Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bastard My Stepfather

Bastard My Stepfather

Dave Eshan Mahendra akhirnya menyerah pada pernikahan enam tahunnya dengan Dara Caroline. Di balik perselingkuhan istrinya, Dave ternyata memendam rasa pada putri tirinya, Clara. Kabar perceraian ini mengejutkan Clara yang ceria hingga ia mendatangi kantor Dave. Tak disangka, Dave justru menyatakan cinta padanya. Setelah bimbang cukup lama, Clara menerima perasaan itu. Namun, hubungan rahasia ini membawa Clara pada fakta tersembunyi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Aku harus tanya Papa, kenapa tiba-tiba mereka berpisah,” gumam Clara dengan raut wajah serius. Tangannya masih sibuk dengan kemudi dan menatap jalanan yang terlihat padat karena memang masih jam kantor. Semua karyawan berebut jalan agar sampai di kantor dan tidak terlambat. Kali ini, Clara bahkan sampai memutar jalan ke kampus dan memilih mendatangi kantor papanya lebih dulu. Tidak lupa, dia juga terpaksa memindahkan jam kuliahnya agar tidak tertinggal mata kuliah.

Clara menghentikan laju kendaraan ketika lampu lalu lintas berubah menjadi merah. Sejenak, dia menarik napas dalam dan membuang perlaha, berusaha mengontrol emosinya. Dia tidak bisa bersabar untuk menanyakan kebenaran mengenai hubungan kedua orang tuanya. Selama ini dia melihat keduanya tampak harmonis, membuatnya merasa terguncang ketika mendengar kabar tersebut. Ditambah sang mama yang tidak memberikan alasan sama sekali, membuat Clara semakin penasaran.

Clara kembali melajukan mobil ketika lampu lalu lintas berubah menjadi hijau. Dalam pikirannya, dia hanya ingin segera sampai dan memastikan semuanya. Dia berharap jika semua yang dikatakan sang mama adalah sebuah kebohongan. Hingga dia sudah berada di halaman kantor sang papa, membuatnya memberhentikan mobil dan langsung keluar.

Clara baru akan melangkah ketika melihat sang papa yang tengah berpelukan dengan wanita lain. Refleks, kedua matanya menyipit, mencoba memastikan jika pandangannya memang benar. Hingga dia merasa memang tidak salah melihat. Pria yang berdiri tidak jauh darinya adalah sang papa. Dengan tenang, Clara melangkahkan kaki.

“Apa-apaan ini,” gumam Clara. Pandangannya masih tertuju lurus, menatap tajam ke arah Dave dan Hayu yang terlihat begitu mesra. Hingga Clara berhenti dan menatap lekat.

“Jadi, ini alasan kenapa Papa dan Mama akan berpisah?” tanya Clara dengan tangan mengepal dan rahang mengeras. Rasanya tidak terima dengan apa yang dilakukan sang papa. Mamanya begitu mencintai papanya, terus kenapa pria tersebut malah mendua?

“Clara, kamu kenapa kesini?” Dave menatap lekat, tidak menyangka jika anak tirinya berada di di kantornya.

“Memangnya kenapa kalau aku ke sini, Pa?” Clara menatap papanya dengan sebelah bibir terangkat. “Papa takut kalau aku tahu semua ini? Papa takut kalau aku tahu mengenai perselingkuhan Papa dengan wanita itu?” lanjut Clara, menatap ke arah Hayu yang masih berdiri di sebelah Dave.

Dave yang mendengar berdecak kecil da mendesah kasar. “Jangan asal bicara, Clara,” sahut Dave, tidak terima dengan apa yang baru saja Clara katakan.

“Aku tidak asal bicara, Pa. Aku melihatnya sendiri dan aku benar-benar kecewa dengan Papa,” kata Clara dan langsung membalikkan tubuh. Kakinya melangkah lebar, menuju ke arah mobilnya berada dengan air mata yang sudah membasahi pipinya. Rasanya benar-benar sakit ketika melihat pria yang selama ini dia kagumi menghianati sang mama.

Dave yang melihat mendesah kasar. Kakinya baru terayun dan siap menyusul Clara, tetapi terhenti ketika wanita di dekatnya meraih pergelangan tangannya dan menatap lekat.

“Dia siapa, Dave?” tanya Hayu.

“Dia anak tiriku, Hayu,” jawab Dave. “Dan sekarang aku harus menjelaskan mengenai kesalahpahaman ini dengannya.”

