Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Balas Dendam Putri Konglomerat

Balas Dendam Putri Konglomerat

Aluna hancur saat memergoki suaminya, Dian, menemani Ratnasari di rumah sakit ketika ia sedang berjuang untuk program bayi tabung. Pengkhianatan memuncak saat Aluna dikurung dan dipaksa menggugurkan kandungannya akibat sabotase obat. Setelah kehilangan bayinya dan diusir dari rumah, identitas asli Aluna terungkap sebagai putri konglomerat media yang hilang. Kini, sang pewaris telah kembali untuk menuntut balas pada semua orang yang telah menghancurkan hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aluna Adijaya POV

"Aku tidak bisa makan ini." Suaraku datar, tapi penuh penolakan. Aku mendorong piring berisi hidangan laut yang mengepul di depanku. Aroma amisnya membuat perutku mual.

Dian menatapku dengan kening berkerut. "Kenapa, Aluna? Ini makanan kesukaanmu dulu."

"Dulu," kataku tajam. "Dulu itu sebelum aku alergi udang dan kerang. Kau lupa?"

Wajah Dian menunjukkan sedikit rasa bersalah. "Oh, astaga, aku benar-benar lupa. Maafkan aku, sayang. Aku terlalu sibuk."

Ratnasari di seberang meja tersenyum manis, senyum palsu yang membuatku ingin muntah. "Tidak apa-apa, Dian. Mungkin kita harus mencari restoran lain? Aku tahu tempat yang menyajikan makanan Italia yang lezat. Aluna pasti suka."

Dia melirikku sekilas, matanya berkilat licik. Dia tahu aku membenci makanan Italia.

Dian tampak bingung, matanya bolak-balik antara aku dan Ratnasari. Dia tidak tahu harus memilih siapa. Aku hanya duduk diam, mengawasinya. Biarkan dia menunjukkan prioritasnya.

Satu menit berlalu. Dua menit. Lima menit. Dian masih belum bisa membuat keputusan. Dia hanya menggaruk tengkuknya, tampak tidak nyaman. Kesabaranku habis.

"Tidak perlu," kataku, berdiri dari kursi. "Aku tidak lapar lagi."

Dian mendongak, matanya terkejut. "Aluna, tunggu! Mau ke mana?"

"Pulang," jawabku dingin. "Kau bisa melanjutkan makan malammu dengan wanita itu."

"Aluna, jangan kekanak-kanakan!" teriak Dian, suaranya mulai meninggi. "Kita perlu bicara."

Aku tidak menoleh. Aku hanya melangkah keluar dari restoran, memanggil taksi yang lewat. Sebelum masuk ke mobil, aku menoleh ke arah Dian yang masih berdiri di depan restoran, terpaku. "Kuharap kau menikmati makan malammu, Dian. Karena ini akan menjadi makan malam terakhir kita."

Aku tidak menoleh lagi. Aku hanya masuk ke taksi dan pergi. Aku menatap ke belakang, berharap Dian akan mengejarku. Berharap dia akan menunjukkan sedikit pun penyesalan atau kekhawatiran. Tapi dia tidak ada. Dia tetap berdiri di sana, seperti patung.

Hatiku terasa remuk. Aku menyadari bahwa aku tidak lagi penting baginya. Aku hanyalah beban. Aku hanyalah sebuah alat. Anak yang ada dalam diriku ini... apakah aku benar-benar menginginkannya? Apakah aku ingin membawa anak ini ke dunia yang penuh kepalsuan dan pengkhianatan ini?

Malam itu, aku tidak bisa tidur. Aku hanya berbaring di tempat tidur, menatap langit-langit yang gelap, dan berpikir. Apakah aku harus menyerah pada anak ini? Apakah lebih baik dia tidak pernah lahir daripada harus merasakan sakitnya dunia ini?

Pukul dua pagi, pintu kamarku terbuka. Dian masuk, wajahnya lelah dan kusut. Dia berlutut di samping tempat tidur, tangannya menggenggam tanganku.

"Maafkan aku, Aluna," bisiknya. "Aku tahu aku salah. Aku tidak bermaksud menyakitimu. Ratnasari itu... dia menjebakku. Dia mengancam akan bunuh diri jika aku meninggalkannya. Keluarganya juga mengancam karier politikku."

Aku menarik tanganku. "Jadi kau mengorbankan aku dan anak kita demi karier politikmu? Demi seorang wanita yang kau bilang menjebakmu?"

"Tidak, Aluna! Aku mencintaimu! Aku mencintai anak kita!" Dia mencoba memelukku, tapi aku mendorongnya lagi. "Aku hanya butuh waktu. Setelah dia sembuh, semuanya akan kembali normal. Aku janji, aku akan mengakui anak ini."

"Dan bagaimana dengan sekarang?" tanyaku, suaraku parau. "Sekarang, aku ingin menggugurkan anak ini."

Mata Dian melebar. Dia bangkit berdiri, wajahnya merah padam. "Apa katamu? Kau gila? Itu anak kita, Aluna! Kau tidak boleh melakukan itu!"

