Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Yang Ku Bawa Dalam Rahimku

Anak Yang Ku Bawa Dalam Rahimku

Baru seminggu bekerja di kediaman Arsanta, Alesha Devandra mengalami tragedi kelam saat Reiner yang sedang mabuk akibat dikhianati kekasihnya melampiaskan amarah padanya. Alesha yang trauma memilih kabur ke desa, namun ia justru mendapati dirinya hamil. Kini ia terjepit antara menuntut tanggung jawab pada Reiner yang mungkin lupa, atau membesarkan bayinya sendirian di tengah cibiran. Akankah Reiner mengakui darah dagingnya saat rahasia ini terungkap?
Bab
Bagikan

Bab 2

Alesha menggenggam erat ponselnya. Ia sudah berkali-kali menulis pesan untuk Reiner, hanya untuk menghapusnya lagi. Tangannya gemetar, pikirannya kacau. Jika dia menghubunginya, apakah Reiner akan percaya? Atau malah menganggapnya wanita licik yang ingin menjebaknya?

"Kamu tidak bisa diam saja, Alesha," suara Neneknya memecah lamunannya. "Bagaimana pun, dia ayah dari anak itu."

"Tapi... aku takut, Nek," suaranya lirih. "Aku tidak tahu apakah dia akan menerimanya atau malah membuangku begitu saja."

Nenek Alesha menghela napas panjang. "Jika kamu tidak berani berbicara dengannya, maka kamu akan menjalani ini sendirian. Tapi kalau kamu memberitahunya, setidaknya kamu tahu apa yang harus dihadapi."

Alesha menggigit bibirnya. Perutnya sudah mulai membesar, waktu terus berjalan. Ia tidak bisa lari dari kenyataan selamanya.

Dengan tangan gemetar, ia akhirnya mengetik pesan itu.

Alesha: Aku butuh bicara denganmu. Ini penting.

Pesan terkirim. Namun, ia tidak berharap terlalu banyak. Reiner adalah pria yang terbiasa hidup di atas segalanya. Mungkin dia bahkan tidak akan repot-repot membacanya.

Namun, lima menit kemudian...

Reiner: Di mana kamu?

Jantung Alesha berdegup lebih kencang. Ini akan menjadi pertemuan yang sulit.

Hotel Grand Arwana – Ruang VIP

Alesha berdiri di depan pintu ruangan itu dengan perasaan bercampur aduk. Ia tidak pernah mengira akan kembali bertemu Reiner dalam situasi seperti ini. Tangannya mengepal di sisi tubuhnya sebelum ia menghembuskan napas panjang dan mendorong pintu perlahan.

Di dalam, Reiner duduk dengan kemeja hitam, lengan terlipat, ekspresinya tak terbaca. Matanya tajam, seolah mencoba menembus isi pikirannya.

"Alesha," suaranya berat dan dingin. "Apa yang ingin kamu bicarakan?"

Alesha menelan ludah, berusaha mengumpulkan keberanian. "Aku... aku hamil."

Keheningan menelan ruangan itu. Wajah Reiner tetap tak terbaca, tetapi rahangnya mengeras.

"Dan aku harus peduli karena...?"

Jantung Alesha mencelos. Ia sudah menduga kemungkinan ini, tetapi mendengar langsung dari mulut Reiner tetap saja menyakitkan.

"Karena anak ini milikmu, Reiner," katanya, suaranya lebih kuat dari yang ia duga.

Reiner menyandarkan tubuhnya ke kursi, menyilangkan tangan di dada. "Dan bagaimana aku tahu kamu tidak berbohong? Bahwa ini bukan hanya taktik untuk mendapatkan uang dariku?"

Alesha menatapnya tak percaya. Matanya memanas, tapi ia menahan air matanya. "Aku tahu kamu tidak akan langsung percaya. Aku tidak meminta apa pun darimu. Aku hanya... aku hanya merasa kau berhak tahu."

Reiner terdiam beberapa saat. "Berapa bulan?"

"Empat."

Matanya sedikit menyipit. "Jadi, ini dari malam itu..."

Alesha menunduk, tangannya mengepal di atas paha. Ia tidak ingin mengingat malam itu. Luka yang ia coba sembunyikan terlalu dalam untuk disentuh lagi.

"Lalu, apa yang kamu inginkan dariku, Alesha?" suara Reiner lebih pelan kali ini, tetapi tetap dingin.

Alesha menatap matanya. "Aku tidak tahu. Aku hanya ingin jujur padamu. Tapi kalau kamu tidak ingin bertanggung jawab, aku akan pergi. Aku bisa membesarkan anak ini sendiri."

