Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bittersweet

Bittersweet

Arvin Bintang Mahatama dan Hana Farsya Aurina telah bertetangga sejak kecil. Meski Arvin sangat jahil dan Hana cenderung manja namun dewasa, keduanya tak terpisahkan dari TK hingga SMA. Hubungan mereka sering diwarnai pertengkaran layaknya Tom and Jerry karena kepribadian yang kontras. Kini di masa remaja, persahabatan mereka diuji oleh munculnya benih cinta. Akankah ikatan platonis ini bertahan saat perasaan mulai terlibat dalam perjalanan pahit manis di sekolah?
Bab
Bagikan

Bab 2

Arvin dan adit sedang sibuk bermain game diponsel mereka,mumpung hari ini mereka sama sekali tidak ada kegiatan ekstrakurikuler. Jadi mereka bisa pulang cepat.

Sedangkan Hana hanya merenggut kesal,karena dari tadi ia hanya bisa melihat arvin dan adit bermain game. Tadi nya setelah pulang sekolah niat hana ingin melanjutkan Nonton drama korea favorit dia,tapi tidak jadi karena oknum bernama Arvin bintang Mahatama memaksa diri nya untuk menemani dia dan adit bermain game dirumah arvin.

Hana sudah mencoba menolak,tapi arvin tetep kekeuh ingin mengajak ia kerumah nya,tau sendiri kan kalau arvin sudah merengek dan memaksa hana,ia tak akan menyerah sampai hana mau.

"Woi udah belum sih main game nya?" Tanya Hana kesal sambil memakan ice cream yang di pesan arvin untuk diri nya.

"Tanggung,bentar lagi gue menang" Jawab arvin yang masih setia menatap handphone nya.

"Vin jangan curang lu anjir, kenapa musuh gue semua lu embat" gerutu adit karena musuh yang seharusnya ia bunuh malah diembat semua oleh arvin.

"Sorry dit kebablasan gue"

Hana yang kesal diabaikan terus-menerus oleh kedua orang itu pun memilih pergi secara diam-diam,dia ingin dirumah saja menonton acara K-Pop yang disarankan oleh qilla.

Bodoamat deh sama arvin dan adit,biarin aja mereka ngambek.

*********

"Ish nyebelin banget sih si arvin,tau gitu mending dari tadi gue dirumah aja" gerutu hana ketika sudah berada di dalam kamar nya.

Ting

Hana membuka hp nya yang baru saja berbunyi karena ada pesan masuk dari orang yang tak dikenal, ia kira itu pesan dari Arvin.

088*********6

"Save back,gue Raiden"

"Raiden siapa anjirr?"Guman hana bingung,pasal nya ia tak punya teman cowo selain Arvin dan Adit.

Lalu siapa Raiden ini?? kenapa dia bisa kenal dengan hana??

Me : "Oh oke"

088*********6

"Thanks"

"siapa sih nih cowo" Gerutu Hana dan langsung memblokir kontak cowo itu, Hana tidak mau menyimpan kontak nya karena ia takut kalau cowok itu stalker dia.

*************

"Hana kemana anjir?" Tanya Arvin panik setelah menyadari bahwa Hana sudah tidak berada di rumah nya.

"Pulang kerumah kali si hana" kata Adit

"Mampus gue" panik Arvin sambil menepuk jidat nya

"Mampus kenapa lo?" Tanya Adit bingung

"Kayak nya si hana ngambek gara-gara kita main game nya lama" jawab arvin

"Hayuluh vin,gue nggak ikut-ikutan ya" ledek Adit

"Si anjir" kesal Arvin, " Gue harus gimana dong?" Tanya Arvin

"Samperin kerumah nya lah" kata Adit

"Bener juga,yaudah gih lo sana pulang" usir Arvin

"Anjir kenapa jadi ngusir gue sih" kesal Adit

"Kan gue mau nyamperin hana,jadi mending lo pulang" kata Arvin

"Emang nggak ada rasa pertemanan lo ya vin,giliran udah selesai main game malah ngusir" cerocos Adit dengan memasang wajah yang disedih-sedih kan

"Plis jangan alay,jijik gue" kata Arvin

"Suek lo,udah lah gue mau cabut dulu" kata Adit lalu beranjak keluar dari rumah Arvin.

