari jerat nestapa. Kehidupan Fahira pun berubah drastis berkat gelimang harta, namun kemewahan tersebut nyatanya membawa petaka baru. Ia kini harus menghadapi berbagai sabotase licik dari saudara sepupunya sendiri yang berusaha menghancurkannya.