Reiner mengamati Alesha dengan tatapan tajam, tetapi kali ini ada sesuatu di sana-sesuatu yang tidak bisa Alesha baca.

"Tinggal di mana sekarang?" tanyanya tiba-tiba.

"Di rumah kakek dan nenekku," jawab Alesha hati-hati.

Reiner mengangguk pelan, lalu berdiri. "Baiklah."

Alesha mengerutkan kening. "Maksudmu?"

Reiner merapikan kemejanya dan mengambil jaketnya. "Aku akan memastikan semuanya. Sampai aku yakin anak itu memang milikku, kamu tidak akan pergi ke mana-mana, Alesha."

Matanya membelalak. "Apa maksudmu?"

Reiner mendekat, menundukkan kepalanya hingga wajah mereka hampir sejajar. "Aku tidak percaya pada siapa pun, Alesha. Tapi kalau memang anak ini milikku... aku tidak akan membiarkanmu membesarkannya sendirian."

Detik itu, Alesha menyadari bahwa pertempuran barunya baru saja dimulai.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Ajeng bertekad kuat untuk kabur demi menghindari acara pertunangan dari perjodohan yang tidak pernah ia inginkan. Ia merasa sangat terdesak hingga mencari segala cara untuk melarikan diri. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga justru berpihak padanya. Saat waktu yang ditentukan tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya ternyata tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa telah memenangkan situasi sulit tersebut karena rencana itu gagal total.
Sampul Novel Aku Membenci Setiap Detik Bersamamu
9.8
Dunia Alira Evangeline Moore hancur saat Damian Crestfall, pewaris tunggal Crestfall Group, menolak menikahinya setelah tujuh tahun bersama. Alira yang sedang mengandung harus memilih antara tetap bersama pria yang dicintainya atau menyelamatkan janin di rahimnya. Merasa dikhianati oleh janji manis Damian, Alira memutuskan untuk pergi selamanya. Ia bertekad melindungi calon bayinya dan meninggalkan kehidupan Damian demi memulai awal baru yang mandiri.
Sampul Novel Aku Tidak Akan Pernah Diam Saat Keluargaku Terancam
9.6
Adikara, duda berkuasa yang divonis mandul, melampiaskan rasa frustrasinya melalui hubungan singkat yang ceroboh. Takdir mempertemukannya dengan Alara, model 19 tahun sekaligus putri bawahannya. Setelah malam tragis yang merenggut kesucian Alara, kejutan besar muncul sebulan kemudian saat Alara mengaku hamil. Kini, di tengah perbedaan usia 15 tahun dan rahasia medisnya, Adikara harus memilih: bertanggung jawab atau menghancurkan masa depan gadis itu demi egonya.
Sampul Novel Istri Keempat Sang Tuan Tanah
9.7
Demi melunasi utang, Lila terpaksa menjadi istri keempat Tuan Thakur, seorang tuan tanah kaya yang sangat dominan. Pria itu menegaskan bahwa pernikahan mereka bukanlah kontrak drama televisi yang mudah diakhiri. Tanpa ada kata cerai, Lila terjebak dalam komitmen seumur hidup kecuali maut memisahkan atau sang suami sendiri yang melepaskannya. Kini, Lila harus menghadapi kenyataan pahit dalam pernikahan penuh intimidasi ini. Sanggupkah ia bertahan hidup bersamanya?
Sampul Novel Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali
9.7
Setelah mengorbankan segalanya demi Romeo Fernandez, Violet justru mati tragis di meja operasi setelah hartanya habis diperas. Kembali ke masa lalu, Violet bertekad mengubah takdirnya dengan segera menceraikan pria yang dahulu sangat membencinya itu. Namun, setelah perceraian disepakati, sikap Romeo berubah drastis dan ia justru ingin kembali padanya. Demi menolak mantan suaminya, Violet memilih berpaling dan memeluk musuh bebuyutan Romeo, Charles Griffin, sebagai kekasih barunya.
Sampul Novel ME AND PRINCE
8.5
Terpisah dari keluarga kaya sejak bayi, Anelies berhasil meloloskan diri dari penculiknya hanya untuk jatuh ke tangan mucikari kejam. Di usia delapan belas tahun yang polos, keperawanannya dilelang kepada seorang raja minyak. Tanpa harta dan petunjuk selain liontin cincin milik sang ibu, ia harus berjuang bertahan hidup di dunia yang keras. Akankah Anelies berhasil menemukan orang tua kandungnya? Inilah sekuel ketujuh dari seri Hot and Dangerous Billionaire.