Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Rahasia Sang Kepala Mafia

Anak Rahasia Sang Kepala Mafia

Lima tahun mengabdi sebagai istri pewaris dinasti mafia Aropa, Dario Mahardika, wanita ini akhirnya menyerah karena suaminya selalu memprioritaskan Arisa. Ia pun pergi membawa koper, surat cerai bertanda tangan, dan kehamilan tiga bulan yang dirahasiakan. Saat Dario menyadari kehilangan ini, sang istri telah lenyap. Sang kepala mafia kini mengerahkan segala kekuasaan untuk mencarinya. Namun, wanita itu telah berubah menjadi ibu dan seniman tangguh yang tidak akan mudah memaafkan pria yang menghancurkan hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Kamu lagi telepon siapa?"

Suara Dario memecah keheningan di ambang pintu dapur.

Aku tersentak, ponsel masih di tangan. Sesaat, napasku tersangkut. Lalu kuletakkan ponsel itu ke dalam saku dan memaksakan wajah tetap tenang.

"Bukan siapa-siapa," gumamku.

Malam itu, saat vila tenggelam dalam kesunyian, aku berbaring di sampingnya, terjaga, menatap langit-langit. Napasnya tenang, dingin, seolah dia sedang tidur di samping orang asing. Mungkin memang itulah artiku baginya.

Keesokan paginya, meja makan tertata rapi dengan sarapan ala Barat yang kubuat dengan cermat. Dario mengerutkan kening begitu melihatnya.

"Kamu tahu aku benci ini. Jadi ngapain masak ini?"

Aku menunduk, mengambil sepotong steik dengan garpu, lalu mengunyahnya perlahan.

"Di kulkas cuma tinggal ini," jawabku tenang.

Padahal itu bohong. Aku sudah mengisi kulkas dengan bahan impor Negara Atala. Semuanya hanya untuk dia. Akan tetapi, aku sedang berlatih menjalani hidup tanpanya. Jauh dari sini, dan hanya bergantung pada diriku sendiri.

Dario tak menyadarinya. Matanya terus melirik ke arah ponsel di samping piringnya. Saat bergetar, dia langsung meraihnya. Bibirnya melengkung, tipis tetapi jelas terlihat. Siapa pun dia, Arisa adalah wanita yang bisa menghantui pesan-pesannya. Dia bisa melakukan hal yang tak pernah bisa kulakukan. Dia bisa membuat Dario tersenyum.

Aku diam mematung, lalu perlahan mendorong setumpuk kertas yang kubawa selama berbulan-bulan melintasi meja.

"Dario," kataku pelan. "Ayo kita bercerai."

Dia bahkan tak mengangkat pandangannya. Pena di tangannya bergerak mengikuti arah yang kutunjuk, sementara tangan satunya tetap menari di atas keyboard membalas pesan Arisa.

"Mm," gumamnya tanpa benar-benar memperhatikan.

Dadaku sakit, tetapi anehnya aku tak terkejut. Begitulah dia selalu bersamaku, dingin, acuh tak acuh, tak pernah benar-benar menjadi milikku.

Ketika akhirnya dia mendorong kursinya hendak pergi, aku tak mampu menahan diri.

"Dario, kamu tahu tidak aku barusan tanya apa?"

Dia berhenti sejenak, tampak bingung. "Bukankah itu soal kontrak pasokan untuk kiriman anggur baru? Kamu sudah tanya berkali-kali minggu ini."

Aku tertawa pelan, pahit. Dia tidak ingat. Bahkan dia tidak benar-benar mendengarkanku.

"Tidak apa-apa," bisikku. "Sama sekali tidak apa-apa lagi."

Sore itu, aku pergi ke kebun anggur sendirian. Para manajer menyambutku dengan hangat, tetapi aku hanya membalas dengan senyum sopan. Aku bukan datang untuk urusan bisnis lagi. Aku datang untuk mengucapkan selamat tinggal.

"Aku akan pergi ke Aropa," kataku, suaraku ringan hampir terdengar acuh tak acuh.

Mereka tampak terkejut, lalu lega. "Kamu pantas mendapatkan awal yang baru," ucap salah satu dari mereka dengan lembut. "Tapi… bagaimana dengan Dario? Hubungan jarak jauh…" Dia berhenti sejenak, menggelengkan kepala.

"Ini bukan soal jarak jauh." Aku meletakkan map yang sudah ditandatangani di atas meja. "Kami sudah bercerai."

