Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel BOYFRIEND?

BOYFRIEND?

Persahabatan murni antara pria dan wanita mustahil terjadi tanpa benih cinta. Raina memegang teguh prinsip untuk tak memacari teman demi menjaga hubungan, namun pengkhianatan sang tunangan mengubah segalanya. Ia terpaksa menikahi sahabat sendiri demi mengobati luka. Kini, Raina terjebak dalam pergolakan batin antara logika dan rasa. Akankah ia belajar mencintai suaminya, atau justru memilih berpaling kembali pada sang mantan yang masih terus ia rindukan?
Bab
Bagikan

Bab 3

"apa kau bilang? Menikah dengan, Raina?" Tanya Yuda mencoba memastikan apa yang telah di dengarnya tadi.

"Benar... Pakde Reza, yang meminta ku untuk bertanya langsung padamu. Ah... Tidak, lebih tepatnya, pakde Reza memilih salah satu di antara kita bertiga. Namun, aku memilih mundur karena, aku masih mencintai Yuli. Pakde meminta ku untuk berbicara dengan mu dan Rainaldi. Tapi, belakangan ini Rainaldi bersikap agak aneh jadi, aku kurang yakin membicarakan masalah ini dengannya. Itu sebabnya aku melarang mu untuk membicarakan masalah ini dengannya. Kau, tau sendirikan bagaimana perasaan Rainaldi terhadap Raina."

"Justru itu, kenapa kau tidak berbicara lebih dulu pada Rainaldi dan malah memilih ku."

"Seperti yang ku bilang sebelumnya. Belakangan ini, sikap Rainaldi agak aneh dan mencurigakan, apa kau tidak merasakan perubahan pada Rainaldi?"

"Aku tidak terlalu memperhatikannya. Karena, selama ini aku menganggapnya sebagai saingan."

"Kalian mencintai orang yang sama, tapi cara kalian menunjukkannya sangat berbeda. Kita balik lagi membahas topik awal. Jadi, bagaimana? Kau setuju menikah dengan Raina?"

"Lalu bagaimana dengan Raina? Apa dia tau tentang ini?"

"Belum. Kami akan memberitahunya nanti setelah mendapat jawaban dari mu."

"Lalu bagaimana kalau Raina menolak?"

"Maka itu tugas mu untuk menyakinkannya. Pakde, bertindak sampai sejauh ini demi kebaikan Raina. Bila ada seseorang yang terus berada di sampingnya, maka dia bisa saja melupakan Daris."

"Pernikahan ini akan menjadi berat bagi Raina. Aku mungkin tidak masalah kalau ia belum bisa menerima ku sepenuhnya, karena aku sudah menunggunya selama bertahun-tahun. Tapi Raina, mungkin dia akan merasa risih bila dekat dengan ku."

"Kalau begitu pikirkan cara bagaimana agar Raina tidak terganggu dengan kehadiran mu di setiap ia bangun tidur."

"Sesulit apapun dia menerima mu sebagai suaminya nanti, kalau kau terus bersikap perhatian padanya, hati Raina pasti akan luluh."

"Baiklah, aku akan berusaha sebaik mungkin untuk meyakinkan Raina."

"Oke, kalau begitu satu masalah ini telah terselesaikan. Nanti malam jam 8 malam, kau langsung datang kerumah Raina. Karena, kita harus bergerak cepat."

"Tapi, ada yang membuat ku penasaran sedari tadi. Bagaimana kalian bisa tau kalau, Mas Daris telah tidur dengan wanita lain. Kalau di pikirikan lagi, sepertinya tidak mungkin Mas Daris melakukan hal itu."

Raihan memberikan ponselnya pada Yuda dan memberikan bukti-bukti perselingkuhan Daris.

Yuda semakin kaget saat melihat foto dan video Daris saat sedang bersama wanita lain. Siapa pun yang mengenal Daris tidak akan menyangka kalau pria itu akan melakukan hal yang serendah itu.

"Apa Raina menerima bukti ini secara langsung?"

