Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Biarlah Kau Jadi Kakak Ipar Selamanya

Biarlah Kau Jadi Kakak Ipar Selamanya

Ketika kakak kembar suamiku gugur dalam tugas, kakak iparku mengalami amnesia akibat syok berat. Demi melindunginya, suamiku dan ibu mertua memaksaku menyetujui sandiwara di mana suamiku berperan menjadi suaminya. Aku harus menahan pedih melihat mereka hidup bersama, bahkan putriku harus melihat ayahnya dipanggil 'papa' oleh sepupunya. Saat putriku sakit parah dan aku meminta pertolongan, pertikaian pecah hingga sebuah gunting merenggut nyawaku. Namun, takdir membawaku kembali ke hari saat suamiku memutuskan menjadi pengganti.
Bab
Bagikan

Bab 3

Namun, yang membuatku sedikit terkejut adalah ... Sebelum pergi, Yudhi menarikku ke samping.

Dia menjelaskan, “Tasya, jangan salah paham. Aku tidak tahu bagaimana hubungan Kakak dan Kakak Ipar dulu. Aku hanya mengikuti kata-katanya saja. Kalau tidak, dia bakal curiga.”

Melihat ekspresi menenangkannya, aku hanya tersenyum tipis. “Aku mengerti, tunggu saja sampai ingatannya pulih kembali.”

Melihat aku begitu pengertian, wajah Yudhi justru tampak sedikit canggung.

Dia mengeluarkan sejumlah uang dari saku dan menyerahkannya ke tanganku.

Ibu dan anak ini benar-benar sama, kata orang, “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.” Itu memang benar.

Keduanya sama-sama ingin menyingkirkanku dengan uang.

Namun, uang yang sudah sampai di tangan, tentu saja tidak ada alasan untuk menolak.

Aku pun menerimanya sambil berkata, “Kalau begitu, nanti saat pulang aku akan membelikan hadiah untuk putri kita, supaya dia tidak sedih.”

“Kamu juga tahu, putri kita jauh lebih pengertian.”

Mungkin tersentuh karena aku menyebut soal anak, Yudhi kembali mengeluarkan sedikit uang untukku. “Untuk sementara waktu, kamu jaga anak kita baik-baik. Tenang saja, aku akan segera pulang.”

Aku hanya mengangguk, tidak bicara lagi.

Keheningan melayang di udara dua detik. Dia menggaruk belakang kepalanya, lalu berkata, “Kalau begitu, kita pulang dulu. Jangan sampai nanti dia curiga.”

“Baiklah.”

Pulang ke rumah hanya akan membuat lebih banyak orang tahu skandal suami dan Kakak Iparnya.

Dibandingkan kehidupan sebelumnya yang penuh amarah, di kehidupan ini aku jauh lebih tenang.

Seperti yang sudah kuduga, sama seperti kehidupan lalu, begitu sampai rumah, mertuaku langsung mengusulkan untuk pindah rumah. Dari desa pindah ke kota, seharusnya itu adalah kabar baik.

Oleh karena itu, di kehidupan lalu aku menerima dengan senang hati. Hanya saja aku bertanya, “Kenapa tiba-tiba mau pindah rumah?”

Aku ingat saat itu Feni berkata, "Kebetulan uang santunan untuk almarhum Yudha sudah turun. Dia memang telah berkorban, tetapi tetap meninggalkan sesuatu untuk kami. Kalau kami hidup lebih baik, di alam sana dia pun bisa tenang."

Namun kemudian, aku baru sadar. Alasan mereka terburu-buru pindah ke tempat baru yang tidak mengenal siapa pun, hanyalah supaya Yudhi dan Cinthya bisa hidup bersama secara terang-terangan.

Dengan begitu, lebih cepat pula menetapkan status mereka sebagai pasangan suami-istri. Sedangkan aku, hanya akan terlihat sebagai perempuan jahat yang merusak hubungan orang lain.

Aku punya rencanaku sendiri. Maka aku sengaja berkata, “Ma, bagaimana kalau aku yang pergi lihat rumah? Tadi di jalan aku bertemu teman lama, kebetulan keluarganya sedang menjual rumah.”

Feni sempat ragu, tetapi Yudhi yang merasa aku mengganggu kalau di rumah, justru membujuk mertuaku. Aku pun sengaja menunda-nunda dengan alasan mencari rumah, sambil diam-diam menyebarkan gosip di desa mengenai alasan sebenarnya mereka pindah.

Yudhi setiap hari sibuk dengan Cinthya dan anaknya, sama sekali tidak menyadari ada yang janggal. Sebaliknya, Feni yang lebih peka, memperhatikan tatapan aneh dari orang-orang desa.

Begitu pulang, dia langsung menudingku dan bertanya, “Tasya, apa kamu yang bicara sembarangan di luar?”

