Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Baby CEO: Kehamilan yang Tak Diinginkan

Baby CEO: Kehamilan yang Tak Diinginkan

Evalia terjebak dalam kehamilan tak terduga setelah menolak cinta Hanson Dirgantara. Meski Hans bersikeras ingin bertanggung jawab demi calon bayinya, Eva yang membenci kelicikan pria itu tetap menolak menikah. Di tengah ambisi Hans yang menggunakan kekayaan keluarganya untuk menaklukkan Eva, gadis yatim piatu ini justru berusaha menggugurkan kandungannya. Mampukah Eva lepas dari obsesi Hans dan meraih mimpinya menjadi dokter, atau ia akan selamanya terkendali?
Bab
Bagikan

Bab 2

Musik menghentak terdengar memekakkan telinga, bersama kelap-kelip lampu berbagai warna yang membuat silau mata. Dua orang pria duduk di lantai dua, menatap sekumpulan manusia yang tengah menikmati kehidupan malam ibu kota.

“Selamat atas peresmian perusahaan barumu, Hans. Dirgantara Artha Graha, itu nama yang luar biasa.”

Pria yang dipanggil Hans mengangguk, mengangkat gelasnya untuk bersulang. 

“Aku sudah lama menantikannya. Ini impianku sebelum menikah, memiliki perusahaan yang kelak bisa kuberikan pada anak-anakku.”

“Di antara semua gadis yang ada di sini, mana yang ingin kau kencani?” Pria dengan kemeja navy memicingkan mata, mencari mangsa terbaik yang bisa dihadiahkan kepada sahabatnya malam ini. 

Setelah terpisah hampir empat tahun, bukan hal berlebihan jika dia ingin mempersembahkan sesuatu yang lain dari biasanya. One night stand, malam panas yang tidak akan terlupakan sepanjang hidup. Dosa terindah yang pasti ada di dalam kepala setiap pria.

“Tidak satu pun,” jawab Hans sambil menggeleng. Senyum merekah di wajahnya, sama sekali tidak tertarik dengan permainan yang ditawarkan. 

“Ayolah, Hans. Berapa usiamu? Kau bahkan belum pernah melakukannya. Itu memalukan. Orang-orang akan berpikir milikmu tidak bisa berguna sebagaimana mestinya.”

“Sial!” Hans tertawa tanpa suara, meninju pria bernama Felix yang sudah merendahkannya. Mereka saling mengenal sejak kecil, bahkan tumbuh di lingkungan yang sama. Pewaris tunggal masing-masing keluarga yang bergelimang harta. Melontarkan cemooh sepele seperti itu adalah hal yang biasa.

Yang membuat keduanya berbeda adalah gaya hidup yang dijalani setelah mereka dewasa. Felix sangat menikmati kebebasannya, bermain dengan setiap wanita setiap malam tanpa memikirkan konsekuensinya. Dia tahu betul cara menggunakan harta miliknya untuk memanjakan korban sebelum diajak menghabiskan malam bersama.

Sebaliknya, Hans menjaga dirinya dari hal-hal serupa. Petuah sang ibu membentuk pribadinya menjadi pria yang bertanggung jawab, tidak akan menanam benihnya sebelum ada ikatan pernikahan yang diikrarkan. 

Meskipun tinggal di Inggris selama tiga setengah tahun, tak membuat Hanson Dirgantara mengikuti trend pergaulan bebas di sana. Dia memilih fokus melanjutkan studinya, juga mengembangkan usaha yang sekarang sudah terlihat hasilnya, perusahaan yang semakin meroket prospeknya.

“Felix, kau tahu Mama tidak akan menerima gadis sembarangan menjadi menantunya. Itu artinya, aku juga tidak bisa bermain-main dengan sembarangan wanita. Berhentilah mengajakku mencicipi mereka. Kalau kau mau, ambil saja.”

Felix tertawa, menghabiskan minuman di gelasnya sekali teguk. Tanpa dijelaskan sekalipun, dia hafal tabiat Kuina, ibu kandung Hans yang pengaturannya seperti seorang Queen. Wanita yang disiplin dan tidak bisa dibantah meskipun sebenarnya memiliki perangai yang lembut.