"Hmmm... Makanya sekarang keadaannya sangat kacau. Jadi, menikahkannya dengan pria lain adalah pilihan yang tepat, walaupun terkesan sangat ekstrim."

"Baiklah, sekarang aku sudah paham dengan situasinya. Tetapi, apabila Raina tetap bersikeras untuk tidak mau menikah, aku akan mundur. Bagaimanapun, keputusan Raina paling penting. Karena, pernikahan tidak bisa di paksa."

"Kita akan memikirkan langkah selanjutnya, kalau Raina menolak. Untuk sekarang kita hanya perlu mencoba berbagai cara."

"Ya, sudah kalau begitu aku pulang dulu, aku perlu berpikir untuk mencari cara supaya bisa membujuk Raina."

"Semoga saja jalan yang kita pilih ini bisa membantunya." Raihan mengantar Yuda sampai pintu depan klinik.

Perasaannya masih belum bisa tenang, karena perjalanannya masih panjang untuk mengobati luka di hati Raina.

Ketika hendak masuk kembali ke dalam klinik, ia melihat Yuli di halaman depan. Ada rasa bahagia di hati Raihan, namun di sisi lain ada juga rasa kecewa.

"Apa kita bisa bicara sebentar?" Tanya Yuli yang kini sudah berdiri di depan Raihan.

"Masuklah!"

"Tolong buatkan minum!" Pinta Raihan kepada salah seorang perawat.

Raihan dan Yuli berjalan memasuki ruangan pribadi milik Raihan yang letaknya masih di dalam klinik.

"Apa mereka sudah balikan?"

"Kalau di lihat dari wajahnya Yuli, kayaknya enggak, deh."

"Terus..."

"Jangan bergosip. Kalian di gaji untuk bekerja? Verbedent bad pasien yang baru pulang tadi!" Salah satu perawat yang sudah senior langsung menghentikan perbincangan antara perawat yang lain. Ia hanya tidak ingin ada rumor aneh yang tersebar, sehingga bisa membuat Raihan menjadi tidak nyaman.

"Ada apa? kamu sampai datang menemui ku disini."

"Aku sudah memikirkannya selama beberapa bulan belakangan ini. Dan aku menyadari kesalahan ku." Yuli tertunduk saat berbicara dengan Raihan, ia tidak berani menatap wajah pria itu.

"Ini bukan pertama kalinya. Kau selalu memulai pertengkaran dengan ku, dengan alasan kalau kau tidak menyukai, aku yang dekat dengan Raina. Kali ini kau bahkan yang memintanya secara langsung untuk menjauhi ku."

"Karena, kau tidak pernah mau mendengarkan aku untuk menjauhinya."

"Alasannya tetap sama kan, kau takut kalau aku mungkin akan jatuh hati pada Raina. Selama bertahun-tahun kita menjalin hubungan, permasalahannya hanya itu-itu saja. Raina sudah berpacaran, dia sudah bertunangan. Apalagi yang harus kau cemburui."

"Padahal aku sudah senang, karena kalian akhirnya akur. Lalu, apa yang tiba-tiba membuat mu berulah lagi?"

"Ada seseorang yang mengatakan kalau Raina pernah menyukai mu. Jadi, aku takut kalau dia mungkin akan mencoba menggoda mu."

"Kau tau, bagaimana perasaan ku saat Raina menjauhi ku, tanpa alasan. Saat itu membuat ku bingung, aku merasa tidak melakukan kesalahan. Tapi, tiba-tiba dia menjauhi ku begitu saja. Bahkan dia menganggap ku seperti orang lain saat kita berpapasan di jalan."

"Aku tau, aku yang salah karena terus berusaha untuk memisahkan kalian."

"Jadi, siapa orang yang mengatakan omong kosong itu pada mu? Apa Rainaldi?"

Yuli langsung mendongakkan kepalanya, sebagai pertanda kalau memang Rainaldi lah orangnya.

Raihan tersenyum kecut sebagai ungkapan rasa kecewanya. Bagaimana bisa sahabat yang ia percayai selama ini, berusaha untuk memisahkannya dengan Raina.

