Sampul Novel Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

9.3 / 10.0
Dalam novel modern Pembalasan Dendam yang Munafik, seorang gadis yang kebal rasa sakit dijadikan putri palsu oleh keluarga miliarder Kota Silo demi menutupi penyiksaan kejam. Di balik kemewahan, ia harus bertahan hidup dari ancaman pembunuhan berkedok balas budi. Baca novel online misteri ini sekarang.
Ringkasan Pembalasan Dendam yang Munafik
Menjadi putri orang terkaya di Kota Silo adalah impian semua orang, tetapi bagi gadis yang tidak bisa merasakan sakit ini, itu adalah awal dari neraka baru. Setelah diselamatkan dari penyiksaan kejam sang istri miliarder demi publisitas, ia menyadari bahwa status barunya menuntut bayaran yang fatal. Keluarga munafik itu menginginkan kematiannya sebagai bentuk balas budi. Dalam novel Pembalasan Dendam yang Munafik, ia memilih untuk tidak menyerah dan bersiap membalikkan takdir demi menghabisi mereka.
Baca Selengkapnya

Pembalasan Dendam yang Munafik Bab 1

Istri orang terkaya di Kota Silo sangat suka menyiksa para gadis muda yang cantik.

Aku terlahir dengan anugerah tidak bisa merasakan sakit sedikit pun dan karena itulah aku menjadi kandidat sempurna di matanya.

Jadi saat lagi-lagi aku diseret ke kamar mandi untuk disiksa ....

Sang suami datang membawa wartawan dari Kota Silo dan menyatakan aku adalah putri mereka yang selama ini sudah menghilang.

Demi memiliki kehidupan yang lebih baik, aku pun menjadi putri orang terkaya kota ini, menduduki status yang didambakan semua gadis di kota ini.

Namun di balik topeng kebaikan mereka, ternyata mereka yang akan membuat luka lamaku terselubung luka baru.

Mereka bilang, ini adalah harga yang harus kubayar untuk kesempatan menyandang status sebagai putri orang terkaya. Mereka bilang, kematianku adalah bentuk balas budi terpantas.

Mereka benar, memang seharusnya begitu.

Hanya saja ... merekalah yang akan mati, bukan aku.

Sebagai perayaan aku menjadi anak mereka, kami pun mengadakan perjamuan yang meriah.

Bu Cindy, yang kemarin masih memelukku dalam kondisi terpuruk, kini malah mengizinkanku dibawa pergi oleh orang-orang yang dulu menindasku.

Di taman belakang, salah seorang gadis kaya mencubit daguku dan mencibir.

"Cih, kamu pikir sekarang kamu benar-benar jadi putri orang kaya?"

"Coba hitung saja sendiri berapa banyak gadis yang Keluarga Camari akui sebagai putri hilang yang sudah ditemukan?"

Aku mengatupkan bibirku rapat-rapat, diam membisu.

Mungkin karena melihat tingkahku yang seperti seorang pengecut, gadis itu mengeluarkan sebuah botol dari belakang punggungnya.

Dia mengguncang botol itu sambil berkata, "Janice, mau coba mainan baruku nggak?"

Di label botol itu tertulis 'Asam Sulfat'.

Gadis itu menyunggingkan senyum angkuh dan berkata dengan nada provokatif.

"Oke, kita lihat apa malam ini kamu bisa keluar hidup-hidup dari vila ini."

Pernyataanku ini sontak langsung membuat gadis itu murka.

Dia membuka tutup botol dan hendak menyiram air keras itu ke tubuhku.

Aku mulai berteriak sekuat tenaga, berlari ke ruang tamu sambil menjinjing rokku.

"Tolong! Ada pembunuh!"

Jeritan ketakutanku langsung menarik perhatian para tamu di ruang tamu.

Saat mereka melihat ada gadis yang mengejarku sambil membawa asam sulfat, mereka langsung bergerak menjadi pelindungku, menghalangi gadis itu mendekatiku.

Aku memeluk lengan Bu Cindy dan mulai menangis.

Dalam sekejap, perjamuan yang meriah itu berubah menjadi kacau.

Bu Cindy pun menatapku dalam-dalam.

Akhirnya para tamu berhasil meringkus gadis itu dan membawanya ke kantor polisi.

Para tamu sadar sepertinya suasana pesta sudah rusak, mereka semua mencari alasan untuk undur diri.

Seketika, suasana vila yang begitu megah dan luas pun menjadi sunyi.

Hanya terdengar suara air yang menetes, suasana begitu mencekam dan terasa dingin.

Aku pun berlutut di hadapan Bu Cindy, memeluk pahanya dan menangis.

"Ibu, maaf aku sudah salah. Harusnya aku nggak bersikap lancang."

"Tapi tadi dia hampir membunuhku, Ibu lihat 'kan tadi dia bawa ...."

"Plak!"

Suara tamparan yang begitu keras pun menggema di seluruh vila.

"Aku 'kan sudah bilang, panggil aku Nyonya Cindy. Orang kayak kamu berani manggil aku Ibu? Nggak tahu diri!"

Wajah Bu Cindy terlihat muram.

Aku menutupi wajahku dan mengangkat kepalaku untuk terus memohon ampun, namun Bu Cindy melirik ke arah suaminya, Pak Willy yang tetap diam.

