Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Balas Dendam Putri Konglomerat

Balas Dendam Putri Konglomerat

Aluna hancur saat memergoki suaminya, Dian, menemani Ratnasari di rumah sakit ketika ia sedang berjuang untuk program bayi tabung. Pengkhianatan memuncak saat Aluna dikurung dan dipaksa menggugurkan kandungannya akibat sabotase obat. Setelah kehilangan bayinya dan diusir dari rumah, identitas asli Aluna terungkap sebagai putri konglomerat media yang hilang. Kini, sang pewaris telah kembali untuk menuntut balas pada semua orang yang telah menghancurkan hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aluna Adijaya POV

Hari-hariku berlalu dalam kesunyian yang mencekik. Aku merasa seperti burung dalam sangkar emas. Rumah besar ini, yang dulunya adalah tempat perlindungan dan kebahagiaan, kini terasa seperti penjara. Aku mencoba mencari celah, apa pun, untuk menghubungi dunia luar, tapi semua usahaku sia-sia. Setiap sudut rumah diawasi, setiap gerak-gerikku dicatat.

Suatu sore, aku sedang membaca buku di ruang keluarga ketika pintu depan terbuka. Ratnasari masuk, bukan sendirian. Di sampingnya, ada seorang wanita paruh baya dengan dandanan mencolok dan tatapan angkuh. Matanya langsung tertuju padaku, seolah aku adalah kotoran yang harus disingkirkan.

"Jadi ini wanita yang mencoba menjebak putraku?" kata wanita itu, suaranya nyaring dan penuh penghinaan. "Tidak tahu malu!"

Aku menatapnya tajam. Aku tahu siapa dia. Ibu Ratnasari, wanita yang sangat dihormati di kalangan sosialita karena kekayaannya yang melimpah dan koneksi politiknya yang kuat. Wanita yang mengancam karier Dian jika dia tidak bertanggung jawab atas Ratnasari.

Ratnasari tersenyum sinis, mengabaikan tatapan marahku. Dia memberi isyarat kepada beberapa pelayan yang mengikutinya masuk membawa koper-koper mewah. "Pindahkan semua barangku ke kamar utama. Mulai sekarang, aku yang akan tinggal di sana."

"Kamar utama itu kamarku," kataku, suaraku rendah dan penuh peringatan.

Ratnasari tertawa, tawa yang penuh ejekan. "Oh, Aluna sayang. Kau tidak mengerti, ya? Kau sudah tidak punya tempat di sini. Kau hanya ibu pengganti untuk anak Dian. Dan setelah anak itu lahir, kau tidak akan berguna lagi."

Amarahku meledak. Aku tidak bisa menahan diri lagi. Darahku mendidih, dan aku merasa seluruh tubuhku gemetar. Aku melangkah maju, tanganku melayang, menampar pipi Ratnasari sekuat tenaga.

"Jangan pernah berani bicara seperti itu!" teriakku.

Ratnasari jatuh tersungkur, pipinya langsung memerah. Dia memekik kesakitan, tapi ada kilatan kemenangan di matanya. Tepat pada saat itu, pintu depan terbuka lagi. Dian masuk, wajahnya terkejut melihat kekacauan di ruang keluarga.

Aku masih berdiri di sana, tanganku gemetar, siap untuk menampar Ratnasari lagi. Tapi Dian segera berlari ke arahku, menahan tanganku di udara.

"Aluna, hentikan! Apa yang kau lakukan?" teriaknya.

Ratnasari merangkak bangun, memegangi pipinya, air mata palsu mulai mengalir di matanya. "Dian... dia... dia menamparku... dia ingin melukaiku dan anakmu."

Aku menatap Dian, mataku memohon agar dia melihat kebenaran. "Dia berbohong, Dian! Dia yang memulai! Dia menghinaku, dia mengusirku dari kamarku sendiri!"

Dian menatap Ratnasari, lalu menatapku. Keraguan terpancar jelas di matanya. Aku berharap dia akan mengusir Ratnasari, mengembalikan semua ke tempatnya semula.

"Dian, aku tidak bisa tinggal di sini jika dia terus melukaiku," kata Ratnasari, suaranya lemah dan penuh kepura-puraan. "Aku akan pergi saja. Aku tidak ingin menjadi beban bagimu."

Aku melihat Dian ragu-ragu. Sebuah harapan kecil menyelinap di hatiku. Mungkin dia akan mengusirnya. Mungkin dia akan memilihku.

Tapi harapan itu pupus saat Ratnasari tiba-tiba memegang perutnya dan berpura-pura kesakitan. "Ah! Perutku... Dian, aku tidak enak badan."

Dian langsung panik. Dia memeluk Ratnasari, menatapku dengan tatapan marah. "Aluna, lihat apa yang sudah kau lakukan! Kalau terjadi sesuatu pada Ratnasari atau anakku, aku tidak akan memaafkanmu!"