Keheningan yang menyusul terasa berat, tetapi tidak menyakitkan. Salah seorang dari mereka menghela napas, seolah mengiyakan apa yang selama ini mereka curigai.

"Kalau dia benar-benar peduli, dia tak akan pernah meninggalkanmu di bayang-bayang sepanjang ini. Pergi darinya… itu adalah hal terkuat yang pernah kamu lakukan."

Aku memejamkan mata, membiarkan kata-kata itu meresap perlahan. Untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun, aku merasa lega.

Ya. Meninggalkannya adalah kebebasan.

Di seberang kota, aku tahu Dario masih tertawa menatap ponselnya, masih tersenyum untuk wanita lain tanpa pernah menyadari bahwa tanda tangannya pagi itu bukan untuk kerajaannya, tetapi untukku.

Untuk akhir dari pernikahan kami.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis Cantik Milik Mafia
8.8
Sephi, gadis gigih yang diusir bibinya akibat fitnah kejam, berusaha bangkit demi mengubah nasib. Takdir mempertemukannya dengan Aldo, CEO dingin sekaligus pemimpin kriminal berpengaruh di Eropa, saat wawancara kerja. Aldo yang tak tersentuh dan hanya peduli pada keponakannya, mulai merasakan getaran cinta pertama melihat ketulusan Sephi. Akankah pesona Sephi meluluhkan hati sang mafia yang kaku? Simak kisah penuh ketegangan dan perubahan hidup yang tak terduga.
Sampul Novel Gairah yang Berapi-api: Istri CEO yang Bersalah
7.9
Di malam pengantin, Rogelio bersumpah menyiksa Marian karena menganggapnya penyebab kematian sang kakak. Meski dibenci dan tak disentuh, sebuah insiden memaksa mereka tidur bersama hingga Marian hamil. Di tengah penghinaan Rogelio, pria itu justru diam-diam melindungi aset dan keselamatan istrinya dari gangguan orang lain. Saat Marian berniat kabur membawa rahasia kandungannya, Rogelio justru memeluknya erat dan menolak melepaskan ibu dari calon anaknya tersebut.
Sampul Novel Istri Tanpa Suami
8.7
Aminarsih, gadis yatim piatu, dinikahi seorang CEO kaya demi menangkal kutukan nasib buruk pria itu, yang mana semua istrinya selalu meninggal dua hari setelah menikah. Alih-alih diperlakukan layak, Aminarsih justru disembunyikan di dalam rumah kosong yang menyeramkan. Di tengah kesendirian dan kengerian tempat itu, ia harus bertahan hidup dengan hanya mengandalkan bantuan dari sebatang pohon apel serta hewan-hewan seperti tikus, kecoak, dan semut yang kini ia anggap sebagai keluarganya.
Sampul Novel Jebakan Cinta Pertama untuk Kesayangan Bos
8.2
Setelah delapan tahun terpuruk, harapan Agnes untuk memulai hidup baru hancur saat cinta pertamanya kembali. Gerald Ogawa hadir bukan untuk mencinta, melainkan membalas dendam atas pengkhianatan masa lalu dengan mengincar jabatan Agnes. Di tengah tekanan itu, Agnes harus berjuang sebagai ibu tunggal demi membesarkan anaknya. Mampukah ia bertahan menghadapi kekejaman Gerald saat rahasia masa lalu perlahan terkuak dan mengancam hati mereka berdua?
Sampul Novel Jodohku Soulmateku
9.5
Fahri dan Damar sepakat menjodohkan Dita dan Bagas sejak kecil. Namun, kondisi kesehatan Fahri yang memburuk serta krisis finansial di perusahaan Damar memaksa pernikahan dini saat Dita berusia 16 tahun. Usai akad, mereka terpisah tanpa pernah bertemu selama bertahun-tahun. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Dita hampir lulus jadi dokter spesialis dan Bagas telah menjabat CEO. Mampukah pernikahan lama yang dingin ini berubah menjadi cinta sejati?
Sampul Novel Kau Tak Pernah Mencintaiku
9.3
Aurora terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Leandro, pengusaha sawit kaya. Meski hidup mewah, ia menderita akibat dominasi ibu mertua dan kekejaman adik iparnya. Leandro tak pernah memihaknya hingga Aurora merasa terasing. Penderitaannya memuncak saat kakak kandungnya, Ravela, hadir dan mulai menggoda suaminya. Pengkhianatan ini menghancurkan jiwa Aurora, terutama ketika ia menyaksikan Ravela keluar dari kamar Leandro pada suatu malam yang kelam.