"Hahaha sorry dit" tawa Arvin

*******************

Arvin melihat pagar rumah Hana terbuka,ia langsung masuk dan mengetuk pintu rumah gadis cantik itu

Tok 

Tok

Tok

"Assalamualaikum Hana!" Teriak Arvin sambil mengetuk-ngetuk pintu rumah sahabat nya.

Tok

Tok

"Hanaa yuhuuuu" teriak lagi arvin

Clek

"Eh bunda hehe" cengir Arvin ketika yang membuka pintu rumah adalah bunda nya Hana,Nadya fatilla.

"Assalamualaikum Bun" salam arvin sambil mencium tangan bunda Nadya.

"Walaikusalam Vin,nyari Hana ya?" Tanya bunda Nadya

"Hehehe iya Bun" cengir Arvin

"Anak nya lagi ada di kamar tuh,samperin aja eh tapi inget anak cantik bunda jangan di apa-apain" kata bunda Nadya memperingati

"Oke siap bun,Arvin nggak akan apa-apain anak bunda hehe" kata Arvin

"Yaudah sana masuk" kata bunda Nadya mempersilahkan Arvin masuk.

Sedangkan hana, perempuan itu sedang sibuk dengan dunia perkpop-an nya,diri nya tadi sempat mendengar teriakan Arvin,namun tak ia gubris karena terlalu kesal dengan sahabat nya itu.

Lagian juga pasti Arvin akan datang ke kamar nya,pikir Hana.

Ceklek

Pintu kamar Hana terbuka, memperlihatkan cowo random yang selalu bikin Hana kesal.

"Halo sahabat cantik ku" sapa arvin

"Apa Lo?!!!" Kesal Hana, "eh orang mah dimana-mana ketuk pintu dulu kalau mau masuk kamar cewe" lanjut Hana

"Yaelah Han,sorry lupa gue" kata Arvin

"Sorry-sorry mulu lo" kesal hana

"Lo kenapa tadi pulang nggak bilang-bilang gue sama Adit?" Tanya Arvin yang langsung duduk di atas kasur sahabat cantik nya.

"Males" kata hana yang masih sibuk menatap layar televisi yang berada di dalam kamar nya.

"Males kenapa?" Bingung Arvin

"Males gue,Lo sama Adit sibuk game terus" kata hana, "lagian ngapain gue harus lapor ke elo sama Adit?" Tanya Hana

"Ya harus lah,biar gue nggak nyari-nyari elo kayak tadi" kata Arvin

"Heleh" kesal Hana

"Eh Han ini lo nonton apaan sih?kagak ngerti anjir gue sama bahasa nya" kata Arvin yang melihat ke arah televisi

Saat ini Hana sedang menonton acara music show Korea yang sedang menampilkan idol group favorit dia.

"Ini bahasa korea Arvin,masa gitu aja nggak tau" kata hana

"Ya nggak tau lah,gue tau nya Lo cantik" kata Arvin tidak nyambung

"Sumpah vin nggak nyambung banget anjir" kata hana

"Hehehe" cengir Arvin

"Btw Vin,gue mau nanya" kata hana

"Nanya apa?"

"Lo kenal Raiden nggak??" Tanya Hana

"Hah?Raiden mana?nama panjang nya apa?" Tanya Arvin balik

"Gue nggak tau nama panjang nya yang gue tau cuma nama depan nya Raiden" jawab Hana

"Apa jangan-jangan Raiden anak sekolah sebelah" batin Arvin

"Nggak kenal gue,kenapa lo nanya-nanya Raiden itu?" Tanya Arvin

"Soalnya tadi ada cowo yang ngechat gue,dia bilang nama nya Raiden. Gue langsung mikir kan kalau gue nggak pernah punya temen yang nama nya Raiden,terus karena gue takut itu orang yang nggak baik jadi nya gue blok aja" cerita Hana

Arvin yang mendengar cerita hana tersenyum tipis,lalu tangan nya mengusap lembut kepala sahabat cantik nya itu dan berkata

"Good Girl" kata Arvin

"Lo beneran nggak kenal sama Raiden?" Tanya Hana

"Enggak,gue nggak kenal" kata Arvin

"Oh gitu" kata hana

"Kalau itu cowo ngechat lo lagi pake nomor yang lain bilang ke gue ya" kata Arvin

"Siap bos" kata hana sambil memberi pose hormat ke Arvin.