“Jadi, bagaimana caramu mendapatkan pendamping hidup? Perjodohan bisnis atau kencan buta?"

Hans menggeleng, “Tidak keduanya. Mama membebaskanku memilih sendiri."

"Lantas?" Satu alis Felix naik, menakar seberapa jauh kisah asmara Hans. Selama ini, tidak ada satu pun wanita yang berhasil menarik perhatiannya.

"Ada seseorang yang kusuka, tapi sulit untuk didekati.”

“Heih?! Siapa?” Degup jantung Felix berdetak lebih cepat. Dua puluh lima tahun mengenal Hans, baru kali ini dia mendengar pria itu tertarik pada lawan jenis.

"Apa aku mengenalnya?" kejar Felix semakin penasaran.

Hans mengangguk samar sebelum menjawab, "Evalia Ayu Lesmana. Aku yakin kau masih mengingatnya.”

Kening Felix berkerut seketika. “Gadis di kelas bahasa itu?”

Hans mengangguk. Senyum simpul tidak bisa disembunyikan dari kedua sudut bibirnya. Namun, hal yang sebaliknya terlihat dari wajah Felix yang tidak percaya dengan kenyataan yang ada.

Ingatannya terlempar jauh pada memori saat pertama kali bertemu dengan Eva. Atap plafon terjatuh akibat gempa membuat Hans dan beberapa mahasiswa terluka. Secara kebetulan, Eva—yang merupakan mahasiswa kedokteran tahun pertama, menolong Hans dengan membersihkan dan membalut luka di dahinya. Sejak saat itulah benih-benih cinta tumbuh di hati seorang Hans Dirgantara. Cinta pada pandangan pertama. Tahun-tahun berlalu, ternyata rasa itu masih ada.

“Dia hanya gadis yatim piatu, masuk ke kampus kita dengan beasiswa penuh. Bukan golongan orang berada.” Felix menyuarakan isi kepalanya.

“Apa masalahnya? Dia cantik dan baik. Mama akan menyukainya.”

Felix meraup wajahnya, kesulitan mencari kata yang tepat untuk menyadarkan Hans dari asmara yang mulai menggerogoti kewarasannya. Menyatukan dua orang berbeda kasta tidak semudah bayangan sahabatnya.

“Gadis itu terlalu dingin, tidak tertarik pada pria. Bagaimana bisa kamu menyukainya?!”

Bukannya tersinggung dengan kalimat Felix, Hans justru tertawa. “Bukankah kami sama? Aku juga tidak tertarik pada sembarang wanita?”

Felix sudah membuka mulutnya, ingin menyanggah kalimat Hans yang tengah dimabuk cinta. Namun, dia sadar hal itu sia-sia saja. Pemikiran lain justru terlintas di kepala.

"Bagaimana caramu menarik perhatiannya? Dia akan menolakmu seperti penolakan sebelum-sebelumnya."

"Hmm, untuk itulah aku datang padamu. Kau paling mengerti cara untuk menaklukkan wanita."

Felix terkekeh lirih. Seringai miring terlihat di bibir tipisnya, menatap Hans dengan seribu satu ide licik di dalam kepala.

“Buatlah dia hamil! Kamu pasti akan mendapatkannya.”

“Felix, kita sudah membahasnya. Kau tahu aku tidak akan melakukan hal-hal seperti itu.”

Hans menyingkir dari hadapan sahabatnya, menatap lantai dansa yang semakin ramai sesak oleh manusia. Dia sama sekali tidak setuju dengan pemikiran sesat itu. Baginya, wanita adalah makhluk Tuhan yang harus dimuliakan, bukan sebaliknya. Kehormatan wanita sudah selayaknya diberikan hanya kepada suami sahnya, bukan orang lain yang belum memiliki ikatan di depan agama, juga negara.

“Oh, ayolah, Hans. Aku bisa mengatur semuanya jika kamu bersedia.”

"Tidak. Aku punya cara sendiri. Kau hanya perlu sedikit membantuku."