“Kenapa?” Hayu mengerutkan kening dalam, bingung dengan sikap Dave yang terlalu peduli dengan pandangan putri tirinya.

“Aku tidak mau dia salah paham denganku. Jadi, aku harus menjelaskan dengannya dan maaf kalau aku harus meninggalkan kamu,” jawab Dave dan langsung melepaskan genggaman di pergelangan tangannya. Hayu yang berniat melarang pun gagal karena Dave yang sudah melangkah pergi.

Dave melebarkan langkah dan mengejar Clara. Dia tidak ingin jika pandangan gadis tersebut dengannya menjadi buruk. Dia juga tidak ingin nama baiknya menjadi buruk. Bagaimanapun dia tidak berselingkuh sama sekali. Hingga dia melihat Clara hendak membuka pintu mobil, membuatnya dengan cepat berlari dan menghentikan niat gadis tersebut.

“Kamu harus dengarkan penjelasan papa, Clara. Kamu tidak bisa mengambil kesimpulan sendiri dan menganggap apa yang kamu lihat adalah benar,” ucap Dave dengan tegas.

***

Hening. Dave hanya diam, menatap ke arah Clara yang saat ini tengah duduk di sofa, bersebelahan dengannya. Terlihat air mata yang belum mengering di pipi gadis tersebut, sesekali, terdengar sesenggukan dari arah Clara.

“Sekarang Papa jelaskan denganku, kenapa Papa berpisah dengan Mama,” ucap Clara, di sela tangisnya.

“Apa wanita tadi jauh lebih segalanya dari Mama?” tanya Clara dengan tatapan lekat. Bahkan, Dave sendiri belum sempat menyahut ucapan Clara yang pertama.

Dave yang ditanya menarik napas dalam dan membuang perlahan. Dia mulai membuka mulut dan siap mengatakan sesuatu, tetapi terhenti karena ketukan pintu yang terdengar. Dia mulai mengalihkan pandangan, menunggu seseorang yang ada di luar. Hingga pintu terbuka, menghadirkan wanita muda dengan pakaian rapi dan rambut sepundak yang dibiarkan tergerai.

“Maaf, Pak. Saya membawakan minuman pesanan anda,” ucap Vika—sekretaris Dave.

“Letakan di meja,” perintah Dave yang langsung mendapat anggukan dari arah Vika.

Vika mulai melangkah, memasuki ruangan dan meletakan gelas berisi minuman yang sudah Dave pesan. Sesekali, menik matanya melirik ke arah Clara yang masih terlihat menangis, membuatnya merasa penasaran dengan apa yang terjadi sampai gadis tersebut menangis. Namun, Vika tidak ingin terlalu ikut campur dengan urusan atasannya, membuatnya memilih meletakan cangkir di meja dan melangkah keluar. Dia masih cukup sadar diri dengan posisinya di dalam perusahaan.

Sepeninggalan Vika, Dave kembali menatap ke arah Clara. Dengan tenang, dia meraih gelas di depannya dan mengulurkan ke arah Clara.

“Coklat hangat untuk meredam emosi kamu,” ucap Dave.

Clara yang mendengar hanya diam dan memilih meraih gelas di tangan Dave. Memang sudah kebiasaannya jiak dalam emosi memuncak, dia akan mencari coklat hangat untuk meredam. Entah sebuah kebetulan atau memang begitu fungsinya, tetapi Clara selalu merasa lebih baik setelah meminumnya.

“Sudah membaik?” tanya Dev memastikan, sebelum dia menjelaskan mengenai keputusannya untuk berpisah.

Clara yang ditanya pun hanya diam dan menganggukkan kepala, masih asyik menikmati coklat kesukaannya.

Dave yang melihat isyarat yang diberikan Clara langsung membuka ponsel, menekan salah satu foto dan meletakan di depan Clara. Clara yang saat itu tengah asyik menyeruput minuman pun langsung diam dengan kedua mata melebar. Dengan cepat, dia meletakan cangkir di meja, beralih meraih ponsel dan menatap lekat.

“Papa berpisah dengan mama kamu karena memang hubungan kita yang tidak bisa dipertahankan, Clara. Mama kamu memiliki kekasih lain di belakang papa,” ucap Dave dengan tenang, masih memperhatikan Clara yang tidak juga mengalihkan pandangan. “Mengenai wanita yang kamu lihat di luar, dia hanya sahabat papa. Dia baru datang dan pelukan yang kamu lihat hanya sebagai sambutan untuk melepas rindu. Kami tidak memiliki hubungan apa pun selain seorang sahabat. Papa tidak memiliki perasaan apapun dengannya,” tambah Dev dengan tenang.