"Jadi, apa tujuan mu datang kemari?"

"Aku ingin minta maaf. Pada akhirnya aku tidak bisa berpisah dari mu. Aku berpikir hubungan kita tidak bisa berakhir begitu saja. Apalagi Rainaldi tidak menepati janjinya."

"Apa yang dia janjikan pada mu?"

"Aku sadar konsekuensinya kalau aku meminta mu untuk meninggalkan Raina, kau pasti akan memarahi ku. Jadi, Rainaldi berjanji agar hal itu tidak terjadi. Ia akan berusaha untuk membujuk mu agar kau tidak meninggalkan aku. Tapi, kenyataannya setelah pertengkaran kita, dia tidak melakukan apa-apa, bahkan dia memblokir nomor ponsel ku."

Apa sebenarnya yang ada di pikiran anak itu, kenapa ia harus bertindak sampai sejauh ini. Sekeras apapun Raihan berpikir ia tidak bisa menemukan jawabannya. Bertanya secara langsung kepada Rainaldi adalah pilihan yang paling tepat. Tapi, dari pada itu, masalah Raina paling mendesak. Mungkin untuk sementara waktu ia harus berpura-pura tidak tau sambil mengawasi Rainaldi dari kejauhan. Ternyata perubahan yang ia lihat dari Rainaldi bukan hanya firasat belaka. Sepertinya memang ada sesuatu yang tidak beres dari Rainaldi.

"Kalau dari beberapa bulan yang lalu kau langsung mengaku seperti ini, mungkin hubungan kita tidak akan serumit ini. Aku, sengaja tidak mendesak mu, dan menunggu sampai kau mengakui kesalahan mu sendiri."

"Lalu, apa kau mau memaafkan aku?"

"Memangnya kesalahan kamu yang mana, yang tidak pernah aku maafkan. Sekali lagi aku tekankan, aku tidak bisa jauh dari Raina bukan karena aku mencintai nya sebagai seorang wanita. Tapi, dia adalah kakak dan juga adik bagi ku, seperti itulah ikatan kami. Aku, mungkin akan berhenti perduli padanya ketika ia sudah menikah nanti. Jadi, tolong jangan pernah cemburu lagi."

"Itu berarti kau sudah memaafkan aku." Terlihat senyum Yuli yang merekah.

"Tapi, aku masih marah pada mu. Untuk beberapa minggu kedepan aku akan sibuk. Aku tau memperbaiki hubungan kita adalah penting. Tapi, aku harus menyelesaikan masalah yang lebih penting lagi. Jadi, untuk saat ini jangan menghubungi ku dulu. Kalau aku sudah menyelesaikannya, aku yang akan datang padamu."

"Kau janji."

"Apa aku pernah melanggar janji ku?"

"Baiklah aku akan menunggu. Karena, ini kesalahan ku. Aku akan menganggap ini sebagai hukuman."

Kemudian Raihan dan Yuli keluar dari ruangan, ia mengedarkan pandangannya mencari perawat yang ia suruh untuk membawa minuman tadi.

"Mana Aldi?" Tanya nya.

"Iya, Dokter saya di sini." Aldi langsung menghampiri Raihan.

"Bukannya tadi saya menyuruh mu untuk membawakan minuman?"

"Maaf, saya tidak berani masuk, karena suasananya sangat mencekam. Sebelum masuk tadi saya mengintip sedikit dari balik pintu."

Raihan hanya menghela napasnya melihat kelakuan Aldi, maklum saja perawat itu baru beberapa bulan bekerja di klinik. Waktu itu Aldi menyaksikan pertengkaran hebat antara Raihan dan Yuli. Mungkin saat ini ia masih menyimpan rasa trauma.

Disaat Yuli hendak pergi dari klinik, terlihat Rainaldi yang datang, kedua orang tersebut pun berpapasan tanpa saling menegur. Yuli melihatnya dengan tatapan sinis, sementara Rainaldi hanya lewat begitu saja tanpa menoleh ke arah Yuli.