Hans mulai menjelaskan rencananya, tetapi dia tidak menyadari adanya raut tidak puas di wajah Felix. Diam-diam, pria itu menyusun siasat lain dan bersumpah akan menaklukkan Eva untuk Hans dengan cara lain!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Baby Twins Billionaire
7.9
Masa depan Freya Amalia hancur dalam semalam akibat perbuatan pria asing. Kegetiran hidupnya bertambah saat ia menyadari dirinya mengandung bayi kembar dari tragedi tersebut. Di sisi lain, Vero Brance Harison dihantui rasa bersalah yang mendalam atas dosa masa lalunya. Ia bertekad menemukan wanita yang telah disakitinya untuk dijadikan istri. Saat takdir mempertemukan mereka, mampukah Vero menebus kesalahannya dan dapatkah Freya memaafkan ayah dari anak-anaknya?
Sampul Novel Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar
8.6
Memasuki tahun kedua pernikahan, Velia harus menghadapi kelakuan kejam suaminya, Chris Dirja, yang membawa pulang seorang wanita muda. Chris sengaja memprovokasi Velia agar mencari pemuda lain sebagai bentuk siksaan mental yang biasa ia lakukan. Namun, permainan manipulatif ini berubah arah ketika Velia benar-benar membuka hatinya untuk pria muda lain. Saat Chris menemukan bekas cakaran baru di pinggang selingkuhan muda Velia, kemarahan dan kecemburuan sang miliarder akhirnya meledak tak terkendali.
Sampul Novel Di Antara Tangis Anakku dan Diam Suamiku
8.6
Setelah dipaksa mendonorkan jantungnya demi cinta pertama suaminya, seorang ibu sekarat di koridor rumah sakit. Putranya yang berusia enam tahun memohon pertolongan sang ayah hingga tiga kali, namun hanya menerima penolakan dingin dan kekerasan. Demi menyelamatkan ibunya, bocah itu rela menggadaikan kalung pelindung umurnya kepada perawat. Namun, saat kamar perawatan disiapkan, cinta pertama suaminya justru memblokade ruangan tersebut untuk anjing peliharaannya atas perintah sang suami.
Sampul Novel Dimanja Suami Psikopat
8.8
Menikah dengan pria penderita sindrom XYY membuat hidupku penuh obsesi. Setelah dipaksa menikah melalui ancaman, suamiku yang miliarder memasang cip pelacak di tubuhku, namun ia juga sangat memanjakanku tanpa ragu menyingkirkan siapa pun yang menggangguku, termasuk keluarganya sendiri. Demi mendapatkan bayi yang sehat, ia bahkan mendanai teknologi medis khusus. Namun, saat kehamilanku terwujud, ibu mertuaku memfitnahku berselingkuh dan menyiksaku hingga sekarat tepat sebelum suamiku tiba.
Sampul Novel Istri Bodoh, Mantan Miliarder
8.1
Alisa terjebak dalam pernikahan menyesakkan bersama Dion, suami super pelit yang hanya memberinya uang belanja dua puluh lima ribu rupiah sehari untuk enam orang. Selain tekanan ekonomi, Alisa harus menelan makian mertua setiap hari. Situasi memburuk saat ia memergoki Dion mendekati mantan kekasihnya. Di tengah kemelut, Alisa menemukan aplikasi penghasil uang dan merahasiakannya. Namun, saat mencoba membongkar skandal Dion, ia justru difitnah menggoda ayah mertuanya sendiri.
Sampul Novel Jodoh Pengganti
7.9
Shanaya menderita akibat perlakuan buruk keluarga kandungnya. Dianggap bak pembantu oleh ayah dan ibu tirinya, ia dipaksa menggantikan sang adik untuk menikahi putra keluarga Hartono. Sang adik menolak lamaran itu karena rumor mengerikan tentang sifat calon mempelai pria yang dikenal sangat kejam dan dingin. Tanpa pilihan, Shanaya harus menghadapi takdir baru yang penuh misteri. Akankah ia bertahan menghadapi pria yang ditakuti tersebut di dalam pernikahannya?