“Selain itu, Papa juga merasa memang seharusnya sudah mengakhiri pernikahan ini,” lanjut Dev, menarik perhatian Clara.

“Kenapa?” tanya Clara, menatap lekat.

Sejenak, Dev hanya diam dan menatap Clara lekat. Ada hal yang tengah dia pertimbangkan kali ini. Namun, sesaat kemudian dia mendesah kasar dan menatap Clara dengan raut wajah berubah serius.

“Karena sepertinya papa mulai menyukai kamu,” jawab Dev, membuat Clara langsung membelalakan kedua mata lebar.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Benci dan Cinta
8.3
Kematian tragis menyingkap kepalsuan dalam hubungan yang dibangun dengan pengorbanan. Di novel modern misteri Antara Benci dan Cinta, seorang wanita menghabiskan kekayaan dan energinya demi mengorbitkan sang kekasih yang terikat kontrak pacaran tiga tahun. Alih-alih membalas budi, pria itu berpaling pada wanita lain dan menyebutnya sekadar batu loncatan yang tidak menarik. Namun, setelah nyawa sang wanita melayang, penyesalan atau kegilaan misterius justru merasuki pria yang kini memeluk jasadnya.
Sampul Novel Bahagiaku Bukan Denganmu
7.9
Akibat pertengkaran hebat, Imron menceraikan Humaira demi menikahi Laras yang dianggapnya lebih menawan. Namun, penyesalan datang saat Laras terbukti gagal mengurus rumah tangga. Di balik itu, Laras menyimpan rahasia kelam yang mengancam masa depan mereka. Saat Imron bertemu kembali dengan Humaira yang kini tampil lebih memikat, niat untuk rujuk pun muncul. Akankah Imron bertahan dalam kepalsuan Laras atau berhasil mengejar kembali cinta masa lalunya?
Sampul Novel Bos Posesifku
9.5
Richard Lewis awalnya meremehkan Viola, sekretaris barunya yang cantik namun ternyata sangat cerdas dan tangguh. Terpikat oleh pesonanya, Richard berupaya keras memenangkan hati Viola meski sang wanita masih menutup diri akibat trauma pengkhianatan masa lalu. Lewat sikap posesif dan aturan ketat, Richard mencoba membuktikan kesungguhannya. Namun, Viola tetap bergeming. Akankah Richard berhasil meluluhkan Viola di tengah persaingan dengan dua pria lainnya?
Sampul Novel Can You See Me?
8.6
Rallin Natasha dikenal sebagai siswi populer di SMA Grand Nusa yang tampak selalu ceria. Namun, di balik senyumnya, ia menyimpan luka akibat kebencian keluarga atas kesalahan yang tidak ia perbuat. Kehilangan sosok berharga dan perjuangan mengejar cinta yang tak terbalas menambah beban hidupnya. Di tengah penderitaan yang disembunyikan dari dunia, Rallin merasa lelah dan mulai mempertanyakan apakah ia bisa segera pulang ke pelukan Tuhan.
Sampul Novel Gelora Panas Sekretaris Seksi
8.4
Pasca dikhianati dan ditinggal kekasihnya, Kayla bertekad membalas dendam kepada Miranda yang menjadi pemicu perpisahannya dengan Bisma. Di tengah luka hati, ia melamar sebagai sekretaris pribadi Jason, seorang pria tampan yang langsung terpikat oleh pesona fisik dan kecantikan Kayla. Demi ambisinya, Kayla berjanji memberikan kepuasan yang jauh melampaui apa pun yang pernah Jason dapatkan dari Miranda sebelumnya dalam hubungan profesional yang provokatif.
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah sosok istri yang nyaris sempurna dengan paras cantik dan sifat mandiri. Namun, keharmonisan rumah tangganya hancur saat sang suami menuntutnya menjadi wanita yang lebih religius. Karena Andini enggan mengenakan jilbab, suaminya merasa ia bukan ratu yang ideal. Alasan inilah yang memicu sang suami untuk mencari selir dan menikah lagi dengan wanita lain yang dianggap lebih sholehah, meninggalkan Andini dalam luka pengkhianatan yang dalam.