"Anak kita?" kataku sinis. "Anak yang kau berikan pada wanita lain? Anak yang tidak kau akui? Untuk apa aku melahirkannya jika hanya untuk menderita?"

"Kau egois, Aluna!" Dian berteriak. "Kau hanya memikirkan dirimu sendiri! Kau tidak memikirkan anak ini!"

Dia berbalik dan meninggalkan kamar, membanting pintu di belakangnya. Aku terdiam, air mataku mengalir deras. Dia menyebutku egois? Setelah semua yang dia lakukan?

Keesokan harinya, aku menyadari bahwa aku tidak bisa keluar dari rumah. Penjaga yang biasanya ramah kini menatapku dengan tatapan dingin. Ponselku diambil. Aku terisolasi.

Dian Soegiharto bukan hanya seorang politisi. Dia adalah seorang tiran. Dia mengurungku di rumahku sendiri. Dia menghentikan semua aksesku ke dunia luar. Dia ingin aku tetap diam, tetap patuh, sampai dia berhasil menyelesaikan masalahnya dengan Ratnasari.

Tapi dia salah. Aku bukan lagi Aluna yang lemah dan patuh. Aku bukan lagi Aluna yang akan diam saja saat dihancurkan. Aku akan berjuang. Aku akan mencari jalan keluar. Aku akan melindungi anakku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Jangan Cintai Bosmu!
9.5
Naura, staf pemasaran di Jakarta, terlibat masalah setelah menumpahkan iced latte ke jas Arga Narendra Wijaya. Ternyata, pria arogan itu adalah CEO barunya. Arga yang tersinggung mulai menekan Naura, bahkan memaksanya mencuci jas tersebut sebagai bentuk dominasi. Namun, Naura tidak tinggal diam. Di balik perseteruan ego ini, tersimpan rahasia masa lalu Arga yang kelam. Kini Naura terjebak antara mempertahankan harga diri atau mengungkap kebenaran di balik sosok bosnya.
Sampul Novel Jodohku Seorang Janda Kaya Raya
8.6
Lintar, seorang pemuda gigih, jatuh hati pada Dewi, CEO sukses yang berstatus janda. Meski pertemuan awal mereka canggung, benih cinta tumbuh di antara keduanya. Namun, asmara mereka terhalang restu paman Lintar yang menentang keras hubungan tersebut. Tak gentar, Lintar berjuang meyakinkan orang tuanya demi mempertahankan cintanya pada sang janda kaya. Ikuti perjalanan emosional Lintar menggapai kesuksesan dan kebahagiaan sejati bersama wanita pilihannya.
Sampul Novel Love After Marriage
8.9
Alesya terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan Victor, seorang CEO dingin yang hanya menginginkan balas dendam atas kematian adiknya. Alih-alih menemukan kebahagiaan, Alesya justru dihina sebagai wanita murahan dan hanya dijadikan pelampiasan kebencian. Victor bersumpah akan membuat hidup istrinya menderita selamanya. Di tengah perlakuan kejam dan trauma masa lalu, mampukah cinta tumbuh di hati pria yang tidak pernah menganggap keberadaan Alesya?
Sampul Novel Menantu Hina Ternyata Kaya Raya
8.5
Randi terus menghadapi hinaan dan sikap rendah dari mertuanya yang tidak tahu siapa dia sebenarnya. Di balik penampilannya yang sederhana, ia menyimpan kekayaan luar biasa yang tak terbayangkan. Saat identitas aslinya sebagai miliarder mulai terungkap, apakah rasa benci keluarga istrinya akan berubah menjadi penyesalan? Ikuti kisah transformasi menantu yang tertindas ini saat ia menunjukkan kekuasaan dan harta miliknya yang tak terhingga.
Sampul Novel Rahasia Suami yang Tidak Berharga
9.3
Dua tahun pengabdian tulus Ashton dibalas dingin oleh Emalee yang menuntut perceraian. Alasan Emalee sangat dangkal, ia menolak bersuami pria dengan harta di bawah dua miliar rupiah. Setelah resmi berpisah, Ashton berhenti berpura-pura dan mengungkap jati diri aslinya. Ternyata ia adalah maestro musik, ahli medis, dan master bela diri yang disegani dunia. Emalee akhirnya terpuruk dalam penyesalan besar saat menyadari betapa hebat pria yang ia buang.
Sampul Novel TAK SELAMANYA SELINGKUH ITU UNDAH
9.5
Pasca kecelakaan tragis, seorang wanita kehilangan seluruh memorinya dan terbangun dalam kehidupan yang tampak sempurna bersama suami penyayang serta anak mereka. Namun, situasi menjadi rumit saat ia mulai bekerja di sebuah perusahaan besar. Rumor panas beredar di kantor bahwa sang bos kaya raya adalah kekasih gelapnya. Meski awalnya tak percaya, pesona sang bos mulai menggoyahkan hatinya. Ia pun terperangkap dalam misteri masa lalu yang sangat kelam.