Aku merasa mual. Dia begitu mudah termanipulasi. Begitu mudah percaya pada kebohongan wanita ini. Aku menatapnya dengan jijik.

Pemandangan itu membuatku ingin muntah. Dia memeluk Ratnasari, mengabaikan aku yang berdiri di sana, terluka dan hancur. Ibu Ratnasari tersenyum puas. Aku tahu, aku kalah. Untuk saat ini.

Malam itu, aku terpaksa pindah ke kamar tamu yang kecil dan pengap. Barang-barangku dilemparkan begitu saja. Kamar utama, kamarku dan Dian, kini ditempati oleh Ratnasari. Dian datang kepadaku, mencoba menenangkanku dengan janji-janji kosong.

"Bersabarlah, Aluna. Ini hanya sementara. Setelah Ratnasari melahirkan, semuanya akan kembali normal. Aku janji."

Aku menatapnya, mataku kosong. Aku tidak percaya padanya. Aku tidak ingin percaya padanya lagi. Aku tidak menginginkan anak ini lagi. Apa gunanya memiliki anak jika dia harus lahir dalam keluarga yang hancur seperti ini? Apa gunanya memiliki anak jika dia harus merasakan sakitnya pengkhianatan?

Aku tidak akan membiarkan anakku menderita. Lebih baik dia tidak pernah ada.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95GKG" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95GKG
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Pribadi CEO Dingin
9.7
Elena, desainer berbakat, terpaksa menunda mimpinya demi menjadi asisten Arion, CEO startup yang dingin. Meski awalnya sulit menghadapi sikap kaku sang atasan, Elena mulai menemukan sisi hangat Arion. Saat skandal besar mengancam perusahaan, Elena beraksi heroik membongkar pelaku sabotase. Kedekatan ini memicu perasaan cinta Arion, namun Elena terjebak dilema besar antara mengejar asmara atau mewujudkan ambisi agensi pribadinya yang sempat tertunda.
Sampul Novel Darling Enemy
8.7
Vanilla Putri Mahameru sangat membenci Altan Wijaya Kesuma, putra dari mantan kekasih ibunya yang sering menghinanya tidak berotak. Altan, seorang konglomerat angkuh, menganggap Vanilla hanya mengandalkan nama besar keluarganya. Konflik memuncak saat Vanilla harus magang di kantor Altan selama empat bulan. Sejak sesi wawancara yang penuh drama dan jawaban nyeleneh, Vanilla harus berjuang menghadapi tekanan kerja di bawah pengawasan ketat pria yang ia juluki Setan Borjuis tersebut.
Sampul Novel Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
8.7
Olivia menyusuri jalanan dengan lelah, menggenggam map lamaran kerja sambil berharap ada lowongan bagi dirinya. Saat ia bertanya pada satpam, perhatian teralih oleh kedatangan Alexander Drake, pengusaha berwibawa yang turun dari mobil mewahnya. Pertemuan singkat itu menciptakan ketegangan saat mata mereka beradu. Meski Olivia merasa rendah diri dan Alexander bersikap dingin, ketertarikan mulai muncul. Tanpa disadari, momen di gerbang kantor itu akan mengubah hidup Olivia selamanya.
Sampul Novel KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA
9.6
Mia merasa muak karena terus direndahkan oleh ibu mertuanya hanya karena dianggap miskin dibanding menantu lainnya. Meski dihina secara zalim, Mia memilih bungkam dan menyembunyikan rahasia besar. Tanpa ada yang tahu, ia sebenarnya memiliki kekayaan melimpah dan tumpukan logam mulia dari hasil jerih payahnya menulis secara daring. Ia sengaja merahasiakan aset tersebut agar suami dan mertuanya yang rakus tidak bisa menyentuh hartanya sedikit pun.
Sampul Novel Mantan Jadi Bos
9.4
Alula kehilangan pekerjaan tanpa pesangon karena menolak jadi istri keempat bosnya. Padahal, ia tulang punggung keluarga demi ibu dan adiknya. Lewat bantuan teman, Alula kembali bekerja, namun CEO barunya adalah mantan kekasih yang dulu ia tinggalkan tanpa alasan. Sang mantan pun memanfaatkan posisi ini untuk membalas dendam. Meski terus disakiti, Alula justru merasakan kembali benih cinta. Sanggupkah ia bertahan menghadapi dendam sang bos?
Sampul Novel Mermaid For The CEO
9.6
Cassiopeia Moore berada di puncak ketenaran saat harus memilih antara karier atau cinta dari dua pria berkuasa. Namun, hidupnya hancur dalam semalam ketika rahasia besarnya terungkap hingga ia berakhir di pelelangan ilegal. Didorong dendam akibat pengkhianatan, Cassie mengambil tawaran nekat demi membalas rasa sakitnya. Mampukah ia bangkit sebagai Dewi Keadilan dan menemukan cinta sejati, atau justru rahasia lain akan terbongkar di hadapan dunia?