Kenapa dia ada disini? Apa dia memberitahu Raihan? Pertanyaan itu muncul di benak Rainaldi, ia mulai merasa gusar. Namun, sudah terlanjur kedatangannya sudah terlihat oleh Raihan. Sehingga mau tidak mau ia harus tetap menemui Raihan, seperti niat awalnya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Meninggalkan Tunanganku di Pesta Pernikahan
9.0
Jake berpaling pada Elsie, gadis yang ia sponsori, hingga merusak hubungan kami. Meski Jake sempat memilihku dan mengusir Elsie, insiden tenggelamnya gadis itu di hari pertunangan kami mengubah segalanya. Jake panik dan menyalahkanku, bahkan menyebut Elsie sebagai masa depannya. Saat dia melepaskan tanganku demi mengejar wanita itu, aku menyadari cinta ini telah usai. Tak ada alasan bagiku untuk tetap bertahan di pesta pernikahan yang hampa ini.
Sampul Novel Dulu Istri Bodoh, Sekarang Obsesi Abadi
8.0
Tiga tahun Cathryn bersabar dalam pernikahan dingin, mengira Liam sibuk bekerja. Namun di hari duka ibunya, pengkhianatan Liam dengan adik tirinya terungkap. Cathryn pun memilih cerai meski dicemooh. Tak disangka, Liam justru berlutut memohon di bawah hujan. Saat isu rujuk beredar, Cathryn tak peduli karena kini ada taipan berkuasa yang melindunginya. Pria itu siap menghadapi siapa pun yang berani mengusik Cathryn, istri tercintanya.
Sampul Novel GALERI CERPEN PANAS 21+
9.3
Hadir khusus untuk pembaca dewasa, karya ini menyajikan koleksi cerita pendek romansa modern yang menggugah gairah. Setiap kisahnya dirancang secara menarik untuk menemani waktu luang Anda di malam hari, memberikan pelarian sempurna dari rasa sepi. Telusuri setiap bab yang penuh dengan narasi intens dan memuaskan. Koleksi ini menjanjikan pengalaman membaca yang seru serta mendalam bagi Anda yang mencari hiburan berani dalam balutan romansa yang hangat.
Sampul Novel Membalas Para Pengkhianat
8.4
Aira Maheswari, putri pengusaha kaya yang tulus, menyerahkan takhta perusahaan kepada suaminya, Andra, sebagai bukti cinta. Namun, setelah berkuasa, Andra justru berselingkuh dengan sekretarisnya, Tiara. Ironisnya, ibu mertua Aira mendukung pengkhianatan ini demi menyingkirkannya. Enggan terus ditindas, Aira bangkit untuk melawan balik. Ia bertekad merebut kembali harta warisannya sekaligus menghancurkan rencana busuk orang-orang yang telah mengkhianatinya.
Sampul Novel Menyelamatkannya, Menghancurkan Pernikahan Kita
8.2
Tiga tahun pernikahan hancur saat Jared Stanley mengaku di TV bahwa aset berharganya bukanlah sang istri, melainkan Bailee Brooks. Kecewa, sang istri menggugat cerai. Di konferensi G20, sebagai penerjemah papan atas, ia menghadapi Jared langsung. Saat ditanya soal prinsip kerja, ia dengan tenang mengungkap profesionalismenya: tetap akurat menerjemahkan perintah penyelamatan bagi Jared, meski tahu suaminya itu baru saja mempertaruhkan nyawa demi selingkuhannya.
Sampul Novel Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda
9.2
Pasca pengkhianatan sang tunangan, Alina Mahendra menutup rapat hatinya hingga ia bertemu Adriel Wicaksana, konglomerat properti yang karismatik. Meski Alina berupaya menghindar, takdir justru membawanya menjadi guru privat bagi putri Adriel, Naya, yang yakin bahwa Alina adalah ibunya. Di tengah dominasi Adriel dan trauma masa lalu yang menghantui, hubungan profesional mereka berubah menjadi dilema emosi. Akankah cinta baru ini menyembuhkan luka atau justru menyisakan perih?