Aku menatapnya dengan tatapan polos. “Nggak ada. Pasti ada orang yang melihat Kakak Ipar dan suamiku bersama. Ma, kamu juga tahu, ‘kan ... orang-orang di desa ini suka sekali bergosip.”

Feni mulai kehilangan kesabaran dan mendesakku, “Rumahnya sudah dapat belum? Kalau tidak, biar aku sendiri yang cari!”

“Baiklah. Hari ini aku akan bicara lagi dengan temanku soal harga.” Dalam hati, aku mulai sedikit cemas. Kesabaran mertuaku terbatas, sementara kabar yang kutunggu belum juga datang.

Untung saja, Tuhan masih berpihak padaku.

Aku pergi ke warung telepon umum, lalu kembali menekan nomor yang sudah sangat familiar itu.

Awalnya kupikir bakal seperti sebelumnya, tetap tidak ada yang mengangkat. Tapi tidak kusangka kali ini, sebelum aku sempat bicara, suara asing namun sangat familiar terdengar dari seberang, “Halo, ini Yudha, ada perlu apa?”

Benar. Yudha ternyata … belum mati.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B80368" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B80368
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ann The Innocent
7.8
Ann Arthurian adalah gadis jenius yang malang. Ia sering dicap sebagai anak pembunuh karena ayahnya menghabisi nyawa ibu angkatnya. Setelah kehilangan nenek, Ann menderita akibat perundungan di asrama. Namun, takdir berubah saat ia bertemu putra mafia yang menemukan buku miliknya. Kehidupan Ann berbalik total ketika ia bergabung dengan tim ilmuwan untuk memecahkan kode rahasia negara. Di tengah misi besar itu, kebenaran tentang asal-usul keluarganya yang kelam mulai terungkap.
Sampul Novel Foto Istriku di Aplikasi Michat
8.3
Pasca terkena PHK, Panji yang frustrasi tergiur ajakan Bowo untuk mencari hiburan di aplikasi kencan daring. Ia merasa bosan dengan istrinya, Shira, yang selalu tampil kusam dan tak lagi menarik di matanya. Berniat mencari kepuasan instan, Panji mulai mencari wanita untuk disewa. Namun, pencariannya terhenti pada sosok bernama Dira yang sangat seksi. Saat mengamati foto Dira lebih dekat, Panji terkejut menyadari kemiripan luar biasa wanita itu dengan Shira.
Sampul Novel Ghost Writer
8.3
Kisah ini menyoroti dinamika cinta kaum urban dan fenomena penulis bayangan. Cassandra adalah penulis berbakat yang kemampuannya dieksploitasi oleh Ayu, klien setianya yang tidak memiliki talenta menulis. Di sisi lain, seorang editor sekaligus sahabat Cassandra menyadari potensi besar tersebut. Ia berjuang keras mendorong Cassandra agar berani meraih kesuksesan dengan karyanya sendiri tanpa harus terus bersembunyi di balik nama kliennya.
Sampul Novel Heart Stealing (Mencuri Hati)
8.5
Dunia Dakota Spencer hancur saat memergoki kekasihnya berselingkuh. Prinsipnya tentang cinta pertama yang abadi pun sirna seketika. Di tengah keterpurukannya, hadir Dylan, pria petualang yang lama memendam kagum padanya meski gemar bermain wanita. Saat Dakota melajang, Dylan gigih mengejar hingga hati sang wanita luluh. Namun, badai besar justru menerjang hubungan mereka. Dakota kini harus memilih: bertahan menghadapi kenyataan pahit atau kembali hancur seperti sebelumnya.
Sampul Novel KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA
9.6
Mia merasa muak karena terus direndahkan oleh ibu mertuanya hanya karena dianggap miskin dibanding menantu lainnya. Meski dihina secara zalim, Mia memilih bungkam dan menyembunyikan rahasia besar. Tanpa ada yang tahu, ia sebenarnya memiliki kekayaan melimpah dan tumpukan logam mulia dari hasil jerih payahnya menulis secara daring. Ia sengaja merahasiakan aset tersebut agar suami dan mertuanya yang rakus tidak bisa menyentuh hartanya sedikit pun.
Sampul Novel PEMBALASAN DI KEHIDUPAN KEDUA
9.7
Lima tahun Adelia Jalwa Bagaskara menderita sebagai istri yang diabaikan Bagas Radithya Wijaya akibat manipulasi saudara tirinya, Rosella. Tragisnya, pengkhianatan itu menghancurkan keluarga Bagaskara hingga Adelia tewas mengenaskan. Namun, keajaiban membawanya kembali ke masa enam tahun sebelum kematiannya. Dengan kesempatan hidup kedua, Adelia bertekad membalas dendam pada wanita yang menghancurkannya. Akankah ia berhasil menuntaskan dendamnya kali ini?