Biodata:

Aditya Pangestu 

Sahabat nya Arvin dan Hana,cowo humble yang sangat menyukai boneka harimau ini juga nggak kalah pinter kayak Arvin dan sahabat - sahabat nya yang lain,udah gitu banyak banget yang suka sama Adit tapi sayang nya Adit udah suka sama sahabat nya Hana yang nama nya Agatha.

Raqilla Derandra

Sahabat nya Hana dan Arvin,dia juga sama pinter nya kayak Hana,dia suka banget sama nyanyi kadang kalau lagi ada jamkos dia selalu hebohin kelas dengan suara merdu nya,udah gitu dia ini cantik banget kayak Hana,cuma minus di kelakuan bar-bar nya aja.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Falling for him
9.1
Theo percaya bahwa hati manusia selalu berubah layaknya angin, sebuah keyakinan pahit dari masa lalunya yang kelam. Namun, pandangannya terusik saat bertemu Jaane Kim, gadis berpendirian teguh yang menutup rapat pintu hatinya untuk cinta. Bagi Theo, keteguhan Jaane adalah tantangan yang belum pernah ia temui sebelumnya. Mampukah sang 'Pied Piper' menaklukkan hati Jaane dengan pesonanya? Ikuti kisah romansa musim semi yang penuh debar dan keajaiban ini.
Sampul Novel Heart Stealing (Mencuri Hati)
8.5
Dunia Dakota Spencer hancur saat memergoki kekasihnya berselingkuh. Prinsipnya tentang cinta pertama yang abadi pun sirna seketika. Di tengah keterpurukannya, hadir Dylan, pria petualang yang lama memendam kagum padanya meski gemar bermain wanita. Saat Dakota melajang, Dylan gigih mengejar hingga hati sang wanita luluh. Namun, badai besar justru menerjang hubungan mereka. Dakota kini harus memilih: bertahan menghadapi kenyataan pahit atau kembali hancur seperti sebelumnya.
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Pasca memergoki perselingkuhan sang suami, seorang wanita menolak untuk terpuruk dalam kesedihan. Alih-alih menyerah, ia menyusun rencana balas dendam yang kejam demi memberikan rasa sakit yang setimpal kepada para pengkhianat. Namun, langkahnya terhenti saat seorang pria misterius masuk ke hidupnya secara tiba-tiba. Siapa sangka, sosok tersebut adalah psikopat berdarah dingin yang terobsesi dan jatuh cinta padanya. Akankah ini membantu atau menghancurkan tujuannya?
Sampul Novel Kau Hancurkan Lipstikku
8.2
Saat berbelanja, Luna bersikeras membeli lipstik baru meski Rama sudah mengingatkan untuk berhemat. Karena Luna nekat membelinya secara diam-diam, Rama yang emosi langsung mencoret-coret wajah Luna menggunakan lipstik tersebut sebagai hukuman. Rama mengira tindakan kasarnya akan membuat Luna kapok dan menyesal. Namun, dugaannya salah besar karena dalam sekejap, Luna justru kembali muncul di hadapannya dengan membawa sepuluh buah lipstik baru lainnya.
Sampul Novel Not a Dangerous husband
8.7
Raymond terjebak dalam pernikahan paksa dengan Almoora setelah dituduh sebagai pelaku pemerkosaan terhadap gadis tersebut. Ketidakmampuan membuktikan diri tak bersalah membuatnya hidup dalam frustrasi, apalagi Almoora terus histeris akibat trauma mendalam. Di bawah tatapan benci sang istri, Raymond bertekad mengungkap kebenaran dan mencari pelaku asli. Mampukah ia meyakinkan Almoora? Akankah rumah tangga mereka bertahan setelah semua fakta terungkap jelas?
Sampul Novel Pembalasan Dendam yang Munafik
9.3
Menjadi putri orang terkaya di Kota Silo adalah impian semua orang, tetapi bagi gadis yang tidak bisa merasakan sakit ini, itu adalah awal dari neraka baru. Setelah diselamatkan dari penyiksaan kejam sang istri miliarder demi publisitas, ia menyadari bahwa status barunya menuntut bayaran yang fatal. Keluarga munafik itu menginginkan kematiannya sebagai bentuk balas budi. Dalam novel Pembalasan Dendam yang Munafik, ia memilih untuk tidak menyerah dan bersiap membalikkan takdir demi menghabisi mereka.