Setelah beberapa saat, Pak Willy mengeluarkan sebuah jarum suntik.

Kemudian, dia berjalan lurus menghampiriku.

Bu Cindy tersenyum puas saat melihat ekspresi panik di wajahku.

Dia menjambak rambutku kuat-kuat.

"Ngapain kamu takut? Kamu 'kan nggak bisa ngerasain sakit? Lagian cuma ditusuk jarum doang kok."

"Kan kamu sudah setuju sama syarat ini, putriku sayang ...."

Suara Bu Cindy sangat lembut, tapi tatapannya sangat menusuk.

Aku meronta sekuat mungkin, tapi Bu Cindy menahan tubuhku di sofa dan membuatku tidak bisa berkutik.

Pak Willy pun menyuntikkan cairan di jarum suntik itu ke lenganku.

Bu Cindy mendekat ke telingaku dan tersenyum.

"Orang pilihanku memang tepat. Lihat, dosis setinggi ini saja nggak pengaruh sama sekali."

"Putriku sayang, selama kamu nurut, aku yakin kerja sama kita akan menyenangkan."

Aku membenamkan kepalaku dan menatap darah yang sudah lama mengering di sofa.

Aku menyunggingkan senyum.

Pastilah akan menyenangkan.

Lagi pula, konflik apa yang akan terjadi saat bekerja sama dengan orang mati?

Setelah hari itu, Bu Cindy mengurungku.

Tapi hal ini tidak mengurangi penyiksaannya padaku.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pembalasan Dendam yang Munafik

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CEO Dingin Itu Penyelamatku
7.8
Embun terjebak dalam pernikahan yang menyiksa. Alih-alih kasih sayang, Putra justru menciptakan neraka karena hatinya terpaku pada wanita lain yang sudah Embun anggap kakak sendiri. Meski telah berkorban demi meraih cinta sang suami, perjuangan Embun selalu dipandang sebelah mata. Luka hatinya kian dalam saat Putra menyebut nama wanita itu usai mereka berhubungan intim. Di tengah kepedihan ini, mampukah Embun tetap bertahan saat kehadirannya tak lagi dianggap?
Sampul Novel Dikejar Mantan Posesif
9.6
Tujuh tahun silam, Farel Zay Amanta mendadak lenyap dari hidup Refa Aletta Zafana tanpa sepatah kata pun. Kepergian misterius itu meninggalkan luka mendalam bagi Refa. Kini, Farel kembali hadir secara tak terduga dengan sikap yang sangat posesif. Tanpa memedulikan masa lalu mereka yang penuh tanda tanya, pada pertemuan pertama setelah sekian lama, Farel langsung melontarkan tuntutan mengejutkan agar Refa segera menjadi istrinya saat itu juga.
Sampul Novel Kini Aku Melupakanmu
9.8
Demi mewujudkan pernikahan impian Clara, cinta pertamanya yang divonis kanker, Ryan Badawi mendesak Mona untuk meminum obat amnesia sementara selama tiga hari. Ryan berjanji akan memberikan penawar dan menikahinya kembali setelah urusan itu selesai. Tanpa ragu, Mona menelan obat tersebut di hadapan Ryan. Namun, Ryan tidak menyadari bahwa formula amnesia itu adalah hasil riset pribadi Mona yang sebenarnya sama sekali tidak memiliki obat penawar. Dalam tiga hari, ingatan Mona tentang Ryan akan terhapus selamanya.
Sampul Novel Sangkawang
8.6
Reyna Mahesa mendadak terbangun sebagai permaisuri di sebuah kerajaan asing yang megah. Meski wajah mereka identik, ia terjebak dalam kehidupan penuh kebencian dan intrik istana. Lebih mengerikan lagi, sang raja yang merupakan suaminya sendiri ternyata pernah menjatuhkan hukuman mati pada permaisuri asli. Kini, Reyna harus memilih antara mencari jalan pulang ke zaman modern atau bertahan demi mengungkap kebenaran di balik pengkhianatan yang mengancam nyawanya.
Sampul Novel SENTUH HATIKU DENGAN CINTAMU
8.7
Antara dicintai atau mencintai, pilihan sulit menghantui saat asmara menyapa. Kenzo bersikeras menyatakan perasaan tulusnya, namun Ratu justru menaruh curiga. Ia yakin Kenzo hanya terobsesi pada kecantikan dan fisiknya semata. Demi membuktikan cinta, Ratu menuntut kebebasan sebagai satu-satunya bukti nyata. Terjebak dalam dilema pedih, Kenzo harus menghadapi kenyataan pahit tentang cinta tanpa kepemilikan yang menyisakan luka batin mendalam bagi keduanya.
Sampul Novel SUSUK TERATAI PUTIH
8.2
Di era penjajahan, Sumirah dikhianati oleh suaminya yang kasar dengan seorang penari, sebelum akhirnya dilecehkan oleh pria-pria di desanya. Didorong rasa dendam, perempuan pribumi ini melakukan ritual mengerikan dan bersekutu dengan iblis demi kecantikan abadi. Meski dinobatkan sebagai wanita tercantik di masanya, kehidupan Sumirah perlahan ditelan kegelapan. Di tengah kutukan yang mengikat jiwanya, ia harus menghadapi pembuktian apakah cinta sejati masih bisa menyelamatkan hidupnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan